<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Food lost and Food waste by Sabrina Caroline</title>
      <link>https://padlet.com/sabrinacaroline2007/3pkjwvggffg9iyup</link>
      <description>Made with the strength to succeed</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-04-14 01:48:12 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2021-04-21 00:36:38 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>sabrinacaroline2007</author>
         <link>https://padlet.com/sabrinacaroline2007/3pkjwvggffg9iyup/wish/1414635295</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;    <strong><em>Food Losses</em></strong> adalah hilangnya sejumlah pangan pada tahapan produksi dan distribusi sebelum pada tahapan konsumsi. <strong><em>Food Waste</em></strong> adalah setiap makanan dengan kualitas baik yang dapat dikonsumsi manusia tetapi karena alasan tertentu tidak dikonsumsi dan tidak dimanfaatkan&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-04-14 01:49:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sabrinacaroline2007/3pkjwvggffg9iyup/wish/1414635295</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>sabrinacaroline2007</author>
         <link>https://padlet.com/sabrinacaroline2007/3pkjwvggffg9iyup/wish/1414637510</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;    <em>Food Losses</em> dan <em>Food Waste</em> merupakan salah satu permasalahan di bidang pangan dan gizi di berbagai negara. Menurut MGI (2011) pada tahun 2050 diprediksi negara-negara berkembang akan mengalami lonjakan penduduk yang berakibat pada tingginya permintaan pangan dengan kenaikan lebih dari 60%. Hal ini berarti dunia harus menyediakan pangan sesuai dengan permintaan tersebut. Ketidakmampuan untuk menyediakan pangan, tidak hanya berasal karena tingkat produksi yang rendah. Hal ini dapat disebabkan oleh tingginya tingkat kehilangan pangan. Peningkatan ketersediaan seharusnya tidak hanya fokus oleh peningkatan produksi akan tetapi dapat dilakukan dengan cara lain yaitu dengan menurunkan kehilangan pada tahap produksi dan distribusi (<em>Food Losses</em>) dan kehilangan pangan pada tahap konsumsi (<em>Food Waste</em>).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-04-14 01:50:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sabrinacaroline2007/3pkjwvggffg9iyup/wish/1414637510</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ketahanan Pangan di Indonesia</title>
         <author>sabrinacaroline2007</author>
         <link>https://padlet.com/sabrinacaroline2007/3pkjwvggffg9iyup/wish/1440440524</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan data Global Food Security Index (GFSI) secara keseluruhan status ketahanan pangan Indonesia mengalami kenaikan yang signifikan. Pada 2016 Indonesia&nbsp; berada di peringkat 71, dan 2019 meningkat di peringkat 62. Menurutnya Nilai Indeks Keseluruhan pada data tersebut ditentukan dari tiga aspek, yaitu Keterjangkauan, Ketersediaan, Kualitas dan Keamanan. Aspek Keterjangkauan dan Ketersediaan untuk Indonesia meningkat cukup drastis sehingga menjadi aspek yang dominan mempengaruhi kenaikan nilai indeks secara keseluruhan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-04-21 00:35:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sabrinacaroline2007/3pkjwvggffg9iyup/wish/1440440524</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
