<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kelas XI C : Tuliskan jawaban sumatif Bab 2 di padlet ini ! by informatika SMABSD</title>
      <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z</link>
      <description>Tuliskan nama di padlet !</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-10-22 10:34:22 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-30 01:53:13 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>arvinsatya01</author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3192688737</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p> A. Keterampilan logika dan matematika </p></li><li><p>C. Complication </p></li><li><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://A.Data">A. Data </a></p></li><li><p>A. Volume </p></li><li><p>D. Keandalan sebuah data </p></li><li><p>A. Proses komputasional dilakukan secara akurat dari penyimpanan data besar </p></li><li><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://A.Amazon">A. Amazon</a> web service </p></li><li><p>D. Kecepatan </p></li><li><p>D. Data besar bisa saja hilang karena virus </p></li><li><p>A. Komposisi </p></li><li><p>B. Dekomposisi </p></li><li><p>B. Internet Of Things </p></li><li><p>A. Pattern recognition </p></li><li><p>E. Algoritma </p></li><li><p>D. Office 365 </p><p><br/></p><p><br/></p><p>Uraian </p><ol><li><p> <strong>Metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer </strong></p></li><li><p><strong> menggambarkan kumpulan data yang sangat besar dan kompleks yang terlalu banyak untuk dianalisis dan diproses menggunakan teknik dan metode tradisional</strong>. </p></li><li><p>Elemen Big Data </p><p>-Data = Komponen penting untuk menghasilkan sebuah informasi baru setelah dilakukan proses pengolahan di dalam mesin. </p><p>-Information = Hasil pengolahan yang dilakukan dari data - data yang telah diinput menggunakan alat bantu. </p><p>-Knowledge= Pengetahuan yang terus ada dan dikembangkan dalaam sebuah proses transformasi dan hasil pengolahan data menjadi sebuah informasi. </p><p>-Hasil yang didapat dari data, merupakan informasi dan pengetahuan yang menjadi solusi atau pemecahan masalah. </p></li><li><p><strong>- Volume</strong> - Data berjumlah besar dari berbagai sumber.</p><p><strong>- Velocity</strong> - Data dihasilkan dan diproses dengan cepat (<em>real-time</em>).</p><p><strong>-Variety</strong> - Data dalam berbagai format (teks, gambar, video).</p><p><strong>-Veracity</strong> - Data memiliki tingkat keakuratan yang bervariasi.</p><p><strong>-Value</strong> - Data memberikan nilai atau wawasan untuk pengambilan keputusan. </p></li><li><p>sebuah <strong>konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer</strong>. </p></li><li><p>Cloud computing merupakan sebuah <strong>sistem informasi yang memungkinkan kemudahan akses kepada komponen sumber daya seperti server, aplikasi, dan database melalui jaringan internet </strong></p></li><li><p><strong>Hubungan antara big data dan komputasi awan sejak dari proses input sampai output. </strong></p></li><li><p><strong>- Memberikan akses yang mudah ke berbagai teknologi </strong></p><p>- Tidak perlu repot menyediakan sumber daya fisik untuk menyimpan </p><p>- Biaya yang dikeluarkan lebih hemat </p></li><li><p>- Dekomposisi </p><p>- Pengenalan pola </p><p>- Abstraksi </p><p>- Algoritma </p></li><li><p>Diagram tersbut menjelaskan tentang penyelesaian masalah dengan teknik dekomposisi</p><p><br/></p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-29 14:57:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3192688737</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3192707976</link>
         <description><![CDATA[<p>Pilihan Ganda:</p><ol><li><p>A</p></li><li><p>C</p></li><li><p>A</p></li><li><p>A</p></li><li><p>D</p></li><li><p>A</p></li><li><p>A</p></li><li><p>B</p></li><li><p>D</p></li><li><p>A</p></li><li><p>B</p></li><li><p>B</p></li><li><p>A</p></li><li><p>E</p></li><li><p>D</p></li></ol><p><br/></p><p>Uraian:</p><ol><li><p>Yang dimaksud dengan berpikir komputasi, adalah metode pemecahan masalah dengan menerapkan teknologi ilmu komputer atau informatika.</p></li><li><p>Yang dimaksud dengan <em>Big Data</em>, adalah kumpulan data yang begitu besar dan kompleks yang tidak dapat ditangani oleh metode penyimpanan dan analisis tradisional.</p></li><li><p>Empat elemen dalam big data yang saya ketahui, adalah&nbsp;</p></li></ol><ul><li><p><strong>Volume</strong>: Jumlah data yang sangat besar.</p></li><li><p><strong>Velocity</strong>: Kecepatan aliran data yang sering butuh pemrosesan cepat atau real-time.</p></li><li><p><strong>Variety</strong>: Keanekaragaman format data, baik terstruktur maupun tidak terstruktur.</p></li><li><p><strong>Veracity</strong>: Tingkat keakuratan data agar hasil analisis bisa diandalkan.</p></li></ul><ol start="4"><li><p>Lima karakteristik big data yang saya ketahui, adalah</p></li></ol><ul><li><p><strong>Volume</strong>: Jumlah data besar yang perlu penyimpanan khusus, seperti media sosial, sensor IoT, atau transaksi bisnis.</p></li><li><p><strong>Velocity</strong>: Kecepatan data masuk, sering butuh pemrosesan real-time, seperti dalam pemantauan kesehatan atau transaksi keuangan.</p></li><li><p><strong>Variety</strong>: Keragaman bentuk data baik terstruktur (tabel database), semi-terstruktur (file XML, JSON), hingga tidak terstruktur (teks, gambar, video).</p></li><li><p><strong>Veracity</strong>: Keakuratan data agar hasil analisis dapat dipercaya.</p></li><li><p><strong>Value</strong>: Nilai yang dihasilkan dari data untuk keuntungan bisnis.</p></li></ul><ol start="5"><li><p>Yang dimaksud dengan komputasi modern, adalah pendekatan dalam pemrosesan data yang memanfaatkan teknologi canggih untuk mengolah data dalam skala besar dan kompleks dengan efisien, cepat, dan fleksibel. Pendekatan ini menggabungkan pemrosesan paralel, cloud computing, kecerdasan buatan, dan infrastruktur yang scalable agar mampu menangani volume, kecepatan, dan keragaman data yang terus berkembang.</p></li><li><p>Pengertian dari komputasi awan yang saya ketahui, adalah teknologi yang memungkinkan akses ke sumber daya komputasi, seperti penyimpanan data, server, basis data, jaringan, perangkat lunak, dan analisis, melalui internet (atau "awan") secara on-demand.Dengan komputasi awan, perusahaan atau individu dapat menjalankan aplikasi atau mengolah data yang kompleks dengan biaya yang lebih efisien karena hanya membayar sumber daya yang digunakan, tanpa perlu menginvestasikan perangkat keras fisik.</p></li><li><p>Makna Diagram terlihat hubungan antara big data dan komputasi awan sejak dari proses input sampai output. Skat lunak, lalu informasi biodata, kemudian dilakukan proses pengolahan menggus input perang menggunakutput) disimpan pada komputasional modean menggunakan komputasi awan</p></li><li><p>Keuntungan menggunakan komputasional awan bagi penggunanya, adalah</p></li></ol><ul><li><p><strong>Skalabilitas</strong>: Mudah menambah atau mengurangi sumber daya sesuai kebutuhan.</p></li><li><p><strong>Biaya Efisien</strong>: Bayar hanya untuk sumber daya yang digunakan.</p></li><li><p><strong>Aksesibilitas</strong>: Akses data dan aplikasi dari mana saja dengan internet.</p></li><li><p><strong>Keandalan</strong>: Tingkat ketersediaan tinggi dan pemulihan bencana yang baik.</p></li><li><p><strong>Keamanan</strong>: Infrastruktur keamanan yang kuat dari penyedia.</p></li><li><p><strong>Pemeliharaan Minim</strong>: Penyedia menangani pemeliharaan perangkat keras dan perangkat lunak.</p></li><li><p><strong>Inovasi Cepat</strong>: Akses mudah ke teknologi terbaru.</p></li><li><p><strong>Backup dan Pemulihan Data</strong>: Opsi otomatis untuk menjaga data tetap aman.</p></li></ul><ol start="9"><li><p>Empat teknik yang digunakan dalam berpikir komputasional yang saya ketahui, adalah</p></li></ol><ul><li><p><strong>Dekomposisi</strong>: Memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola.</p></li><li><p><strong>Pola Pengakuan</strong>: Mencari pola atau kesamaan dalam data untuk menerapkan solusi yang relevan.</p></li></ul><p><strong>Abstraksi</strong>: Menghilangkan detail yang tidak perlu dan fokus pada informasi penting.</p><ul><li><p><strong>Algoritma</strong>: Mengembangkan langkah-langkah atau instruksi terperinci untuk menyelesaikan masalah.</p></li></ul><ol start="10"><li><p>Makna diagram, adalah<strong> </strong>Pada pemrograman terstruktur, dekomposisi algoritmik digunakan untuk memecah proses menjadi langkah-langkah yang lebih jelas, Pada pemrograman analisis terstruktur, proses dekomposisi digunakan untuk memecah sistem perangkat lunak ke fungsi sistem dan entitas, Pada pemrograman berorientasi objek, proses dekomposisi memecah sistem besar ke dalam kelas- kelas sistem yang lebih kecil</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-29 15:09:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3192707976</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193324244</link>
         <description><![CDATA[<p>Pilihan Ganda&nbsp;</p><p><br></p><p>1.A</p><p>2.C</p><p>3.D</p><p>4.A</p><p>5.D</p><p>6.A</p><p>7.A</p><p>8.B</p><p>9.D</p><p>10.A</p><p>11.B</p><p>12.B</p><p>13.A</p><p>14.E</p><p>15.D</p><p><br></p><p>Essay</p><p><br></p><p>1.metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika).</p><p>2.Big data adalah kumpulan data besar dan kompleks yang sulit dikelola dengan cara tradisional.</p><p>3.Volume: Merujuk pada jumlah data yang sangat besar, sering kali mencapai terabyte atau petabyte. Volume ini menunjukkan skala data yang harus dikelola.</p><p><br></p><p>Velocity: Menunjukkan kecepatan di mana data dihasilkan dan diproses. Data masuk dalam waktu nyata, memerlukan analisis cepat untuk memberikan informasi yang relevan.</p><p><br></p><p>Veracity: Berkaitan dengan keakuratan dan keandalan data. Data yang besar sering kali memiliki masalah kualitas, sehingga penting untuk memastikan bahwa data yang digunakan dapat dipercaya.</p><p><br></p><p>Value: Menyiratkan pentingnya menghasilkan nilai dari data. Analisis big data harus memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.</p><p><br></p><p>Variability: Merujuk pada perubahan dalam data dan konteksnya, yang dapat memengaruhi cara data dipahami dan digunakan. Ini menunjukkan bahwa data tidak selalu konsisten.</p><p>4.Volume: Merujuk pada jumlah data yang sangat besar, sering kali mencapai terabyte atau petabyte. Volume ini menunjukkan skala data yang harus dikelola.</p><p>Velocity: Menunjukkan kecepatan di mana data dihasilkan dan diproses. Data masuk dalam waktu nyata, memerlukan analisis cepat untuk memberikan informasi yang relevan.</p><p>Variety: Mengacu pada berbagai jenis data yang ada, baik terstruktur (seperti database) maupun tidak terstruktur (seperti teks, gambar, video). Ini menunjukkan keragaman format dan sumber data.</p><p>Value: Menyiratkan pentingnya menghasilkan nilai dari data. Analisis big data harus memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.</p><p>Variability: Merujuk pada perubahan dalam data dan konteksnya, yang dapat memengaruhi cara data dipahami dan digunakan. Ini menunjukkan bahwa data tidak selalu konsisten</p><p>5.Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence): Pengembangan algoritma yang memungkinkan komputer untuk belajar, berpikir, dan mengambil keputusan.</p><p>Pembelajaran Mesin (Machine Learning): Sebuah cabang dari kecerdasan buatan yang memungkinkan sistem untuk belajar dari data dan meningkatkan kinerjanya seiring waktu.</p><p>Big Data: Pengolahan dan analisis data dalam jumlah besar untuk mendapatkan wawasan dan pola yang berguna.</p><p>Komputasi Kuantum: Memanfaatkan prinsip-prinsip mekanika kuantum untuk memecahkan masalah yang kompleks lebih cepat daripada komputer klasik.</p><p>Internet of Things (IoT): Jaringan perangkat fisik yang terhubung dan dapat saling berkomunikasi untuk mengumpulkan dan bertukar data.</p><p>6.Komputasi awan (cloud computing) adalah model penyediaan layanan komputasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengelola sumber daya komputer (seperti penyimpanan, pengolahan data, dan aplikasi) melalui internet.</p><p>7.Dari diagram di atas terlihat hubungan antara big data dan komputasi awan sejak dari proses input sampai output data tersebut berasal dari big data lalu dilakukan proses pengolahan menggunakan bantuan perangkat lunak,lalu disimpan pada komputasional menggunakan komputasi awan.</p><p>8.keuntungan&nbsp;</p><p>1.Komputasi awan merupakan teknologi yang cerdas. Komputasi awon memberikan okses yang mudah ke berbagai teknologi dengan kecepatan akses, komputası, penyimpanan, database sompor IOT (internet of things), machine learning, dan analisis data</p><p>2.Komputasi awan bersifat elastis. Dengan menggunakan komputasi awan, seseorang tidak perlu repot menyediakan sumber daya fisik untuk menyimpan semua data dalam skala besar</p><p>3.Komputasi awan cukup hemat biaya. Dengan memanfaatkan komputasi awan, biaya yang dikeluarkan lebih hemat karena seseorang tidak perlu menggunakan sumber daya fisik (hardware yang banyak untuk melakukan pemrosesan dan penyimpanan data Dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit.</p><p>4.Dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit</p><p>9. Decomposition (Dekomposisi)</p><p>Tahap pertama, dekomposisi, yaitu mengurai masalah atau tugas menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih dapat dikelola. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang masalah yang ingin diselesaikan sehingga, kita bisa menemukan masalah yang terjadi dengan menyelesaikannya satu persatu</p><p>Pattern Recognition (Pengenalan Pola)</p><p>Pengenalan pola akan membantu kamu dalam memecahkan masalah. Pada tahap ini, kita akan berupaya Memahami data atau informasi yang terkait dengan masalah adalah langkah penting. Kemudian detikers, mencari pola atau persamaan data tersebut berkaitan atau tidak dengan masalah.</p><p>Abstraction (Abstraksi)</p><p>Beberapa hal yang dilakukan pada tahap abstraksi antara lain, melihat permasalahan, melakukan generalisasi, dan melakukan identifikasi informasi. Dengan cara ini, kita dapat melihat informasi penting dan mengabaikan informasi yang kurang relevan.&nbsp;</p><p>Algorithm Design (Perancangan Algoritma)</p><p>Setelah memahami masalah dan data, langkah berikutnya adalah merancang algoritma. Algoritma adalah serangkaian langkah logis yang harus diambil untuk mengolah data dan mencapai solusi. Algoritma ini harus merinci proses yang sistematis dan terstruktur.</p><p>10.Diagram penyelesaian masalah dekomposisi adalah alat yang digunakan untuk memecah masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Makna dari diagram ini meliputi:</p><p><br></p><p>Pemisahan Masalah: Membantu dalam membagi masalah besar menjadi sub-masalah yang lebih sederhana.</p><p>Analisis Terstruktur: Memudahkan analisis setiap bagian untuk menemukan solusi yang lebih efektif.</p><p>Visualisasi: Menyediakan gambaran visual yang jelas tentang hubungan antar bagian, sehingga memudahkan pemahaman.</p><p>Fokus pada Solusi: Memungkinkan tim untuk fokus pada bagian-bagian tertentu, menghindari kebingungan yang dapat muncul dari masalah besar.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 00:11:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193324244</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193329307</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>a</p></li><li><p>c</p></li><li><p>b</p></li><li><p>a</p></li><li><p>d</p></li><li><p>a</p></li><li><p>a</p></li><li><p>d</p></li><li><p>e</p></li><li><p>a</p></li><li><p>b</p><p><br/></p></li><li><p>b</p></li><li><p>a</p></li><li><p>e</p></li><li><p>d</p></li></ol><p><br/></p><p><strong>urarian</strong></p><p><br/></p><p>1.metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika).</p><p>2.Big data adalah kumpulan data besar dan kompleks yang sulit dikelola dengan cara tradisional.</p><p>3.Volume: Merujuk pada jumlah data yang sangat besar, sering kali mencapai terabyte atau petabyte. Volume ini menunjukkan skala data yang harus dikelola.</p><p>Velocity: Menunjukkan kecepatan di mana data dihasilkan dan diproses. Data masuk dalam waktu nyata, memerlukan analisis cepat untuk memberikan informasi yang relevan.</p><p>Veracity: Berkaitan dengan keakuratan dan keandalan data. Data yang besar sering kali memiliki masalah kualitas, sehingga penting untuk memastikan bahwa data yang digunakan dapat dipercaya.</p><p>Value: Menyiratkan pentingnya menghasilkan nilai dari data. Analisis big data harus memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.</p><p>Variability: Merujuk pada perubahan dalam data dan konteksnya, yang dapat memengaruhi cara data dipahami dan digunakan. Ini menunjukkan bahwa data tidak selalu konsisten.</p><p>4.Volume: Merujuk pada jumlah data yang sangat besar, sering kali mencapai terabyte atau petabyte. Volume ini menunjukkan skala data yang harus dikelola.</p><p>Velocity: Menunjukkan kecepatan di mana data dihasilkan dan diproses. Data masuk dalam waktu nyata, memerlukan analisis cepat untuk memberikan informasi yang relevan.</p><p>Variety: Mengacu pada berbagai jenis data yang ada, baik terstruktur (seperti database) maupun tidak terstruktur (seperti teks, gambar, video). Ini menunjukkan keragaman format dan sumber data.</p><p>Value: Menyiratkan pentingnya menghasilkan nilai dari data. Analisis big data harus memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.</p><p>Variability: Merujuk pada perubahan dalam data dan konteksnya, yang dapat memengaruhi cara data dipahami dan digunakan. Ini menunjukkan bahwa data tidak selalu konsisten</p><p>5.Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence): Pengembangan algoritma yang memungkinkan komputer untuk belajar, berpikir, dan mengambil keputusan.</p><p>Pembelajaran Mesin (Machine Learning): Sebuah cabang dari kecerdasan buatan yang memungkinkan sistem untuk belajar dari data dan meningkatkan kinerjanya seiring waktu.</p><p>Big Data: Pengolahan dan analisis data dalam jumlah besar untuk mendapatkan wawasan dan pola yang berguna.</p><p>Komputasi Kuantum: Memanfaatkan prinsip-prinsip mekanika kuantum untuk memecahkan masalah yang kompleks lebih cepat daripada komputer klasik.</p><p>Internet of Things (IoT): Jaringan perangkat fisik yang terhubung dan dapat saling berkomunikasi untuk mengumpulkan dan bertukar data.</p><p>6.Komputasi awan (cloud computing) adalah model penyediaan layanan komputasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengelola sumber daya komputer (seperti penyimpanan, pengolahan data, dan aplikasi) melalui internet.</p><p>7.Dari diagram di atas terlihat hubungan antara big data dan komputasi awan sejak dari proses input sampai output data tersebut berasal dari big data lalu dilakukan proses pengolahan menggunakan bantuan perangkat lunak,lalu disimpan pada komputasional menggunakan komputasi awan.</p><p>8.keuntungan </p><p>1.Komputasi awan merupakan teknologi yang cerdas. Komputasi awon memberikan okses yang mudah ke berbagai teknologi dengan kecepatan akses, komputası, penyimpanan, database sompor IOT (internet of things), machine learning, dan analisis data</p><p>2.Komputasi awan bersifat elastis. Dengan menggunakan komputasi awan, seseorang tidak perlu repot menyediakan sumber daya fisik untuk menyimpan semua data dalam skala besar</p><p>3.Komputasi awan cukup hemat biaya. Dengan memanfaatkan komputasi awan, biaya yang dikeluarkan lebih hemat karena seseorang tidak perlu menggunakan sumber daya fisik (hardware yang banyak untuk melakukan pemrosesan dan penyimpanan data Dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit.</p><p>4.Dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit</p><p>9. Decomposition (Dekomposisi)</p><p>Tahap pertama, dekomposisi, yaitu mengurai masalah atau tugas menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih dapat dikelola. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang masalah yang ingin diselesaikan sehingga, kita bisa menemukan masalah yang terjadi dengan menyelesaikannya satu persatu</p><p>Pattern Recognition (Pengenalan Pola)</p><p>Pengenalan pola akan membantu kamu dalam memecahkan masalah. Pada tahap ini, kita akan berupaya Memahami data atau informasi yang terkait dengan masalah adalah langkah penting. Kemudian detikers, mencari pola atau persamaan data tersebut berkaitan atau tidak dengan masalah.</p><p>Abstraction (Abstraksi)</p><p>Beberapa hal yang dilakukan pada tahap abstraksi antara lain, melihat permasalahan, melakukan generalisasi, dan melakukan identifikasi informasi. Dengan cara ini, kita dapat melihat informasi penting dan mengabaikan informasi yang kurang relevan. </p><p>Algorithm Design (Perancangan Algoritma)</p><p>Setelah memahami masalah dan data, langkah berikutnya adalah merancang algoritma. Algoritma adalah serangkaian langkah logis yang harus diambil untuk mengolah data dan mencapai solusi. Algoritma ini harus merinci proses yang sistematis dan terstruktur.</p><p>10.Diagram penyelesaian masalah dekomposisi adalah alat yang digunakan untuk memecah masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Makna dari diagram ini meliputi:</p><p>Pemisahan Masalah: Membantu dalam membagi masalah besar menjadi sub-masalah yang lebih sederhana.</p><p>Analisis Terstruktur: Memudahkan analisis setiap bagian untuk menemukan solusi yang lebih efektif.</p><p>Visualisasi: Menyediakan gambaran visual yang jelas tentang hubungan antar bagian, sehingga memudahkan pemahaman.</p><p>Fokus pada Solusi: Memungkinkan tim untuk fokus pada bagian-bagian tertentu, menghindari kebingungan yang dapat muncul dari masalah besar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 00:14:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193329307</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193330485</link>
         <description><![CDATA[<p>1. A</p><p>2. C</p><p>3. A</p><p>4. A</p><p>5. D</p><p>6. A</p><p>7. A</p><p>8. B</p><p>9. D</p><p>10. A</p><p>11. B</p><p>12. B</p><p>13. A</p><p>14. E</p><p>15. D</p><p><br></p><p>uraian : </p><p><br></p><p>1. <em>Berpikir komputasi</em>: Berpikir komputasi adalah pendekatan pemecahan masalah yang melibatkan pemecahan masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, mengenali pola, menyederhanakan masalah kompleks, dan membuat algoritma untuk memecahkannya secara sistematis. Ini melatih kemampuan berpikir logis dan terstruktur.</p><p>2. <em>Big Data</em>: Big data adalah kumpulan data yang sangat besar, kompleks, dan terus berkembang, yang sulit diproses menggunakan perangkat lunak atau metode tradisional. Big data biasanya berasal dari berbagai sumber, seperti media sosial, transaksi online, sensor, atau perangkat IoT.</p><p>3. <em>Empat elemen dalam Big Data</em>:</p><p>   - <em>Volume</em>: Besarnya data yang dihasilkan dan dikumpulkan.</p><p>   - <em>Variety</em>: Keberagaman jenis data (teks, gambar, audio, video).</p><p>   - <em>Velocity</em>: Kecepatan data masuk dan diolah.</p><p>   - <em>Veracity</em>: Tingkat keakuratan atau keandalan data.</p><p>4. <em>Lima karakteristik Big Data</em> (5V):</p><p>   - <em>Volume</em>: Jumlah data yang sangat besar.</p><p>   - <em>Variety</em>: Jenis data yang beragam.</p><p>   - <em>Velocity</em>: Kecepatan data masuk.</p><p>   - <em>Veracity</em>: Akurasi data.</p><p>   - <em>Value</em>: Nilai yang dapat diperoleh dari data.</p><p>5. <em>Komputasi Modern</em>: Komputasi modern adalah pendekatan komputasi yang menggunakan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan, komputasi awan, dan analisis big data untuk menangani dan memproses data besar serta meningkatkan efisiensi pemrosesan.</p><p>6. <em>Komputasi</em>: Komputasi adalah proses menggunakan komputer dan algoritma untuk menyelesaikan masalah atau menjalankan tugas tertentu melalui pengolahan data dan informasi.</p><p>7. <em>Makna Diagram dalam Hubungan Big Data dan Komputasi Awan</em>: Diagram ini menggambarkan bagaimana data mentah (input) diproses dan disimpan dalam infrastruktur komputasi awan untuk menghasilkan data terolah (output) yang dapat digunakan pengguna. Komputasi awan menyediakan sumber daya untuk mengelola data besar, memungkinkan aksesibilitas dan kecepatan dalam mengolah data yang tidak mungkin dilakukan secara manual.</p><p>8. <em>Keuntungan Menggunakan Komputasi Awan</em>:</p><p>   - Akses data kapan saja dan dari mana saja.</p><p>   - Biaya lebih hemat karena tidak perlu infrastruktur fisik.</p><p>   - Skalabilitas dan fleksibilitas tinggi.</p><p>   - Keamanan data yang ditingkatkan.</p><p>   - Kolaborasi lebih mudah antar pengguna.</p><p>9. <em>Empat Teknik dalam Berpikir Komputasional</em>:</p><p>   - <em>Decomposition</em>: Memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil.</p><p>   - <em>Pattern Recognition</em>: Mengenali pola dalam data.</p><p>   - <em>Abstraction</em>: Menyederhanakan masalah dengan fokus pada informasi penting.</p><p>   - <em>Algorithm Design</em>: Membuat langkah-langkah penyelesaian secara sistematis.</p><p>10. <em>Makna Diagram</em>: Diagram adalah representasi visual dari suatu konsep atau proses. Dalam konteks big data dan komputasi awan, diagram memudahkan pemahaman alur kerja, mulai dari input data, penyimpanan, pemrosesan, hingga menghasilkan output yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 00:15:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193330485</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193345704</link>
         <description><![CDATA[<p>Pilihan Ganda:</p><ol><li><p>A</p></li></ol><ol start="2"><li><p>C</p></li></ol><ol start="3"><li><p>A</p></li></ol><ol start="4"><li><p>A</p></li></ol><ol start="5"><li><p>D</p></li></ol><ol start="6"><li><p>A</p></li></ol><ol start="7"><li><p>A</p></li></ol><ol start="8"><li><p>B</p></li></ol><ol start="9"><li><p>D</p></li></ol><ol start="10"><li><p>A</p></li></ol><ol start="11"><li><p>B</p></li></ol><ol start="12"><li><p>B</p></li></ol><ol start="13"><li><p>A</p></li></ol><ol start="14"><li><p>E</p></li></ol><ol start="15"><li><p>D</p></li></ol><p><br/></p><p>Uraian:</p><p>1. Yang dimaksud dengan berpikir komputasi, pendekatan sistematis untuk memecahkan masalah dengan menggunakan prinsip-prinsip komputasi yang dapat diterapkan di berbagai bidang. Konsep ini meliputi empat elemen utama: dekomposisi, yaitu memecah masalah kompleks menjadi bagian yang lebih sederhana; pengakuan pola, yang melibatkan identifikasi pola dalam data; abstraksi, yang fokus pada aspek penting masalah dengan mengabaikan detail tidak relevan; dan algoritma, yaitu pengembangan langkah-langkah sistematis untuk mencapai solusi. Pendekatan ini tidak hanya bermanfaat dalam bidang ilmu komputer, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, membantu individu untuk mengembangkan kemampuan analitis dan logika yang lebih baik.</p><p><br/></p><p>2. Yang dimaksud dengan Big Data, adalah kumpulan data yang begitu besar dan kompleks yang tidak dapat ditangani oleh metode penyimpanan dan analisis tradisional.</p><p><br/></p><p>3. Empat elemen dalam big data yang saya ketahui, adalah</p><p>Volume: Jumlah data yang sangat besar.</p><p>• Velocity: Kecepatan aliran data yang sering butuh pemrosesan cepat atau real- time.</p><p>Variety: Keanekaragaman format data, baik terstruktur maupun tidak terstruktur.</p><p>• Veracity: Tingkat keakuratan data agar hasil analisis bisa diandalkan.</p><p><br/></p><p>4. Lima karakteristik big data yang saya ketahui, adalah</p><p>• Volume: Jumlah data besar yang perlu penyimpanan khusus, seperti media sosial, sensor IoT, atau transaksi bisnis.</p><p>Velocity: Kecepatan data masuk, sering butuh pemrosesan real-time, seperti dalam pemantauan kesehatan atau transaksi keuangan.</p><p>• Variety: Keragaman bentuk data baik terstruktur (tabel database), semi-terstruktur (file XML, JSON), hingga tidak terstruktur (teks, gambar, video).</p><p>• Veracity: Keakuratan data agar hasil analisis dapat dipercaya.</p><p>• Value: Nilai yang dihasilkan dari data untuk keuntungan bisnis.</p><p><br/></p><p>5. Yang dimaksud dengan komputasi modern, adalah pendekatan dalam pemrosesan data yang memanfaatkan teknologi canggih untuk mengolah data dalam skala besar dan kompleks dengan efisien, cepat, dan fleksibel.</p><p>Pendekatan ini menggabungkan pemrosesan paralel, cloud computing, kecerdasan buatan, dan infrastruktur yang scalable agar mampu menangani volume, kecepatan, dan keragaman data yang terus berkembang.</p><p><br/></p><p>6. Pengertian dari komputasi awan yang saya ketahui, adalah teknologi yang memungkinkan akses ke sumber daya komputasi, seperti penyimpanan data, server, basis data, jaringan, perangkat lunak, dan analisis, melalui internet (atau "awan") secara on-demand.Dengan komputasi awan, perusahaan atau individu dapat menjalankan aplikasi atau mengolah data yang kompleks dengan biaya yang lebih efisien karena hanya membayar sumber daya yang digunakan, tanpa perlu menginvestasikan perangkat keras lisik.</p><p><br/></p><p>7. Makna Diagram terlihat hubungan antara big data dan komputasi awan sejak dari proses input sampai output.</p><p>Skat lunak, lalu informasi biodata, kemudian dilakukan proses pengolahan menggus input perang menggunakutput) disimpan pada komputasional modean menggunakan komputasi awan</p><p><br/></p><p>8. Keuntungan menggunakan komputasional awan bagi penggunanya, adalah</p><p>Skalabilitas: Mudah menambah atau mengurangi sumber daya sesuai kebutuhan.</p><p>• Biaya Efisien: Bayar hanya untuk sumber daya yang digunakan.</p><p>• Aksesibilitas: Akses data dan aplikasi dari mana saja dengan internet.</p><p>• Keandalan: Tingkat ketersediaan tinggi dan pemulihan bencana yang baik.</p><p>• Keamanan: Infrastruktur keamanan yang kuat dari penyedia.</p><p>• Pemeliharaan Minim: Penyedia menangani pemeliharaan perangkat keras dan perangkat lunak.</p><p>• Inovasi Cepat: Akses mudah ke teknologi terbaru.</p><p>Backup dan Pemulihan Data: Opsi otomatis untuk menjaga data tetap amal</p><p><br/></p><p>9. Empat teknik yang digunakan dalam berpikir komputasional yang saya ketahui, adalah</p><p>• Dekomposisi: Memecah masalah besar menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola</p><p>• Pola Pengakuan: Mencari pola atau kesamaan dalam data untuk menerapkan solusi yang relevan.</p><p>Abstraksi: Menghilangkan detail yang tidak perlu dan fokus pada informasi penting.</p><p>• Algoritma: Mengembangkan langkah-langkah atau instruksi terperinci untuk menyelesaikan masalah.</p><p><br/></p><p>10. Makna diagram, adalah Pada pemrograman terstruktur, dekomposisi algoritmik digunakan untuk memecah proses menjadi langkah- langkah yang lebih jelas, Pada pemrograman analisis terstruktur, proses dekomposisi digunakan untuk memecah sistem perangkat lunak ke fungsi sistem dan entitas, Pada pemrograman berorientasi objek, proses dekomposisi memecah sistem besar ke dalam kelas-kelas sistem yang lebih kecil</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 00:23:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193345704</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193346761</link>
         <description><![CDATA[<p>Pilihan Ganda:</p><ol><li><p>A</p></li><li><p>C</p></li><li><p>A</p></li><li><p>A</p></li><li><p>D</p></li><li><p>A</p></li><li><p>A</p></li><li><p>B</p></li><li><p>D</p></li><li><p>A</p></li><li><p>B</p></li><li><p>B</p></li><li><p>A</p></li><li><p>A</p></li><li><p>D</p></li></ol><p>Uraian:</p><ol><li><p>Berpikir komputasi adalah metode berpikir yang membantu seseorang untuk memecahkan masalah dengan cara yang sistematis dan efisien, mirip dengan cara kerja komputer. Dalam berpikir komputasi, kita mencoba menguraikan masalah yang kompleks menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dipecahkan dan mengembangkan langkah-langkah yang logis untuk menemukan solusinya.</p></li><li><p>Big Data adalah istilah yang merujuk pada kumpulan data yang sangat besar, kompleks, dan terus berkembang sehingga sulit untuk diproses dengan metode pengolahan data tradisional. Big Data biasanya memiliki volume yang sangat besar, kecepatan tinggi dalam pertumbuhannya, dan beragam jenis data (misalnya, data teks, gambar, video, dan lainnya). Big Data sering digunakan untuk menganalisis pola, tren, dan hubungan yang ada dalam data untuk mendapatkan wawasan baru atau memprediksi kejadian di masa depan.</p></li><li><p>Big Data terdiri dari beberapa elemen utama yang dikenal dengan konsep "5V", yaitu Volume, Velocity, Variety, Veracity, dan Value: <strong>Volume</strong>: Merupakan jumlah data yang sangat besar dan terus bertambah seiring waktu. Big Data mencakup data dalam skala terabyte, petabyte, bahkan lebih. Contoh data dalam volume besar meliputi data transaksi perbankan, media sosial, dan data sensor dari perangkat IoT.</p><p><strong>Velocity</strong>: Menggambarkan kecepatan data yang dihasilkan dan diproses. Data bisa datang dalam aliran yang cepat dan perlu diolah dalam waktu nyata (real-time). Misalnya, data yang dihasilkan dari perangkat GPS atau sensor IoT membutuhkan pemrosesan cepat agar informasinya tetap relevan.</p><p><strong>Variety</strong>: Menunjukkan beragam jenis data yang ada, baik yang terstruktur (seperti tabel dalam database), semi-terstruktur (seperti JSON atau XML), maupun tidak terstruktur (seperti teks, gambar, video, dan audio). Big Data memiliki keberagaman jenis data yang menuntut teknik khusus untuk mengolahnya.</p><p><strong>Veracity</strong>: Mengacu pada keakuratan atau kepercayaan data. Data yang dikumpulkan bisa jadi memiliki banyak "noise" atau ketidakpastian, sehingga perlu difilter untuk mendapatkan data yang valid dan dapat diandalkan untuk analisis.</p><p><strong>Value</strong>: Menggambarkan nilai yang bisa diperoleh dari analisis Big Data. Data itu sendiri mungkin tidak berguna tanpa diolah. Elemen ini berkaitan dengan bagaimana data dapat diubah menjadi wawasan yang berharga, misalnya, untuk pengambilan keputusan dalam bisnis atau memprediksi tren di masa depan.</p></li></ol><p>Selain "5V" utama, ada elemen tambahan yang sering dianggap dalam Big Data, yaitu:</p><ul><li><p><strong>Variability</strong>: Berkaitan dengan perubahan data yang bisa sangat fluktuatif, seperti perubahan tren di media sosial.</p></li><li><p><strong>Visualization</strong>: Mengacu pada pentingnya penyajian data secara visual agar lebih mudah dipahami.</p></li></ul><ol start="4"><li><p>Volume: Merujuk pada jumlah data yang sangat besar, sering kali mencapai terabyte atau petabyte. Volume ini menunjukkan skala data yang harus dikelola.</p><p>Velocity: Menunjukkan kecepatan</p><p>di mana data dihasilkan dan diproses. Data masuk dalam waktu nyata, memerlukan analisis cepat untuk memberikan informasi yang relevan.</p><p>Variety: Mengacu pada berbagai</p><p>jenis data yang ada, baik terstruktur (seperti database) maupun tidak terstruktur (seperti teks, gambar, video). Ini menunjukkan keragaman format dan sumber data.</p><p>Value: Menyiratkan pentingnya</p><p>menghasilkan nilai dari data. Analisis big data harus memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. Variability: Merujuk pada perubahan dalam data dan konteksnya, yang dapat</p><p>memengaruhi cara data dipahami dan digunakan. Ini menunjukkan bahwa data tidak selalu konsisten</p></li><li><p>.Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence): Pengembangan algoritma yang memungkinkan komputer untuk belajar, berpikir, dan mengambil keputusan. Pembelajaran Mesin (Machine Learning): Sebuah cabang dari kecerdasan buatan yang memungkinkan sistem untuk</p><p>belajar dari data dan</p><p>meningkatkan kinerjanya seiring waktu.</p><p>Big Data: Pengolahan dan analisis data dalam jumlah besar untuk mendapatkan wawasan dan pola yang berguna.</p><p>Komputasi Kuantum:</p><p>Memanfaatkan prinsip-prinsip mekanika kuantum untuk memecahkan masalah yang kompleks lebih cepat daripada komputer klasik.</p><p>Internet of Things (IoT): Jaringan perangkat fisik yang terhubung dan dapat saling berkomunikasi untuk mengumpulkan dan bertukar data.</p></li><li><p>Komputasi awan (cloud computing) adalah model penyediaan layanan komputasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengelola sumber daya komputer (seperti penyimpanan, pengolahan data, dan aplikasi) melalui internet.</p></li><li><p>Dari diagram di atas terlihat hubungan antara big data dan komputasi awan sejak dari proses input sampai output data tersebut berasal dari big data lalu dilakukan proses pengolahan menggunakan bantuan perangkat lunak, lalu disimpan pada komputasional menggunakan komputasi awan.</p></li><li><p>keuntungan</p><p>1.Komputasi awan merupakan teknologi yang cerdas. Komputasi awon memberikan okses yang mudah ke berbagai teknologi dengan kecepatan akses, komputası, penyimpanan, database sompor IOT (internet of things), machine learning, dan analisis data</p><p>2.Komputasi awan bersifat elastis.</p><p>Dengan menggunakan komputasi awan, seseorang tidak perlu repot menyediakan sumber daya fisik untuk menyimpan semua data dalam skala besar</p><p>3.Komputasi awan cukup hemat biaya. Dengan memanfaatkan komputasi awan, biaya yang dikeluarkan lebih hemat karena seseorang tidak perlu menggunakan sumber daya fisik (hardware yang banyak untuk melakukan pemrosesan dan penyimpanan data Dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit.</p><p>4.Dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit</p></li><li><p>Decomposition (Dekomposisi)</p><p>Tahap pertama, dekomposisi, yaitu mengurai masalah atau tugas menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih dapat dikelola. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang masalah yang ingin diselesaikan sehingga, kita bisa menemukan masalah yang terjadi dengan menyelesaikannya satu persatu</p><p>Pattern Recognition (Pengenalan Pola) Pengenalan pola akan membantu</p><p>kamu dalam memecahkan masalah. Pada tahap ini, kita akan berupaya Memahami data atau informasi yang terkait dengan masalah adalah langkah penting. Kemudian detikers, mencari pola atau persamaan data tersebut berkaitan atau tidak dengan masalah. Abstraction (Abstraksi) Beberapa hal yang dilakukan pada tahap abstraksi antara lain, melihat permasalahan, melakukan generalisasi, dan melakukan identifikasi informasi. Dengan cara ini, kita dapat melihat informasi penting dan mengabaikan informasi yang kurang relevan.</p><p>Algorithm Design (Perancangan</p><p>Algoritma)Setelah memahami masalah dan data, langkah berikutnya adalah merancang algoritma. Algoritma adalah serangkaian langkah logis yang harus diambil untuk mengolah data dan mencapai solusi. Algoritma ini harus merinci proses yang sistematis dan terstruktur.</p></li><li><p>Diagram penyelesaian masalah dekomposisi adalah alat yang digunakan untuk memecah masalah kompleks menjadi bagian- bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Makna dari diagram ini meliputi:</p><p>Pemisahan Masalah: Membantu dalam membagi masalah besar menjadi sub-masalah yang lebih sederhana.</p><p>Analisis Terstruktur: Memudahkan analisis setiap bagian untuk menemukan solusi yang lebih efektif. A</p><p>Visualisasi: Menyediakan gambaran visual yang jelas tentang hubungan antar bagian, sehingga memudahkan pemahaman.</p><p>Fokus pada Solusi: Memungkinkan tim untuk fokus pada bagian- bagian tertentu, menghindari kebingungan yang dapat muncul dari masalah besar.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 00:24:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193346761</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193368467</link>
         <description><![CDATA[<p>Pilihan Ganda </p><p>1.A</p><p>2.C</p><p>3.D</p><p>4.A</p><p>5.D</p><p>6.A</p><p>7.A</p><p>8.B</p><p>9.D</p><p>10.A</p><p>11.B</p><p>12.B</p><p>13.A</p><p>14.E</p><p>15.D</p><p>Essay</p><p>1.metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika).</p><p>2.Big data adalah kumpulan data besar dan kompleks yang sulit dikelola dengan cara tradisional.</p><p>3.Volume: Merujuk pada jumlah data yang sangat besar, sering kali mencapai terabyte atau petabyte. Volume ini menunjukkan skala data yang harus dikelola.</p><p>Velocity: Menunjukkan kecepatan di mana data dihasilkan dan diproses. Data masuk dalam waktu nyata, memerlukan analisis cepat untuk memberikan informasi yang relevan.</p><p>Veracity: Berkaitan dengan keakuratan dan keandalan data. Data yang besar sering kali memiliki masalah kualitas, sehingga penting untuk memastikan bahwa data yang digunakan dapat dipercaya.</p><p>Value: Menyiratkan pentingnya menghasilkan nilai dari data. Analisis big data harus memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.</p><p>Variability: Merujuk pada perubahan dalam data dan konteksnya, yang dapat memengaruhi cara data dipahami dan digunakan. Ini menunjukkan bahwa data tidak selalu konsisten.</p><p>4.Volume: Merujuk pada jumlah data yang sangat besar, sering kali mencapai terabyte atau petabyte. Volume ini menunjukkan skala data yang harus dikelola.</p><p>Velocity: Menunjukkan kecepatan di mana data dihasilkan dan diproses. Data masuk dalam waktu nyata, memerlukan analisis cepat untuk memberikan informasi yang relevan.</p><p>Variety: Mengacu pada berbagai jenis data yang ada, baik terstruktur (seperti database) maupun tidak terstruktur (seperti teks, gambar, video). Ini menunjukkan keragaman format dan sumber data.</p><p>Value: Menyiratkan pentingnya menghasilkan nilai dari data. Analisis big data harus memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.</p><p>Variability: Merujuk pada perubahan dalam data dan konteksnya, yang dapat memengaruhi cara data dipahami dan digunakan. Ini menunjukkan bahwa data tidak selalu konsisten</p><p>5.Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence): Pengembangan algoritma yang memungkinkan komputer untuk belajar, berpikir, dan mengambil keputusan.</p><p>Pembelajaran Mesin (Machine Learning): Sebuah cabang dari kecerdasan buatan yang memungkinkan sistem untuk belajar dari data dan meningkatkan kinerjanya seiring waktu.</p><p>Big Data: Pengolahan dan analisis data dalam jumlah besar untuk mendapatkan wawasan dan pola yang berguna.</p><p>Komputasi Kuantum: Memanfaatkan prinsip-prinsip mekanika kuantum untuk memecahkan masalah yang kompleks lebih cepat daripada komputer klasik.</p><p>Internet of Things (IoT): Jaringan perangkat fisik yang terhubung dan dapat saling berkomunikasi untuk mengumpulkan dan bertukar data.</p><p>6.Komputasi awan (cloud computing) adalah model penyediaan layanan komputasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengelola sumber daya komputer (seperti penyimpanan, pengolahan data, dan aplikasi) melalui internet.</p><p>7.Dari diagram di atas terlihat hubungan antara big data dan komputasi awan sejak dari proses input sampai output data tersebut berasal dari big data lalu dilakukan proses pengolahan menggunakan bantuan perangkat lunak,lalu disimpan pada komputasional menggunakan komputasi awan.</p><p>8.keuntungan </p><p>1.Komputasi awan merupakan teknologi yang cerdas. Komputasi awon memberikan okses yang mudah ke berbagai teknologi dengan kecepatan akses, komputası, penyimpanan, database sompor IOT (internet of things), machine learning, dan analisis data</p><p>2.Komputasi awan bersifat elastis. Dengan menggunakan komputasi awan, seseorang tidak perlu repot menyediakan sumber daya fisik untuk menyimpan semua data dalam skala besar</p><p>3.Komputasi awan cukup hemat biaya. Dengan memanfaatkan komputasi awan, biaya yang dikeluarkan lebih hemat karena seseorang tidak perlu menggunakan sumber daya fisik (hardware yang banyak untuk melakukan pemrosesan dan penyimpanan data Dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit.</p><p>4.Dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit</p><p>9. Decomposition (Dekomposisi)</p><p>Tahap pertama, dekomposisi, yaitu mengurai masalah atau tugas menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih dapat dikelola. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang masalah yang ingin diselesaikan sehingga, kita bisa menemukan masalah yang terjadi dengan menyelesaikannya satu persatu</p><p>Pattern Recognition (Pengenalan Pola)</p><p>Pengenalan pola akan membantu kamu dalam memecahkan masalah. Pada tahap ini, kita akan berupaya Memahami data atau informasi yang terkait dengan masalah adalah langkah penting. Kemudian detikers, mencari pola atau persamaan data tersebut berkaitan atau tidak dengan masalah.</p><p>Abstraction (Abstraksi)</p><p>Beberapa hal yang dilakukan pada tahap abstraksi antara lain, melihat permasalahan, melakukan generalisasi, dan melakukan identifikasi informasi. Dengan cara ini, kita dapat melihat informasi penting dan mengabaikan informasi yang kurang relevan. </p><p>Algorithm Design (Perancangan Algoritma)</p><p>Setelah memahami masalah dan data, langkah berikutnya adalah merancang algoritma. Algoritma adalah serangkaian langkah logis yang harus diambil untuk mengolah data dan mencapai solusi. Algoritma ini harus merinci proses yang sistematis dan terstruktur.</p><p>10.Diagram penyelesaian masalah dekomposisi adalah alat yang digunakan untuk memecah masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Makna dari diagram ini meliputi:</p><p>Pemisahan Masalah: Membantu dalam membagi masalah besar menjadi sub-masalah yang lebih sederhana.</p><p>Analisis Terstruktur: Memudahkan analisis setiap bagian untuk menemukan solusi yang lebih efektif.</p><p>Visualisasi: Menyediakan gambaran visual yang jelas tentang hubungan antar bagian, sehingga memudahkan pemahaman.</p><p>Fokus pada Solusi: Memungkinkan tim untuk fokus pada bagian-bagian tertentu, menghindari kebingungan yang dapat muncul dari masalah besar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 00:34:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193368467</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193374021</link>
         <description><![CDATA[<p>Pilihan Ganda:</p><ol><li><p>A</p></li><li><p>C</p></li><li><p>A</p></li><li><p>A</p></li><li><p>D</p></li><li><p>A</p></li><li><p>B</p></li><li><p>B</p></li><li><p>D</p></li><li><p>A</p></li><li><p>B</p></li><li><p>B</p></li><li><p>A</p></li><li><p>E</p></li><li><p>D</p></li></ol><p>ESSAY</p><p><br></p><p>1.metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika).</p><p>2.Big data adalah kumpulan data besar dan kompleks yang sulit dikelola dengan cara tradisional.</p><p>3.Volume: Merujuk pada jumlah data yang sangat besar, sering kali mencapai terabyte atau petabyte. Volume ini menunjukkan skala data yang harus dikelola.</p><p>Velocity: Menunjukkan kecepatan di mana data dihasilkan dan diproses. Data masuk dalam waktu nyata, memerlukan analisis cepat untuk memberikan informasi yang relevan.</p><p>Veracity: Berkaitan dengan keakuratan dan keandalan data. Data yang besar sering kali memiliki masalah kualitas, sehingga penting untuk memastikan bahwa data yang digunakan dapat dipercaya.</p><p>Value: Menyiratkan pentingnya menghasilkan nilai dari data. Analisis big data harus memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.</p><p>Variability: Merujuk pada perubahan dalam data dan konteksnya, yang dapat memengaruhi cara data dipahami dan digunakan. Ini menunjukkan bahwa data tidak selalu konsisten.</p><p>4.Volume: Merujuk pada jumlah data yang sangat besar, sering kali mencapai terabyte atau petabyte. Volume ini menunjukkan skala data yang harus dikelola.</p><p>Velocity: Menunjukkan kecepatan di mana data dihasilkan dan diproses. Data masuk dalam waktu nyata, memerlukan analisis cepat untuk memberikan informasi yang relevan.</p><p>Variety: Mengacu pada berbagai jenis data yang ada, baik terstruktur (seperti database) maupun tidak terstruktur (seperti teks, gambar, video). Ini menunjukkan keragaman format dan sumber data.</p><p>Value: Menyiratkan pentingnya menghasilkan nilai dari data. Analisis big data harus memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.</p><p>Variability: Merujuk pada perubahan dalam data dan konteksnya, yang dapat memengaruhi cara data dipahami dan digunakan. Ini menunjukkan bahwa data tidak selalu konsisten</p><p>5.Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence): Pengembangan algoritma yang memungkinkan komputer untuk belajar, berpikir, dan mengambil keputusan.</p><p>Pembelajaran Mesin (Machine Learning): Sebuah cabang dari kecerdasan buatan yang memungkinkan sistem untuk belajar dari data dan meningkatkan kinerjanya seiring waktu.</p><p>Big Data: Pengolahan dan analisis data dalam jumlah besar untuk mendapatkan wawasan dan pola yang berguna.</p><p>Komputasi Kuantum: Memanfaatkan prinsip-prinsip mekanika kuantum untuk memecahkan masalah yang kompleks lebih cepat daripada komputer klasik.</p><p>Internet of Things (IoT): Jaringan perangkat fisik yang terhubung dan dapat saling berkomunikasi untuk mengumpulkan dan bertukar data.</p><p>6.Komputasi awan (cloud computing) adalah model penyediaan layanan komputasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengelola sumber daya komputer (seperti penyimpanan, pengolahan data, dan aplikasi) melalui internet.</p><p>7.Dari diagram di atas terlihat hubungan antara big data dan komputasi awan sejak dari proses input sampai output data tersebut berasal dari big data lalu dilakukan proses pengolahan menggunakan bantuan perangkat lunak,lalu disimpan pada komputasional menggunakan komputasi awan.</p><p>8.keuntungan </p><p>1.Komputasi awan merupakan teknologi yang cerdas. Komputasi awon memberikan okses yang mudah ke berbagai teknologi dengan kecepatan akses, komputası, penyimpanan, database sompor IOT (internet of things), machine learning, dan analisis data</p><p>2.Komputasi awan bersifat elastis. Dengan menggunakan komputasi awan, seseorang tidak perlu repot menyediakan sumber daya fisik untuk menyimpan semua data dalam skala besar</p><p>3.Komputasi awan cukup hemat biaya. Dengan memanfaatkan komputasi awan, biaya yang dikeluarkan lebih hemat karena seseorang tidak perlu menggunakan sumber daya fisik (hardware yang banyak untuk melakukan pemrosesan dan penyimpanan data Dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit.</p><p>4.Dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit</p><p>9. Decomposition (Dekomposisi)</p><p>Tahap pertama, dekomposisi, yaitu mengurai masalah atau tugas menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih dapat dikelola. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang masalah yang ingin diselesaikan sehingga, kita bisa menemukan masalah yang terjadi dengan menyelesaikannya satu persatu</p><p>Pattern Recognition (Pengenalan Pola)</p><p>Pengenalan pola akan membantu kamu dalam memecahkan masalah. Pada tahap ini, kita akan berupaya Memahami data atau informasi yang terkait dengan masalah adalah langkah penting. Kemudian detikers, mencari pola atau persamaan data tersebut berkaitan atau tidak dengan masalah.</p><p>Abstraction (Abstraksi)</p><p>Beberapa hal yang dilakukan pada tahap abstraksi antara lain, melihat permasalahan, melakukan generalisasi, dan melakukan identifikasi informasi. Dengan cara ini, kita dapat melihat informasi penting dan mengabaikan informasi yang kurang relevan. </p><p>Algorithm Design (Perancangan Algoritma)</p><p>Setelah memahami masalah dan data, langkah berikutnya adalah merancang algoritma. Algoritma adalah serangkaian langkah logis yang harus diambil untuk mengolah data dan mencapai solusi. Algoritma ini harus merinci proses yang sistematis dan terstruktur.</p><p>10.Diagram penyelesaian masalah dekomposisi adalah alat yang digunakan untuk memecah masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Makna dari diagram ini meliputi:</p><p>Pemisahan Masalah: Membantu dalam membagi masalah besar menjadi sub-masalah yang lebih sederhana.</p><p>Analisis Terstruktur: Memudahkan analisis setiap bagian untuk menemukan solusi yang lebih efektif.</p><p>Visualisasi: Menyediakan gambaran visual yang jelas tentang hubungan antar bagian, sehingga memudahkan pemahaman.</p><p>Fokus pada Solusi: Memungkinkan tim untuk fokus pada bagian-bagian tertentu, menghindari kebingungan yang dapat muncul dari masalah besar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 00:37:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193374021</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>22juliohutahaean</author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193378069</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>A</p></li><li><p>C</p></li><li><p>A</p></li><li><p>A</p></li><li><p>D</p></li><li><p>A</p></li><li><p>A</p></li><li><p>B</p></li><li><p>D</p></li><li><p>A</p></li><li><p>B</p></li><li><p>B</p></li><li><p>A</p></li><li><p>E</p></li><li><p>D</p></li></ol><p>Uraian</p><ol><li><p>Berpikir komputasi adalah cara memecahkan masalah seperti komputer, yaitu dengan memecah masalah besar menjadi bagian kecil, mengenali pola, menyaring informasi penting, dan membuat langkah-langkah solusi yang sistematis.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Big Data adalah istilah untuk kumpulan data yang sangat besar, kompleks, dan terus berkembang, sehingga sulit diproses atau dianalisis menggunakan alat atau metode tradisional. Big Data biasanya ditandai oleh tiga karakteristik utama, yaitu:</p><p><strong>a. Volume</strong>: Jumlah data yang sangat besar, berasal dari berbagai sumber seperti media sosial, sensor, transaksi online, dan lainnya.</p><p><strong>b. Velocity (Kecepatan)</strong>: Data dihasilkan dan diproses dengan sangat cepat, sering kali dalam waktu nyata (real-time).</p><p><strong>c. Variety (Keanekaragaman)</strong>: Bentuk data yang beragam, misalnya teks, gambar, video, dan data sensor.</p></li><li><p><strong>Volume</strong>: Jumlah data yang sangat besar.</p><p><strong>Velocity</strong>: Kecepatan data dihasilkan dan diproses, sering kali secara real-time.</p><p><strong>Variety</strong>: Keanekaragaman bentuk data, seperti teks, gambar, video.</p><p><strong>Veracity</strong>: Tingkat keakuratan dan keandalan data.</p><p><strong>Value</strong>: Nilai atau manfaat yang diperoleh dari analisis data tersebut.</p></li><li><p>Volume - Data berjumlah besar dari berbagai sumber.</p><p>&nbsp;</p><p>5.- Velocity - Data dihasilkan dan diproses dengan cepat (real-time).</p><p>&nbsp;</p><p>-Variety - Data dalam berbagai format (teks, gambar, video).</p><p>&nbsp;</p><p>-Veracity - Data memiliki tingkat keakuratan yang bervariasi.</p><p>&nbsp;</p><p>-Value - Data memberikan nilai atau wawasan untuk pengambilan keputusan.</p><p>&nbsp;</p><p>6.sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer.</p><p>&nbsp;</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://7.Cloud">7.Cloud</a> computing merupakan sebuah sistem informasi yang memungkinkan kemudahan akses kepada komponen sumber daya seperti server, aplikasi, dan database melalui jaringan internet</p><p>&nbsp;</p><p>8.Hubungan antara big data dan komputasi awan sejak dari proses input sampai output.</p><p>&nbsp;</p><p>9.- Memberikan akses yang mudah ke berbagai teknologi</p><p>&nbsp;</p><p>- Tidak perlu repot menyediakan sumber daya fisik untuk menyimpan</p><p>&nbsp;</p><p>- Biaya yang dikeluarkan lebih hemat</p><p>&nbsp;</p><p>- Dekomposisi</p><p>&nbsp;</p><p>- Pengenalan pola</p><p>&nbsp;</p><p>- Abstraksi</p><p>&nbsp;</p><p>- Algoritma</p><p>&nbsp;</p><p>10.Diagram tersbut menjelaskan tentang penyelesaian masalah dengan teknik dekomposisi</p></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 00:39:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193378069</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>23dwaynetan</author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193378413</link>
         <description><![CDATA[<p>A. PG</p><p>1. A</p><p>2. C</p><p>3. A</p><p>4. A</p><p>5. D</p><p>6. A</p><p>7. A</p><p>8. B</p><p>9. D</p><p>10. A</p><p>11. B</p><p>12. B</p><p>13. A</p><p>14. E</p><p>15. D</p><p>B. Uraian</p><p>1.Berpikir komputasi adalah proses yang berisi langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah. Masalah dibagi menjadi bagian yang lebih kecil agar lebih mudah dipecahkan.</p><ol start="2"><li><p>Big data yaitu sekumpulan data besar yang tidak dapat ditangani komputer konvensional.</p></li><li><p>empat Elemen dalam Big Data:</p><p>Data: komponen untuk menghasilkan informasi baru</p><p>Information: hasil pengolahan dari data</p><p>Knowledge: Pengetahuan yang ada dari pengolahan data</p><p>Hasil yang didapat yaitu informasi dan pengetahuan.</p></li><li><p> Lima karakteristik big data:</p><p>Volume: ukuran datanya yang besar</p><p>Velocity: berhubung dengan kecepatan pengedaran data dan proses alirannya.</p><p>Variety: keragaman/variasi data yang ada, misalnya dalam bentuk foto,video,dan teks.</p><p>Veracity: merujuk pada data yang bisa diandalkan</p><p>Value: nilai dari sebuah data.</p></li><li><p>Komputasi Modern: Sistem yang menerima semua perintah dan dapat menyimpan dalam memori komputer.</p></li><li><p>Cloud Computing adalah data yang bisa diakses dengan jumlah besar berapa saja,dari mana saja dan kapan saja.</p></li><li><p>Hubungan dari big data dan komputasi awan dari proses input sampai output. Proses pengolahan menggunakan bantuan perangkat lunak. lalu informasi disimpan pakai komputasi awan.</p></li><li><p>Bisa diakses kapan saja,Dimana saja, dan size file bisa brapa saja.</p></li><li><p>Dekomposisi: memecah masalah</p><p>Pengenalan Pola (Pattern Recognition): mengenal pola pada data</p><p>Abstraksi: mengidentifikasi dan menghasilkan sebuah pola</p><p>Algoritma: menyusun tahapan/langkah-langkah</p></li><li><p>Problem dipecah menjadi 4 bagian yang jauh lebih mudah untuk dikerjakan dibanding masalahnya semua langsung lalu menemukan solusi dari pemecahan masalah yang kecil2.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 00:40:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193378413</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193413761</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>a</p></li><li><p>c</p></li><li><p>a</p></li><li><p>a</p></li><li><p>d</p></li><li><p>a</p></li><li><p>a</p></li><li><p>b</p></li><li><p>d</p></li><li><p>a</p></li><li><p>b</p></li><li><p>b</p></li><li><p>a</p></li><li><p>e</p></li><li><p>d</p></li></ol><p><br/></p><p>uraian</p><ol><li><p>Berpikir komputasi adalah cara berpikir yang menggunakan metode teknik ilmu komputer untuk menyelesaikan masalah.</p></li><li><p>Big data merupakan sekumpulan data besar (data kompleks) yang tidak dapat ditangani dengan sistem teknologoi komputer konvensional</p></li><li><p>elemen</p><p>a. data= merupakan komponen penting untuk menghasilkan sebuah informasi baru setelah dilakukan proses pengolahan ke dalam mesin, yaitu komputer</p><p>b. information= hasil pengolahan yang dilakukan terhadap data data yang telah diinput menggunakan alat bantu, yaitu komputer</p><p>c. knowledge= pengetahuan yang terus ada dan dikembangkan dalam sebuahb proses transformasi dari basis pengolahan data menjadi sebuah informasi</p></li><li><p>karakteristik</p><p>a. volume= ukuran data yang besar (kompleks)</p><p>b. velocity= terkait dengan kecepatan pendistribusian data dan proses aliran data</p><p>c. variety= menunjuakn keragaman(variasi) data yang tersedia, misalnya data dalam bentuk gambar, foto, suara, teksa, video</p><p>d. veracity= berkaitan dengan keandalan sebuah data </p><p>e. value= nilai yang dimiliki data</p></li><li><p>komputasi modern merupakan konsep yang dapat menerima instruksi serta dapat menyimpannya ke dalam memori (yakni memori komputer) </p></li><li><p>komputasional awan adalah proses pengiriman sumber daya teknologi informasi sesuai dengan permintaan yang ada dan mengelola sumber data, penyimpanan, dan database yang besar sesuai dengan kebutuhan penggunanya</p></li><li><p>alur dalam diagram di atas hubungan big data dan clou computing (komputasi awan) dari proses input sampai output. proses pengolahan menggunakan bantuan pengkat lunak lalu informasi disimpan menggunakan komputasi awan</p></li><li><p>a. komputasi awan merupakan teknologi yang cerdas. Komputasi awan memberikan akses yang mudah ke berbagai teknologi dengan kecepatan akses, komputasi, penyimpanan, database sampai IOT (internet of things), machine learning, dan analisis data</p><p>b. komputasi awan bersifat elastis. dengan menggunakan komputasi awan, seseorang tidak perlu repot menyediakan sumber daya fisik untuk menyimpan semua data dalam skala besar</p><p>c. komputasi awan cukup hemat biaya. dengan memanfaatkan komputasi awan, biaya yang dikeluarkan lebih hemat karena seseoranf tidak perlu menggunakan sumber daya fisik (hardware) yang banyak untuk melakukan pemrosesan dan penyimpanan data</p><p>d. dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit</p></li><li><p>teknik dalam berpikir komputasional</p><p>a. dekomposisi= dilakukan dengan cara memecahatau membagi langkah penyelesaian masalah menjadi bagian yang lebih keci; agar masalah yang ada dapat dipecahkan menggunakan proses pemikiran dan jenis metode yang lebih terstuktur</p><p>b. pengenalan pola= menggunakan proses pengenalan pola bekerja dengan cara mengenali adanya pola pada data tertentu</p><p>c. abstraksi= mengidentifikasi dan menghasilkan sebuah pola tertentu</p><p>d. algoritma= sekumpulan instriksi yang dibuat untuk menyusun tahapan atau langkah-langkah penyelesaian suatu masalah secara sistematis yang hasilnya ditujukan untuk dapat dituliskan dalam bahasa pemograman tertentu</p></li><li><p>diagram tersebut merupakan alat yang digunakan untuk memecahkan permasalahan komputasional </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 00:59:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193413761</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193454585</link>
         <description><![CDATA[<p>Pilihan Ganda </p><p>1.A</p><p>2.C</p><p>3.D</p><p>4.A</p><p>5.D</p><p>6.A</p><p>7.A</p><p>8.B</p><p>9.D</p><p>10.A</p><p>11.B</p><p>12.B</p><p>13.A</p><p>14.E</p><p>15.D</p><p>Essay</p><p>1.metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika).</p><p>2.Big data adalah kumpulan data besar dan kompleks yang sulit dikelola dengan cara tradisional.</p><p>3.Volume: Merujuk pada jumlah data yang sangat besar, sering kali mencapai terabyte atau petabyte. Volume ini menunjukkan skala data yang harus dikelola.</p><p>Velocity: Menunjukkan kecepatan di mana data dihasilkan dan diproses. Data masuk dalam waktu nyata, memerlukan analisis cepat untuk memberikan informasi yang relevan.</p><p>Veracity: Berkaitan dengan keakuratan dan keandalan data. Data yang besar sering kali memiliki masalah kualitas, sehingga penting untuk memastikan bahwa data yang digunakan dapat dipercaya.</p><p>Value: Menyiratkan pentingnya menghasilkan nilai dari data. Analisis big data harus memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.</p><p>Variability: Merujuk pada perubahan dalam data dan konteksnya, yang dapat memengaruhi cara data dipahami dan digunakan. Ini menunjukkan bahwa data tidak selalu konsisten.</p><p>4.Volume: Merujuk pada jumlah data yang sangat besar, sering kali mencapai terabyte atau petabyte. Volume ini menunjukkan skala data yang harus dikelola.</p><p>Velocity: Menunjukkan kecepatan di mana data dihasilkan dan diproses. Data masuk dalam waktu nyata, memerlukan analisis cepat untuk memberikan informasi yang relevan.</p><p>Variety: Mengacu pada berbagai jenis data yang ada, baik terstruktur (seperti database) maupun tidak terstruktur (seperti teks, gambar, video). Ini menunjukkan keragaman format dan sumber data.</p><p>Value: Menyiratkan pentingnya menghasilkan nilai dari data. Analisis big data harus memberikan wawasan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.</p><p>Variability: Merujuk pada perubahan dalam data dan konteksnya, yang dapat memengaruhi cara data dipahami dan digunakan. Ini menunjukkan bahwa data tidak selalu konsisten</p><p>5.Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence): Pengembangan algoritma yang memungkinkan komputer untuk belajar, berpikir, dan mengambil keputusan.</p><p>Pembelajaran Mesin (Machine Learning): Sebuah cabang dari kecerdasan buatan yang memungkinkan sistem untuk belajar dari data dan meningkatkan kinerjanya seiring waktu.</p><p>Big Data: Pengolahan dan analisis data dalam jumlah besar untuk mendapatkan wawasan dan pola yang berguna.</p><p>Komputasi Kuantum: Memanfaatkan prinsip-prinsip mekanika kuantum untuk memecahkan masalah yang kompleks lebih cepat daripada komputer klasik.</p><p>Internet of Things (IoT): Jaringan perangkat fisik yang terhubung dan dapat saling berkomunikasi untuk mengumpulkan dan bertukar data.</p><p>6.Komputasi awan (cloud computing) adalah model penyediaan layanan komputasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengelola sumber daya komputer (seperti penyimpanan, pengolahan data, dan aplikasi) melalui internet.</p><p>7.Dari diagram di atas terlihat hubungan antara big data dan komputasi awan sejak dari proses input sampai output data tersebut berasal dari big data lalu dilakukan proses pengolahan menggunakan bantuan perangkat lunak,lalu disimpan pada komputasional menggunakan komputasi awan.</p><p>8.keuntungan </p><p>1.Komputasi awan merupakan teknologi yang cerdas. Komputasi awon memberikan okses yang mudah ke berbagai teknologi dengan kecepatan akses, komputası, penyimpanan, database sompor IOT (internet of things), machine learning, dan analisis data</p><p>2.Komputasi awan bersifat elastis. Dengan menggunakan komputasi awan, seseorang tidak perlu repot menyediakan sumber daya fisik untuk menyimpan semua data dalam skala besar</p><p>3.Komputasi awan cukup hemat biaya. Dengan memanfaatkan komputasi awan, biaya yang dikeluarkan lebih hemat karena seseorang tidak perlu menggunakan sumber daya fisik (hardware yang banyak untuk melakukan pemrosesan dan penyimpanan data Dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit.</p><p>4.Dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit</p><p>9. Decomposition (Dekomposisi)</p><p>Tahap pertama, dekomposisi, yaitu mengurai masalah atau tugas menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih dapat dikelola. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang masalah yang ingin diselesaikan sehingga, kita bisa menemukan masalah yang terjadi dengan menyelesaikannya satu persatu</p><p>Pattern Recognition (Pengenalan Pola)</p><p>Pengenalan pola akan membantu kamu dalam memecahkan masalah. Pada tahap ini, kita akan berupaya Memahami data atau informasi yang terkait dengan masalah adalah langkah penting. Kemudian detikers, mencari pola atau persamaan data tersebut berkaitan atau tidak dengan masalah.</p><p>Abstraction (Abstraksi)</p><p>Beberapa hal yang dilakukan pada tahap abstraksi antara lain, melihat permasalahan, melakukan generalisasi, dan melakukan identifikasi informasi. Dengan cara ini, kita dapat melihat informasi penting dan mengabaikan informasi yang kurang relevan. </p><p>Algorithm Design (Perancangan Algoritma)</p><p>Setelah memahami masalah dan data, langkah berikutnya adalah merancang algoritma. Algoritma adalah serangkaian langkah logis yang harus diambil untuk mengolah data dan mencapai solusi. Algoritma ini harus merinci proses yang sistematis dan terstruktur.</p><p>10.Diagram penyelesaian masalah dekomposisi adalah alat yang digunakan untuk memecah masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Makna dari diagram ini meliputi:</p><p>Pemisahan Masalah: Membantu dalam membagi masalah besar menjadi sub-masalah yang lebih sederhana.</p><p>Analisis Terstruktur: Memudahkan analisis setiap bagian untuk menemukan solusi yang lebih efektif.</p><p>Visualisasi: Menyediakan gambaran visual yang jelas tentang hubungan antar bagian, sehingga memudahkan pemahaman.</p><p>Fokus pada Solusi: Memungkinkan tim untuk fokus pada bagian-bagian tertentu, menghindari kebingungan yang dapat muncul dari masalah besar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 01:21:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193454585</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>leonardivander16</author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193458468</link>
         <description><![CDATA[<p>Pilihan Ganda:</p><ol><li><p>A</p></li><li><p>C</p></li><li><p>A</p></li><li><p>A</p></li><li><p>D</p></li><li><p>A</p></li><li><p>A</p></li><li><p>B</p></li><li><p>D</p></li><li><p>A</p></li><li><p>B</p></li><li><p>B</p></li><li><p>A</p></li><li><p>E</p></li><li><p>D</p></li></ol><p><br/></p><p>Uraian:</p><p><br/></p><ol><li><p>Berpikir komputasi adalah pendekatan untuk memecahkan masalah yang melibatkan penggunaan konsep dan prinsip dari ilmu komputer. Ini mencakup kemampuan untuk memahami, merumuskan, dan menyelesaikan masalah dengan cara yang sistematis dan logis.</p></li><li><p>Big data merujuk pada kumpulan data yang sangat besar, kompleks, dan beragam yang tidak dapat diolah atau dianalisis menggunakan metode tradisional. Ciri-ciri utama big data sering disebut sebagai "3V"</p></li><li><p>Elemen-elemen dalam big data mencakup berbagai komponen yang berkontribusi pada pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, dan analisis data. Berikut adalah elemen-elemen kunci yang sering dibahas:</p><ol><li><p><strong>Data Sources</strong>:</p><ul><li><p>Merujuk pada berbagai sumber dari mana data diperoleh, termasuk sensor, perangkat IoT, media sosial, transaksi online, aplikasi, dan banyak lagi. Sumber data ini bisa terstruktur, semi-terstruktur, atau tidak terstruktur.</p></li></ul></li><li><p><strong>Data Storage</strong>:</p><ul><li><p>Menyangkut metode penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah besar. Teknologi seperti Hadoop, NoSQL databases (seperti MongoDB dan Cassandra), dan penyimpanan awan (cloud storage) sering digunakan untuk menyimpan big data.</p></li></ul></li><li><p><strong>Data Processing</strong>:</p><ul><li><p>Proses mengolah data untuk menjadikannya berguna. Ini termasuk pemrosesan batch (mengolah data dalam kelompok) dan pemrosesan real-time (mengolah data saat data dihasilkan). Teknologi seperti Apache Spark dan Apache Flink sering digunakan untuk tujuan ini.</p></li></ul></li><li><p><strong>Data Analysis</strong>:</p><ul><li><p>Proses menganalisis data untuk menemukan pola, wawasan, dan informasi berharga. Teknik analisis dapat mencakup statistik, machine learning, dan analisis prediktif.</p></li></ul></li><li><p><strong>Data Visualization</strong>:</p><ul><li><p>Mengacu pada teknik untuk menyajikan data dalam bentuk grafik atau visual yang mudah dipahami. Alat visualisasi seperti Tableau, Power BI, dan D3.js membantu pengguna memahami data dengan lebih baik.</p></li></ul></li><li><p><strong>Data Governance</strong>:</p><ul><li><p>Menyangkut kebijakan dan prosedur untuk mengelola data, termasuk keamanan, privasi, dan kepatuhan. Data governance memastikan bahwa data dikelola dengan benar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.</p></li></ul></li><li><p><strong>Data Quality</strong>:</p><ul><li><p>Memastikan bahwa data yang digunakan adalah akurat, lengkap, dan relevan. Proses pengelolaan kualitas data melibatkan pembersihan data dan validasi untuk menghindari analisis yang salah.</p></li></ul></li><li><p><strong>Data Security</strong>:</p><ul><li><p>Aspek penting dalam big data yang melibatkan perlindungan data dari akses tidak sah dan ancaman keamanan. Ini mencakup enkripsi, kontrol akses, dan praktik keamanan lainnya.</p></li></ul></li><li><p><strong>Data Integration</strong>:</p><ul><li><p>Proses menggabungkan data dari berbagai sumber untuk menciptakan satu set data yang konsisten dan terintegrasi. Ini penting untuk analisis yang komprehensif.</p></li></ul></li><li><p><strong>Data Science and Machine Learning</strong>:</p></li></ol><ul><li><p>Bidang yang berfokus pada penerapan algoritma dan teknik statistik untuk menganalisis dan menginterpretasi data, serta membuat model prediktif berdasarkan data yang ada.</p></li></ul></li><li><p>Lima karakteristik big data seringkali dirangkum dalam konsep "5V", yang meliputi:</p><ol><li><p><strong>Volume</strong>:</p><ul><li><p>Mengacu pada jumlah data yang sangat besar. Data ini bisa berasal dari berbagai sumber, seperti media sosial, transaksi online, sensor, dan banyak lagi. Volume yang besar ini membuat pengolahan dan penyimpanan data menjadi tantangan.</p></li></ul></li><li><p><strong>Velocity</strong>:</p><ul><li><p>Menunjukkan kecepatan di mana data dihasilkan dan diproses. Dalam era digital, data dapat muncul dengan cepat, dan organisasi perlu dapat memproses data ini secara real-time atau mendekati real-time untuk mendapatkan wawasan yang berguna.</p></li></ul></li><li><p><strong>Variety</strong>:</p><ul><li><p>Merujuk pada berbagai jenis data yang ada, termasuk data terstruktur (seperti database relasional), data semi-terstruktur (seperti XML dan JSON), dan data tidak terstruktur (seperti teks, gambar, video). Keragaman ini menuntut metode analisis yang berbeda.</p></li></ul></li><li><p><strong>Veracity</strong>:</p><ul><li><p>Mengacu pada keakuratan dan keandalan data. Dalam big data, kualitas data sering kali bervariasi, dan penting untuk memastikan bahwa data yang digunakan untuk analisis adalah akurat dan relevan.</p></li></ul></li><li><p><strong>Value</strong>:</p><ul><li><p>Menunjukkan nilai yang dapat diperoleh dari data. Big data bukan hanya tentang memiliki banyak data, tetapi juga tentang kemampuan untuk mengolah dan menganalisisnya untuk menemukan wawasan yang bermanfaat dan mendukung pengambilan keputusan.</p></li></ul></li></ol><p>Karakteristik ini menggambarkan tantangan dan peluang yang dihadapi organisasi dalam memanfaatkan big data secara efektif.</p></li><li><p>Komputasi modern merujuk pada pendekatan dan teknologi terkini dalam pengolahan data dan informasi, yang mencakup berbagai metode, alat, dan platform yang digunakan untuk memecahkan masalah kompleks di berbagai bidang. Berikut adalah beberapa aspek penting dari komputasi modern</p></li><li><p>Komputasi awan (cloud computing) adalah model penyampaian layanan komputasi yang memungkinkan akses on-demand ke sumber daya komputasi—seperti server, penyimpanan, basis data, jaringan, perangkat lunak, dan layanan analisis—melalui internet. Dengan menggunakan model ini, pengguna dapat mengakses dan menggunakan sumber daya tanpa harus mengelola infrastruktur fisik secara langsung.</p></li><li><p>Gambar tersebut menggambarkan Input-Proses-Output, yang berhubungan dengan Big Data, Data Analytics, dan Cloud Computing sebagai tahapan Input dan Proses sebelum berlanjut ke Result analysis dan Visualitaion, Back End dan Front End, dan berakhir pada Clients interface</p></li><li><p>Menggunakan komputasi awan (cloud computing) memiliki berbagai keuntungan bagi penggunanya, antara lain:</p><ol><li><p><strong>Biaya Efektif</strong>:</p><ul><li><p>Pengguna hanya membayar untuk sumber daya yang digunakan, mengurangi kebutuhan investasi awal pada infrastruktur TI.</p></li></ul></li><li><p><strong>Skalabilitas</strong>:</p><ul><li><p>Pengguna dapat dengan mudah menambah atau mengurangi sumber daya sesuai kebutuhan, memungkinkan penyesuaian yang fleksibel terhadap permintaan.</p></li></ul></li><li><p><strong>Aksesibilitas</strong>:</p><ul><li><p>Data dan aplikasi dapat diakses dari mana saja dan kapan saja melalui internet, memudahkan kolaborasi dan mobilitas.</p></li></ul></li><li><p><strong>Pemulihan Bencana</strong>:</p><ul><li><p>Banyak penyedia cloud menawarkan solusi pemulihan bencana dan cadangan data otomatis, meningkatkan keamanan data.</p></li></ul></li><li><p><strong>Pembaruan Otomatis</strong>:</p><ul><li><p>Penyedia layanan biasanya menangani pembaruan perangkat lunak dan pemeliharaan, mengurangi beban pada tim TI pengguna.</p></li></ul></li><li><p><strong>Keamanan</strong>:</p><ul><li><p>Penyedia cloud seringkali memiliki tim keamanan yang khusus dan teknologi canggih untuk melindungi data.</p></li></ul></li><li><p><strong>Inovasi Cepat</strong>:</p><ul><li><p>Pengguna dapat dengan cepat menguji dan mengimplementasikan teknologi baru tanpa harus melakukan investasi besar pada infrastruktur.</p></li></ul></li><li><p><strong>Sumber Daya Beragam</strong>:</p><ul><li><p>Pengguna dapat mengakses berbagai layanan dan aplikasi, mulai dari penyimpanan data hingga analisis big data, semuanya dalam satu platform.</p></li></ul></li></ol></li><li><p>Berikut adalah empat teknik yang digunakan dalam berpikir komputasional:</p><ol><li><p><strong>Dekomposisi</strong>:</p><ul><li><p>Teknik ini melibatkan pemecahan masalah kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah diatur. Dengan mendekomposisi masalah, pengguna dapat fokus pada satu aspek sekaligus, sehingga memudahkan proses penyelesaian.</p></li></ul></li><li><p><strong>Pola Pengamatan</strong>:</p><ul><li><p>Dalam teknik ini, individu mencari pola atau kesamaan dalam data atau situasi yang ada. Mengidentifikasi pola dapat membantu dalam merumuskan solusi yang lebih efisien dan memprediksi hasil berdasarkan data yang telah ada.</p></li></ul></li><li><p><strong>Abstraksi</strong>:</p><ul><li><p>Abstraksi melibatkan penyederhanaan masalah dengan mengidentifikasi elemen-elemen penting dan mengabaikan detail yang tidak relevan. Dengan mengurangi kompleksitas, pengguna dapat lebih mudah memahami inti masalah dan fokus pada solusi yang tepat.</p></li></ul></li><li><p><strong>Algoritma</strong>:</p><ul><li><p>Teknik ini berfokus pada pengembangan langkah-langkah sistematis atau prosedur untuk menyelesaikan masalah. Algoritma memberikan panduan yang jelas tentang apa yang harus dilakukan dan dalam urutan apa, sehingga memudahkan implementasi solusi.</p></li></ul></li></ol><p>Keempat teknik ini membantu dalam memecahkan masalah dengan cara yang terstruktur dan efisien, sehingga meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis.</p></li><li><p>Makna gambar tersebut mengenai Dekomposisi. Dekomposisi merupakan teknik dalam proses komputasional yang dilakukan dengan cara mencegah atau membagi langkah penyelesaian masalah menjadi bagian yang lebih kecil agar masalah yang ada dapat dipecahkan menggunakan proses pemikiran dan jenis metode yang lebih tersruktur</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 01:23:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193458468</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193469048</link>
         <description><![CDATA[<p>1.A </p><p>2.C </p><p>3.A </p><p>4.A </p><p>5.D </p><p>6.A </p><p>7.A </p><p>8.D </p><p>9.D </p><p>10.A </p><p>11.B </p><p>12.B </p><p>13.A </p><p>14.E </p><p>15.D</p><p><br/></p><ol><li><p>Berpikir komputasi adalah pendekatan yang membantu kita memecahkan masalah dengan cara yang terstruktur dan logis, mirip dengan cara komputer bekerja. Berpikir komputasi mencakup beberapa konsep utama, antara lain:</p><p>Dekomposisi: Memecah masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah diatasi.</p><p>Pola: Mencari dan mengidentifikasi pola dalam data atau masalah untuk membantu merumuskan solusi.</p><p>Abstraksi: Menghilangkan detail yang tidak penting untuk fokus pada elemen utama dari masalah.</p><p>Algoritma: Mengembangkan langkah-langkah atau prosedur sistematis untuk menyelesaikan masalah.</p><p><br/></p></li><li><p>Big data adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kumpulan data yang sangat besar, kompleks, dan beragam yang sulit untuk dikelola, diproses, dan dianalisis menggunakan perangkat lunak tradisional. </p><p><br/></p></li></ol><ol start="3"><li><p>Infrastruktur Teknologi:</p><p>    Memerlukan sistem penyimpanan dan pemrosesan yang kuat, seperti server, cloud computing, dan database NoSQL. Infrastruktur ini memungkinkan pengolahan data dalam volume besar dan kecepatan tinggi.</p><p>Algoritma dan Analisis:</p><p>    Menggunakan algoritma untuk menganalisis dan mengekstrak wawasan dari data. Ini mencakup teknik machine learning, data mining, dan analisis statistik untuk menemukan pola dan tren.</p><p>Data:</p><p>    Kualitas dan keberagaman data sangat penting. Data dapat berasal dari berbagai sumber, seperti media sosial, sensor IoT, dan transaksi bisnis. Data yang relevan dan berkualitas tinggi sangat mendukung analisis yang efektif.</p><p>Sumber Daya Manusia:</p><p>   Memerlukan tenaga ahli yang terampil dalam analisis data, ilmu komputer, dan domain terkait. Data scientist, analis data, dan insinyur data adalah beberapa profesi yang berperan dalam mengelola dan menganalisis big data.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="4"><li><p>Volume (Volume): Big data melibatkan jumlah data yang sangat besar, yang dapat mencapai terabytes atau petabytes. Data ini berasal dari berbagai sumber seperti media sosial, sensor, transaksi, dan lainnya.</p><p>Velocity (Kecepatan): Data dihasilkan dan diproses dengan kecepatan tinggi. Contohnya adalah data yang dihasilkan oleh media sosial atau transaksi keuangan yang terjadi secara real-time.</p><p>Variety (Variasi): Big data terdiri dari berbagai tipe data, baik terstruktur (misalnya, database) maupun tidak terstruktur (seperti teks, gambar, video). Variasi ini menuntut pendekatan analisis yang beragam.</p><p>Veracity (Kebenaran): Ini merujuk pada keakuratan dan keandalan data. Data dapat berasal dari banyak sumber, dan penting untuk memastikan bahwa data tersebut dapat dipercaya dan relevan.</p><p>Value (Nilai): Meskipun data dalam jumlah besar, nilai sebenarnya terletak pada kemampuan untuk menganalisis dan mengambil wawasan dari data tersebut. Organisasi perlu menemukan cara untuk mengubah data menjadi informasi yang berguna.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="5"><li><p>Komputasi modern merujuk pada pendekatan dan teknologi terbaru dalam pemrosesan data dan penyelesaian masalah. Berikut adalah beberapa aspek kunci dari komputasi modern:</p><p>Cloud Computing: Penggunaan sumber daya komputasi yang tersedia melalui internet, memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan memproses data di server jarak jauh. Ini memberikan fleksibilitas dan skalabilitas, serta mengurangi kebutuhan akan infrastruktur fisik.</p><p>Edge Computing: Proses pengolahan data yang dilakukan lebih dekat dengan sumber data, mengurangi latensi dan meningkatkan kecepatan respons. Ini sangat berguna dalam aplikasi IoT (Internet of Things) di mana perangkat menghasilkan data secara real-time.</p><p>Kecerdasan Buatan (AI) dan Pembelajaran Mesin (ML): Teknologi yang memungkinkan sistem untuk belajar dari data dan membuat keputusan otomatis. AI dan ML digunakan dalam berbagai aplikasi, dari rekomendasi produk hingga analisis prediktif.</p><p>Data Besar (Big Data): Kemampuan untuk mengelola dan menganalisis volume data yang sangat besar dan beragam. Teknik analisis yang digunakan membantu organisasi mendapatkan wawasan berharga dari data yang tersedia.</p><p>Blockchain: Teknologi yang memungkinkan penyimpanan data yang aman dan terdesentralisasi. Blockchain memiliki aplikasi luas, terutama dalam bidang keuangan, tetapi juga dalam rantai pasokan dan identitas digital.</p><p>Komputasi Kuantum: Meskipun masih dalam tahap pengembangan, komputasi kuantum memiliki potensi untuk menyelesaikan masalah yang terlalu kompleks bagi komputer klasik, seperti simulasi molekuler dan pemecahan masalah kombinatorial.</p><p>Antarmuka Pengguna yang Canggih: Kemajuan dalam UI/UX, seperti penggunaan realitas virtual (VR) dan </p></li></ol><p><br/></p><ol start="6"><li><p>Komputasi awan, atau cloud computing, adalah model pengiriman layanan komputasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan menggunakan sumber daya komputer—seperti penyimpanan data, server, aplikasi, dan layanan—melalui internet (awan) tanpa perlu memiliki atau mengelola infrastruktur fisik secara langsung. </p><p>Berikut adalah beberapa aspek penting dari komputasi awan:</p><p>Model Layanan: Komputasi awan menawarkan beberapa model layanan, termasuk:</p><p>    IaaS (Infrastructure as a Service): Menyediakan infrastruktur TI dasar, seperti server dan penyimpanan, sebagai layanan. Contoh: Amazon Web Services (AWS) EC2.</p><p>    PaaS (Platform as a Service): Menyediakan platform untuk mengembangkan, menguji, dan mengelola aplikasi tanpa harus mengelola infrastruktur. Contoh: Google App Engine.</p><p>    SaaS (Software as a Service): Menyediakan perangkat lunak yang diakses melalui internet tanpa perlu instalasi di perangkat lokal. Contoh: Google Workspace, Microsoft 365.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="7"><li><p>Alur pada diagram di buku halaman 59</p><p>Input: Data Masuk</p><p>    Volume: Mengumpulkan data dalam jumlah besar dari berbagai sumber, seperti media sosial, sensor, transaksi, dan log.</p><p>    Variety: Menghadirkan berbagai tipe data—struktur, semi-struktur, dan tidak terstruktur—seperti teks, gambar, video, dan data numerik.</p><p>    Velocity: Data dikumpulkan secara real-time atau hampir real-time, menuntut sistem untuk dapat menangani aliran data yang cepat.</p><p>Proses: Pengolahan Data</p><p>    Veracity: Memastikan kualitas dan akurasi data. Ini melibatkan pembersihan data, validasi, dan penanganan data yang hilang atau tidak konsisten.</p><p>    Value: Mengidentifikasi nilai dan wawasan yang dapat diambil dari data. Proses ini melibatkan analisis data untuk menemukan pola, tren, dan informasi berharga.</p><p>    Variability: Menghadapi perubahan dan variasi dalam data yang masuk. Misalnya, data dapat datang dengan format yang berbeda atau memiliki frekuensi yang bervariasi.</p><p>   Analisis Data</p><p>    Analytics: Menggunakan teknik analisis, seperti analisis statistik, machine learning, dan kecerdasan buatan, untuk mendapatkan wawasan dari data.</p><p>    Visualization: Menyajikan data dan hasil analisis dalam bentuk visual (grafik, dashboard) agar lebih mudah dipahami dan diinterpretasikan.</p><p>Output: Hasil dan Tindakan</p><p>    Decision Making: Menggunakan wawasan yang diperoleh untuk mendukung pengambilan keputusan dalam bisnis atau organisasi.</p><p> Actionable Insights: Menghasilkan rekomendasi atau tindakan berdasarkan hasil analisis, yang dapat diterapkan untuk meningkatkan operasi, pemasaran, dan strategi bisnis.</p><p>Feedback Loop</p><p>    Continuous Improvement: Memungkinkan organisasi untuk terus memperbaiki proses pengumpulan dan analisis data berdasarkan hasil yang diperoleh, menciptakan siklus berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan nilai data.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><ol start="8"><li><p>Skalabilitas: Pengguna dapat dengan mudah menyesuaikan kapasitas sumber daya sesuai dengan kebutuhan, baik untuk meningkatkan atau mengurangi sumber daya sesuai permintaan.</p><p>Biaya Efektif: Pengguna hanya membayar untuk sumber daya yang mereka gunakan, yang dapat mengurangi biaya operasional dan investasi awal dalam infrastruktur.</p><p>Aksesibilitas: Layanan komputasi awan dapat diakses dari mana saja dan kapan saja, selama ada koneksi internet. Ini mendukung mobilitas dan kolaborasi di antara pengguna.</p><p>Keamanan dan Pemulihan Data: Penyedia layanan komputasi awan biasanya memiliki langkah-langkah keamanan yang kuat dan menawarkan solusi pemulihan data untuk melindungi data pengguna dari kehilangan atau serangan siber.</p><p><br/></p></li><li><p>Dekomposisi: Memecah masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah diatasi. Ini membantu fokus pada bagian-bagian spesifik dan menyelesaikannya satu per satu.</p><p>Pola dan Analisis: Mengidentifikasi pola dalam data atau masalah untuk membuat generalisasi atau prediksi. Ini membantu dalam memahami struktur dan karakteristik masalah.</p><p>Abstraksi: Menghilangkan detail yang tidak perlu untuk fokus pada elemen yang paling relevan. Ini membantu dalam merumuskan solusi yang lebih sederhana.</p><p>Algoritma: Mengembangkan langkah-langkah yang jelas dan terurut untuk menyelesaikan masalah. Algoritma adalah inti dari banyak solusi komputasi.</p><p><br/></p></li><li><p>Makna dari gambar tersebut adalah:</p><p>Pada pemrograman terstruktur, dekomposisi algoritmik digunakan untuk memecah proses menjadi langkah-langkah yang lebih jelas.</p><p>Pada pemrograman analisis terstruktur, proses dekomposisi digunakan untuk memecah sistem perangkat lunak ke fungsi sistem dan entitas.</p><p>Pada pemrograman berorientasi objek, proses dekomposisi memecah sistem besar ke dalam kelas- kelas sistem yang lebih kecil.</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 01:28:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193469048</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193481863</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>a</p></li><li><p>b</p></li><li><p>a</p></li><li><p>a</p></li><li><p>d</p></li><li><p>a</p></li><li><p>a</p></li><li><p>b</p></li><li><p>d</p></li><li><p>a</p></li><li><p>b</p></li><li><p>b</p></li><li><p>a</p></li><li><p>e</p></li><li><p>d</p></li></ol><p><br/></p><p>Uraian:</p><ol><li><p>Berpikir Komputasi adalah memecahkan masalah melalui langkah langkah secara urutan prosedur</p></li><li><p>Big Data adalah sekumpulan data besar yang tidak dapat dipahami dengan sistem teknologi komputer konvensial </p></li><li><p> a, Data merupakan komponen penting untuk menghasilkan sebuah informasi baru setelah  dilakukan ke dalam mesin, yaitu  komputer</p><p>b, Information merupakam hasil pengolahan yang dilakukan terhadap data data yang telah diinput menggunakan alat bantu, yaitu komputer</p><p>c, Knowledge merupakan pengetahuan yang terus ada dan dikembangkan dalam sebuah proses transformasi dari basis pengolahan data menjadi sebuah informasi</p><p>d, Hasil yang didapatkan dari pengolahan data merupakan informasi dan pengetahuan yang menjadi solusi atau pemecahan masalah. saat ini teknik komputional sangat dibutuhkan sehingga setiap masalah yang ada dapat dipecahkan mengunakan komponen data, informasi dan pengetahuan</p></li><li><p>a, Volume yakni ukuran data yang besar</p><p>b, velocity yakni terkait dengan kecepatan pendistribusian data dan proses aliran data</p><p>c, variety menunjukan keragaman data yang tersedia, misalnya data bentuk gambar,  foto, suara, teks, dan video</p><p>d, veracity berkaitan dengan keandalan sebuah data </p><p>e, value merupakan nilai yang dimiliki data</p></li><li><p>Komputasi modern merupakan konsep sistem yang dapat menerima semua instruksi serta dapat menyimpannya ke dalam memori dengan berbagai kriteria.</p></li><li><p>Komputisional awan adalah proses pengiriman sumber daya teknologi informasi sesuai dengan permintaan yang ada dan mengelola sumber data, penyimpanan dan database yang besar sesuai dengan kebutuhan penguna.</p></li><li><p>dari diagram diatas itu, antara big data dan komputasi awan sejak proses input sampai ouput sumber data berasal dari Big data, kemudian dilakukan proses pengolahan menggunakan bantuan perangkat lunak,  lalu informasi (output) disimpan pada komputional modern menggunakan komputasi awan.</p></li><li><p>a, memberikan akses yang mudah ke berbagai teknologi dengan kecepatan akses</p><p>b, bersifat elastis yang tidak perlu repot repot menyediakan sumber daya fisik untuk menyimpan semua data dalam skala besar</p><p>c, cukup hemat biaya dengan komputasi awan, tidak perlu memakai hardware yang banyak untuk pemprosesan</p><p>d, dapat diterapkan secara global dalam hitungan menit</p></li><li><p>a, Dekomposisi, teknik  yang memecahkan masalah ke yang lebih kecil lagi biar bisa di proses dengan terstruktur.</p><p>b, Pengenalan pola yang mengenali pola pola yang data diberikan untuk Prediksi, deskripsi, klasifikasi, dan asosiasi</p><p>c, Abstraksi adalah identifikasi dan menghasilkan sebuah pola tertentu.</p><p>d, Algoritma adalah sekumpulan instruksi yang dibuat untuk menyusun tahapan atau langkah langkah penyelesaian suatu masalah secara sistematis yang hasilnya ditujukan untuk dapat dituliskan dalam bahasa pemgromanan tertentu</p></li><li><p>diagram tersebut menjelaskan Dekomposisi dan gimana itu adalah solusinya saat dipecah ke masalah yang lebih kecil lagi.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-30 01:35:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/informatikasmaoel/3cxu3nlfnw03r48z/wish/3193481863</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
