<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Diskusi Polarisasi Kelompok 4 by Astrid Ningrum</title>
      <link>https://padlet.com/astridningrum9/3biacp5izmbpcuv4</link>
      <description>Dea Ananda Manullang
Angelika Sembiring
Astrid Cahya Ningrum
Celline Dion Pakpahan
Hafizh Siddiq</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-11-27 02:46:40 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2021-11-27 09:23:04 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Angelika Sembiring XII IPS 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/astridningrum9/3biacp5izmbpcuv4/wish/1915046556</link>
         <description><![CDATA[<div>Contoh kasus polarisasi :&nbsp;<br>Polarisasi di medsos di Indonesia bukanlah hal baru. Polarisasi sudah kita temukan sejak Pilpres 2014 antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto.<br><br></div><div>Polarisasi ini berlanjut dan menguat pada Pilpres 2019. Kembalinya Jokowi dan Prabowo di kontestasi pilpres membawa para pendukungnya untuk kembali berebut pengaruh.<br><br></div><div>Tensi panas pada Pilpres 2014 yang belum dingin kembali membara. Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan, ada 453 kabar bohong (<em>hoax</em>) selama Maret 2019. Angka ini terus meningkat menjelang pencoblosan yang diselengarakan pada 17 April 2019.<br><br></div><div>Mirisnya, polarisasi ini tidak berhenti meski pilpres telah selesai. Pandemi Covid-19 yang melanda dunia juga tidak bisa lepas dari polarisasi. Contohnya, dalam hal penanganan Covid-19. Di satu sisi, masyarakat memuji pemerintah yang dinilai sudah baik dalam menanggulangi wabah. Di sisi lain mengatakan penanganan oleh pemerintah buruk. Pembelahan juga terjadi pada sejumlah isu Covid-19 lainnya.<br><br></div><div>Polarisasi di medsos juga terlihat saat demonstrasi terhadap UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu. Pengesahan UU Cipta Kerja oleh DPR memantik unjuk rasa besar-besaran, termasuk yang dimotori mahasiswa.<br><br></div><div>Segala huru-hara yang terjadi ini selanjutnya mengenalkan kita dengan istilah <em>buzzer</em> (pendengung) dan SJW (<em>social justice warrior</em>). Kalangan pengamat medsos mendefinisikan <em>buzzer</em> sebagai akun-akun yang tidak mempunyai reputasi untuk dipertaruhkan, dan memiliki motif ideologis atau ekonomi di belakangnya. Sementara SJW dianggap sebagai seseorang yang memperjuangkan keadilan sosial secara progresif baik di medsos maupun dunia nyata.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-27 02:59:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/astridningrum9/3biacp5izmbpcuv4/wish/1915046556</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Astrid Cahya Ningrum (XII IS 2)</title>
         <author>astridningrum9</author>
         <link>https://padlet.com/astridningrum9/3biacp5izmbpcuv4/wish/1915047063</link>
         <description><![CDATA[<div>Apa yang dimaksud dengan Polarisasi?<br><strong><em>Polarisasi</em></strong> adalah suatu kecenderungan diskusi suatu kelompok terhadap suatu keputusan dalam perubahan yang mengakibatkan kelompok tersebut merubah sikap kepada kelompok lainnya bisa berupa sikap negatif ataupun positif.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-27 02:59:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/astridningrum9/3biacp5izmbpcuv4/wish/1915047063</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Dea Ananda Manullang </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/astridningrum9/3biacp5izmbpcuv4/wish/1915055712</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelas&nbsp; &nbsp; : XII IPS 2&nbsp;<br><br>Penyebab terjadi nya polarisasi adalah adanya perbedaan antara keputusan yang di ambil antara individu atau kelompok pada saat diskusi atau pada saat di lakukan nya diskusi kelompok para anggota kelompok dapat mempengaruhi keputusan kelompok.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-27 03:12:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/astridningrum9/3biacp5izmbpcuv4/wish/1915055712</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Celline Dion Pakpahan XII-IS2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/astridningrum9/3biacp5izmbpcuv4/wish/1915090247</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut saya cara menyikapi polarisasi yaitu dengan cara kita dapat berfikir logis ataupun baik dalam memgambil sebuah keputusan dengan benar.agar tidak terjadi resiko yang tidak tidak dalam mengambil sebuah keputusan di dalam sebuah kelompok.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-27 04:00:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/astridningrum9/3biacp5izmbpcuv4/wish/1915090247</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
