<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kuis XI MIPA 3 by KURIKULUM SMA NEGERI 77 JAKARTA</title>
      <link>https://padlet.com/infokurikulum77/36k163cgivh3erj0</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-04-03 03:33:49 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-05-03 21:13:39 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Kelompok 1</title>
         <author>jasmiinee0701</author>
         <link>https://padlet.com/infokurikulum77/36k163cgivh3erj0/wish/2576183537</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Meera Jasmine (19)<br>2. Arienda Shinta Astaning Adi (6)<br>3. Syahrur Rizky Mainur (36)<br>4. Ezekiel Rudolph Pakpahan (11)<br>5. Rasya Carissa Febrianty (27)<br>6. Gusti Rafli (16)<br>7. Abdullah Athaaya Fauzan (1)<br><br>1. 3 Ancaman di Indonesia saat ini:<br>• Ancaman pertahanan keamanan: Pemberontakan OPM (Organisasi Papua Merdeka)<br>• Ancaman Sosial-Budaya: Fenomena maraknya LGBT<br>• Ancaman Ekonomi: UMKM kurang produktif<br><br>2. 3 jenis ancaman bidang sosial-budaya:<br>• Fenomena LGBT<br>• Diskriminasi SARA (kerusuhan 1998, diskriminasi etnis Tionghoa)<br>• Perilaku hidup masyarakat Indonesia yang konsumtif dan hedon<br><br>3. 3 jenis ancaman bidang politik:&nbsp;<br>• Gerakan Separatisme OPM<br>• Kasus korupsi projek Hambalang<br>• Penggulingan kekuasaan 1998<br><br>4. 5 jenis ancaman luar negeri :&nbsp;<br>- sabotase<br>- spionase<br>- agresi militer oleh negara lain<br>- pelanggaran wilayah oleh negara lain<br>- aksi teror bersenjata<br><br>5. 3 contoh sikap/perilaku dalam mencegah ancaman :<br>- ikut berpartisipasi dalam kegiatan positif bermasyarakat<br>- meningkatkan rasa saling menghargai &amp; menghormati antar sesama manusia<br>- masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga dan memelihara kedaulatan<br><br>6. 5 contoh ancaman di bidang ekonomi :<br>- meningkatnya angka pengangguran &amp; kemiskinan<br>- inflasi<br>- ketergantungan terhadap barang impor<br>- daya saing yang rendah<br>- kondisi infrastruktur yang kurang memadai<br><br>7. TULISKAN 3 STRATEGI DALAM MENCEGAH ANCAMAN DI BIDANG PERTAHANAN DAN KEAMANAN:<br>- Memperkuat sistem internal dan kapabilitas aparat pertahanan (TNI &amp; Polri)<br>- Diplomasi &amp; bersinergi dengan negara lain terkait pertahanan dan keamanan<br>- Memperkuat pengawasan internal dan eksternal serta peningkatan intelijensi terkait hal hal yang dapat mengganggu pertahanan dan keamanan negara<br><br>8. TULISKAN 3 STRATEGI YANG DAPAT DILAKUKAN OLEH PELAJAR DALAM MENCEGAH ANCAMAN SOSIAL BUDAYA:<br>- Memperkuat toleransi masing-masing individu<br>- Memfilterisasi sisi positif &amp; negatif budaya luar<br>- Peningkatan pemahaman akan kaya &amp; ragamnya budaya yang ada pada negara ini<br><br>9. TULISKAN 3 STRATEGI YANG DAPAT DILAKUKAN OLEH MASYARAKAT UMUM DALAM MENCEGAH ANCAMAN POLITIK:<br>- Mengamalkan sila ke-4 Pancasila<br>- Meningkatkan kesadaran dan kritis mengenai politik dalam negeri<br>- Meningkatkan wawasan dan adaptif terhadap isu isu politik yang terjadi<br><br>10.&nbsp; 3 strategi mencegah ancaman ekonomi<br>jawab : 1.memperbanyak ekspor&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2.menghindari kebiasaan terhadap utang luar negeri<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3.Meminimalisir terjadi Kesenjangan Ekonomi<br><br>11. hakikat persatuan dan kesatuan Indonesia<br>jawab : Hakikat persatuan dan kesatuan ialah bagaimana setiap komponen bangsa baik dari segi ras, suku, agama, dan golongan dapat bersatu menjadi kesatuan yang padu dengan berdasarkan toleransi yang besar sehingga menciptakan keteraturan dalam hidup berbangsa dan bernegara.<br><br>12. makna sumpah pemuda bagi bangsa Indonesia&nbsp;<br>jawab : tonggak awal persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia<br><br>13. Prinsip-prinsip persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia:<br>-prinsip Bhineka Tunggal Ika<br>-prinsip Nasionalisme Indonesia<br>-prinsip Kebebasan yang Bertanggung jawab<br>-prinsip Wawasan Nusantara<br>-prinsip Pembangunan untuk Mewujudkan Cita-cita Reformasi<br><br>14. Faktor-faktor penghambat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia:<br>-pembangunan yang tak merata<br>-kurangnya toleransi karena faktor&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; keberagaman didalamnya<br>-etnosentrisme<br>-mudah terpengaruh budaya luar&nbsp;<br><br>15. Caramu menunjukan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia:<br>-memakai produk² dalam negeri<br>-bangga menggunakan bahasa Indonesia<br>-memakai batik/baju adatsaat acara-acara seperti pernikahan -menunjunjung tinggi nilai kebudayaan<br><br>16. Faktor dari dalam negeri yang memengaruhi adanya ancaman yang berdampak bagi persatuan dan kesatuan Indonesia:<br>-Memiliki sifat egosintrisme/merasa bahwa sukunya lebih baik dan menjelek-jelekkan suku lain<br>-luas dan banyaknya wilayah di Indonesia dapat membuat beberapa orang memiliki perbedaan pendapat dan dapat terjadi konflik antarwilayah<br>-Orang-orang mulai mengikuti budaya asing dan meninggalkan budaya indonesia&nbsp;<br><br>17. Tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia yang dapat menghambat penyelenggaraan pemerintahan:<br>-Adanya korupsi dalam pemerintahan<br>-memiliki banyak koneksi dan relasi yang cukup baik dengan orang-orang yang punya kuasa sehingga dia tidak dihukum dengan adil<br>-adanya kesenjangan sosial dan ekonomi<br><br>18. Tuliskan 5 contoh konkret mengatasi ancaman dalam berbagai bidang yang dapat dilakukan pelajar:<br>-Meningkatkan rasa cinta tanah air<br>-menghargai pendapat orang lain<br>-menghindari tindakan ilegal dan mencegah teman melakukannya<br>-mengikuti kegiatan sosial<br>-belajar dengan sungguh sungguh<br><br>19. Contoh nyata remaja yang lebih menyukai budaya barat dibandingkan budaya nasional, penyebab, dan cara mengatasinya<br>-&gt; Salah satu contoh dari banyaknya remaja yang lebih menyukai budaya barat dibandingkan budaya nasional&nbsp; yaitu dari cara berpakaian, disebabkan oleh perkembangan zaman dan interaksi antar manusia yang memiliki perbedaan kebiasaan dan ciri khasnya masing-masing. Dapat diatasi dengan cara memilih mana yang baik dan mana yang buruk, serta meningkatkan kesadaran diri dengan cara mengupgrade pakaian lokal menjadi sesuatu yang menarik tetapi masih terlihat sopan sesuai dengan budaya lokal sehingga tidak kalah oleh pakaian dari budaya barat.&nbsp;<br><br>20. Fenomena kasus kemiskinan di Indonesia, penyebab, dan strategi mengatasinya menurut perspektif pemerintah dan masyarakat<br>-&gt; Fenomena kemiskinan di Indonesia cukup mengkhawatirkan dan perlu perhatian lebih dari pemerintah, karena Indonesia termasuk salah satu negara dengan pendapatan di bawah rata-rata. Kemiskinan di Indonesia disebabkan karena tingkat pendidikan yang rendah, upah minimum yang tidak memadai, sedikitnya lapangan kerja, dsb. Perspektif dari pemerintah yaitu pemerintah bisa membuka lapangan kerja yang lebih luas agar sumberdaya masyarakatnya memiliki ekonomi yang stabil sehingga kemiskinan dapat sedikit-sedikit teratasi dan memberikan beasiswa kepada masyarakat yang tepat sasaran, sedangkan perspektif dari masyarakat yaitu membuka usaha kecil, membantu masyarakat kecil yang membuka UMKM, menggunakan kesempatan dengan baik dalam pendidikan agar masa depan terjamin, dan berusaha mencari lowongan kerja agar mengurangi tingkat kemiskinan.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1465514698/eef9a5d96c91063195f14087f5037851/IMG_20230503_112602.jpg" />
         <pubDate>2023-05-03 04:28:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/infokurikulum77/36k163cgivh3erj0/wish/2576183537</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelompok 2 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/infokurikulum77/36k163cgivh3erj0/wish/2576201004</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota :&nbsp;<br>- Fatiya Dwi. R (14)<br>- Joaquin Fairuz. N.I (17)<br>- M. Dandy Akbar. R (21)<br>- Naila Khairunnisa (24)<br>- Rizky Fadillah. P (29)<br>- Salwa Selima (31)<br>- Tasya Maura. T (34)<br><br>jawaban :&nbsp;<br>1. a. Ancaman Sosial Budaya :<br>Banyaknya remaja di Indonesia yang menyukai Kpop secara berlebihan,&nbsp; seperti : lebih mencintai Korea daripada Indonesia, melakukan bahkan meniru budaya Korea.<br><br>b. Ancaman Pertahanan Keamanan:<br>OPM (Operasi Papua Militer), banyak tentara Indonesia yang disekap bahkan dibunuh oleh orang Papua.<br><br>c. Ancaman Ideologi :<br>Munculnya kepercayaan baru yang tidak sesuai dengan ideologi yang ada yaitu, Pancasila.<br><br>2. Peristiwa Ancaman Sosial Budaya :&nbsp;<br>a. Hedonisme<br>b. Intoleransi Budaya&nbsp;<br>c. Diskriminasi suku dan ras<br><br>3. Peristiwa Ancaman Politik :<br>a.Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme&nbsp;<br>contoh, Surya Darmadi dengan kerugian negara ditaksir mencapai Rp 78 triliun<br>b. Kudeta<br>contoh, Peristiwa 3 Juli 1946&nbsp;<br>c. Terorisme<br>contoh, Bom Surabaya 2018.<br><br>4. 1). agresi<br>2). pelanggaran wilayah<br>3).&nbsp; aksi teror<br>4).&nbsp; spionase<br>5). sabotase<br><br>5. 1). berperan aktif dalam upaya menjaga dan merawat kedaulatan.<br>2). Menanggulangi dan mengatasi ancaman militer dalam negara.<br>3). Meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM).<br><br>6. 1) Inflasi/kenaikan harga barang<br>2) Korupsi<br>3) Kemiskinan<br>4) Meningkatnya angka pengangguran<br>5) Hutang negara yang terus bertambah<br><br><br>7. 1) Memperketat sistem keamanan negara<br>2) Melatih TNI agar lebih siap menghadapi ancaman<br>3) Menumbuhkan rasa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia<br><br>8. 1) Memilah budaya asing yang masuk ke Indonesia<br>2) Melestarikan budaya lokal seperti mengadakan pentas seni daerah<br>3) Memperkuat toleransi antar masyarakat<br><br>9. 1). Memilih pemimpin yang jujur dan berani<br>2). Mengembangkan demokrasi politik<br>3). Masyarakat harus berani untuk berbicara di media<br><br>10. 1). Memperbanyak eskpor produk lokal ke luar negri<br>2). Memperketat pengawasan korupsi<br>3). Memberikan bantuan sosial tanpa mengambil untung<br><br>11. Persatuan dan kesatuan sendiri berarti saling mendukung, saling perhatian, dan saling menghargai meski masyarakat Indonesia memiliki banyak perbedaan. Perbedaan itu terdiri atas suku, agama, ras, adat istiadat, budaya, hingga bahasa.<br><br><br>12. menggambarkan semangat kebersamaan, persatuan, dan cinta tanah air yang mendalam. Sumpah Pemuda memperlihatkan tekad kuat para pemuda Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan dan merdeka dari penjajahan yang dilakukan oleh bangsa asing.<br><br>13. Prinsip persatuan dan kesatuan berdasarkan nasionalisme&nbsp;<br>•mewujudkan cita-cita untuk membantu kesejahteraan negara<br>•menciptakan hubungan yang aman dan tentram di lingkungan masyarakat<br>• kebebasan dalam berpendapat dan bergama<br><br>14. Faktor-faktor penghambat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia :<br>• keberagaman suku dan ras<br>• Rendahnya nilai Kebudayaan<br>• kesenjangan sosial<br>• Kurangnya rasa kepedulian<br>• pembangunan infrastruktur kurang merata<br><br>15. Sebagai warga negara Indonesia hal yang dapat kita lakukan dengan berusaha&nbsp; mengexplore sumber daya yang ada di negara ini untuk di olah dan mendapatkan nilai ekonomis yang dapat membantu perekonomian di negara Ini.<br><br>16. A. Keberagaman suku, ras, dan budaya<br>B. Pembangunan yang kurang merata<br>C. Sikap acuh tak acuh yang masih banyak dimiliki masyarakat<br><br>17. A. Gerakan Separatisme (Contoh: OPM)<br>B. Perbuatan KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme)<br><br>18. A. Membatasi pemakaian internet<br>B. Memfilter konten-konten yang memprovokasi terjadinya ancaman<br>C. Mempelajari dan mengikuti perkenbangan politik pada negara<br>D. Menghormati dan menghargai perbedaan suku, ras, dan agama<br>E. Memprioritaskan kepentingan bersama ketimbang kepentingan pribadi<br><br>19. Contoh nyata nya dari cara berpakaian yang sedikit terbuka, mereka melakukan seperti itu karena terpengaruh dan menganggap pakaian lokal itu kuno atau ketinggalan zaman. untuk mengatasinya, coba untuk membuat inovasi pakaian lokal agar lebih menarik di kalangan remaja tanpa mengurangi budaya lokal dan tetap mengikuti zaman<br><br>20. Kasus kemiskinan di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Penyebab terjadinya kemiskinan di Indonesia karena lapangan kerja di Indonesia tidak sebanding dengan SDM yang ada, pendidikan yang rendah, SDM rendah. Persfektif pemerintah yaitu menyediakan lapangan pekerjaan yang merata, meningkatkan kualitas SDM yang ada, memanfaatkan kelebihan Indonesia dengan sebaik-baiknya.<br>Persfektif Masyarakat, meningkatkan kualitas diri, mencoba untuk membuat perubahan dan meraih kesuksesan di bidang masing masing</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1923307407/636276a2981cbd5ccaaf7a97e3d14120/Screenshot_20230503_112506.png" />
         <pubDate>2023-05-03 04:48:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/infokurikulum77/36k163cgivh3erj0/wish/2576201004</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/infokurikulum77/36k163cgivh3erj0/wish/2576212189</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota :<br>1. Alya Putri Yuri (3)&nbsp;<br>2. Amira Alifia Rahma (4)&nbsp;<br>3. Dina Aulia Safitri (10)&nbsp;<br>4. Fadhil Maulana (12)&nbsp;<br>5. Gealdy Zidane (14)&nbsp;<br>6. Muhammad Alfa Mubarok (20)&nbsp;<br>7. Nirmala Thirza Yudha (26)<br><br>1.&nbsp;<br>- kkb (kelompok kriminal bersenjata) OPM<br>- keresahan sosial<br>- upaya penggatian ideologi<br><br>2.<br>- cara berpakaian (hedonisme)&nbsp;<br>- diskriminasi suku dan ras<br>- masuknya budaya asing<br><br>3.&nbsp;<br>- terorisme<br>- negara asing ikut campur<br>- separarisme<br><br>4.&nbsp;<br>- Agresi<br>- Spionase<br>- Pelanggaran Wilayah<br>- Sabotase<br>- Aksi teror bersenjata<br>- Gerakan makar.<br>- Perang Saudara<br><br>5.&nbsp;<br>- Menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing<br>- Menghargai setiap perbedaan, baik itu ras, agama, suku, budaya, dan lainnya<br>- Menjaga kerukunan antar masyarakat serta membangun kesadaran tentang pentingnya integrasi nasional<br><br>6.<br>- Investasi asing<br>- pengangguran&nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>- kemiskinan&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>- perdagangan bebas&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;<br>- globalisasi ekonomi.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;<br>&nbsp;&nbsp;<br>7. Adapun strategi dalam mencegah ancaman dibidang pertahanan dan keamanan dapat dilaksanakan dengan menggunakan sishankamrata yaitu&nbsp;<br>1. Kerakyatan, yaitu orientasi pertahanan dan keamanan negara diabadikan oleh dan untuk kepentingan seluruh rakyat&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;<br>2. Kesemestaan,yaitu seluruh sumber daya nasional didayagunakan bagi upaya pertahanan.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>3. Kewilayahan, yaitu gelar kekuatan pertahan dilaksanakan secara menyebar diseluruh wilayah NKRI,sesuai kondisi geografis sebagai negara kepulauan.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;<br>8.<br>1. Selalu belajar untuk mengembangkan diri dari&nbsp; sikap ketidaktahuan agar dapat berhasil dimasa depan nanti&nbsp;<br>2. Meningkatkan literasi membaca agar tidak mudah menerima berita hoax&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>3. Menjauhkan sikap hidup individualisme karena sejatinya manusia adalah mahluk sosial yang apa" saling membutuhkan satu sama lain.<br><br>9.&nbsp;<br>• mendekatkan ke dalam<br>Yaitu membangun dan memperkuat politik dlm negri dengan menjunjung kesatuan bangsa indonesia.<br>•Mengaktifkan masyarakat sipil.<br>Keikut sertaan masyarakat dapat memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat untuk memperkuat politik kita<br>• Mengembangkan demokrasi politik.<br>Dengan adanya demokrasi, masyarakat jadi mempunyai hak yang setara dlm mengambil keputusan dan masyarakat dapat ikut serta dalam penyelenggaran politik.<br><br>10.<br>&nbsp;• Pemerintah memperbaiki pembangunan infrastruktur.<br>Dengan adanya hak tsb akan menjaga kesenjangan dan ketidak stabilan ekonomi antar daerah<br>• Mengurangi utang luar negri.<br>Meminimalisir terjadinya inflasi<br>• Pemerintah menyediakan lapangan kerja<br>Dengan adanya hal tsb negara dapat mengurangi pengangguran<br><br>11. Hakikat persatuan dan kesatuan yaitu bagaimana setiap komponen bangsa baik dari segi suku, agama, ras, dan golongan dapat bersatu menjadi kesatuan yang padu dengan berlandaskan toleransi yang besar sehingga menciptakan keharmonisan dalam hidup berbangsa dan bernegara. Pada akhirnya, persatuan dan kesatuan ini dapat menjaga suatu bangsa dari jurang Disintegrasi Nasional.&nbsp;<br><br>12. Antara lain :<br>• Menjaga rasa persatuan dan kesatuan dengan menjalin rasa kebersamaan dan saling melengkapi.<br>• Menjalin toleransi dan rasa kemanusiaan dengan hidup berdampingan secara harmonis • Menjalin rasa kekeluargaan,persahabatan,saling tolong-menolong, dan rasa nasionalisme.<br><br>13. Prinsip kesatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dipertegas dalam :<br>• Alinea keempat Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yaitu ".... dalam upaya membentuk suatu Pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia"..<br><br>Pembentukan pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia bertujuan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.&nbsp;<br>Dalam alinea keempat ini secara tegas diproklamirkan: "maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Kemanusiaan beradab, yang persatuan adil Esa, dan&nbsp; Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia".<br><br>14. Kurangnya sikap toleransi, menghargai, dan menghormati kebudayaan atau kepercayaan orang lain<br><br>15.<br>- menggunakan produk dalam negeri<br>- mengamalkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari<br>- mencintai keberagaman batik yang setiap motifnya memiliki maknanya masing-masing<br><br>16. Faktor-faktor ancaman dalam negeri yang dapat memicu ataupun memengaruhi dampak bagi persatuan dan kesatuan bangsa ini adalah:<br>1. Perbedaan Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan ataupun yang biasa kita singkat (SARA)<br>2. Konflik Horizontal<br>3. Aksi Teror dan Sabotase dalam negeri<br>4. Gerakan Separatis yakni pemisahan diri membuat negara baru<br><br>17.<br>a. Gerakan Separatisme contohnya OPM, GAM<br>b. Adanya Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme yang terjadi dalam pemerintahan kita<br><br>18.<br>1. Menggunakan internet dengan bijak dengan memfilter konten konten yang memungkinan terjadinya konflik<br>2. Menghormati dan menghargai perbedaan suku, ras, dan agama<br>3. Memprioritaskan kepentingan umum atau bersama ketimbang kepentingan individu atau pribadi<br>4. Mempelajari dan mengikuti perkembangan politik dinegara sendiri, bisa dengan menonton berita ataupun membaca artikel terkini tentang politik<br>5. Menghindari tindakan diskriminatif dan merespon dengan tepat jika terdapat suatu konflik sebelum mengeluarkan pendapat<br><br>19.&nbsp; Bidang Sosial Budaya seperti : selera musik, cara berpakaian, makanan.&nbsp;<br>Penyebab : penampilan budaya luar lebih menarik dibandingkan budaya nasional, ingin mencoba hal baru dan mengikuti perkembangan zaman, makanan junkfood lebih banyak diminati karena rasanya yang enak dan lebih praktis dan mudah ditemukan ditempat tempat umum.&nbsp;<br>cara mengatasi :<br>- menanamkan sikap cinta tanah air&nbsp;<br>- menyeimbangi budaya luar dengan budaya nasional<br>- menjaga dan melestarikan nilai nilai budaya&nbsp;<br>- mengintegrasikan budaya nasional dan barat &nbsp;<br><br>20. Menurut pendapat saya tingkat kemiskinan di Indonesia sangat tinggi apalagi sudah mengetahui status ekonominya rendah tapi sebagian dari mereka malah ada yang lebih mentingin gengsi jadi hal ini sangat berpengaruh pada kriminalitas seseorang contohnya bermain judi,meminjam uang,berfoya foya demi kepuasan diri dan teman-temannya hal ini semua harus dihindari kita harus bisa belajar untuk bersyukur dan bekerja keras dengan cara yang halal tanpa harus melakukan diluar batas dan untuk pemerintah bisa membuka luas lapangan pekerjaan agar tingkat ekonomi rendah bisa teratasi<br>penyebab :&nbsp;<br>1. kurangnya lapangan pekerjaan sehingga menyebabkan tingginya angka pengangguran<br>2. keterbatasan pendidikan<br>3. Upah yang minimum membuat masyarakat tidak bisa mencukupi kebutuhannya<br>Strategi dari Masyarakat :<br>1. Menciptakan kesadaran diri<br>2. Memanfaatkan sumber daya lokal dengan tujuan menciptakan lapangan kerja dan usaha yang dapat meningkatkan penghasilan dan mengurangi kemiskinan yang ada di mayarakat<br>3. Melakukan donasi<br>Strategi Pemerintah :<br>1. Pengembangan UMKM<br>2. Memperluas lapangan pekerjaan<br>3. Penyediaan Bansos untuk warga yang kurang mampu khusus nya di daerah terpencil</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2038065209/161150796ada1499084fb9034e0e1ff0/IMG_20230503_WA0017.jpg" />
         <pubDate>2023-05-03 05:00:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/infokurikulum77/36k163cgivh3erj0/wish/2576212189</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/infokurikulum77/36k163cgivh3erj0/wish/2576233676</link>
         <description><![CDATA[<div><br><br>Nama kelompok&nbsp;<br><br>- Audina dwi putri rahman (8)<br>- Deasy kusnaedi (9)<br>- muhammad irfan (24)<br>- renaldy (28)<br>- sabila maharani (30)<br>- zaki putra (36)<br><br>Jawaban soal<br><br>1. 1. Kemiskinan&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;2. Sabotase&nbsp;<br>&nbsp; 3. Globalisasi<br><br>2. - Hedonisme&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; - Diskriminasi suku dan ras<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;- intoleransi budaya<br><br>3. - korupsi, kolusi, nepotisme<br>&nbsp; &nbsp; - provokasi<br>&nbsp; &nbsp; - gerakan sepatisme<br><br>4. - agresi<br>&nbsp; &nbsp; - spionase<br>&nbsp; &nbsp; - sabotase<br>&nbsp; &nbsp; - pelanggaran wilayah dengan negara lain<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;- aksi teror dari jaringan internasional&nbsp;<br><br><br><br>5. -Menjalankan ronda malam secara rutin.<br>- Menghargai perbedaan yang ada dalam masyarakat.<br>- Menjaga dan merawat lingkungan dengan baik secara bersama-sama.<br><br>6. -&nbsp; Terdesaknya Produk Lokal.&nbsp;<br>- Timbulnya Kesenjangan Sosial.&nbsp;<br>- Berkurangnya Sektor Ekonomi Rakyat.&nbsp;<br>-&nbsp; Prospek Pertumbuhan Ekonomi Buruk.&nbsp;<br>-&nbsp; Sumber Daya Manusia yang Tidak Terserap.<br><br>7. - Meningkatkan Kekuatan Militer. ...<br>&nbsp; &nbsp; - Melatih Tentara Nasional Kepolisian.<br>&nbsp; &nbsp; - Menjalin Kerja Sama dengan Negara Lain.<br>&nbsp; &nbsp; - Meningkatkan Sikap Nasionalisme.<br><br>8.&nbsp; 1. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi<br>yang diimbangi dengan penguatan iman dan takwa.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; 2. Penguatan tentang budaya dan wawasan<br>nusantara melalui pendidikan formal.<br>&nbsp; &nbsp; 3. Meningkatkan rasa nasionalisme dan menguatkan konsep Bhinneka Tunggal Ika.<br><br>9.&nbsp; 1. Menegakkan Pemerintahan<br>&nbsp; &nbsp; 2. Mengembangkan Sistem Politik Nasional<br>&nbsp; &nbsp; 3. Mengaktifkan Masyarakat Sipil<br><br>10.&nbsp; 1. Menyediakan Lebih Banyak Lapangan Kerja<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;2. Menekan Angka Inflasi<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;3. Menekan Angka Impor<br><br>11. Hakikat persatuan dan kesatuan Indonesia adalah prinsip dasar yang mengatur negara Indonesia sebagai sebuah bangsa yang terdiri dari beragam suku, agama, budaya, dan bahasa.<br><br>12. Sumpah Pemuda adalah sebuah momentum sejarah penting bagi bangsa Indonesia yang terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928. Pada saat itu, para pemuda dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Jakarta dan menyatakan tekad mereka untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku, agama, budaya, dan bahasa.<br><br>13. 1. Kesadaran akan kebangsaan<br>2. Pengakuan atas keberagaman<br>3. Keadilan dan kesetaraan<br>4. Keterbukaan dan kerja sama<br>5. Rasa tanggung jawab<br>6. Cinta tanah air<br><br>14. 1. Kesenjangan sosial<br>2. Kurangnya rasa toleransi<br>3. Kurangnya kesadaran dan adanya gangguan dari luar<br>4. Pembangunan yang tak merata<br>5. Beranekaragam atau heteroge<br><br>15. Kami menunjukkan kebanggaan sebagai warga negara indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia yg baik dan benar.&nbsp;<br>Mengenal, mempelajari dan menggunakan produk² lokal, seperti menggunakan, mempelajari dan mendalami berbagai hal yang berkaitan dengan batik.&nbsp;<br>Kami juga mengembangkan sikap-sikap atau karakter bangsa yang sesuai dengan apa yg tercantum di pancasila.<br><br>16. 1. Perbedaan Sosial dan Budaya<br>2. Ketimpangan Ekonomi<br>3. Ketidakadilan Hukum<br>4. Politik Hukum<br>5. Radikalisme<br>6. Kesenjangan Pendidikan<br>7. Krisis Kesehatan<br><br>17. 1. Korupsi dan kolusi<br>2. Birokrasi yang tidak efektif<br>3. Konflik sosial<br>4. Pengaruh politik uang<br>5. Keterbatasan anggaran<br><br>18. Beberapa contoh konkret mengatasi ancaman dalam berbagai bidang yang dapat dilakukan pelajar<br># Bidang sosial<br>- Penguasaan IPTEK<br>Strategi mengatasi ancaman integrasi nasional di bidang sosial budaya yang pertama adalah dengan menguasai IPTEK.&nbsp;<br>- Penguasaan IPTEK ini bisa diwujudkan dengan menempuh pendidikan, banyak membaca, dan terbuka terhadap arus informasi dunia.<br>- Meningkatkan Rasa Cinta Tanah Air<br>- Strategi mengatasi ancaman integrasi sosial di bidang sosial budaya selanjutnya adalah meningkatkan rasa cinta tanah air.&nbsp;<br>- Apabila semua orang cinta tanah air, maka akan dengan mudah mencegah ancaman integrasi nasional di bidang sosial budaya.<br># Bidang pertahanan<br>Kerakyatan, yaitu orientasi pertahanan dan keamanan negara dilakukan oleh seluruh rakyat dan untuk kepentingan seluruh rakyat.<br># Ekonomi<br>- Mengoptimalkan bahan baku yang ada di dalam negeri sehingga tidak bergantung pada impor.&nbsp;<br>- Sektor pertanian dijadikan prioritas utama. Sebab sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani.<br><br>19. Nyatanya remaja sekarang ini berbeda jauh dengan remaja-remaja zaman dulu. Jika remaja dulu cenderung aktif, kreatif, ulet dan mau berusaha sedangkan remaja sekarang ini sudah dimanjakan dengan peralatan serba canggih dan makanan instan, dan kebanyakan tidak mau berusaha dengan keras, sebagi generasi penerus hendaknya kita harus berusaha lebih keras.<br>Penyebabnya lunturnya budaya bangsa indonesia adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga budaya lokal sekarang ini masih terbilang minim. Masyarakat lebih memilih budaya asing yang lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan zaman.<br>Cara mengatasinya<br>Tugas utama yang harus dibenahi adalah bagaimana mempertahankan, melestarikan, menjaga, serta mewarisi budaya lokal dengan sebaik-baiknya agar dapat memperkokoh budaya bangsa yang akan mengharumkan nama Indonesia. Dan juga supaya budaya asli negara kita tidak diklaim oleh negara lain.<br><br>20. 1. Pertumbuhan ekonomi yang tidak merata<br>2. Ketimpangan pendapatan<br>3. Keterbatasan akses terhadap pendidikan dan keterampilan<br>Strategi mengatasi kemiskinan yang ada di Indonesia bisa berupa: Peningkatan keterampilan dan pendidikan, pemerintah dapat meningkatkan akses terhadap pendidikan dan pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2038066554/c1e6943cf7b7bdcc878c1608ac8d761c/IMG_20230503_WA0012.jpg" />
         <pubDate>2023-05-03 05:22:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/infokurikulum77/36k163cgivh3erj0/wish/2576233676</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/infokurikulum77/36k163cgivh3erj0/wish/2576521952</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota:<br>1. Atika Fathi<br>2. Arief Setiawan<br>3. Farrel Mulyono<br>4. Khansa Shafiqa Nahdah<br>5. Naufal Azhar<br>6. Saskia Eka Safira<br><br>1. 3 contoh ancaman yang sedang mengancam indonesia saat ini:<br>- Kemiskinan<br>- Terorisme<br>- Diskriminasi ras, suku, agama<br><br>2. 3 peristiwa ancaman dalam bidang sosbud :<br>- Banyaknya masyarakat yang mengikuti gaya hidup kebarat-baratan (westernisasi)<br>- Munculnya pola hidup konsumtif dalam masyarakat, misalnya selalu checkout keranjang shopee padahal barang yang dibeli tidak terlalu dibutuhkan<br>- Banyaknya kasus bullying yang memakan korban<br><br>3. 3 perisitiwa ancaman dalam bidang politik:<br>- Penurunan presiden soeharto<br>- Korupsi pajak<br>- Gerakan aceh merdeka<br><br>4. 3 jenis ancaman dari luar negeri:<br>- Agresi<br>- Pelanggaran wilayah oleh negara lain<br>- Spionase<br><br>5. 3 contoh sikap dan perilaku dalam mencegah ancaman:<br>- Membangun kesadaran akan pentingnya persatuan<br>- Memperkuat toleransi<br>- Menyaring budaya asing yang masuk ke Indonesia<br><br>6. 5 contoh ancaman dalam bidang ekonomi:<br>- Resesi global&nbsp;<br>- Pengangguran&nbsp;<br>- Inflasi<br>- Embargo negara lain<br>- Korupsi<br><br>7. 3 strategi dalam mencegah ancaman di bidang pertahanan dan keamanan:<br>- Kerjasama dengan negara lain<br>- Memperketat penjagaan wilayah perbatasan&nbsp;<br>- Memperkuat alutsista dan kekuatan tempur<br><br>8. 3 strategi yang dapat dilakukan oleh pelajar dalam mencegah ancaman sosial budaya:<br>- Membuat event atau acara budaya nusantara&nbsp;<br>- Pemerintah membuat iklan layanan masyarakat tentang budaya budaya daerah&nbsp;<br>-&nbsp; Sosialisasi tentang toleransi berbudaya<br><br>9. 3 strategi yang dapat dilakukan oleh masyarakat umum dalam mencegah ancaman politik:<br>- Mempelajari dan mengikuti perkembangan dunia politik dalam negeri<br>- Berperan aktif dalam pemilu&nbsp;<br>- Selalu mengecek berita, bisa saja berita itu hoax.<br><br>10.&nbsp; 3 Strategi yang dapat dilakukan pemerintah dalam mencegah ancaman ekonomi:<br>- Membuka banyak lapangan pekerjaan agar dapat mengurangi angka pengangguran yang tinggi<br>- Menekan penindakan atas kasus korupsi yang banyak beredar di Indonesia karena sangat merugikan ekonomi negara<br>- Melakukan pembangunan dan pemerataan infrastruktur yang ada di Indonesia, seluruh wilayah NKRI mendapatkan hak dan pemerataan atas infrastruktur yang tersebar<br><br>11. Jelaskan hakikat persatuan dan kesatuan indonesia!<br>= Setiap masyarakat dari berbagai golongan, suku, agama, dan ras, dapat bersatu padu yang berlandaskan toleransi sehingga menciptakan persatuan danketauan dalam hidup berbangsa dan bernegara.<br><br>12. Tuliskan makna sumpah pemuda bagi bangsa indonesia!<br>= Pada masa penjajahan, sumpah pemuda adalah komitmen untuk membangkitkan kesadaran sebagai bangsa yang kuat dan bersatu, jadi perjuangan masyarakat Indonesia tidak bersifat kedaerahan lagi tapi sudah menjadi satu kesatuan dalam memberantas penjajah, namun sekarang sumpah pemuda dimaksudkan sebagai acuan agar generasi muda lebih bersemangat dalam membangun dan memajukan NKRI dan melestarikan budaya dan bahasa yang ada di Indonesia bersama-sama.<br><br>13. Tuliskan prinsip-prinsip persatuan dan kesaatuan bangsa berdasarkan prinsip nasionalisme!&nbsp;<br>- Bhineka tunggal ika, yaitu berbeda beda tetapi tetap satu, agar masyarakat tetap memjunjung tinggi persatuan.<br>- Nasionalisme atau cinta tanah air, melestarikan segala budaya yang ada di dalam negeri.<br>- Kebebasan yang bertanggung jawab karena setiap manusia mempunyai hak dalam kebebasan.<br>- Wawasan nusantara yaitu untuk mencapai cita-cita dan tujuan bersama.<br>- Persatuan pembangunan untuk mewujudkan cita cita reformasi yaitu menuju masyarakat yang adil dan makmur. Dengan ini, untuk mewujudkan atau melanjutkan cita-cita tersebut dibutuhkannya persatuan.<br><br>14. Tuliskan faktor-faktor penghambat persatuan dan kesatuan bangsa indonesia!<br>- Kesenjangan sosisal<br>- Kurangnya toleransi<br>- Kurangnya kesadaran, adanya gangguan atau ancamana dari luar<br><br>15. Bagaimana caramu menunjukan kebanggaan sebagai warga negara indonesia!<br>- memakai produk lokal dalam negeri<br>- melestarikan kesenian setempat dan melestarikan kebudayaan yang ada di indonesia<br><br>16. Tuliskan apa saja faktor dari dalam<br>negeri yang memengaruhi adanya<br>ancaman yang berdampak bagi<br>persatuan dan kesatuan bangsa!<br>- Perbedaan padangan ideologi yang membuat ingin berpisahnya suatu daerah dengan Indonesia<br>- Suatu kelompok yang bersifat dan bersikap radikal dengan kelompok lain<br>- Mengsuperiorkan sukunya dan merendahkan suku yang lain karena merasa sukunya itu lebih hebat<br><br>17. Tuliskan tantangan apa saja yang<br>dihadapi bangsa indonesia yang<br>dapat menghambat penyelenggaraan pemerintahan!<br>- Kurangnya rasa peduli dari suatu kelompok yang suka membuat keributan dan memprovokasikan dengan kepentingan politik yang berkaitan dengan suatu ideologi, agama, dll<br>- Korupsi<br>- Kurangnya kesadaran atas pentingnya arti solidaritas<br><br>18. Tuliskan 5 contoh konkret mengatasi ancaman dalam berbagai bidang yang dapat dilakukan pelajar!<br>- Menghargai perbedaan di sekolah<br>- Mendukung kampanye yang memperjuangkan HAM<br>- Ikut ekstrakurikuler di sekolah<br>- Menjaga rasa cinta terhadap tanah air<br>- Menghindari tindakan yang dapat merusak keamanan nasional<br><br>19. Banyaknya remaja yang lebih menyukai budaya barat dibandingkan budaya nasional. Carilah contoh nyatanya, penyebab dan cara mengatasinya!<br>- Contoh nyata: Banyaknya remaja yang lebih suka musik dan tren fashion barat daripada musik dan fashion yang berasal dari Indonesia sendiri.<br>- Penyebab: Pengaruh globalisasi dan modernisasi.<br>- Cara mengatasinya: Mengembangkan produk lokal yang lebih menarik dan relevan, memperkuat program-program budaya nasional, meningkatkan kesadaran pentingnya melestarikan budaya agar budaya tersebut tidak hilang.<br><br>20. Menurut pendapat teman-teman bagaimana fenomeana kasus kemiskinan di Indonesia, jelaskan penyebab dan strategi mengatasinya baik dari persfektif masyarakat dan pemerintah!<br>= Menurut pendapat saya kemiskinan banyak disebabkan oleh tindakan korupsi para oknum yang menyelewengkan jabatan untuk kepentingan diri sendiri, contoh saja kasus korupsi bantuan sosial yang terjadi sewaktu pandemi covid 19. Seharusnya bantuan tersebut akan membantu masyarakat menjalani kehidupan sehari hari. Strategi dalam menanggulangi tersebut ada lah hukuman mati para pelaku praktik korupsi, gratifikasi dan suap. Karena hukum di Indonesia terlalu tumpul untuk pelaku, konstitusi kita juga perlu dirubah karena dari dahulu hukuman mati untuk koruptor tidak bisa terlaksana karena bertentangan dengan konstitusi dan HAM.<br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2038364548/06e2fc4b7b38909f22b790dc929ba302/WhatsApp_Image_2023_05_03_at_16_06_22.jpeg" />
         <pubDate>2023-05-03 09:54:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/infokurikulum77/36k163cgivh3erj0/wish/2576521952</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
