<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Contoh Strategi Kongkret pembelajaran untuk mewujudkan Dimensi Profil lulusan (Komunikasi) by Mom Dishcley</title>
      <link>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-10-08 07:50:28 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-10-08 08:22:26 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Nunung Nurasiah Contoh konkret untuk meningkatkan komunikasi anak usia dini melalui pembelajaran adalah melalui kegiatan bercerita (mendongeng) dan bermain peran, karena aktivitas ini melatih anak untuk menyusun ide, menyampaikan pendapat, mendengarkan secara aktif, dan merespons argumen teman sebaya dengan jelas. Metode lain termasuk penggunaan bahasa ibu, diskusi kelompok kecil, dan pemanfaatan teknologi seperti aplikasi belajar yang interaktif. </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r/wish/3623195715</link>
         <description><![CDATA[<p>Contoh Konkret Pembelajaran untuk Meningkatkan Komunikasi Anak Usia Dini</p><p>1. Bercerita dan Mendongeng:</p><p>Kegiatan: Pendidik memberikan cerita atau mendongeng kepada anak-anak, kemudian meminta mereka untuk menceritakan kembali atau melanjutkan cerita tersebut.</p><p>Manfaat: Anak belajar untuk menyusun cerita, menggunakan kosakata yang tepat, dan menyampaikan ide secara runtut.</p><p>2. Bermain Peran (Role-Playing):</p><p>Kegiatan: Anak-anak diajak bermain peran menjadi tokoh tertentu, misalnya seorang dokter, guru, atau penjual, untuk memeragakan suatu situasi atau interaksi.</p><p>Manfaat: Anak berlatih menyampaikan pendapat, berinteraksi dengan teman-temannya, dan memahami cara berkomunikasi dalam konteks sosial yang berbeda.</p><p>3. Diskusi Kelompok Kecil:</p><p>Kegiatan: Anak-anak duduk dalam kelompok kecil untuk membahas suatu topik atau kegiatan, seperti menggambar, menyusun balok, atau membahas tema pembelajaran.</p><p>Manfaat: Anak belajar untuk mengartikulasikan pendapat mereka, mendengarkan secara aktif, dan berkolaborasi dengan teman-teman untuk mencapai tujuan bersama.</p><p>4.    Penggunaan Bahasa Ibu (Multibahasa):</p><p>Kegiatan: Pendidik menggunakan bahasa ibu anak sebagai dasar dalam komunikasi, yang kemudian dapat diperkaya dengan kosakata atau ungkapan baru.</p><p>Manfaat: Anak merasa lebih nyaman dan percaya diri dalam menyampaikan ide dan perasaan ketika menggunakan bahasa yang mereka pahami.</p><p>Memanfaatkan Teknologi Interaktif:</p><p>Kegiatan: Pemanfaatan aplikasi belajar atau permainan digital yang dirancang untuk interaksi dua arah.</p><p>Manfaat: Anak dapat berlatih berbicara, menjawab pertanyaan, dan memberikan respons melalui media digital yang</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4521265155/01031ca897fdc3f2c6d598eb3830ba8e/IMG_20250824_WA0076.jpg" />
         <pubDate>2025-10-08 07:55:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r/wish/3623195715</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Strategi Pembelajaran:</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r/wish/3623196359</link>
         <description><![CDATA[<p>- Bercerita: Guru membacakan cerita kepada anak-anak dan meminta mereka untuk mengulanginya dengan kata-kata sendiri, mempromosikan kemampuan berbicara dan mendengarkan.</p><p>- Bernyanyi dan Bermain: Guru menggunakan lagu dan permainan untuk mempromosikan kemampuan berbicara dan berinteraksi dengan teman-teman.</p><p>- Menggunakan Gambar: Guru menggunakan gambar untuk mempromosikan kemampuan berbicara dan mendeskripsikan objek.</p><p>- Role-Playing: Guru memfasilitasi role-playing untuk mempromosikan kemampuan berbicara dan berinteraksi dengan teman-teman.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-10-08 07:56:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r/wish/3623196359</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Suherna. Contoh konkret strategi pembelajaran DPL (Komunikasi) adalah melalui Menggambar: anak membat gambar sesuai dengan ide dan kreatifitasnya kemudian menceritakan hasil gambar yang di buatnya.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r/wish/3623200449</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4521314335/81096adf7446ef8fccf8d391f349465f/IMG_20231029_151730.jpg" />
         <pubDate>2025-10-08 07:59:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r/wish/3623200449</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hana Pertiwi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r/wish/3623202248</link>
         <description><![CDATA[<p>Strategi konkrit dan Komunikasi</p><p>1. Alat Peraga Visual seperti gambar, kartu, dan objek nyata dll</p><p>2. Media Interaktif seperti video dan aplikasi Pendidikan</p><p>3. Instruksi Verbal yang Jelas: Guru memberikan instruksi verbal dengan jelas dan sederhana. Penggunaan </p><p>kalimat pendek dan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak sangat efektif dalam membantu mereka </p><p>mengikuti instruksi. </p><p>4.Cerita Bergambar buku cerita bergambar untuk mengajarkan nilai-nilai moral dan sosial. Metode ini membantu anak-anak memahami cerita dan konsep yang lebih kompleks melalui visualisasi.</p><p>5.Kegiatan Kelompok: Partisipasi aktif siswa didorong melalui kegiatan kelompok yang memungkinkan mereka berinteraksi satu sama lain dan belajar secara kolaboratif.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4521205177/9843035205f9cb641243f4ab9a392482/IMG20220602095849_01.jpg" />
         <pubDate>2025-10-08 08:01:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r/wish/3623202248</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Noneng Rositawaty</title>
         <author>rossyvelisha</author>
         <link>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r/wish/3623208524</link>
         <description><![CDATA[<p><em>Berikut strategi konkret profil lulusan bertema “Komunikasi” untuk anak PAUD </em></p><p><em>Strategi Konkret Profil Lulusan: Komunikasi</em></p><p><em>1. Memberi Teladan Berbicara Sopan — Guru menggunakan bahasa yang santun dan ekspresif agar anak meniru cara berbicara yang baik.</em></p><p><br></p><p><em>2. Kegiatan Bercerita dan Tanya Jawab — Anak diberi kesempatan menceritakan pengalaman, menjawab pertanyaan sederhana, dan menanggapi teman.</em></p><p><br></p><p><em>3. Bermain Peran (Role Play) — Anak berlatih berbicara sesuai peran, seperti dokter–pasien atau penjual–pembeli.</em></p><p><br></p><p><em>4. Mendengarkan Aktif — Guru melatih anak mendengarkan teman berbicara tanpa memotong pembicaraan.</em></p><p><br></p><p><em>5. Menggunakan Media Visual dan Lagu — Gambar, boneka, dan lagu digunakan untuk membantu anak memahami pesan dan berani berbicara.</em></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4521175236/402c36d1fed20fc1af6ea0e1cd102ae1/1738662016666.jpg" />
         <pubDate>2025-10-08 08:04:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r/wish/3623208524</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Didah Nuraidah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r/wish/3623225894</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Pembelajaran Kolaboratif</strong><br>Guru membagi siswa dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan suatu topik, kemudian setiap kelompok mempresentasikan hasilnya di depan kelas.</p><p><strong>Langkah konkret:</strong></p><ul><li><p>Siswa dibagi dalam kelompok 4–5 orang.</p></li><li><p>Setiap anggota memiliki peran (pembicara, pencatat, penanya, penjawab).</p></li><li><p>Guru menilai keaktifan berbicara, mendengarkan, dan menghargai pendapat teman.</p></li></ul><p><strong>Dampak terhadap komunikasi:</strong><br>Melatih siswa berbicara dengan terstruktur, mendengarkan dengan empati, dan berani mengemukakan ide di depan umum.</p><p>🗣️ <strong>2. Pembelajaran Berbasis Proyek </strong></p><p><strong>Strategi:</strong><br>Siswa membuat proyek seperti <strong>video kampanye sekolah hijau</strong>, <strong>majalah dinding digital</strong>, atau <strong>podcast sekolah</strong>.</p><p><strong>Langkah konkret:</strong></p><ul><li><p>Siswa merancang pesan yang ingin disampaikan.</p></li><li><p>Menulis naskah, merekam, dan menyunting hasil karya.</p></li><li><p>Menyajikan hasil proyek kepada audiens (guru dan teman-teman).</p></li></ul><p><strong>Dampak terhadap komunikasi:</strong><br>Menumbuhkan kemampuan menyusun pesan yang efektif, menggunakan media komunikasi modern, serta meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis.</p><p>📖 <strong>3. Kegiatan Presentasi </strong></p><p><strong>Strategi:</strong><br>Setiap siswa diminta <strong>menceritakan pengalaman pribadi, hasil bacaan, atau topik pembelajaran</strong> di depan kelas.</p><p><strong>Langkah konkret:</strong></p><ul><li><p>Guru memberi contoh presentasi yang baik.</p></li><li><p>Siswa menyiapkan teks singkat dan alat bantu (gambar, PowerPoint, atau benda nyata).</p></li><li><p>Siswa lain mendengarkan dan memberikan tanggapan positif.</p></li></ul><p><strong>Dampak terhadap komunikasi:</strong><br>Meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum, serta membiasakan siswa memberi dan menerima umpan balik.</p><p>💬 <strong>4. Pembelajaran Reflektif Melalui Jurnal atau Dialog</strong></p><p><strong>Strategi:</strong><br>Siswa menulis <strong>jurnal refleksi</strong> tentang pengalaman belajar dan kemudian membahasnya dalam <strong>dialog guru-siswa</strong>.</p><p><strong>Langkah konkret:</strong></p><ul><li><p>Setelah kegiatan belajar, siswa menulis kesan, pendapat, atau ide baru.</p></li><li><p>Guru menanggapi jurnal siswa dengan pertanyaan terbuka.</p></li><li><p>Beberapa siswa berbagi refleksinya di kelas.</p></li></ul><p><strong>Dampak terhadap komunikasi:</strong><br>Membiasakan siswa mengekspresikan pikiran secara tertulis dan berlatih komunikasi dua arah dengan guru.</p><p>🤝 <strong>5. Bermain Peran (Role Play)</strong></p><p><strong>Strategi:</strong><br>Guru memberikan skenario situasi komunikasi, misalnya menjadi <strong>petugas dan tamu, guru dan murid, atau pelanggan dan penjual.</strong></p><p><strong>Langkah konkret:</strong></p><ul><li><p>Siswa berpasangan atau berkelompok.</p></li><li><p>Berlatih dialog sesuai peran.</p></li><li><p>Menampilkan di depan kelas, lalu mendiskusikan cara komunikasi yang efektif.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-10-08 08:17:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rossyvelisha/33eockz8h0k4zv8r/wish/3623225894</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
