<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Karakteristik Bencana Alam by Dhenok Puspita Sari</title>
      <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55</link>
      <description>Identifikasilah karakteristik salah satu bencana alam yang kamu ketahui, kemudian tuliskan upaya mitigasi (upaya pencegahan, upaya tanggap darurat, upaya rehabilitasi dan upaya rekonstruksi) yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak dari bencana tersebut.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-09-11 02:29:34 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-09-11 15:37:08 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>ALYA MUKHBITA X3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693204829</link>
         <description><![CDATA[<div>TANAH LONGSOR.<br><br>upaya pencegahan : &nbsp;<br>1.Jangan membuat kolam ataupun membuka lahan persawahan pada lereng bagian atas dekat pemukiman warga<br>2.Buatlah sengkedan atau terasering pada lereng yang terjal sebelum membangun pemukiman baru<br>Jangan memotong tebing jalan menjadi tegak<br>3.Jangan membangun rumah di bawah tebing dan di tepi sungai yang rawan akan bencana erosi<br>4.Jangan menebang pohon di lereng<br><br>upaya tanggap darurat :<br>Evakuasi dan pertolongan pertama pada korban harus dilaksanakan dengan segera agar jumlah korban tidak semakin bertambah banyak.<br><br>upaya rehabilitasi : Upaya pemulihan luka dan trauma pada korban harus ditangani dengan segera agar korban dapat melaksanakan aktivitasnya kembali seperti semula pasca terjadinya tanah longsor. Selain itu, pembangunan terhadap infrastruktur dan rumah-rumah yang rusak akibat bencana longsor harus segera ditanggapi oleh pemerintah dengan memberikan bantuan ataupun menurunkan sejumlah sukarelawan agar ikut membangun kembali rumah yang sudah roboh bahkan hancur.<br><br>upaya rekonstruksi:<br>Penguatan bangunan-bangunan infrastruktur seperti membangun penahan tanah longsor agar kedepannya bencana tersebut dapat diminimalisir se-efektif mungkin. Jika ketiga hal diatas sudah dilakukan, dimungkinkan bencana tanah longsor tidak akan menimbulkan korban jiwa.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:13:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693204829</guid>
      </item>
      <item>
         <title>banjir disebabkan oleh hujan lebat dalam waktu yang panjang dan terus menerus</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693400783</link>
         <description><![CDATA[<div>Upaya pencegahan : Menjaga lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah ke selokan maupun sungai yang dapat menyebabkan terhambatnya saluran air<br><br></div><div>Upaya cepat tanggap : Hindari air banjir karena kemungkinan kontaminasi zat-zat berbahaya dan ancaman kesetrum , waspada dengan instalasi listrik, hindari air yang bergerak, hindari area yang airnya baru saja surut karena jalan bisa saja mengalami longsor<br><br>Upaya rehabilitasi : Perbaikan lingkungan daerah bencana, perbaikan prasarana dan sarana umum, pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat, pelayanan kesehatan<br><br>Upaya rekonstruksi : Secepatnya membersihkan rumah dan halaman dari sisa air banjir, lumpur dan sampah<br><br>Asilah Fadiyah</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:20:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693400783</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nadia makrufah x.3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693500013</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2091437998/9c09dc74bea278feec969da4a1894c43/20230911_112337.jpg" />
         <pubDate>2023-09-11 04:24:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693500013</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Chantikka Bella, X.3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693504747</link>
         <description><![CDATA[<div>GEMPA BUMI<br>• Karakteristik: Berlangsung dalam waktu yang sangat singkat. Lokasi kejadian tertentu. Akibatnya dapat menimbulkan bencana. Berpotensi terulang lagi.<br><br>• Upaya: Membuat tempat berlindung tahan <strong>gempa</strong>. Bangunan tahan <strong>gempa, </strong>Ketahui cara melakukan evakuasi mandiri, Pahami status peringatan dini, Tetap tertib dan tidak melebih-lebihkan keadaan, Mengembangkan sistem pemantau agar selalu siap menghadapi bencana.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:24:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693504747</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Taqiyya junia risfa X.3 PI       Bencana banjir</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693609368</link>
         <description><![CDATA[<ol><li>hujan dalam waktu panjang dan deras selama berhari hari,penanganan sampah yang buruk, perencanaan tata kota yang tidak tepat/ menyimpang.</li></ol><div>Upaya pencegahan:&nbsp;</div><ol><li>Membersihkan Sungai dan Selokan.&nbsp;</li><li>Membuat Lubang Biopori dan Sumur Resapan. &nbsp;</li><li>Mengaplikasikan Paving Block atau Grass Block di Sekitar Rumah.</li><li>Memperbanyak Pohon atau Tanaman&nbsp;</li></ol><div><br>Upaya tanggapan darurat:</div><ul><li>Secepatnya membersihkan rumah menggunakan antiseptik.</li><li>Selalu menggunakan air bersih untuk minum dan memasak.</li><li>Mengeringkan semua peralatan listrik yang terkena <strong>banjir</strong>.</li></ul><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:30:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693609368</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Meitha Rahmi Nafisa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693613941</link>
         <description><![CDATA[<div>Upaya pencegahan / tanggapan darurat&nbsp;<br>untuk mengurangi dampak bencana alam :&nbsp;<br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Mitigasi adalah langkah yang memiliki tahap awal penanggulangan bencana alam untuk mengurangi dan memperkecil dampak bencana. Mitigasi adalah langkah yang juga dilakukan sebelum bencana terjadi.<br><br>Mitigasi bencana ini dilakukan agar mengurangi dampak dari tanah longsor, beberapa hal yang dapat dilakukan adalah.<br>•Menghindari daerah rawan bencana.<br>•Mengurangi tingkat keterjalan lereng.<br>•Terasering menggunakan sistem drainase yang baik.<br>•Penghijauan dengan tanaman berakar dalam.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:30:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693613941</guid>
      </item>
      <item>
         <title>rianda afifah syafira - banjir</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693626104</link>
         <description><![CDATA[<div>a. upaya pencegahan: Menjaga lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah ke selokan maupun sungai yang dapat menyebabkan terhambatnya saluran air. Menghindari mendirikan bangunan di pinggiran sungai, selain hal ini bisa menjadi penyebab banjir, mendirikan hunian di pinggiran sungai akan membuat tidak teraturnya tatanan masyarakat.<br><br>b. upaya tanggap darurat: Melakukan evakuasi diri dan keluarga ke tempat yang lebih tinggi atau lebih aman.<br>Menyiapkan peralatan yang diperlukan selama evakuasi, seperti senter, korek api, alat penerangan dan peralatan darurat lainnya.<br><br>c. rehabilitasi: pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat, pemulihan sosial psikologis, pelayanan kesehatan, rekonsiliasi dan resolusi konflik, pemulihan sosial.<br><br>d. rekontruksi: perbaikan lingkungan daerah bencana, perbaikan prasarana dan sarana umum.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:32:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693626104</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Karakteristik bencana alama</title>
         <author>sipshinoya</author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693638912</link>
         <description><![CDATA[<div>Longsor termasuk kedalam bencana alam klimatologis yang disebabkan oleh faktor cuaca (hujan yang berlebihan) dan dapat berkaitan dengan geologis. Karakteristik tanah longsor adalah gerakan tanah dan batuan yang terseret kebawah pada bagian yang miring, dapat terjadi secara tiba- tiba ( tidak bisa di prediksi), dapat menghancurkan bangunan, jalan, dan peralatan umum lainnya. Selain itu disebabkan karena gempa dan lereng yang sudah gundul.<br>Upaya mitigasi dapat dilakukan melalui perencanaan pembangunan hunian di kawasan berbahaya, terjal, dan berlereng. Rekayasa bangunan dapat dilakukan guna menahan potensi gerakan tanah berupa pondasi tiang pancang serta sarana yang fleksibel tertanam di bawah tanah. Relokasi pemukiman demi melindungi masyarakat.<br><br>Upaya yang dilakukan jika terkena bencana longsor, evakuasi korban, mengungsi ke tempat yang lebih aman, menyelamatkan dokumen penting.<br><br>Rehabilitasi pasca longsor: Hindari wilayah longsor karena kondisi tanah yang labil. Apabila hujan turun setelah longsor terjadi, antisipasi longsor susulan. Membersihkan material pasca bencana longsor. Upaya pemulihan trauma pada korban<br><br>Rekonstruksi: membangun kembali rumah yang lebih kokoh, membangun kembali sarana prasarana sosial yang rusak</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:32:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693638912</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tsunamai (Dzakiyah rafa x.3)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693654957</link>
         <description><![CDATA[<div>Berikut beberapa karakteristik tsunami:</div><div>- Tinggi gelombang tsunami di tengah lautan mencapai kurang lebih 5 meter.<br>- Secara bersamaan gelombang tsunami akan mencapai pantai dengan tinggi hingga 30 meter.<br>- Panjang gelombang tsunami (50-200 km) lebih besar dari gelombang pasang laut (50-150 m).<br>- Gelombang tsunami berlangsung sekitar 10-60 menit.<br><br>Tindakan pencegahan bencana tsunami :&nbsp;<br><br></div><ul><li>Cari Info jalur evakuasi dan tempat aman.</li><li>Ketahui info siaga bencana setempat saat liburan ke pantai.</li><li>Latihan evakuasi di berbagai kondisi.</li><li>Cari tahu cara menyelamatkan hewan peliharaan.</li><li>Ketahui peralatan peringatan dini setempat.</li></ul><div><br>Upaya darurat bencana alam tsunami adalah evakuasi korban, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, penyelamatan, serta pemulihan .</div><div><br>Upaya rehabilitasi bencana tsunami yaitu&nbsp;</div><ol><li>Waspada Gempa Susulan.</li><li>Pergi ke Tempat Tinggi.</li><li>Segera Jauhi Pantai.</li><li>Awas Gelombang Susulan.</li><li>Selalu Pantau Informasi.</li><li>Jangan Dulu Balik ke Rumah.</li><li>Bertahan di Tempat Evakuasi.</li><li>Jangan Lewat Jembatan.</li></ol><div><br>Upaya rekontuksinya yaitu dengan membangun kembali sarana dan prasarana sosial masyarakat  yang rusak dan membangun kembali mata pencaharian&nbsp; pasca bencana.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:33:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693654957</guid>
      </item>
      <item>
         <title>queeneisha x.3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693657072</link>
         <description><![CDATA[<div>KARAKTERISTIK GEMPA BUMI<br>-&gt;Berlangsung dalam waktu yang sangat singkat. Lokasi kejadian tertentu. Akibatnya dapat menimbulkan bencana. Berpotensi terulang lagi.<br><br>UPAYA MITIGASI GEMPA BUMI<br>1.Upaya pencegahan<br>&nbsp; &nbsp; •Mendirikan bangunan yang tahan&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<strong>gempa</strong>.</div><ul><li>Mengenal lokasi bangunan tempat tinggal.</li><li>Tempatkan perabotan rumah tangga pada tempat yang proporsional. ...</li><li>Siapkan sejumlah peralatan darurat, seperti senter, makanan instan, dan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)</li></ul><div>2.Upaya tanggap darurat<br>&nbsp; &nbsp;-&gt;pembersihan puing pada areal fasilitas umum, penanganan jalan dan jembatan yang rusak serta penanganan pengungsi. Pembersihan sampah dan puing dilakukan dengan alat-alat berat<br><br>3.Upaya rehabilitasi<br>&nbsp; &nbsp; -&gt;pergi ke pengungsian waspada gempa susulan.jangan memasuki kawasan yg masih ada abu vulkanik.<br><br>4.Upaya Rekonstruksi<br>    -&gt;membangun kembali sarana dan prasarana sosial yg rusak seperti puskesmas,kantor camat dll.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:33:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693657072</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Atsilah Yumna D.K.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693685316</link>
         <description><![CDATA[<div>Gempa Bumi<br>Karakteristik : Menimbulkan getaran<br>Upaya pencegahan : Membangun konstruksi rumah tahan terhadap guncangan gempa bumi<br>Upaya tanggap darurat : Berlindung di bawah meja atau lari ke tempat/jalur evakuasi <br>Upaya rehabilitasi : Pelayanan kesehatan dan pemberian bantuan sosial<br>Upaya rekonstruksi : Pembangunan kembali sarana prasarana dan fasilitas umum, menggunakan bahan yang tahan guncangan gempa<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:35:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693685316</guid>
      </item>
      <item>
         <title>GEMPA TSUNAMI ACEH 2004</title>
         <author>amrinarosyada326</author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693759264</link>
         <description><![CDATA[<div>identifikasi : Tsunami Aceh bermula dari gempa magnitudo 9,3 yang terjadi sekitar pukul 07.59 WIB pada Minggu (26/12/2004). Gempa dirasakan selama 10 menit dan berpusat di Samudra Hindia pada kedalaman sekitar 10 kilometer di dasar laut<br><br>UPAYA MITIGASI :<br><br>-pencegahan :</div><ol><li>Cari Info jalur evakuasi dan tempat aman.</li><li>Ketahui info siaga bencana setempat saat liburan ke pantai.</li><li>Latihan evakuasi di berbagai kondisi.</li><li>Cari tahu cara menyelamatkan hewan peliharaan.</li><li>Ketahui peralatan peringatan dini setempat.</li></ol><div><br>-upaya tanggap darurat :<br>&nbsp; pengevakuasian korban bencana<br><br>-upaya rehabilitasi :<br>&nbsp;proses pemulihan&nbsp;<br><br>-upaya rekonstruksi :<br>&nbsp; pembangunan infrastuktur pasca tsunami&nbsp;<br>&nbsp; penanganan pantai<br>&nbsp; pembangunan jalan dan bangunan kembali<br><br>AMRINA ROSYADA X.3<br>&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:38:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693759264</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Akira Imani X3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693793516</link>
         <description><![CDATA[<div>Tsunami:<br>=&gt; Tsunami adalah rangkaian gelombang laut yang mampu menjalar dengan kecepatan hingga lebih 900 km per jam, terutama diakibatkan oleh gempa bumi yang terjadi di dasar laut<br>•Mitigasi:<br>=&gt; Mitigas adalah upaya yang dilakukan pemerintah dan masyarakat untuk meminimalkan risiko bencana dengan menciptakan pembangunan atau peraturan baru sebagai pencegahan diri.&nbsp;<br><br>-&gt; Tsunami: pencegahan= cari jalur evakuasi dan tempat aman&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Tanggap darurat= memanggil pertolongan pertama<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;  Rehabilitasi= membuang sampah pada tempatnya dan merawat lingkungan<br>                     Rekonstruksi= menanam pohon mangrove untuk bisa menghalang ombak air biar tidak terjadi tsunami<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:39:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693793516</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : kyla nurul husna </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693848975</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelas: x pi.3<br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Tanah longsor&nbsp;<br><br>Upaya pencegahan&nbsp;</div><ol><li>Jangan Membuat Kolam Atau Sawah Di Atas Lereng.&nbsp;</li><li>Tidak Mendirikan Rumah Di Bawah Tebing.</li><li>Jangan Menebang Pohon Di Sekitar Lereng.</li><li>Jangan Memotong Tebing Secara Tegak Lurus.&nbsp;</li><li>Tidak Mendirikan Bangunan Di Sekitar Sungai.&nbsp;</li><li>Membuat Terasering.&nbsp;</li></ol><div><br>Upaya tanggapan darurat&nbsp;<br>Evakuasi dan pertolongan pertama pada korban harus dilaksanakan dengan segera agar jumlah korban tidak semakin bertambah banyak.<br><br>Upaya rehabilitasi&nbsp;<br>Upaya pemulihan luka dan trauma pada korban harus ditangani dengan segera agar korban dapat melaksanakan aktivitasnya kembali seperti semula pasca terjadinya tanah longsor. Selain itu, pembangunan terhadap infrastruktur dan rumah-rumah yang rusak akibat bencana longsor harus segera ditanggapi oleh pemerintah dengan memberikan bantuan ataupun menurunkan sejumlah sukarelawan agar ikut membangun kembali rumah yang sudah roboh bahkan hancur.<br><br>Upaya rekonstruksi&nbsp;<br>Penguatan bangunan-bangunan infrastruktur seperti membangun penahan tanah longsor agar kedepannya bencana tersebut dapat diminimalisir se-efektif mungkin. Jika ketiga hal diatas sudah dilakukan, dimungkinkan bencana tanah longsor tidak akan menimbulkan korban jiwa.<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:42:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693848975</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tsunami</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693936324</link>
         <description><![CDATA[<div>Tugas Wan Zhafira Alesha Haqqani<br>Kelas : X PI 3<br><br>1.Upaya mitigasi pada tsunami (menyiapkan sblm terjadi)<br><br>-Pembangunan sistem peringatan dini untuk bencana tsunami.<br><br>-Meningkatkan pengetahuan masyarakat lokal, khususnya yang tinggal di daerah pinggir pantai mengenai bahaya nya tsunami.<br><br>-Melakukan sosialisasi mengenai langkah yang harus dilakukan ketika tsunami datang.<br><br>2.Upaya tanggap darurat pada tsunami (bencana lg terjadi)<br><br>-Waspada Jikalau ada Gempa Susulan.&nbsp;<br>-Pergi ke Tempat Tinggi (bukit, gunung)<br>-Segera Jauhi Pantai.<br>-Hati" Jika ada Gelombang Susulan.<br>-Selalu Pantau Informasi lanjutannya<br><br>3.Upaya rehabilitasi pada tsunami (proses penyembuhan)<br><br>-perbaikan lingkungan daerah bencana, -perbaikan prasarana dan sarana umum -bantuan perbaikan rumah masyarakat<br>-pemulihan sosial psikologis<br>- pelayanan kesehatan<br>- rekonsiliasi dan resolusi konflik<br>- pemulihan sosia<br>- pemulihan ekonomi&nbsp;<br><br>4.Upaya Rekontruksi pada tsunami (pembangunan kembali)<br><br>-membangun ulang rumah warga<br>-membangun ulang pusat pembelanjaan<br>-membangun ulang sekolah"</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:44:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693936324</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kebakaran Bromo Akibat Foto Pre-wedd menggunakan Flare</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693945271</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Upaya Pencegahan<br>= Menguatkan peraturan untuk tidak membawa barang/benda yang mudah meledak, terbakar ataupun benda berbahaya lainnya<br><br>Melakukan pengecekan barang bawaan saat hendak memasuki area bromo<br><br>2.Upaya Tanggap Darurat<br>= Mengevakuasi warga sekitar Bromo atau memberitahu warga sekitar untuk menggunakan masker karena asap dari kebakaran tersebut sangat banyak karena hampir 50 hektar bagian Bromo terbakar dan asapnya 5 hari belum hilang<br><br>Pekerjaan badut teletubbies hilang akibat kebakaran dk bukit teletubbies<br>Badut harus di evakuasi dari sekitar bromo<br><br>Petani pembudidayaan bunga edelweiss juga harus di evakuasi dari area bromo<br><br>3.Upaya Rehabilitasi&nbsp;<br>=Tim Rescue dan pemadam dengan sigap memadamkan api walaupun asap nya belum hilang total<br><br>Pihak wisata menutup total wisata bromo untuk masa rehabilitasi dan perbaikan.&nbsp;<br><br>4. Upaya Rekontruksi<br>= Manager WO sebagai tersangka harus membayar denda sebesar 1.5 M untuk biaya rekonstruksi dan harus divonis 5 tahun penjara.&nbsp;<br><br>Nama : Yumna Arzitha Wardah<br>Kelas : X. 3/X PI 1<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:44:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693945271</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Longsor (Khairunnisa almira 10.3)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693948555</link>
         <description><![CDATA[<div>Longsor (disebabkan karna pergerakan tanah di lerang yang disebebkan pohon yg ditebang dan tdk ditanam kembali)<br>Pencegahan: menanam pohon dan tidak tebang liar agar tanahnya kokoh dan tidak longsor<br>Tanggap darurat: membuat terasering, tidak membuat rumah di bawah lereng dan tidak memotong pohon di atas lereng<br>Rehabilitasi: warga2 sekitarnya dievakuasi dan ditempatkan tempat yg aman dan menangani warga yg terkena dampak tanah longsor (seperti kena luka2 ringan-berat)<br>Rekontruksi: pembangunan warganya kembali, tanah bekas longsor dibersihkan, mengevakuasi korban2 jiwa.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:44:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2693948555</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BANJIR (Liyana Tsabita X-3) </title>
         <author>liyana3828</author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694071427</link>
         <description><![CDATA[<div>Upaya Pencegahan : Menjaga lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah ke selokan maupun sungai yang dapat menyebabkan terhambatnya saluran air.<br><br>Upaya Tanggap Darurat :&nbsp;<br>- Melakukan evakuasi diri dan keluarga ke tempat yang lebih tinggi atau lebih aman.&nbsp;<br>- Menyiapkan peralatan yang diperlukan selama evakuasi, seperti senter, korek api, alat penerangan dan peralatan darurat lainnya.&nbsp;<br>- Menyiapkan makanan kering atau instan.<br><br>Upaya Rehabilitasi : Perbaikan lingkungan daerah bencana, perbaikan prasarana dan sarana umum, pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat.&nbsp;<br><br>Upaya Rekonstruksi : pembangunan kembali semua prasarana dan sarana, kelembagaan pada wilayah pascabencana, dan bangkitnya peran masyarakat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:47:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694071427</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gempa bumi</title>
         <author>naurahvaleriaazzahra</author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694082907</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Naurah Valeria<br>X.3/X Pi 1<br>11-9-'23 (geografi)</strong><br><br>Karakteristik : a. Berlangsung dalam waktu yang sangat singkat atau bisa dihitung dengan satuan detik.&nbsp;<br>b. Lokasi kejadian tertentu atau random tidak mengenal tempat kejadian, dan biasanya terjadi diwilayah patahan dan juga jalur sesar tanah.<br><br>Upaya pencegahan :&nbsp;<br>a) Harus dibangun dengan konstruksi tahan getaran/gempa khususnya di daerah rawan gempa.&nbsp;<br>b) Perkuatan bangunan dengan mengikuti standar kualitas bangunan.<br>c) Pembangunan fasilitas umum dengan standar kualitas yang tinggi.<br><br>Upaya tanggap darurat :<br># Berlindunglah di bawah kolong meja<br># lindungi kepala dengan tas atau buku<br># jangan panik<br># jika gempa mereda keluarlah berurutan mulai dari jarak yang terjauh ke pintu<br># carilah tempat lapang, jangan berdiri dekat gedung, tiang dan pohon.&nbsp;<br># Lindungi kepada anda dan hindari benda-benda berbahaya.<br><br>Upaya rehabilitasi :<br>1. Perbaikan lingkungan bencana<br>2. Perbaikan prasarana dan sarana umum<br>3. Pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat<br>4. Pemulihan sosial psikologis<br>5. Pelayanan kesehatan<br>6. Pemulihan sosial, ekonomi, dan budaya<br>7. Pemulihan keamanan dan ketertiban<br>8. Pemulihan fungsi pemerintahan<br>9. Pemulihan fungsi pelayanan publik<br><br>Upaya rekonstruksi :<br>1. Pembangunan kembali prasarana dan sarana<br>2. Pembangunan kembali sarana sosial masyarakat<br>3. Pembangkitan kembali kehidupan sosial budaya masyarakat<br>4. Penerapan rancang bangun yang tepat dan penggunaan peralatan yang lebih baik dan tahan bencana<br>5. Partisipasi dan peran serta lembaga dan organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:47:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694082907</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nasywa kesya azura 10.3 pi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694132216</link>
         <description><![CDATA[<div>Longsor (disebabkan<br>karna pergerakan<br>tanah di lerang yang<br>disebebabkan pohon yg<br>ditebang dan tdk<br>ditanam kembali)<br>Pencegahan: menanam<br>pohon dan tidak<br>tebang liar agar<br>tanahnya kokoh dan<br>tidak longsor<br>Tanggap darurat:<br>membuat terasering,<br>tidak membuat rumah<br>di bawah lereng dan<br>tidak memotong pohon<br>di atas lereng<br>Rehabilitasi: warga”<br>sekitarnya dievakuasi<br>dan ditempatkan<br>tempat yg aman dan<br>menangani warga yg<br>terkena dampak tanah<br>longsor (seperti kena<br>luka2 ringan-berat)<br>Rekontruksi:<br>pembangunan warganya<br>kembali, tanah bekas<br>longsor dibersihkan,<br>mengevakuasi korban2</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:49:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694132216</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Banjir</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694232718</link>
         <description><![CDATA[<div>Banjir bisa di sebabkan oleh kurangnya daerah resapan air di suatu daerah yang membuat air tidak dapat mengalir dan menggenang di suatu tempat.atau bisa juga di karenakan saluran air yang tersumbat sehingga menimbulkan banjir.<br>&nbsp;<br>&nbsp;Banjir termasuk bencana alam klimatologis yang di sebabkan oleh faktor cuaca atau iklim.<br>&nbsp;<br>&nbsp;Banjir bisa di cegah dengan cara membuat tempat resapan air atau membersihkan saluran air yang tersumbat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:51:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694232718</guid>
      </item>
      <item>
         <title>tsunami (farah annisa zahira x pi 1) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694352971</link>
         <description><![CDATA[<div>identifikasi tsunami<br>Gelombang tsunami yang terjadi akibat deformasi di dasar laut memiliki karakteristik sebagai berikut:&nbsp;Memiliki panjang gelombang sekitar 100-200 km atau lebih.&nbsp;Memiliki perioda 10-60 menit.&nbsp;Kecepatan perambatan gelombang bergantung pada kedalaman dasar laut.<br><br>pencegahan Bencana&nbsp;Tsunami<br>gak ada, berserah diri aja kepada Allah SWT<br><br>Tanggap darurat:<br>• Membuat tempat berlindung tahan air/membuat rumah yg kokoh dan tinggi.<br>• Ketahui&nbsp;cara melakukan evakuasi mandiri.<br>• Pahami status peringatan dini<br>• Tetap tertib dan tidak melebih-lebihkan keadaan<br>• Mengembangkan sistem pemantau agar selalu siap menghadapi&nbsp;bencana.<br><br>Upaya Rehabilitasi dan Rekonstruksi&nbsp;<br>&nbsp;a. inventarisasi dan/atau kaji kebutuhan pasca bencana<br>b. pelaksanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi<br>c. pemantauan dan evaluasi</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 04:54:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694352971</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694489710</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Hana Syifa Afifah<br>kelas: X.3 PI<br><br><br><strong>Gempa Bumi</strong><br><br></div><div>upaya pencegahan</div><ul><li>Mendirikan bangunan sesuai aturan baku (tahan gempa)</li><li>Kenali lokasi bangunan tempat Anda tinggal.</li><li>Tempatkan perabotan pada tempat yang proporsional.</li><li>Siapkan peralatan seperti senter, P3K, makanan instan, dll.</li><li>Periksa penggunaan listrik dan gas.</li><li>Catat nomor telepon penting.</li><li>Kenali jalur evakuasi.</li></ul><div><br>upaya tanggap darurat</div><pre> Berlindunglah di bawah kolong meja, lindungi kepala dengan tas atau buku, jangan panik, jika gempa mereda keluarlah berurutan mulai dari jarak yang terjauh ke pintu, carilah tempat lapang, jangan berdiri dekat gedung, tiang dan pohon. Lindungi kepada anda dan hindari benda-benda berbahaya</pre><div><br>upaya rehabilitas</div><div>tidak adanya prosedur pelayanan standar (SOP) yang dilakukan apabila terjadi bencana dari tingkat pusat hingga daerah.<br><br>upaya rekonstruksi<br>• pembangunan ulang bangunan yang telah roboh akibat gempa bumi<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 05:03:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694489710</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kayla Zharifa X.3 </title>
         <author>aakayla7</author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694490004</link>
         <description><![CDATA[<div>1. upaya pencegahan?<br>: Menjaga lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah ke selokan <br>maupun sungai yang dapat menyebabkan terhambatnya saluran air.<br>2. upaya tanggap darurat?<br>:Melakukan evakuasi diri dan keluarga ke tempat yang lebih tinggi atau lebih aman, Menyiapkan peralatan yang diperlukan selama evakuasi, seperti senter, korek api, alat penerangan dan peralatan <strong>darurat</strong> lainnya, Menyiapkan makanan kering atau instan.<br>3. upaya rehabilitasi?<br>: faktor alam, kondisi sarana dan prasarana, serta ulah manusia yang memperparah lingkungan<br>4. upaya rekontruksi?<br>:&nbsp;</div><ul><li>Menjaga lingukungan sekitar. ...</li><li>Hindari membuat rumah di pinggiran sungai. ...</li><li>Melaksanakan program tebang pilih dan reboisasi. ...</li><li>Buanglah sampah pada tempatnya</li><li>Rajin Membersihkan Saluran Air, Membangun Pemecah Gelombang, Hutan Mangrove/BakauMenjaga lingukungan sekitar, Hindari membuat rumah di pinggiran sungai, Melaksanakan program tebang pilih dan reboisasi, Buanglah sampah pada tempatnya, Rajin Membersihkan Saluran Air, Membangun Pemecah Gelombang, Hutan Mangrove/Bakau.</li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 05:03:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694490004</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694491612</link>
         <description><![CDATA[<div>LETUSAN MERAPI 2010<br>&nbsp;<br>Identifikasi:<br><br>Kronologi:<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Letusan_Merapi_2010#cite_note-2"><sup>[2]<br></sup></a><br></div><ul><li><a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/20_September">20 September</a>, Status Gunung Merapi dinaikkan dari Normal menjadi Waspada oleh BPPTK Yogyakarta.</li><li><a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/21_Oktober">21 Oktober</a>, Status berubah menjadi Siaga pada pukul 18.00 WIB.</li><li><a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/25_Oktober">25 Oktober</a>, BPPTK Yogyakarta meningkatkan status Gunung Merapi menjadi Awas pada pukul 06.00 WIB.</li><li><a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/26_Oktober">26 Oktober</a>, Gunung Merapi memasuki tahap erupsi. Menurut laporan BPPTKA, letusan terjadi sekitar pukul 17.02 WIB. Sedikitnya terjadi hingga tiga kali letusan. Letusan diiringi keluarnya awan panas setinggi 1,5 meter yang mengarah ke Kaliadem, Kepuharjo. Letusan ini menyemburkan material vulkanik setinggi kurang lebih 1,5 km.<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Letusan_Merapi_2010#cite_note-3"><sup>[3]</sup></a></li><li><a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/27_Oktober">27 Oktober</a>, Gunung Merapi pun meletus. Dari sekian lama penelitian gunung teraktif di dunia ini pun meletus.</li><li><a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/28_Oktober">28 Oktober</a>, Gunung Merapi memuntahkan Lava pijar yang muncul hampir bersamaan dengan keluarnya awan panas pada pukul 19.54 WIB.</li></ul><div><br>Berikut adalah kronologi letusan Gunung Merapi:<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Letusan_Merapi_2010#cite_note-4"><sup>[4]<br></sup></a><br></div><ol><li>Pukul 17.02 mulai terjadi awan panas selama 9 menit</li><li>Pukul 17.18 terjadi awan panas selama 4 menit</li><li>Pukul 17.23 terjadi awan panas selama 5 menit</li><li>Pukul 17.30 terjadi awan panas selama 2 menit</li><li>Pukul 17.37 terjadi awan panas selama 2 menit</li><li>Pukul 17.42 terjadi awan panas besar selama 33 menit</li><li>Pukul 18.00 sampai dengan 18.45 terdengar suara gemuruh dari Pos Pengamatan Merapi di Jrakah dan Selo</li><li>Pukul 18.10, pukul 18.15, pukul 18.25 terdengan suara dentuman</li><li>Pukul 18.16 terjadi awan panas selama 5 menit</li><li>Pukul 18.21 kembali terjadi awan panas besar selama 33 menit</li><li>Dari pos Pengamatan Gunung Merapi Selo terlihat nyala api bersama kolom asap membumbung ke atas setinggi 1,5 km dari puncak Gunung Merapi</li><li>Pukul 18.54 aktivitas awan panas mulai mereda</li><li>Luncuran awan panas mengarah ke sektor Barat-Barat Daya dan sektor Selatan-Tenggara</li></ol><div><br>Upaya pencegahan:&nbsp;<br>Tidak dapat dicegah karena itu alam. Tetapi kita dapat meminimalisir korban dengan cara&nbsp;<br>1. Pemantauan dan pengamatan kegiatan pada gunung api yang sedang aktif.<br>2. Pembuatan dan penyediaan peta kawasan rawan bencana letusan gunung api, peta zona risiko bahaya gunung api, serta peta pendukung lainnya, seperti peta geologi gunung api.<br>3. Membuat langkah-langkah prosedur tetap penanggulangan bencana letusan gunung api.<br>4. Melakukan bimbingan dan penyebarluasan informasi gunung api kepada masyarakat.<br>5. Penyelidikan dan penelitian geologi, geofisika, dan geokimia di gunung api.<br>6. Peningkatan sumber daya manusia dan pendukungnya, seperti peningkatan sarana dan prasarana<br><br>Upaya Tanggap Darurat:</div><ol><li>Tidak berada di lokasi yang direkomendasikan untuk dikosongkan.<br><br></li><li>Tidak berada di lembah atau daerah aliran sungai.<br><br></li><li>Hindari tempat terbuka dan lindungi diri dari abu letusan gunung api.<br><br></li><li>Jangan lupa untuk selalu menggunakan kacamata pelindung untuk melindungi penglihatan.<br><br></li><li>Hindari penggunaan lensa kontak.<br><br></li><li>Gunakan pakaian tertutup yang dapat melindungi tubuh seperti baju lengan panjang celana panjang dan juga topi.<br><br></li><li>Untuk menghindari abu vulkanik yang masuk ke dalam tubuh, Jangan lupa untuk tetap menggunakan masker atau Kain basah untuk menutup mulut dan hidung.<br><br></li></ol><div>Upaya Rehabilitasi:<br>1. Menginventarisasi data, yang mencakup sebaran dan volume hasil letusan.<br>2. Mengidentifikasi daerah yang terkena dan terancam bahaya.<br>3. Memberikan sarana penanggulangan bahaya.<br>Memperbaiki fasilitas pemantauan yang rusak.<br>4. Menurunkan status tingkat kegiatan.<br>5. Melanjutkan pemantauan rutin, meskipun keadaan sudah menurun.<br>6. Memberikan sarana penataan kawasan jangka pendek dan jangka panjang.<br>7. Membangun kembali bangunan, sarana, dan fasilitas lainnya.<br><br>Upaya Rekonstruksi:<br>Rekonstruksi sarana prasarana untuk kembali menunjang kehidupan masyarakat yang terkena bencana.<br><br></div><div><br></div><div><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 05:04:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694491612</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bencana alam merupakan bencana yang diakibatkan oleh peristiwa alam. </title>
         <author>syasyaazra88</author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694504476</link>
         <description><![CDATA[<div>berbeda dengan bencana non alam, bencana alam cenderung sulit diprediksi kapan dan dimana akan terjadi.<br><br>Bencana alam umumnya terjadi tanpa campur tangan manusia secara langsung, seperti gunung meletus, gempa bumi, tsunami, angin topan, dan tanah longsor.<br>Bencana non alam adalah bencana yang diakibatkan oleh fenomena selain alam. Bencana non alam bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti human error, kegagalan teknologi, hingga epidemi atau wabah. Contoh bencana non alam adalah pandemi COVID-19 yang saat ini melanda Indonesia dan dunia.<br>Bencana sosial dapat berupa konflik sosial hingga terorisme. Contoh bencana sosial adalah konflik Ambon Maluku pada 2011.<br>Jenis bencana alam<br>Bencana alam dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu bencana alam geologi, meteorologi, dan ekstraterestrial.&nbsp;<br><br>Bencana alam geologi adalah bencana yang terjadi di permukaan bumi. Bencana alam geologi dapat disebabkan oleh aktivitas tektonik maupun vulkanik. Beberapa contoh bencana geologi adalah gempa bumi, gunung meletus, tsunami, dan tanah longsor.<br>Bencana alam meteorologi merupakan bencana alam yang berkaitan dengan iklim dan cuaca. Contoh bencana alam meteorologi antara lain banjir, angin topan, kekeringan, dan pemanasan global.<br>bencana alam ekstraterestrial berkaitan dengan benda-benda di luar angkasa yang memengaruhi keadaan Bumi. Contoh bencana alam ekstraterestrial adalah meteor jatuh atau badai matahari. Kedua bencana ini memang jarang terjadi, tetapi bisa menyebabkan kerugian yang sangat besar.&nbsp;<br><br>Karakteristik bencana alam<br>1.&nbsp; Gempa bumi<br>gempa bumi adalah getaran yang berasal dari perut bumi. Dalam istilah geografi, gempa bumi juga disebut dengan "seisme." Kekuatan gempa bumi dapat diukur menggunakan satuan Skala Richter dan alat pengukur getaran bernama seismograf.<br>Gempa bumi bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari pergeseran lempeng (gempa tektonik), aktivitas gunung berapi (gempa vulkanik), aktivitas runtuhan wilayah kapur, dan aktivitas manusia (gempa buatan). Karakteristik gempa bumi antara lain:<br><br>Berlangsung dalam waktu yang singkat, cenderung hitungan detik<br>Lokasi terjadi di wilayah tertentu dan dapat terasa sampai jauh<br>Menyebabkan kondisi tanah sekitar bergetar dan dapat merobohkan bangunan<br>Memiliki potensi terulang lagi yang disebut sebagai gempa susulan<br>Tidak dapat diprediksi tempat dan waktunya<br>Tidak dapat dicegah, namun dampak yang diakibatkan dapat dikurangi<br><br>2. Tsunami&nbsp;<br>Tsunami merupakan bencana alam berupa gelombang tinggi yang terjadi di daerah dekat pantai atau pesisir. Kata tsunami sendiri berasal dari bahasa Jepang yang artinya kurang lebih pasang laut besar yang terjadi di pelabuhan. Salah satu kejadian tsunami terburuk yang pernah terjadi di Indonesia adalah tsunami Aceh 2004.<br><br>Tsunami dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk gempa bumi di laut, tanah longsor yang terjadi di kedalaman laut, hingga letusan gunung api bawah laut. Karakteristik tsunami antara lain:<br><br>Gelombang tinggi di tengah laut mencapai 5 meter, lalu setelah sampai di pantai tinggi gelombang mencapai 30 meter.<br>Panjang gelombang tsunami adalah 50 hingga 200 kilometer. Panjang gelombang ini ditentukan oleh kekuatan gempa.<br>Periode waktu tsunami berkekuatan tinggi berdurasi sekitar 10 hingga 60 menit.<br>Cepat gelombang tsunami dipengaruhi kedalaman laut. Kecepatan gelombang akan berkurang seiring berkurangnya kedalaman laut.<br><br>3.Tanah longsor&nbsp;<br>Bencana tanah longsor terjadi akibat longsoran tanah yang menerjang pemukiman manusia. Tanah longsor biasa terjadi di daerah dengan lereng dan tebing yang curam. Tanah longsor dapat mencapai kecepatan 80 meter per detik, berupa longsoran material tanah, lahar, batu, pasir, atau salju.<br><br>Tanah longsor diakibatkan oleh berbagai hal, mulai dari erosi tanah, hujan lebat, beban permukaan berlebih, hingga gempa bumi. Karakteristik wilayah yang akan mengalami tanah longsor dapat ditandai dengan:<br><br>Munculnya retakan tanah di lereng yang sejajar dengan tebing. Retakan-retakan ini biasanya timbul setelah hujan.<br>Muncul mata air baru secara tiba-tiba.<br>Tebing rapuh, kemudian material-material seperti batu dan kerikil mulai berjatuhan.<br>Hilangnya genangan air saat musim hujan.<br>Pintu dan jendela rumah sulit dibuka, karena terkadi perubahan kedudukan.<br>Bagian tanah dan batu mulai berjatuhan.<br>Pohon dan tiang listrik mengalami kemiringan.<br>Tanah tiba-tiba amblas.<br>4.Gunung meletus<br>Terletak di wilayah cicin api pasifik atau pasific ring of fire menyebabkan Indonesia memiliki banyak gunung berapi aktif. Hal ini menyebabkan sejumlah wilayah di Indonesia menjadi rawan mengalami peristiwa erupsi atau gunung meletus.<br><br>Material berbahaya dari bencana gunung meletus bukan hanya lahar, tetapi juga awan panas dan gas beracun. Karakteristik gunung meletus dapat ditandai dengan:<br><br>Suhu di wilayah sekitar gunung naik.<br>Mata air di sekitar gunung mengering.<br>Terdengar suara gemuruh, juga disertai getaran atau gempa halus.<br>Tumbuhan sekitar gunung menjadi layu.<br>Binatang di sekitar gung bermigrasi turun.<br>Munculnya awan panas di sekitar puncak gunung<br>Wilayah sekitar mengalami hujan abu<br>Terjadi banjir lahar dingin di sungai sekitar gunung yang dapat menyebabkan longsor<br>Munculnya gas vulkanik beracun seperti karbon monoksida(CO), Karbon dioksida (CO2), Hidrogen Sulfida (H2S), Sulfur dioksida (S02), dan Nitrogen (NO2)<br><br>Cara mencegah nya<br>Menjaga lingukungan sekitar. ...<br>Hindari membuat rumah di pinggiran sungai. ...<br>Melaksanakan program tebang pilih dan reboisasi. ...<br>Buanglah sampah pada tempatnya. ...<br>Rajin Membersihkan Saluran Air. ...<br>Membangun Pemecah Gelombang. ...<br>Hutan Mangrove/Bakau<br>Rehabilitasi hutan dan lahan diselenggarakan melalui kegiatan reboisasi, penghijauan, pemeliharaan, pengayaan tanaman, atau penerapan teknik konservasi tanah secara vegetatif dan sipil teknis, pada lahan kritis dan tidak produktif</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 05:06:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694504476</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Banjir</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694558037</link>
         <description><![CDATA[<div>Ghaniyahtul Husniah<br>X PI 3 <br><br>Upaya Pencegahan :&nbsp;<br>- Membersihkan sungai dan selokan.<br>- Membuat lubang biopori dan sumur resapan.<br>- Memperbanyak pohon atau tanaman yang dapat menyerap air.<br>- Membuang sampah pada tempatnya<br>- Membuat roof garden<br><br>Upaya Tanggap Darurat :&nbsp;<br>- Melakukan evakuasi diri dan keluarga ke tempat yang tinggi atau lebih aman.<br><br>Upaya Rehabilitasi dan Upaya Rekonstruksi :&nbsp;<br>- Membersihkan air yang tergenang.<br>- Memperbanyak peresapan air seperti menanam pohon dan tanaman yang dapat menyerap air.<br>- Membersihkan selokan.<br>- Membuat rumah panggung.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-09-11 05:28:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dhenoksari48/2vqx4fbff26tvx55/wish/2694558037</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
