<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Refleksi dan Umpan Balik  Filosofi KHD by Fasil Kelas 50-51 Lumajang PPGP 5</title>
      <link>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at</link>
      <description>KELAS 50 A dan B</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-09-06 03:50:49 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-05-20 22:45:27 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Nama Ohan Supriatna; SMP Negeri 1 Sukodono</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192352963</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut saya "menuntun" dalam konteks pembelajaran adalah membersamai murid dalam suatu kondisi yang diciptakan untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran dengan cara memberikan rambu-rambu yang sesuai tujuan pembelajaran itu namun tidak "memaksakan" kehendak guru dalam mencapainya apalagi sampai menggunakan kekerasan fisik maupun verbal tetapi lebih mengarah pada bagaimana mereka mampu memahami, menyerap sebuah materi pembelajaran dengan cara mereka, sampai akhirnya dengan eksplorasinya itu mereka mampu menghasilkan sebuah produk pembelajaran yang orisinal sesuai tingkat kemampuan mereka masing-masing.<br>Menuntun dalam pembelajaran kaitannya dengan sosial budaya. SMPN 1 Sukodono mempunyai murid yang cukup bermacam-macam latar belakang, mulai dari pegawai, pedagang, pengusaha, anggota dewan, petani, buruh tani, buruh lepas dan lain-lain. bila kita melakukan pembelajaran semau kita tanpa memperhatikan latar belakang mereka secara halus dalam sebuah pembelajaran maka ketimpangan itu akan sangat tampak, karena walau bagaimanapun latar belakang keluarga sangat berpengaruh terhadap tumbuh-kembang murid, namun latar belakang itu bila kita lebur dengan cara memberikan semangat yang sama kepada murid-murid yang ada didalam kelas yang kita ampu maka mereka akan mempunyai semangat belajar yang setara walaupun tidak sama persis, mereka semua akan merasa menjadi bagian penting dalam sebuah pembelajaran yang mempunyai kesempatan yang sama untuk mampu tampil, bisa dan paham serta menyajikan hasil belajar mereka. jadi menuntun dari sudut pandang sosial budaya kita sebagai pendidik memandang murid tidak dari status sosial orang tuanya, tidak memandang mereka berasal dari agama apa dan suku mana serta warna kulit dan bagus jeleknya pakaian yang mereka pakai tetapi mereka kita pandang sama sebagai seorang murid yang mempunyai hak-hak pembelajaran yang harus kita perhatikan sama.<br>Pembelajaran perlu memperhatikan kodrat alam dan kodrat zaman. Pembelajaran di SMPN 1 Sukodono dengan murid yang begitu heterogen latar belakang asal sekolah dan kemampuan ekonomi orang tua yang berbeda-beda kita masih dapat melihat satu kesukaan yang sama dikalangan murid yaitu menggunakan gadget, menggunakan aplikasi sosial media baik waktu senggang maupun waktu sempit. nah ini menjadi modal dasar kita sebagai pendidik, kini zamannya menggunakan sosial media, game dan murid lebih suka berlama-lama dengan gadgetnya untuk itu maka kita sebagai pendidik itu sedikit luruskan cara penggunaan gadget, sosial media, aplikasi game itu menjadi sebuah pembelajaran. misalnya instagram kita arahkan mereka untuk menggunakan instagram sebagai media publikasi produk pembelajaran, quizizz kita gunakan sebagai media asesmen kognitif.&nbsp;<br>pendidikan berhamba pada anak. nah menyambung tulisan diatas terkait kodrat alam dan kodrat zaman, maka dengan pembelajaran berbasis sosmed, game dan lain-lain itu akan memberikan porsi lebih dari biasa kepada murid-murid untuk berperan aktif dalam pembelajaran, karena memang yang belajar muridnya guru hanya membuat sebuah kondisi supaya semua murid itu aktif belajar dengan tujuan, dan arahan-arahan guna tercapainya sebuah tujuan pembelajaran. Murid adalah pemeran utama dari skenario yang kita buat, sehingga tidak ada murid yang diam dan lengah dalam proses pembelajaran, tidak ada murid yang merasa bodoh dan tidak diorangkan dan pastinya bukan guru yang merasa paling tahu dan paling benar ketika membersamai murid-murid dalam sebuah proses pembelajaran itu namun membuka lebar-lebar pintu keterbukaan pikiran murid guna mencapai tujuan pembelajaran.<br><br><br><br>&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-05-20 03:15:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192352963</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi dan umpan balik filosofi KHD</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192353474</link>
         <description><![CDATA[<div>Dwi Setyowati, S.Si<br>SMPN 1 Sukodono<br>1. Pendidikan dan pengajaran adalah usaha mempersiapkan manusia yang memiliki life skill dan selamat dan bahagia.<br>2.Mendidik kita menuntun anak agar segala potensi kekuatannya dapat berkembang dengan maksimal.<br>3Mendidik memyesuaikan kodrat alam lingkungan murid tinggal dan sesuai dengan perkembangan jaman dan teknologi<br>4. Menuntun kita memberikan contoh&nbsp; (ing ngarsa sung tuladha), menuntun kita duduk bersama/membangun komunikasi dengan siswa dan membangkitkan kemauan(ing madya mangun karsa), menuntun juga kita mendorong agar ide atau gagasan menjadi aksi nyata(tut wuri handayani)<br>5. Konteks menuntun dalam lingkungan sosial dan budaya di daerah Lumajang&nbsp; maka pendidik harus memfasilitasi peserta didik untuk mengenal kondisi sosial Lumajang dan budaya Lumajang. Misalnya secara sosial Lumajang memiliki potensi pertanian dan perkebunan dengan produk unggulan misal pisang agung, pisang kirana, salak Pronojiwo, Susu Sapi Senduro. Sedangkan budaya Lumajang seperti Jaran Kencak, Tari topeng Kaliwungu adalah merupakan budaya luhur yang membentuk masyarakat Lumajang yang pada akhirnya membentuk peradaban Bangsa Indonesia. Menuntun dari sisi ini kita harus mengenalkan, memahamkan dan menghayati budaya dan potensi Lumajang agar murid mencintai Lumajang namun tidak fanatik dan memiliki nasionalisme tinggi.<br>6. Menghamba kepada anak, memberikan makna bahwa pendidik berorientasi kepada murid, segala sesuatu dalam persiapan kita dalam pembelajaran menyesuaikan kebutuhan anak&nbsp; minat dan bakat<br>Demikian refleksi saya<br>Lumajang 20 Mei 2022<br>Dengan semangat HARKITNAS 2022 mari bangkit....bergerak untuk pendidikan Indonesia maju<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-05-20 03:16:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192353474</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KIKI FEBRIYANTI, SDN GUCIALIT 02</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192357064</link>
         <description><![CDATA[<div>Refleksi pembelajaran hasi Vcon hari ini:<br>Merefleksi pemikiran KHD dalam pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran sosial budaya sesuai kodrat zaman dan kodrat alam untuk menuntun mereka menjadi manusia merdeka yang bahagia. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-05-20 03:19:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192357064</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama Siti Aminah SDN Pakel 01 Gucialit</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192362921</link>
         <description><![CDATA[<div>Proses pendidikan direfleksikan dengan Filosofi KHD secara kontekstual dalam keseharian kita, sebagai upaya memberikan peserta didik suatu pembelajaran bermakna yang menuntun mereka sebagai pembelajar sepanjang hayat</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-05-20 03:24:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192362921</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ASSARI B (SMP NEGERI 2 RANDUAGUNG)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192364683</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut saya pembelajaran yang menuntut dan disesuaikan dengan kodrat alam dan kodrat zaman serta berhamba pada anak, merupakan sesuatu yang luar biasa yang perlu kita terapkan dalam kegiatan pembelajaran, karena dengan seperti itu seluruh murid akan merasa nyaman mengikuti pembelajaran sesuai bakat dan minat yang ia miliki sejak lahir, namun kita sebagai guru harus benar-benar bisa menemukan potensi yang terdapat pada masing-masing peserta didik, sehingga kita menyesuaikan pembelajaran sesuai kebutuhan masing-masing dari peserta didik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-05-20 03:25:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192364683</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Afin Indria, S.Pd. SD Unit Kerja : SD Negeri Ranulogong 01 Refleksi dan Umpan Balik Filosofi KHD adalah Pendidikan anak berhubungan dengan kodrat alam dan kodrat zaman. Segala kepentingan anak - anak didik, baik mengenai hidup diri pribadi maupun hidup kemasyarakatannya, jangan sampai meninggalkan segala kepentingan yang berhubungan dengan kodrat keadaan, baik pada alam maupun zaman. Sehingga sesuai dengan tujuan pendidikan yang telah dijelaskan oleh KHD yaitu menuntun segala kodrat yang ada pada anak - anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi - tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Sebagai pendidik, kita harus membimbing anak - anak didik sehingga dapat menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi. </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192367724</link>
         <description><![CDATA[<div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-05-20 03:27:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192367724</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BADIATUL LUTFIYAH; SMP SSA Negeri Pajarakan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192373208</link>
         <description><![CDATA[<div>Filosofi KHD menurut saya sangat tepat diterapkan pada pendidikan saat ini yaitu pendidikan yang diharapkan sesuai dengan kodrat alam (sosio kultural) dan zaman murid sekarang (penguasaan IT).  Selain itu KHD juga menjelaskan pendidikan harus menghamba pada murid yang artinya harus diketahui bakat dan minatnya yang nantinya akan menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Contoh di sekolah kami kondisi alam pegunungan tidak menjadi hambatan berat tetapi harus dicari solusi untuk menerapkan pembelajaran berbasi IT seperti membuat kelompok kerja di rumah yang memiliki jaringan wifi yang kuat, minat bakat terus dikembangkan cari kegiatan yang menyenangkan seperti bakat minat di voly ball. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-05-20 03:32:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192373208</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Indah Sri Pangestu ( SMPN 1 Jatiroto )</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192431550</link>
         <description><![CDATA[<div>Refleksi dan Umpan balik filosofi KHD menurut saya sebagaimana menurut KHD harus disesuaikan dengan kodrat dan jamannya akan tetapi tetap menjaga nilai-nilai sosial budaya yang ada dilingkungan masing-masing sehingga akan menjadi seimbang seperti halnya pendidikan di Era abat 21 ini yang berbasis IT harus mengikuti perkembangan jaman dalam pembelajaran. dan tetap tidak meninggalkan budaya bangsa.Seorang guru harus mengikuti apa yang menjadi kebutuhan murid dalam pendidikan , sehingga antara guru dan murid dapat berjalan beriringan dalam mencapai tujuan bersama. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-05-20 04:29:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192431550</guid>
      </item>
      <item>
         <title>USWATUN KHASANAH ; SMP NEGERI 1 SUKODONO LUMAJANG</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192515971</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Makna kata "menuntun" dalam proses pendidikan anak bagi saya sebagai pembelajar adalah memberikan tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Saya sebagai pembelajar berkewajiban memfasilitasi pemelajar untuk menjadi manusia merdeka yaitu manusia yang hidupnya lahir atau batin tidak tergantung pada orang lain, akan tetapi bersandar pada kekuatan sendiri untuk bermanfaat bagi dirinya, anggota masyarakat, bangsa dan negara.<br>2. Makna "menuntun" dalam proses pendidikan bila saya maknai dalam konteks sosial budaya (nilai-nilai luhur budaya) di daerah saya, bahwa pemelajar sebagai tempat persemaian benih-benih kebudayaan kita tanamkan budya-budaya lokal positif yang ada dalam masyarakat. Sebagai contoh budaya gotong royong, jaga malam di Poskamling, kerja-bakti, bersih desa, tepo-sliro, melayat, kesenian daerah dan masih banyak lagi yang lainnya.<br>3. Pendidikan murid (anak) perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat&nbsp; zaman karena kekuatan/kecakapan kodrat yang dimiliki anak tidak boleh dihilangkan melainkan dikembangkan dan dipupuk sehingga mendapatkan keberhasilan yang maksimal. Begitu juga harus mempertimbangkan kodrat zaman agar tidak tergerus oleh keadaan peradaban zaman. Sehingga anak mampu belajar sepanjang hayat.<br>4. Relevansi pemikiran KHD "Pendidikan yang berhamba pada anak" dengan peran saya sebagai pendidik, bahwa saya melakukan tugas pendidikan harus berorientasi kepada masing-masing individu anak yang unik baik karakteristiknya, cara belajarnya, lingkungan sosialnya dan keahlian kecerdasannya.<br>Demikian semoga dapat menjadi pengantar bagi saya menjadi guru yang selaras dengan cita-cita KHD dalam suasana "Hari Kebangkitan Nasional yang ke-114".&nbsp;&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-05-20 05:54:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192515971</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama:Sucipto; SDN Salak 02</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192538576</link>
         <description><![CDATA[<div>Pembelajaran CGP Hari Jumat 20 Mei 2022,dalam sesi diskusi tentang Implementasi filosofi Ki Hadjar Dewantara tentang peran guru sebagai "penuntun "<br>bagi siswa adalah guru hendaknya menjadi mitra belajar yang baik ,menjadi pengarah dan pembimbing siswa sesuai dengan bakat dan minat serta&nbsp; keadaan Alam dan zamannya siswa.Guru harus terus berkembang secara profesional,dan intelektual dan terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman."Diskusi berjalan dengan baik masing masing peserta di beri kesempatan yang sama untuk mengemukakan pengetahuan dan pendapatnya secara profesional,tentang peran guru sebagai penuntun bagi siswa<br>untuk berkembang sesuai dengan bakat dan minatnya.pada saat masing masing peserta begitu antusias mengikuti diskusi waktu sudah berlangsung 2 jam..dan itu menurut saya masih kurang karena masing masing peserta masih belum bisa mengomentari pendapat personal.akan tetapi diskusi pagi ini sangat berkesan. trimaksh Ibu Yuli telah menjadi pembimbing belajar dengan sangat baik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-05-20 06:15:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192538576</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192707791</link>
         <description><![CDATA[<div>S. Sulistiyo Utomo<br>SMPN 1 Randuagung<br><br>Menurut pandangan saya bahwa pendidikan itu harus memperhatikan ketrampilan/kemampuan unggul yang dimiliki siswa. Setiap siswa pasti tidak sama, ada yang dominan bagian otak kanan (sosial, seni) dan ada pula yang dominan otak kiri (berhitung, sains).<br>Dalam menuntun siswa guru tidak bisa menyamaratakan kemampuan mereka. Jika dipaksa maka akan terjadi siswa yang gagal/sulit berkembang. Contoh kongkrit misalnya dalam memberikan evaluasi, guru bisa memberikan soal yang punya banyak alternatif cara penyelesaian, sehingga siswa dapat menggunakan kemampuan dominannya untuk menyelesaikannya </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-05-20 08:37:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smaalhikmah12/2m7d8fp2w1zik1at/wish/2192707791</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
