<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Bangunan peninggalan VOC di jakarta by Darren Fauzi</title>
      <link>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80</link>
      <description>Berikut adalah lokasi dan deskripsi mengenai bangunan bersejarah peninggalan zaman VOC. Saya memilih topik ini karena setiap minggu saya mengunjungi daerah Jakarta, khususnya Sunda Kelapa, untuk bertemu dengan kakek dan nenek saya. Ketika lewat bangunan lama tersebut, saya sering merasa penasaran. Ternyata, di balik struktur yang saya lihat setiap minggu, tersimpan ratusan cerita menarik. Inilah alasan saya ingin lebih mendalami topik ini, agar dapat mempelajari kisah-kisah lama.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-01-09 05:37:10 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-01-10 09:27:49 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Museum fatahilah, Taman Fatahillah, Pinangsia, West Jakarta City, Jakarta, Indonesia</title>
         <author>darrenfauzi99</author>
         <link>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80/wish/3284829979</link>
         <description><![CDATA[<p>Museum Fatahillah (memiliki nama resmi Museum Sejarah Jakarta) merupakan sebuah museum yang terletak di wilayah kota tua, jakarta barat, indonesia. Bangunan ini dahulu merupakan Balai Kota Batavia yang dibangun pada tahun 1707-1710 atas perintah Gubernur Jenderal Joan van Hoorn. Museum Fatahillah dinamai demikian untuk mengenang panglima Fatahillah pendiri kota Jayakarta ( Nama lama kota Jakarta). </p><p><br></p><p>Secara arsitektur, bangunan tersebut menyerupai istana Dam di Amsterdam dan terdiri atas bangunan utama dengan dua sayap dan memiliki bangunan disebelahnya yang dingunakan sebagai kantor dan ruang pengadilan. Bangunan ini, yang juga memiliki ruang tahanan bawah tanah yang dijadikan penjara utama Batavia pada masa VOC.  Penjara ini memiliki kondisi yang sangat buruk. Hampir tidak ada ventilasi dan minimnya cahaya penerangan hingga akhirnya banyak tahanan yang meninggal sebelum diadili di Dewan Pengadilan.</p><p><br></p><p>Selama masa pendudukan Jepang, bangunan ini dipakai untuk kantor pengumpulan logistik Dai Nippon. Setelah Indonesia merdeka, bangunan ini kembali digunakan sebagai Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 1961, lalu digunakan sebagai kantor pemerintah DKI Djakarta. Akhirnya pada Pada tahun 1970, Gedungbtersrbut ditetapkan sebagai Cagar Budaya. Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, merenovasi bangunan ini dan meresmikannya sebagai Museum Sejarah Jakarta pada 30 Maret 1974.</p><p><br></p><p>Museum Sejarah Jakarta atau sering disebut museum Fatahillah menyimpan koleksi sejarah, arkeologi, seni, mebel antik, keramik, dan kebudayaan Betawi. Terdapat juga patung Dewa Hermes, meriam Si Jagur, serta bekas penjara bawah tanah dari masa penjajahan Belanda.</p><p><br></p><p>Harga tiket masuk museum ini lumayan ramah di kantong, yakni mulai dari Rp5.000 untuk umum, Rp3.000 untuk pelajar, dan Rp2.000 untuk anak-anak.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3247585151/b1c8d007de1e3a54d821570ef917df9a/1000070631.jpg" />
         <pubDate>2025-01-09 05:38:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80/wish/3284829979</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kantor Pos Kantor Filateli Jakarta, Jalan Pos, Pasar Baru, Central Jakarta City, Jakarta, Indonesia</title>
         <author>darrenfauzi99</author>
         <link>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80/wish/3284856710</link>
         <description><![CDATA[<p>Gedung Filateli, yang terletak di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, adalah bangunan bersejarah yang awalnya merupakan Kantor Pos pertama yang didirikan oleh VOC di Batavia pada 26 Agustus 1746. Gedung ini didirikan pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Gustaaf W. Baron van Imhoff dan terletak di kawasan yang strategis, dekat dengan pusat ekonomi Batavia. Pada 1835, kantor pos dipindahkan ke beberapa lokasi sebelum akhirnya berdiri di Jalan Raya Pos, Pasar Baru, pada tahun 1913, yang dirancang oleh arsitek J. Van Hoytema.</p><p><br/></p><p>Setelah Indonesia merdeka, Gedung Filateli berfungsi sebagai pusat pelayanan pos, telepon, dan telegram. Seiring waktu, gedung ini menjadi milik Perusahaan Negara Pos Telekomunikasi (PN POSTEL), yang kemudian terbagi pada 1965 menjadi dua perusahaan, PN Pos dan Giro serta PN Telekomunikasi. PN Pos dan Giro berubah menjadi Perusahaan Umum Pos dan Giro, dan pada 1995 berganti nama menjadi PT Pos Indonesia. Saat ini, Gedung Filateli difungsikan sebagai pusat layanan filateli dan kantor cabang Persatuan Filateli Indonesia di Jakarta.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3247585151/4645c9a50431aa8d3122873c20e5eea0/1000070783.jpg" />
         <pubDate>2025-01-09 06:12:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80/wish/3284856710</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rumah sakit Dr. Cipto Mangunkusumo, Jalan Pangeran Diponegoro, Kenari, Central Jakarta City, Jakarta, Indonesia</title>
         <author>darrenfauzi99</author>
         <link>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80/wish/3284857518</link>
         <description><![CDATA[<p>RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) adalah rumah sakit pemerintah di Jakarta Pusat di bawah Kementerian Kesehatan, sekaligus RS pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Nama rumah sakit ini diambil dari tokoh perjuangan dr. Tjipto Mangoenkoesoemo.</p><p><br/></p><p>Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) adalah rumah sakit pusat nasional di Jakarta yang dikelola oleh Kementerian Kesehatan RI. Dibangun antara 1919-1926 dengan arsitektur Eropa, RSCM awalnya bernama Centrale Burgerlijke Ziekeninrichting dan berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan untuk sekolah kedokteran STOVIA. Selama masa pendudukan Jepang, rumah sakit ini berganti nama menjadi Ika Daigaku Byōin dan berubah menjadi Rumah Sakit Perguruan Tinggi pada awal revolusi. Pada 1950, namanya menjadi Rumah Sakit Umum Pusat, dan pada 1964 berganti nama menjadi Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo. </p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3247585151/3463dea0138f877c221c2def41710850/1000070782.jpg" />
         <pubDate>2025-01-09 06:13:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80/wish/3284857518</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Museum Bahari, Jalan Pakin, RT.11/RW.4, Penjaringan, North Jakarta City, Jakarta, Indonesia</title>
         <author>darrenfauzi99</author>
         <link>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80/wish/3284857862</link>
         <description><![CDATA[<p>Museum Bahari adalah museum yang menyimpan koleksi terkait kebaharian dan kenelayanan Indonesia, terletak di seberang Pelabuhan Sunda Kelapa. </p><p><br></p><p>Pada masa VOC, bangunan ini merupakan gudang untuk menyimpan hasil bumi seperti rempah-rempah dan komoditas belanda lainya seperti kopi, teh, tekstil, tembaga, dll. Selama pendudukan Jepang, digunakan untuk logistik militer, dan setelah Indonesia merdeka, menjadi gudang PLN dan PTT. Pada 1976, bangunan ini dipugar dan diresmikan sebagai Museum Bahari pada 7 Juli 1977.</p><p><br></p><p>Museum ini fokus pada sejarah maritim Indonesia dengan koleksi model kapal dari berbagai era, mulai dari zaman Kerajaan, Hindia Belanda, hingga modern. Di antaranya, terdapat model kapal Nusantara, seperti kapal Majapahit dari Jawa kuno, serta kapal tradisional seperti Pinisi, Lancang, dan Gelati. Museum ini juga menyimpan alat pembuat kapal dan menampilkan tradisi maritim Indonesia. Untuk pelayaran modern, ada koleksi alat navigasi, peta TNI AL, informasi tentang mercusuar, dan foto perjalanan kapal K.P.M. Selain itu, museum ini memiliki pameran "Oseanografi Biologis" yang memperlihatkan keanekaragaman hayati wilayah pesisir Indonesia.</p><p><br></p><p>Mulai dari Rp 10.000 saja, kita sudah dapat menikmati dan menjelajah sejarah maritim indonesia di museum Bahari</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3247585151/ee9051cf97191c9571c7f51824c44c3f/1000070780.png" />
         <pubDate>2025-01-09 06:13:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80/wish/3284857862</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Museum Bank Indonesia, Jalan Pintu Besar Utara, RT.4/RW.6, Pinangsia, West Jakarta City, Jakarta, Indonesia</title>
         <author>darrenfauzi99</author>
         <link>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80/wish/3284860251</link>
         <description><![CDATA[<p>Museum Bank Indonesia adalah sebuah museum yang berfokus pada sejarah perbankan Indonesia, khususnya peran Bank Indonesia dalam perkembangan ekonomi negara. Museum ini terletak di kawasan Kota Tua Jakarta dan awalnya digunakan sebagai kantor pusat De Javasche Bank sejak 1913. Setelah melalui beberapa renovasi, museum ini kini menyajikan informasi mengenai kebijakan perbankan, benda numismatik (seperti coin dan mata uang), dan dokumen bersejarah yang terkait dengan perjalanan Bank Indonesia. Sebagai bagian dari upaya revitalisasi Kota Tua, Museum Bank Indonesia juga berfungsi sebagai sarana edukasi yang menghibur dan mendukung pengembangan kawasan wisata sejarah di Jakarta.</p><p><br/></p><p>pengunjung hanya perlu membayar Rp 5.000. Namun, bagi pengunjung yang menunjukkan kartu pelajar atau mahasiswa, maka tiket akan digratiskan.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3247585151/7ad717ab5be181b1f16e78ccb08145d4/1000070634.jpg" />
         <pubDate>2025-01-09 06:16:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80/wish/3284860251</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Stasiun Tanjung Priuk, Jl. Taman St. Tj. Priok, RT.6/RW.8, Tanjung Priok, North Jakarta City, Jakarta, Indonesia</title>
         <author>darrenfauzi99</author>
         <link>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80/wish/3284860598</link>
         <description><![CDATA[<p>Stasiun Tanjung Priok (TPK) adalah stasiun kereta api yang terletak di dekat Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Stasiun ini melayani KRL Commuter Line dan Kereta api barang peti kemas. Sebagai stasiun terbesar di DKI Jakarta dengan luas 4,693 ha TPK juga termasuk cagar budaya.</p><p><br/></p><p>Stasiun Tanjung Priok (TPK) dibangun pada tahun 1925 oleh pemerintah kolonial Belanda untuk mendukung aktivitas Pelabuhan Tanjung Priok yang merupakan pusat perdagangan utama. Sejak saat itu, stasiun ini berkembang menjadi salah satu stasiun utama di Jakarta Utara </p><p><br/></p><p>Selain itu, Stasiun Tanjung Priok juga terkenal sebagai lokasi syuting film. Dengan bangunan bergaya arsitektur art deco dan suasana yang khas, stasiun ini sering dijadikan pilihan untuk pengambilan gambar berbagai film, iklan, dan video musik (salah satu contohnya yaitu, "memunggumu" oleh Chrisye), menjadikannya salah satu tempat ikonik di Jakarta.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3247585151/6f44dbe03c7ddfd5c012061054cadf3e/1000070784.jpg" />
         <pubDate>2025-01-09 06:16:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/darrenfauzi99/2k7bd7vwy3w30n80/wish/3284860598</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
