<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Tugas Fabel untuk Kelas 7 by Alfu Laili</title>
      <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel</link>
      <description>Buatlah cerita fabel karyamu sendiri sesuai struktur (orientasi, komplikasi, resolusi, koda). Jangan lupa tuliskan Kelas/Absen/Nama.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2020-03-17 02:05:29 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-01-20 22:39:47 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f412.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>SI MONYET YANG NAKAL</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462577388</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: 7J/34/Satya Ratri P<br>   <br><br>    Di sebuah hutan,tinggallah seekor monyet yang nakal dan suka membuat kerusuhan.Dia bernama Moli.Suatu hari Moli sedang berebut makanan dengan monyet lainnya.Padahal makanan itu bukan milik Moli ,tetapi ia berniat untuk mendapatkannya.<br><br>       "Hai Moli.Jangan kau merebut makananku.Kenapa kau suka menggambil milik orang lain?" Seru monyet lain.<br>"Biar saja,memangnya tidak boleh.Terserah saya dong!" Sahut Moli.Akhirnya monyet pemilik makanan itu mengalah,kemudian monyet itu pulang dan menceritakan sikap Moli kepada warga di hutan.Monyet itu juga menashati warga hutan agar tidak berteman dengan Moli yang nakal.<br><br>   Sejak saat itu Moli merasa kesepian karena tidak ada satu pun hewan yang mau berteman dengannya.Beberapa hari kemudian Moli bergegas pergi meninggalkan hutan.Ia berharap dapat memperoleh teman di daerah lain.Sepanjang jalan Moli terlihat sangat murung.Hingga akhirnya ia bertemu dengan seekor burung.Burung itu sangat heran melihat kemurungan Moli."Hai teman,mengapa wajahmu sangat murung?"sapa burung itu."Saya pergi dari hutan .Karena semua hewan di hutan selalu menganggapku jahil dan suka menang sendiri."jawab Moli."Tidak usah sedih,saya bisa membantumu."Burung pun menasehati Moli agar tidak mengulangi kesalahannya dan menghindari sifat nakalnya.Tetapi Moli tidak memperdulikan nasehat burung.Moli justru merasa tersinggung,kemudian ia meninggalkan tempat itu.<br><br>     Sewaktu Moli melanjutkan perjalanan,ia bertemu dengan monyet yang pernah diganggunya.Tetapi Moli enggan meminta maaf ,ia malah membuat keributan lagi dengan monyet itu.Mereka pun saling adu mulut hingga akhirnya terjadi terjadi pertengkaran antara mereka.Di tengah pertengkaran yang sengit,tiba-tiba Moli terpeleset dan masuk ke dalam jurang yang sangat dalam.Sejak kejadian itu tidak pernah terdengar kabar tentang Moli.<br><br>Amanat:Kita tidak boleh memiliki sikap serakah dan ingin menang sendiri.Kita harus mementingkam kepentingan orang lain bukan hanya kepentingan diri sendiri</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:00:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462577388</guid>
      </item>
      <item>
         <title>CUPI DAN SERIGALA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462582024</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh : 7J/28/NAZIIHAN SALWA<br><br>Pada suatu hari,tepatnya pada waktu sore ada 3 kelinci kecil yaitu Cupi,Cepi,Cipi yang bermain bersama di tempat lapang di hutan.Tiba-tiba Cupi melihat sesuatu tergeletak dalam bungkus plastik.<br>"Hai teman-teman... lihatlah! Cupi berteriak sambil menunjuk ke arah bungkusan plastik. "Wah... makanan teman-teman.." teriak Cupi.<br>"Asyik... sore ini kita makan enak.." Cepi bersorak kegirangan.<br>Cupi mengambil kue itu,membuka bungkusnya dan tercium aroma harum dari kue itu.Tiba-tiba muncul niat liciknya.<br>"Ah... kue ini pasti nikmat sekali apalagi jika ku makan sendiri tanpa berbagi dengan mereka".Gumamnya dalam hati.<br>"Teman-teman sepertinya kue ini bekal pak tukang kayu yang sering ke hutan ini,mungkin dia baru saja kesini dan belum pergi terlalu jauh.Bagaimana jika kususulkan kue ini,bukankah menolong orang juga perbuatan mulia?" Cupi meyakinkan temannya.<br>Raut kecewa tergambar di wajah Cepi dan Cipi,mereka gagal makan kue yang beraroma lezat itu.Cupi berlari menjauhi temannya dan memakan kue itu sendiri.Tiba-tiba...<br>Bruukk...!!<br>"Aaahhgg.. tolooong..." Cupi menjerit keras. Seekor serigala muncul dari balik semak dan langsung menerkam tubuh mungil Cupi. Cupi pun menangis dan terus berteriak minta tolong.<br>Cupi pun memutar otak mencari cara bagaimana agar ia bisa bebas dari cengkeraman serigala itu. Akhirnya ia mendapatkan ide.<br>"Pak serigala,aku punya dua teman di sana. Bagaimana jika mereka ku jemput kesini supaya kamu dapat makan lebih banyak lagi". Cupi berusaha mengelabui serigala itu.<br>"Baiklah,segera panggil mereka tapi aku harus ikut di belakangmu." jawab serigala <br>"Pelan-pelan saja ya,jalanmu supaya mereka tidak mendengar langkah kakimu. Aku khawatir mereka akan lari ketakutan."<br>Cupi pun berlari ke arah teman temannya yang ditinggalkan tadi. Sementara serigala mengikutinya dengan langkah pelan. Menyadari hal itu Cupi berlari sekuat tenaga sambil sesekali memanggil temannya.<br>"Upss...!", kaki Cupi tiba-tiba terasa ada yang menarik. Ia pun menjerit dan bahkan tidak berani membuka mata.<br>"Jangan pak serigala... jangan makan aku,ampuni aku.."<br>"Ssttt...,ini aku Cu,bukalah matamu,ini kita,Cepi dan Cipi.."<br>Cupi pun membuka matanya dan benar ternyata itu adalah Cepi dan Cipi.<br>"Ayo cepat Cu kita segera lari dari sini agar serigala itu tidak menemukan kita lagi.." dengan rasa kebersamaan mereka pun lari dan akhirnya mereka selamat bebas dari serigala itu. Napas mereka tersengal-sengal,keringatnya bercucuran. Cupi menangis tersedu-sedu.<br>"Hiks hiks.. maafkan aku teman-teman,aku bersalah pada kalian. Aku telah berbohong.." Cupi akhirnya menceritakan kejadian yang sebenarnya.Temannya tidak marah lagi apalagi membencinya. Cupi pun berjanji tidak akan mengulanginya lagi.<br>"Sudahlah Cupi.. jangan menangis.. kami memaafkanmu.." kata Cepi dengan bijak.<br>"Terimakasih kawan,aku janji tidak akan mengulanginya lagi.." jawab Cupi dengan tulus.<br>Mereka pun saling berpelukan dan bermain lagi dengan bergembira.<br><br>Amanat : Jangan suka berbohong,karena berbohong adalah perbuatan yang tidak baik. Tanamkan sikap saling berbagi kepada sesama,jangan pelit apalagi sama teman/sahabat sendiri,karena ada pepatah yang mengatakan bahwa berbagi itu indah.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:13:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462582024</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KURA KURA YANG BAIK HATI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462583915</link>
         <description><![CDATA[<div>Suatu hari, di sebuah hutan. Tinggal lah seekor kura-kura dan seekor monyet. Mereka berdua adalah sahabat sejak dulu. Tetapi, perilaku monyet yang terkadang membuat kesal kura-kura bisa membuat tali persahabatan mereka hancur. <br><br>"Monyet, apakah kamu bisa membantu ku untuk mengambilkan buah mangga di atas pohon sana? Aku sangat lapar. Kau kan pintar memanjat pohon." Tolong kura-kura kepada monyet. "Enak saja, apakah kau tidak bisa melihat aku sedang apa? Aku sedang makan nih. Jangan ganggu aku!" Tolak sang monyet dengan sombong nya. Saat monyet sudah selesai makan, mereka berdua berjalan jalan di hutan. Kura-kura yang belum makan itu menjadi kelaparan dan menjadi malas saat berjalan dengan monyet. Dan sempat sempatnya monyet mengambil buah apel yang sudah matang di atas pohon, kura-kura hanya bisa diam melihatnya karena monyet tidak mau membagi makanan nya. <br><br><br>Karena terlalu banyak makan, akhirnya membuat perut monyet menjadi kesakitan, dan akhirnya dia pingsan "Aduhh kepalaku pusing, dan perutku sakit sekali." Monyet menjadi semakin lemas dan akhirnya terjatuh dari pohon "BRUKKK!!". "Monyet, apa yang sudah terjadi denganmu? Astaga kamu pingsan. Aku harus mengantarkan mu pulang!" Lalu kura-kura membawa monyet pulang dengan selamat. Saat monyet terbangun ia sangat kaget. "Aku dimana? Mengapa aku pingsan?" Tanya monyet yang ternyata sudah siuman dari pingsannya. "Kau terlalu banyak makan hingga membuatmu pingsan, dan aku membawa mu kesini" Cerita kura-kura. "Maafkan aku kura-kura karena tidak memberi kan mu buah. Ternyata, meskipun aku bersikap egois kau tetap membantuku" Maaf sang monyet. "Tidak apa, karena kau adalah sahabat terbaikku."<br><br><br>Koda : Kita harus selalu membantu orang lain, karena suatu saat kita juga akan membutuhkan pertolongan<br><br><br>Nama : Agnes Yuniar Trinabila<br>Absen : 02<br>Kelas : 7i</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:19:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462583915</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Buaya yang serakah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462584317</link>
         <description><![CDATA[<div>Di pinggiran sungai ada seekor buaya yang sedang kelaparan, sudah tiga hari buaya itu belum makan perut nya terasa lapar sekali mau tidak mau hari ini dia harus makan  sebab kalau tidak, bisa bisa  ia akan mati kelaparan buaya itu segera masuk kedalam sungai ia berenang  perlahan-lahan menyusuri sungai mencari mangsa. <br><br>Buaya melihat seekor bebek yang sedang berenang di sungai, bebek tau dia sedang diawasi oleh buaya. Dia segera menepi melihat mangsanya akan kabur buaya segera mengejar dan akhir Bebek tertangkap<br><br>Ampun buaya tolong jangan mangsa aku daging ku sedikit, kenapa kamu tidak memangsa kambing saja di dalam hutan "ucapnya seraya menangis dan ketakutan"<br><br>Baik sekarang kau antar kan aku ketempat persembunyian kambing itu perintah buaya dengan menunjukkan taring yang sangat tajam. <br><br>Berada tidak jauh dari tempat itu ada lapangan hijau tempat kambing mencari makan, dan benar saja disana ada banyak kambing sedang makan rumput<br><br>Pergi sanah aku mau memangsa kambing saja, Bebek merasa senang kemudian ia berlari dengan kecepatan penuh <br><br>Setelah mengintai beberapa kambing akhirnya buaya mendapat satu ekor kambing "tolong jangan mangsa aku daging ku sedikit aku kecil kenapa kamu tidak makan gajah saja yang daging nya lebih banyak aku bisa mengantarkan kamu kesana dan akhirnya buaya memangsa. <br><br>Anak gajah berteriak meminta tolong pada ibunya, buaya terus berusaha untuk menjatuhkan anak gajah tapi sayang nya buaya tidak bisa, lalu ibu gajah mendengarkan teriakan anaknya dan akhirnya ibu gajah menginjak badan buaya lalu buaya mati<br><br>AMANAT:  KALAU KITA SUDAH MENERIMA APAPUN MESKIPUN KECIL/SEDIKIT BERTERIMA KASIH DAN BERSYUKURLAH DENGAN APA YANG SUDAH KITA DAPAT. <br><br><br>Nama: 7J/33/SALVANIA RAHMA SARI FERDANA</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:21:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462584317</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BETI PENYEBAR VIRUS                  </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462585252</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh : 7J/02/AIZA NUR HANIFA <br><br>         Pada waktu malam hari ada seekor kelelawar yg bernama Beti tengah mencari makanan atau buah buahan ternyata tak disangka ada serigala yg ingin memangsa Beti.Beti pun terkejut ia terbang dgn sangat kencang &amp; seigala itu pun kewalahan untuk menangkap Beti karena Beti terbang sedangkan serigala hanya bisa lari kencang,namun serigala berpikir sejenak ``Sekarang marak virus corona,nah corona katanya virus dr kelelawar emmmm.... aku ga jadi deh mangsa Beti takut corona!!!".Serigala pun takut bila ingin memangsa Beti ia takut virus itu ada di dalam tubuhnya. Sedangkan Beti  ``hufftts... untung aku lolos dr kejaran serigala jelek itu kalau tidak tamatlah riwayatku!'' keluh Beti.Beberapa menit kemudian Beti tertawa sendiri dan berbicara `` Apakah serigala jelek itu tidak takut denganku secara akulah penyebar virus corona hahahaha!!! apa lagi kalau dia tidak menjaga kebersihan tubuhnya,pasti virus itu cepat masuk ke dlm tubuhnya hahahah!!!". Lalu pada tengah malam Beti ingin memancing serigala agar memangsanya  ``heiii tayo serigala jelek bukan kah kau kemarin yg ingin memangsaku." kata Beti . ``haa apa??tidak dengar hahahha wkwkw,mana mungkin  aku memangsa hewan yg banyak virus iyuhh (muntah).'' ejek serigala . `` ko..ko..kok kau tau tentang hal itu?'' tanyanya dengan bingung .`` Semua hewan tersakiti oleh virusmu semua hewan benci pada mu hahahahahhhah!!'' ejek serigala. <br>  Beti sedih ia merasa tidak dihargai &amp; dia benci dgn dirinya sendiri ia menjauh dr hewan hewan di hutan ia takut diejek penyebar virus dan dia menyesal tlh menyombongkan virusnya kpd serigala.<br><br>            kita tidak boleh menyombongkan apa yg kita miliki bisa sajaorang yang kita perlihatkan kelebihan kita mala mengejek/mencaci maki kita .</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:24:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462585252</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462585671</link>
         <description><![CDATA[<div>SINGA DAN BERUANG<br><br>Nama : Achmad salim ss.<br>Kelas  : 7i (01)<br><br>            Suatu hari singa mengajak beruang untuk berburu bersama. Beruang setuju karena dia juga sedang lapar. Mereka segera menuju padang rumput karena di sana banyak mangsa.<br><br>Tiba di padang rumput, singa dan beruang bersembunyi di antara semak-semak. Masing-masing mengincar mangsa yang akan mereka kejar.<br>Setelah mengamati mangsa yang ada, singa dan beruang keluar dari tempat persembunyian secara bersamaan. Mereka mulai mengejar mangsa. Tanpa disadari, mereka mengejar mangsa yang sama, seekor anak rusa.<br><br>Dengan mudah, anak rusa itu bisa tertangkap. Singa dan beruang langsung bertengkar memperebutkan anak rusa itu.<br><br>“Ini Mangsaku. Aku menangkapnya dengan gigitanku yang kuat,” kata singa.<br><br>Beruang tidak mau kalah, “Tidak, ini rusaku. Aku juga menangkapnya .”<br><br>Mereka terus memperebutkan anak rusa itu. Saat hari sudah sore, singa dan beruang akhirnya berhenti berebut. Mereka lelah dan hanya duduk tanpa bisa menggerakan badan.<br><br>Rupanya, dari tadi serigala mengamati pertengkaran mereka. Mengetahui kalau saat ini singa dan beruang sudah lelah.<br><br>“Ah, ini kesempatanku untuk merebut anak rusa itu,” pikir serigala.<br><br>Serigala segera berlari dan merebut anak rusa. “Terima kasih ya. Kalian baik sekali memberiku anak rusa yang lezat ini,” kata serigala sambil tersenyum.<br>Dengan sisa tenaga, singa dan beruang berusaha merebut kembali mangsa mereka. Namun, mereka sudah telalu lelah. Akhirnya, anak rusa itu dibawa kabur<br>Semua salah kita. Kalau saja kita mau berbagi, pasti kita sama-sama kenyang sekarang,” kata mereka dengan wajah yang terlihat menyesal.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:25:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462585671</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462587199</link>
         <description><![CDATA[<div>TRENGGILING YANG SOMBONG<br><br>Oleh : 7J/17/Fitri Yatul Amalia<br><br>     Di sebuah hutan,terdapat seekor Trenggiling yang sombong karena memiliki ketangkasan pada saat berguling guling. Pada saat ia bertemu dengan binatang lain,ia selalu mengejeknya. <br><br>"Hei kalian,aku sungguh kasian melihat kalian berjalan sangat lambat dicuaca panas seperti ini." Ejek Trenggiling<br><br>     Pada suatu hari,Kura Kura dan Siput sedang berjalan jalan mengelilingi hutan. Tanpa sengaja ia bertemu dengan Trenggiling yang sombong.<br><br>"Hei kalian ngapain jalan jalan dicuaca yang panas ini,jalanmu juga sangat lambat. Oh iya lupa,kan kalian kalau jalan emang sangat lambat,hahaha." Ujar Trenggiling menertawakan. Setelah mengatakan itu ia  berguling guling meninggalkan Kura Kura dan Siput. Ia berguling sangat cepat,tanpa sadar di depan terdapat sebuah sungai.  Sangat disayangkan ia terjatuh ke dalam sungai tersebut.<br><br>"Hahaha,kasian sekali kau Trenggiling. Kami tertawa karena melihat tingkahmu. Kau terlalu menyombongkan diri karena ketangkasanmu saat berguling guling sangat cepat,tapi sekarang kau jatuh juga." Ujar Kura Kura.<br><br>"Itulah Ra,akibatnya untuk orang yang selalu menyombongkan dirinya. Trenggiling pasti malu karena kejadian ini." Ujar Siput.<br><br>     Berbarengan dengan ejekan Kura Kura dan Siput ia bisa keluar dari sungai tersebut meski dengan perasaan yang sangat kesal. Namun apa yang dikatakan mereka memang benar. Ia pun berjanji tidak akan bertingkah sombong lagi. Akhirnya Trenggiling pulang dengan menahan rasa malunya. Ia sadar bahwa keseombongannya sudah merugikan dirinya sendiri dan membuat ia tidak disenangi binatang binatang lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:29:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462587199</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462587490</link>
         <description><![CDATA[<div>Contoh:Keistimewaan tersendiri<br>Oleh:7J/20/Laily Mufiddah<br><br><br><br>Lala adalah kepiting yang selalu mengejek teman teman nya karena dia memandang hewan lain dari sisi kekurangan nya.Pada saat itu langit menampakkan warna abu abu diiringi suara petir,Lala sangat menyukai hujan,dia akan berkeliling ke hutan untuk bermain main.Saat Lala melihat Belalang yang sedang berteduh dia berkata,"hai Belalang apa kau tidak suka hujan?oh iya aku lupa kalau hujan sayap kecil dan pendek mu itu akan basah dan tidak bisa terbang hahaha!"Lala berkata tanpa memikirkan perasaan si Belalang.si Belalang menjawab,"kenapa kau bicara seperti itu?"Belalang merasa kecewa lalu berteduh ke tempat lain.di perjalanan Lala bertemu Serangga yang sedang mengumpulkan makanan nya menuju sarang nya,Lala lalu menanyai Serangga itu,"Hai,serangga,apa kau tidak suka hujan atau kau takut hujan?ups aku lupa kau hanya memiliki kaki kaki kecil dan tidak bisa berenang!hahaha!".Serangga itu pun langsung pergi karena dia tidak mau mendengarkan ocehan Lala si Kepiting itu yang tidak tahu apa arti Karunia.Lala masih melanjutkan perjalanan nya sambil menikmati hujan,lalu Lala bertemu dengan ikan,dia menanyai ikan itu,"Hai, ikan,apa kau tidak mau bermain hujan hujanan dengan ku,Uppss!kamu kan tidak bisa hidup dan tidak pernah merasakan hujan,berbeda dengan aku,aku bisa hidup di dua alam,di air dan darat,hahaha kasian sekali kamu!haha."si Ikan mulai kecewa tentang perkataan Lala si Kepiting yang sombong,ikan lalu berkata,"Kau jahat sekali telah mengucilkan ku dengan perkataan mu!." si Ikan lalu kembali kedalam air. Ditengah perjalanan Lala bertemu dengan Merpati yang juga sedang berteduh diatas pohon karena hujan.Lala bertanya dengan Merpati hal yang sama," Hai,Merpati,apa kau tidak suka hujan?atau kau tak bisa berenang seperti ku?haha." lalu merpati menjawab,"Hai,Lala,apa kau bisa menaiki pohon ini?"dengan santai Merpati kembali bertanya ke Lala yang membuat Lala tidak bisa menjawab. Merpati lalu bertanya,"kenapa kau diam ?bukan kah kau selalu menanyai hewan hewan saat hujan tanpa berpikir panjang kamu melontarkan pertanyaan yang membuat mereka sedih karena perkataan mu?".Lala tertunduk dan berkata,"Tapi Merpati apa yang ku katakan kepada mereka itu benar,mereka tidak bisa berenang seperti ku." Merpati menjawab," Memang benar mereka tidak sepertimu,tetapi apa kau tidak memikirkan perasaan mereka saat kau mengatakan kekurangan mereka berbeda dengan mu?kita semua diciptakan dengan Keistimewaan tersendiri dan sebaliknya Kekurangan kita juga berbeda beda.jadi belajarlah tidak memandang mereka sebelah mata karena kekurangan nya."Lala mulai menyadari apa yang dia lakukan kepada teman teman nya itu salah.Lala berkata"Maaf kan aku Merpati,aku tidak tahu jika itu menyakiti perasaan mereka..mulai sekarang aku tidak akan memandang mereka dengan kekurangan nya".merpati menjawab,"Baiklah,minta maaf lah dengan semua hewan yang pernah kau rendahkan."Lala menjawab, "Terimakasih,Merpati."Dengan anggukan Merpati Lala langsung meminta maaf kepada teman teman nya dan tidak mengulangi hal itu lagi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:30:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462587490</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelelawar dan musang</title>
         <author>fitriindriani808</author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462588422</link>
         <description><![CDATA[<div><br>7I/05/Amanda Marsha<br><br>         Di sebuah hutan rimba di dekat gunung, hiduplah seekor kelelawar yang bijaksana. Ia akan terbang berkeliling di malam hari dan beristirahat di siang hari. Suatu hari saat ia sedang beristirahat, ia terlepas dari pegangan dan terjatuh.<br><br>         Seekor musang menyaksikan kelelawar jatuh. Musang itu lalu menerkamnya. Kelelawar memohon untuk dilepaskan. Ia berkata, "Tolong bebaskan saya." Dengan tertawa musang berkata, "Saya selalu menjadi musuh burung. Tentu saja saya akan memakanmu."<br><br>         Kelelawar berpikir dengan cepat dan berkata, "Tetapi saya bukan burung. Perhatikan wajahku. Saya seekor tikus!" Musang yang kebingungan itu berpikir sejenak dan kemudian melepaskan kelelawar.kelelawar pun langsung terbang menjauh dan mencari tempat lain. <br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:33:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462588422</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462589556</link>
         <description><![CDATA[<div><br>           <br>Aurel Meita Permata<br>7J/11<br>smpn 39 SURABAYA<br><br>                       Kelinci dan Anjing Petani<br><br>      Disebuah perkebunan jagung yang<br>cukup luas terdapat seekor anjing<br>petani sedang mencari kelinci yang<br>berkeliaran untuk dimangsa. Anjing<br>itu dilatih untuk mengejar hewan<br>pengganggu perkebunan jagung<br>ketika jagung masih muda. Daun<br>jagung itu sering dimakan oleh kelini<br>sehingga tanaman jagung itu tidak<br>dapat tumbuh dengan baik dan jika<br>tanaman itu tidak tumbuh dengan<br>baik hasil panen jagung juga akan<br>sangat berkurang, maka dari itu sang<br>petani menempatkan seekor anjing<br>terlatih di perkebunan itu. Setiap hari<br>anjing itu berkeliaran memeriksa<br>hewan pengganggu tanaman jagung di<br>perkebunan petani.<br><br>     Pada suatu pagi anjing itu bangun<br>dari tidurnya kemudian dia berjalan<br>mengitari perkebunan jagung itu<br>sambil mengendus-ngendus bau<br>hewan lain dengan hidung nya,<br>penciuman anjing itu sangat tajam<br>bahkan anjing itu mampu mencium<br>bau kelinci dari jarak yang sangat<br>jauh, ketika dia berjalan anjing itu<br>mencium bau kelinci dari kejauhan<br>anjing itu mengikuti arah bau itu<br>sampai akhirnya dia melihat seekor<br>kelinci sedang asik memakan pucuk<br>jagung yang masih muda, "hmm, enaknyaa"kata si kelinci. Anjing itu berjalan perlahan mendekati kelinci<br>tersebut,"Kena juga kau"kata anjing.Ketika dia sudah sangat dekat dengan kelinci itu sang anjing<br>langsung mengejarnya dengan sangat<br>cepat, namun sang kelinci mendengar<br>langkah anjing itu karena kelinci<br>memiliki telinga yang panjang dan<br>sangat peka terhadap suara. Kelinci itu<br>menghindari sang anjing dengan cepat<br>dia melompat dengan sangat cepat dan<br>lompatan kelinci itu sangat jauh.Sang anjing berkata"Jangan lari kau, dasar kelinci", kelinci menjawab dengan santai nya "Sini kalau bisa kejar aku".<br><br>Sang anjing terus mengejarnya<br>meskipun kelinci itu semakin menjauh<br>dari jarak sang anjing namun sang<br>anjing tidak menyerah begitu saja.<br>Anjing itu memiliki kemampuan<br>berlari tanpa henti sehingga dia<br>mampu mengejar sang kelinci tanpa<br>kelelahan. Meskipun demikian sang<br>kelinci yang sangat cepat melompat<br>menghindari kejaran anjing itu<br>membuat anjing itu kehilangan<br>jejaknya, anjing itu mulai mengendus-<br>ngendus bau sang kelinci dan tidak<br>lama kemudian dia menemukan<br>kelinci itu kini dia mengejarnya lebih<br>cepat dari sebelumnya namun sang<br>kelinci itu tidak dapat dia kejar hingga<br>akhirnya anjing itu menyerah dan<br>tidak melakukan pengejaran terhadap<br>kelinci itu lagi.<br>      Lalu pada suatu hari, kelinci datang pada sang anjing dan berkata,"aku kesini mau minta maaf karena telah mengambil jagung majikan mu itu",kemudian sang anjing menjawab "Tidak apa-apa, aku dan majikanku telah memaafkan mu",si kelinci menjawab "apakah benar?",si anjing berkata "sangat benar, tetapi apa motifmu untuk mengambil jagung majikan ku?", ia menjawab "aku belum makan dari tadi pagi, sehingga aku kelaparan", "kasihan sekali kamu kelinci"kata anjing.Sejak itulah mereka menjadi sahabat dan kelinci berjanji ia tidak akan mencuri jagung muda lagi.<br><br><br> <br><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:37:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462589556</guid>
      </item>
      <item>
         <title>GAJAH YANG BAIK HATI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462591218</link>
         <description><![CDATA[<div>7I/17/indi febian<br><br>Orientasi:<br>Pada suatu hari ada seekor kancil Yang berjalan jalan melihat taman yg sangat bagus.sang kancil berjalan jalan sambil menyapa binatang yg ada disitu.<br><br>Komplikasi:<br>Sang kancil selalu membanggakan dirinya karena bisa pergi kemana saja.Bahkan sang kancil merasa bahwa dirinya hebat.Di situ ada si kepompong,kepompong hanya terdiam.lalu sikancil mengejek si kepompong. <br><br>Resolusi:<br>Pada suatu pagi sang kancil kembali berjalan jalan ke taman itu.karena hujan,genangan Lumpur terdapat dimana mana.Lumpur yg licin membuat kancil tergelincir dan jatuh ke dalam lumpur.Lalu sang kancil berteriak meminta tolong,lalu datanglah si gajah yg baik hati.Dengan hati Yang sangat baik si gajah akhirnya menolong sikancil menggunakan sebatang ranting untuk mengangkat si kancil.Akhirnya si kancil berterimakasih kepada gajah. <br><br>Koda:<br>Dari paristiwa itu si kancil berjanji kepada si gajah bahwa ia tidak akan mengejek binatang Yang lain.<br><br>Pesan moral:<br>Kita tidak boleh sombong Dan kita harus menghargai ciptaan ciptaan Allah swt. <br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:42:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462591218</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kucing dan Anjing</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462593325</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama:Muhammad Wahyu Firdaus<br>Kelas:7 i<br>No. Absen:28<br><br>   Suatu pagi yang cerah,Anjing berjalan-jalan ditaman. Ia bertemu dengan Kucing. Anjing mengajak Kucing berkenalan.<br><br>     "Kucing apakah kau mau main bersamaku nanti malam? "kata Anging. Kucing bertanya,"Kita mau main dimana? ". Anjing menjawab, "Kita akan main diseberang jalan. "  <br>"Oke! " jawab Kucing. <br><br>     Malam hari pun tiba, Anjing telah datang ketempat yang mereka janjikan. Satujam kemidian tetepi Kucing belum datang juga,Anjing pulang dengan rasa marah. Karena Kucing belum datang juga. <br>       <br>     5 hari kemudian...  Mereka bertemu lagi ditaman tempat mereka bertemu sebelumnya. <br>"Maaf Anjing saat itu aku tidak bisa datang. "kata Kucing<br>"Tapi kenapa?! " tanya Anjing.<br>"Sebenarnya... Hiks hiks hiks,Ibuku meniggal."jawab Kucing.<br>"Benarkah?! Maafkan Aku Kucing,Aku telah berburuk sangka kepadamu."kata Anjing.<br>"Ya,Aku telah memaafkan mu Anjing"jawab Kucing. <br><br>DAN AKHIRNYA MEREKA BERSAHABAT SELAMANYA!!!.....<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:49:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462593325</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kecerobohan kancil</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462593849</link>
         <description><![CDATA[<div>7I/10/Cinta Aulia Putri A<br>      Pada suatu pagi yang cerah terdapat kelinci dan kancil yang berada dipinggir sungai untuk meminum air.Lalu pada saat minum air Kancil melihat banyak buah rambutan yang berjatuhan,kancil mengajak kelinci untuk pergi kesana.<br>"Kelinci liat itu banyak buah rambutan yang berjatuhan, ayo kita kesana"tanya kancil<br>" Ayo",jawab kelinci spontan<br>Kelinci dan kancil segera menuju kesana dan langsung memakan buah rambutan itu tanpa melihat buah rambutan itu terlebih dahulu,setelah buah itu habis kancil merasa perutnya sakit<br>"Haduh perut ku sakit sekali," keluh kancil kepada kelinci.kelinci mengamati buah rambutan itu ternyata terdapat banyak semut di dalam nya<br>"Kancil mungkin perut mu sakit karena memakan buah rambutan yang ada semutnya itu",tebak kelinci<br>Kelinci langsung mengajak kancil ke rumah tupai untuk meminta obat sakit perut setelah memberikanya,kancil langsung meminum obat itu dan berterima kasih kepada tupai<br>Tupai berpesan kepada kancil bahwa" teliti dulu sebelum di makan."setelah kejadian itu kancil selalu berhati-hati sebelum melakukan kegiatan apapun</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:51:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462593849</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Harimau yang Angkuh </title>
         <author>sakurazuricho</author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462594016</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh:7J/37/Zuricho suzumu sakura <br>   <br><br>          Pada suatu hari tinggallah seekor harimau di dalam goa yang gelap.Harimau tersebut terkenal Angkuh didalam hutan itu sehingga tak ada yang mau berteman dengan dia.Ketika dia lapar dia keluar dari goa itu dan memamerkan aumannya,kulit,gigi, dan cakar nya.<br>   Suatu hari saat harimau sedang berjalam menuju goa , "Tiba-tiba...." dia mendengar bunyi di balik semak-semak.Karena Harimau pensaran dan di sudah kenyang dia pun bejalan menuju semak-semak tersebut.Ternyata di balik semak-semak terdapat kancil dan gajah,karena disana ada gajah dan kancil harimau berniat memamerkan aumanya. Setelah pamer dia pun merasa puas karena telah memamerkan suara khas harimau dan dia kembali berjalan menuju goa.<br>    Besoknya dia berjalan mencari mangsa dan dia bertemu dengan Singa."Sedang apa kamu di sini?"kata si Singa. Harimau pun berkata "Aku kemari untuk mencari mangsa." <br>"Ohh..." kata Singa. <br>Harimau tersebut meneruskan berjalan untuk mencari mangsa.Tanpa ia sadari si Singa itu mengikuti Harimau dengan sembunyi-sembunyi.Setelah dia mencari mangsa di suatu tempat harimau berhenti karena melihat para penghuni hutan yang sedang berkumpul karena penasaran dia pun menghampiri para penghuni hutan tersebut.Karena para penghuni hutan sedang berkumpul dia pun memamerkan fisik nya.Para penghuni hutan itu Jengkel dan berniat mengubah sifat harimau dengan berbagai cara , namun semua cara gagal. Mulai dari cara pergi ketika harimau datang atau tidak menghiraukan nya dan cara yang lain. <br>   Suatu waktu Harimau merasa bosan dan jengkel ketika dia tau penghuni hutan merubah sikap nya. Harimau tersebut Marah dan mulai mencakar-cakar pohon yang ada di sekelilingnya dan berlari dengan mengeluarkan auman nya . Hingga di suatu jalan karena dia tak melihat jalan yang did depan, "Tiba-tiba...." Harimau itu terjatuh kedalam lubang yang cukup dalam dan dia meminta tolong tapi tak ada yang mendzengar . Para penghuni hutan pun heran dan bertanya-tanya kemana harimau itu. Harimau itu sadar bahwa Angkuh itu tak baik karena dapat menyebabkan dia dalam bahaya seperti ini dan tak ada yang mau menolong dia.<br>    Kita tidak boleh angkuh kepada sesama makhluk hidup karena kita masih butuh mereka dan Angkuh dapat membuat kita dibenci antar sesama.<br><br><br><br>             《 TAMAT 》</div>]]></description>
         <pubDate>2020-03-17 04:52:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462594016</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Seekor Angsa Putih yang Sombong</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462594882</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Nama : Neyla Fitrah az Zahra <br>no       : 29<br>Kelas  : VII J<br><br>ORIENTASI <br>    Pada suatu ada seekor Angsa Putih yang sangat cantik dan memiliki bulu yang halus nan putih. Meskipun dia sangat cantik tetapi dia sangat sombong. Saat itu dia sedang berendam di sungai dan bertemu Kancil <br><br>KOMPLIKASI <br> "Hai Angsa" kata si Kancil,<br>tetapi Angsa hanya melirik Kancil dan melanjutkan kegiatan-nya, <br>"Huftt, sombong sekali si" gerutu Kancil, <br>lalu setelah itu Kancil meninggalkan Angsa sendirian di sungai. Angsa tidak mempunyai teman karena menurut Angsa teman temannya tidak selevel dengan dirinya. Setelah Angsa berendam dia pergi mencari makan <br>"Ah aku lapar" kata Angsa,<br> kemudian dia terbang dan dia tidak melihat jika ada pohon besar di depannya, Angsa menabrak pohon tersebut dan terjatuh ke dalam jurang yang banyak sekali lumpur ya.<br> "Aduh sakit sekali, tolong...!!!" seru Angsa. <br>Kancil yang sedang berjalan jalan pun mendengar suara tersebut dan menghampiri suara itu, ternyata di bawah sana ada seekor Angsa <br>"Kancil kumohon tolong aku" kata Angsa yang sudah kehabisan tenanga <br><br>RESOLUSI <br>Kancil merasa iba melihat Angsa yang sudah kehabisan tenanga, akhirnya Kancil memanggil teman teman nya untuk membantu Angsa yang terjebak di jurang. Akhirnya Angsa pun dapat tertolong tetapi bulu Angsa menjadi abu abu tak putih lagi, karena terkena lumpur di dalam jurang tadi,<br> "huhuhu, buluku tidak putih lagi seperti dulu, " sedih  Angsa. <br>Lalu Kancil berkata " itu sebabnya karena kau sangat sombong Angsa, dan kau terkena karma. " <br>Angsa sangat menyesal karena dia sangat sombong kepada teman temannya, akhirnya Angsa meminta maaf dan mau menerima apa yg dia dapat karena kesombongannya<br><br>KODA <br>Pesan moral : janganlah engkau sombong, karena tidak ada yg perlu disombongkan, kita tidak sempurna, hanya tuhan lh yg sempurna. Dan sifat sombong membuat kita menyesal di kemudian hari <br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:55:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462594882</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462596149</link>
         <description><![CDATA[<div>Sapi Yang Sombong<br><br>Oleh: 7J/05/AMINATUZ ZAHROH<br><br>ORIENTASI<br>Pada zaman dahulu kala,di suatu pedesaan yang sangat indah terdapat dua hewan yang sangat akrab,yaitu Sapi dan Domba.Mereka bersahabat baik sejak lama karena mereka memiliki kesamaan dalam hal makanan.Selain itu mereka juga saling membantu satu sama lain.Ketika Sapi membutuhkan pertolongannya,Domba dengan senang hati menolong Sapi.Begitu juga sebaliknya,ketika Domba membutuhkan pertolongan,Sapi juga siap membantu Domba.Namun perbedaannya,Sapi selalu merasa dirinya lebih baik dibanding Domba.Sapi dan Domba juga memiliki sahabat lainnya yaitu Kelinci,Katak,dan Musang.<br>Komplikasi<br>Pada suatu hari di pinggir ladang terlihat Kelinci,Katak,dan Musang sedang bersama.Mereka terlihat sedang mempersiapkan peralatan untuk bermain.Tiba-tiba Kelinci melihat Sapi dan Domba mendekat ke pinggir ladang<br>"Hey kalian! mau kemana?sini ikut kita bermain." sapa Kelinci kepada Sapi dan Domba<br>"Eh ada Kelinci,aku lagi jalan jalan aja nih sama Domba........wah aku juga mau ikut main dong sama kalian." jawab Sapi dengan girang<br>"Iya aku juga mau ikut dong." Domba menambahkan<br>"Kita mau main apa nih?" tanya Sapi<br>"Kita mau main masak masakan,ini aku udah siapin peralatannya." Jawab Kelinci sambil menunjuk ke arah peralatannya.<br>Sapi tiba tiba langsung menghampiri peralatan tersebut dan berkata<br>"Aku mau pegang ini,yang ini,yang ini dan yang ini,aku mau pegang semuanya"<br>Kelinci belum mengizinkan namun Sapi langsung mengambilnya dan sibuk sendiri.Sedangkan Katak,Domba,Musang,dan Kelinci hanya melihat dari arah mereka berdiri.<br>Perlahan Kelinci,Domba,Musang menghampiri Sapi dan Katak,lalu mereka bermain bersama.Namun Katak,Domba,Musang,dan Kelinci sedikit kesal dan jengkel pada Sapi karena Sapi tidak tahu malu,dia bersikap seolah mainan itu miliknya dan dia hanya bermain seorang diri.<br>"Tahu begini aku tidak mengajak Sapi bermain bersama deh." Ada rasa penyesalan di dalam hati Kelinci.<br>Satu Minggu berlalu.......<br>Rerumputan di ladang sudah mau habis,keduanya pun menyimpan makanan sebanyak banyaknya untuk persediaan di kemudian hari.Domba tubuhnya lebih kecil tapi dia berfikir untuk lebih banyak menyimpan makanan karena dia mudah lapar.<br>"Tubuhku lebih kecil,kalau aku tidak makan banyak nanti aku bisa kurus." ucap Domba kepada Sapi<br>"Tubuhku lebih besar dari pada kamu,aku yang harusnya makan lebih banyak,perutku besar." balas Sapi<br>Mereka pun saling berebut rerumputan yang sudah mau habis tersebut.<br>"Aku lebih tinggi dari kamu,jadi aku bisa mengambil dedaunan yang lebih tinggi juga.Sedangkan kamu kan pendek,jadi harus meminta tolong dulu sama aku kalau mau mengambil daun yang tinggi.Domba kecil kayak kamu pasti butuh bantuan aku!" Sapi mulai menyombongkan dirinya<br>"Sapi,kenapa kamu sombong sekali?.kita sudah lama berteman akrab tapi mengapa kamu mementingkan dirimu sendiri.Kamu jahat Sapi!"<br>Domba mulai menangis tersedu-sedu<br>"Tapi memang benar kan kamu kecil dan pendek,dan kalau kamu mau ambil daun-daunan yang tinggi ya kamu harus minta tolong dulu sama aku.Kalau tidak ada aku kamu bisa mati." jawab Sapi <br>"Hiks Hiks Hiks kamu jahat Sapi!" Domba mulai menangis kencang sambil memukul mukul tubuh Sapi<br>Sapi merasa dirinya lebih baik dari yang lain,akhirnya Domba berpikir untuk pergi dari ladang tempat Sapi berada.Domba memilih untuk mencari makanan ke tempat lain agar dia tidak terus-terusan dihina oleh Sapi.Di dalam perjalanan mencari ladang lain,Domba berkata dalam hati<br>"Dari pada aku mati kelaparan karena menunggu Sapi mengambil makanan untukku,lebih baik aku mencari makanan ke tempat lain saja."<br>Setelah berjalan cukup jauh,Domba menemukan rerumputan hijau yang amat lebat.Domba sangat senang melihat ladang tersebut."Waahhh indah sekali rerumputan disini,untung aku pergi dari ladang tempat sapi berada."<br>Sesampainya di ladang,Domba bertemu dengan Kelinci dan Katak.<br>"Hei teman teman,kalian sedang apa disini?" tanya Domba kepada Kelinci dan Katak<br>"Aku lagi main aja nih sama Katak,disini enak untuk bermain karena rerumputan hijau-hijau.Kamu sedang apa disini?" Jawab Kelinci<br>"Kalau aku sih males aja di ladang sana karena ada Sapi,dia egois dan tadi dia menghinaku karena tubuhku yang mulai kurus.Aku sangat tidak suka dengan sikapnya yang sekarang" jawab Domba dengan penuh kekesalan<br>"Sabar-sabar Domba,aku juga pernah kok kesal ke sapi karena waktu itu mainanku dirusak oleh dia." balas Katak<br>Akhirnya Katak dan Kelinci kembali lanjut bermain,sedangkan Domba mulai melahap rumput-rumput di ladang tersebut.<br><br>Resolusi<br>Hari demi hari berlalu....<br>Musang berencana untuk mempersatukan Sapi dan Domba,direncana itu Musang mengajak Katak dan Kelinci untuk membantunya.Di sebuah ladang yang sangat hijau Domba dan Sapi dipertemukan dan mereka saling memaafkan<br><br>Koda<br>Sejak saat itu Sapi menjadi binatang yang sangat baik.Dia tidak lagi berbuat sombong,meremehkan orang yang pernah dia lakukan pada Domba dan binantang binatang yang lainnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 04:59:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462596149</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462598309</link>
         <description><![CDATA[<div>PERSAHABATAN KELINCI JANTAN DAN KANCIL<br><br><br>NAMA:NAUROH MUHIBBAH<br>              VII'7J<br><br>        Disebuah ladang pertanian terdapat 2 hewan bersahabat yaitu,Kelinci dan Kancil.Saat pagi hari,Kelinci dan Kancil mengawali paginya dengan dengan bergurau."Selamat pagi Kancil!",sapa Kelinci kepada Kancil."Pagi juga Kelinci! ,pagi ini kamu terlihat sangat tampan Ci.",jawab dan puji kancil kepada Kelinci."Hehe,akukan selalu berparas tampan cil (sambil tertawa bahagia)."gurau kelinci.<br><br>        Pada suatu ketika,kelinci mencari makan di ladang paktani dan bertemu kelinci betina yang sangat cantik.Kelinci jangan pun mencoba untuk berkenalan dengan kelinci betina, "Hai!" ,sapa awal kelinci jantan. "Halo!", jawab kelinci betina.Sejak saat itu merek berteman.<br>        Suatu hari Kancil mencari Kelinci yang sedang keliling daerah pertanian bersama teman barunya."Kelinci!" teriak kancil.Dan akhirnya kancil menemukan Kelinci di tengah perjalanan.Kancil merasa dilupakan karena,Kancil melihat sahabatnya(Kelinci) sedang tertawa bahagia bersama teman barunya.Sejak saat itu Kancil tidak menganggap Kelinci sebagai sahabatnya lagi.<br>        Keesokan harinya,Kelinci mencari Kancil untuk diajaknya pergi mencari makan bersama.Tetapi setelah Kelinci pergi ke tempat tinggal Kancil,Kancil sudah tidak ada disana.Kelinci pun mencarinya."Kancil! dimana kau!",teriak Kelinci.Lalu setelah beberapa jam Kelinci mencari Kancil,akhirnya Kelinci menemukan Kancil sedang duduk di smping sungai sambil berwajah sedih."Hai kancil.Kemana saja kau,aku sudah khawatir dengan keadaanmu karena kamu tidak ada di rumahmu!"kata Kelinci yang khawatir."Kenapa kamu masih memperdulikan aku Kelinci,bukannya kamu sudah melupakan aku,karena sahabat barumu itu!"Kata Kancil dengan kecewa."Kenapa kamu terdiam Kelinci,jawab!!"Kata kancil dengan emosi.<br><br>        Lalu Kelinci pun mencoba untuk menjelaskan kesalah pahaman antara mereka.<br>"Jadi kamu itu salah paham cil,aku tidak ada maksud untuk melupakan kamu.Awalnya aku pergi ke kebun paktani dan bertemu dengan Kelinci betina .Aku mencoba untuk mengajaknya kenalan dan berteman.Lalu kelinci betina memintaku untuk mengajaknya keliling daerah sini,karena dia penduduk baru.Jadi aku tidak ada niatan untuk melupakan kamu dan mencari teman bari Cil." Penjelasan kelinci kepada kancil.<br>"Jadi selama ini aku cuman salah paham?" tanya kancil dengan suara lembut.<br>"Iya." jawab kelinci<br>"Kelinci maafkan aku ya,karena aku sudah salah paham denganmu dan persahabatan kita hampir bubar karena kesalah paham aku.Maafkan aku yang keras kepala ini ya kelinci." Kata maaf Kancil kepada Kelinci.<br>"Iya cil enggak papa,tapii."kata kelinci<br>"Tapi kenapa Ci?" tanya kancil<br>"Tapi kita masih bisa seperti dulu kan?" jawab kelinci<br>"Selalu dong Kelinci!" jawab kancil dengan bahagia.<br><br>        Dan pada akhirnya Kelinci jantan dan Kancil hidup bahagia seperti dulu dn melanjutkan persahabatannya.<br><br><br>        Jadi apapun masalah yang timbul diantara persahabatan kita,mari diselesaikan dengan baik - baik bukan dengan pertengkaran.Karena,pertengkaran tidak akan menyelesaikan masalah justru memperbesar masalah.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:06:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462598309</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462599093</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>KUCING YANG EGOIS<br></em></strong><em>Oleh : 7I/35/REVA ZAHRANI WULANDARI<br><br></em>    Siang hari itu, suasana di Hutan sangat cerah. Di Hutan terdapat seekor kucing bernama Caca. Kucing itu ternyata baru bangun tidur dan dia merasa lapar,akhirnya dia berkeliling untuk mencari makan.<br>     Di tengah perjalanan dia melihat kolam dengan air yang sangat jernih dan nampak ikan ikan sedang berenang di sana. Tetapi ia bingung,bagaimana caranya untuk bisa mendapatkan ikan itu. Ia melihat seekor bangau di tepi kolam, kucing itu pun berpikir untuk meminta tolong kepada bangau saja.<br>  "Halo Bangau, apa kabarmu?" sapa kucing<br>  "Halo Kucing, aku baik-baik saja." jawab Bangau<br>  "Apa kamu bisa membantuku,Bangau?" tanya Kucing<br>  "Bantuan apa Kucing?" tanya Bangau kepada Kucing<br>  "Apa kau bisa membantuku untuk mengambil kan.      ikan-ikan itu,aku sangat lapar." ujar Kucing<br> Bangau terdiam dan berpikir.<br>  "Ah, begini saja. Kau menangkap ikan untuk.          makananmu,tapi aku mau kau bebagi ikan-ikan itu.    Kamu putuskan untuk mengambil berapa ikan,lalu.    kita bagi 2 saja? Bagaimana?" ide kucing<br>  "Yasudah, aku akan mengambil 10 ikan. Kamu              memakan 5 ikan, dan aku memakan 5 ikan."<br>Kucing berdiam sebentar, ia berpikir <em>jika aku hanya memakan 5 ikan,maka aku tidak akan kenyang. </em>Ia pun memiliki ide. <br>  "Baiklah Bangau,emm apa boleh saat kau mengambil ikan aku mulai memakannya satu per satu?" tanya kucing kepada Bangau<br>  "Boleh, asalkan kau memakan hanya 5 ikan saja"<br>  "Terimakasih Bangau! Kau memang sangat baik."<br>Bangau pun mulai mengambil ikan di kolam dan menaruhnya di samping kucing, kucing pun langsung memakannya satu per satu. Kucing pun tak sadar, jika ia sudah memakan 7 ikan. Padahal ia hanya boleh memakan 5.<br>  "Kucing! Aku kan sudah mengatakan kepadamu jika kamu boleh memaknnya 5, mengapa kamu memakannya 7?" ujar bangau yang selesai mengambil ikan<br>  "Benarkah? Ah, sudahlah. Kau kan bisa mengambilnya lagi di kolam itu." ujar Kucing yang sudah kekenyangan<br>  "Tapi ini tidak sesuai perjanjian, Kucing." kata Bangau<br>  "Ah kamu, begitu saja marah. Jika begitu akan ku makan saja semuanya tanpa menyisakan untukmu." kata Kucing yang langsung membuat Bangau kesal.<br>  "Kamu itu, kucing serakah dan egois! Aku sudah capek mengambil ikan ikan itu dan kamu memakannya dan hanya menyisakan 3 untukku? Rakus sekali dirimu!" marah Bangau.<br>Kucing pun sudah tak perduli lagi, ia mulai terlelap dan tak mendengarkan ocehan Bangau.<br>Bangau yang merasa tak di acuhkan pun merasa kesal, ia pun memiliki ide untuk mengerjai kucing yang egois nan serakah ini.<br>Bangau pun mengambil air di kolam dan meletakkan ke dalam mangkuk dari batok kelapa. Ia memberikan obat yang sudah kadaluarsa dan melarutkannya. Ia pun membangunkan kucing untuk meminumnya.<br>  "Kucing, bangunlah. Kau tidak mau minum? Kau kan sudah makan sangat banyak." kata Bangau.<br>Kucing pun terbangun dan berkata, "Ah iya, terimakasih sudah menawarkanku." ujar kucing.<br>     Tak lama kucing merasa perutnya mulas sekali. Ia berlari untuk membuang kotoran di tubuhnya. Namun, sakit perut itu tak kunjung selesai juga. Bangau pun menghampiri Kucing itu.<br>  "Hahaha, makanya kalau jadi hewan itu jangan serkah dan egois! Ini akibatnya." kata Bangau sambil menertawakan Kucing yang masih sakit perut itu.<br>  "Maafkan aku Bangau, bagaimana sakit perut ini bisa berhenti? Tolonglah aku." mohon Kucing.<br>  "Hahaha, rasakan itu!" ujar Bangau<br>  "Tolong lah aku Bangau, aku berjanji. Tidak akan serakah dan egois lagi!" mohon Kucing<br>  "Janji?" Bangai menekankan<br>  "Sekarang apakah kamu sudah sadar dan tidak akan egois juga serakah lagi?" lanjut Bangau<br>  "Benar Bangau! Saya benar benar berjanji" ucap kucing.<br>Bangau pun memberikan obat untuk kucing yang sudah disiapkan saat kucing berlari tadi dan meyuruh kucing untuk meminumnya. Tak lama kemudian, kucing tidak merasa perutnya sakit lagi.<br>  "Terimakasih Bangau! Saya tidak akan pernah melupakan kebaikanmu untukku." ujar Kucing. Sejak saat itu, Kucing dan Bangau berteman dan Kucing sudah tidak memiliki sifat egois dan serakahnya itu. Ia mau berbagi dengan Bangau.<br>Jangan sekali-kali berbuat serakah. Serakah itu akan membahayakanmu<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:09:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462599093</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Buaya dan bebek</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462599260</link>
         <description><![CDATA[<div>(Ahmad nur zakki 7i 04)Di pinggiran sungai ada seekor buaya yang sedang kelaparan, sudah tiga hari Buaya itu belum makan perutnya terasa la sekali mau tidak mau hari ini dia harus makan sebab kalau tidak bisa-bisa ia akan mati kelaparan. Buaya itu segera masuk ke dalam Sungai ia berenang perlahan-lahan menyusuri sungai mencari mangsa.<br><br></div><div>Buaya melihat seekor bebek yang juga sedang berenang di sungai, Bebek tahu dia sedang diawasi oleh Buaya, dia segera menepi. Melihat mangsanya akan kabur Buaya segera mengejar dan akhirnya Bebekpun tertangkap.<br><br></div><div>Ampun Buaya, tolong jangan mangsa aku, dagingku sedikit, kenapa kamu tidak memang sa kambing saja di dalam hutan,” ucapnya seraya menagis ketakutan<br><br></div><div>“Baik, sekarang kau antar aku ke tempat persembunyian Kambing itu,” perintah buaya dengan menunjukkan taring yang sangat tajam.<br><br></div><div>Berada tidak jauh dari tempat itu ada lapangan hijau tempat Kambing mencari makan, dan benar saja di sana ada banyak Kambing yang sedang lahap memakan rumput.<br><br></div><div>“Pergi sanah, aku mau memangsa Kambing saja,” Bebek yang merasa senang, kemudian berlari dengan kecepatan penuh.<br><br></div><div>Setelah mengintai beberapa lama, akhirnya Buaya mendapatkan satu ekor anak Kambing yang siap dia santap. “Tolong, jangan makan aku, dagingku tidak banyak, aku masih kecil, kenpa kamu tidak makan gajah saja yang dagingnya lebih banyak, aku bisa mengantarkan kamu ke sana”.<br><br></div><div>“Baik, segera antarkan aku ke sana!” Anak Kambing itu mengajak buaya ke tepi danau yang luas, di sana ada anak Gajah yang besar. Buaya langsung mengejar dan menggigit kaki anak Gajah itu. Walau besar, tapi kulit Gajah itu sangat tebal, jadi tidak bisa melukainya.<br><br></div><div>Anak Gajah itu berteriak meminta tolong kepada ibunya. Buaya terus saja berusaha menjatuhkan anak Gajah itu, tapi sayang tetap tidak bisa. Mendengar teriakan anaknya, sekumpulan Gajah mendatangi dan menginjak Buaya itu sampai tidak bisa bernafas. Buaya itu tidak bisa melawan, karena ukuran ibu Gajah itu sangat besar, ditambah dia juga lemas karena belum makan. Buaya itu kehabisan tenaga dan mati.<br>Pesan moral Buaya Yang Serakah<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2020-03-17 05:10:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462599260</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kalajengking yang sombong</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462600524</link>
         <description><![CDATA[<div>7i/12/Dyah ayu n<br>  Pada suatu hari hiduplah seorang kalajengking<br>Di hutan, ia berjalan sambil mengangkat buntut nya tidak lama kalajengking melihat seekor tikus yang sedang mencari makan, lalu kalajengking mendatangi tikus tersebut kalajengking tersebut mulai menyombongkan buntutnya "lihatlah tikus kecill aku mempunyai buntut yang ditakuti hewan yang lain" lalu tikus menjawab dengan rasa jengkelnya "jangan kau menyombongkan buntutmu yang warna hitam itu, lihatlah kalau kau masih menyombongkan nya kau akan kena imbasnya" lalu kalajengkeng terdiam dan pergi meningalkan si tikus yang kecil mungil, tak lama kemudian kalajengking berlali seperti orang ketakutan dan ternyata buntut kalajengking itu mau di potong oleh orang yang tidak bertangung jawab, lalu kalajengking berlali ke arah tikus "tikuss tolong aku buntutku mau di potong oleh orang yang tidak bertanggung jawab" dengan rasa kasihan tikus pun membantu dengan cara menyembunyikan kalajengking di tanah dengan cakar tikus yang tajam setelah sekian lama akhirnya orang itu pergi dan kalajengking keluar dengan rasa lega "terimakasi tikus kau telah menyelamatkan ku, maafkan aku kemarin yang menyombongkan buntutku ini" tikuss lalu menjawab dengan tersenyum "tidak perlu kau berterimakasi kepada ku suda sepatutnya sebagai teman harus saling tolong menolong, iyaa tidak apa-apa kalejengking lain kai jangan menyombongkan dirimu sendiri di hadapan teman² mu ya" kalajengkingpun mengajak tikus makan di rumahnya. <br>Jadi kita tidak boleh menyombong kan dirisendiri yang belum tentu sempurnaa, jadilah diri sendiri yang baik hati dan percaya diri.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:14:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462600524</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KATAK YANG MALANG</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462602086</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh :<br>NAMA : SHOFA KAMILA I<br>KELAS : 7I ABSEN : 38<br>Orientasi : <br>Di sebuah hutan , hiduplah seekor katak dan ibunya.Awalnya ia adalah seekor katak yg sabar dan baik hati.Tetapi karena sikap ibunya yg suka membentak dan cerewet, ia turut menjadi katak yg suka membentak pula.Suatu hari, si Katak bertengkar dengan ibunya, dan ia pun memutuskan untuk pergi dari rumah."Aku ingin pergi dari rumah ini, aku lelah dgn omelan ibu!" pekik si Katak sambil keluar rumah dgn amarah.Ibu katak berusaha menahan dia, tetapi si katak tak menghiraukannya dan semakin cepat melangkah meninggalkan ibunya<br><br>Komplikasi : <br>Sudah beberapa hari si katak meninggalkan ibunya sendirian di rumah, ia semakin resah dan memutuskan utk pulang dan meminta maaf.Namun sesampainya di rumah, tak ada yg menjawab ketukan pintunya.Tak lama datanglah burung pipit, "Hey katak mengapa kau mengetuk pintu itu berkali kali?" tanyanya."Ini aku sdg ingin bertemu Ibuku, tetapi tak ada yg menjawab" balas Katak."Apa kau blm tahu kalau Ibumu sudah dimakan ular karena sdg pergi mencari makanan di sawah kemarin" tanya burung dgn serius<br><br>Resolusi :<br>"Apa itu benar?" tanya Katak balik "Iya itu benar kemarin aku melihatnya sendiri" jawab si burung."Oh ibu, maafkan aku telah meninggalkanmu sendiri dan blm sempat meminta maaf kepadamu" tangis si Katak."Yang sabar ya..." kata burung pipit.<br><br>Koda : <br>Hargai dan hormatilah orang tuamu selagi masih ada dan jgn pernah membentak orang tua mu.<br>                                     TAMAT<br>Note : maapin klo g nyambung yg penting ingat amanat yg aku sampaikan<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:20:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462602086</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kisah Gagak dan Bangau</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462602180</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh:7J/22/Mishbahuddin Miqdad T.<br><br>Pada zaman dahulu di sebuah hutan yang sangat lebat,hiduplah seekor Gagak dan Bangau dan juga kawan-kawannya di hutan itu.Bangau memiliki bulu yang sangat indah berwarna putih dan ia sangat baik kepada kawan-kawannya.Tetapi disisi lain karena,bulunya indah Si Gagak yang telah berteman lama dengan bangau menjadi iri kepada bangau.<br><br>Suatu hari,gagak terbang mengelilingi hutan&amp;ia melihat bangau dengan bulunya yang indah sedang dipuji oleh sikancil dan sigajah.Kancil berkata,"Waw,indahnya bulumu bangau berwarna putih dan bersinar."Gajah pun berkata,"Iya,bulumu memang indah&amp;cantik tidak seperti bulu si gagak."Sang Gagak pun merasa tersinggung dengan perkataan kancil dan gajah yang membuatnya menjadi iri.Ia pun pergi menemui bangau dirumahnya.Ia bertanya kepada Bangau,"Hai bangau,bagaimana caranya agar bulumu seperti itu?"Bangau menjawab"Ini rahasia,tak boleh orang tahu!"Sang Gagak yang iri itu selalu memaksa dan sampai mengancam membakar rumahnya.Akhirnya Bangau memberitahu rahasia itu,"Rahasianya adalah ramuan pencantik bulu,tetapi kamu tidak boleh memberitahu kepada siapapun."Gagak menjawab,"Oke,aku akan tutup mulut tentang rahasia ini."Gagak pun bertanya,"Dimana ramuanmu itu?"Bangau pun mengambil ramuannya dan memberikan kepada gagak untuk dibawa pulang."Aku minta ramuanmu ini ya,besok aku kembalikan."kata gagak.Keesokannya,gagak sudah memakai ramuan dari bangau dan sekarang bulunya menjadi indah.Ia pun memamerkan kepada kawan-kawannya.Setelah itu gagak berpikir didalam hati,"Kalau bangau masih ada berarti aku bukan yang tercantik dihutan ini,yaudah aku membuat bulu bangau menjadi jelek."Gagak datang kerumah bangau untuk mengembalikan ramuannya tetapi setelah bertemu dengan bangau,gagak langsung menyiram ramuan itu kesekujur tubuhnya agar warna bulunya jelek.Sang Bangau pun menangis setiap hari karena ulah temannya Si gagak.Setelah beberapa minggu,warna bulu si gagak yang indah itu pun memudar menjadi warna bulu semula dan si bangau pun bahagia karena warna bulunya menjadi indah kembali.<br><br>Akhirnya si Gagak yang sombong itu meminta maaf kepada sang bangau dan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya itu.Gagak pun berkawan lagi dengan bangau dan juga dengan hewan-hewan lain dihutan. Gagak pun berjanji tidak akan sombong lagi kepada kawan-kawannya.Mereka semua pun berteman selamanya dihutan tanpa ada rasa iri diantara gagak dan bangau.<br><br>KODA:Pesan moral yang bisa diungkapkan adalah kita tidak boleh merusak kebahagiaan orang lain apalagi teman kita sendiri,kita juga tidak boleh sombong,dan kita tidak boleh iri<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:21:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462602180</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462602732</link>
         <description><![CDATA[<div>Kera dan Kura-Kura<br>7j/07/ANDHIKA ABEL TERENCE <br>di suatu hutan terdapat sepasang sahabat yaitu kera dan kura-kura. Mereka sudah bersahabat sejak lama dan saling tolong menolong antar sesama. Mereka berdua sangat menyukai buah pisang, mereka selalu bekerja sama untuk mengambil pisang tersebut. Akan tetapi,disuatu hari, kera berkata bahwa ia selalu saja mengambil kan pisang tersebut tanpa imbalan, dan kera pun kemudian memakan pisang nya sendiri dan tak ingin berbagi dengan kura kura. Akhirnya kura kura pun meminta bantuan kancil untuk menyelesaikan masalah tersebut, kancil pun akhirnya menyuruh kura kura dan kera untuk tetap saling tolong menolong. Kura kura menanam pohon pisang dan kera menolong untuk mengambilkan pisang, setelah diambilkan maka kura kura wajib membagi pisang tersebut. Hal yang dapat dipetik dari kisah diatas adalah kita harus saling tolong menolong dan berbagi dengan sesama.  <br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:23:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462602732</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keberanian Rusa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462603659</link>
         <description><![CDATA[<div>7J/09/Athalia Andarina K.<br>          Di suatu pagi yang cerah tepatnya di hutan belantara seekor rusa sedang berjalan jalan mencari tanaman obat untuk ibunya yang sedang sakit.<br>          Tiba tiba dia mendengar suara auman. Rupanya itu seekor harimau , kaki rusa langsung gemetar tetapi mengingat ibunya yang sedang sakit ia pun memberanikan diri untuk bertanya "Apa yang kau inginkan wahai harimau?" Harimau pun menjawab "Sudah jelas , aku sedang sangat lapar." Rusa pun kembali berpikir keras .<br>           " Ibuku sedang sakit jadi biarkan aku memberinya tanaman obat ini terlebih dahulu." kata rusa seraya menunjukkan tanaman obat di tangannya. " Bagaimana aku akan mempercayaimu?" tanya harimau. Rusa pun memberikan kalungnya  "kalung ini pemberian ayahku yang sudah tiada jadi tidak mungkin aku meninggalkannya."kata rusa mantap. Akhirnya harimau pun mengizinkannya. Setelah memberikan tanaman obat kepada ibunya , dia pun segera menemui harimau untuk menepati janjinya. Harimau terkejut karena dia mengira rusa tidak akan menepati janjinya. "Kembalilah ke rumahmu perbuatanmu sangat terpuji." kata harimau. "Te..terimakasih tuan harimau."kata rusa bahagia. Harmau pun hanya tersenyum<br>          Sebaik-baik orang adalah orang yang selalu menepati janjinya. Jangan pernah takut dalam menghadapi suatu hal kita harus berani dan berbakti kepada orang tua</div>]]></description>
         <pubDate>2020-03-17 05:26:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462603659</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462603838</link>
         <description><![CDATA[<div>si Kancil yang Sombong<br>Oleh : 7i/09/CHELSEA RENDRA W<br><br>     Di sebuah hutan terdapat siput yang kelaparan mencari makan. Saat dia menemukan sebuah buah apel, ia berjuang keras berjalan mendekati buah apel tersebut. Namun tiba-tiba Kancil datang dan mengambil buah tersebut dan tanpa sengaja ia menggigit cangkang Siput tanpa memperdulikan siput "hey kancil, mengapa kau seenaknya mengambil buahku"  "aku tidak tahu jika kau juga menginginkan buah itu, karena kau sangat lambatt..." Kancil mengejek siput. <br><br>     Siput sangat geram karena telah di ejek si Kancil. Akhirnya siput menantang Kancil untuk berlomba lari. "Hey Kancil, jangan sombong kau. Mari kita berlomba lari untuk membuktikan siapa yang lambat". Dengan senang hati si Kancil menerima ajakan siput karena si Kancil merasa dirinya pasti menang. "Baiklah aku terima. Jika kau kalah berikan aku buah-buahan, begitu sebaliknya" kata si Kancil. "Baiklah" siput menjawab.<br><br>     Keesokan harinya si Kancil bertemu siput dan teman-temannya di hutan. Mereka siap untuk memulai pertandingan. "Baiklah kita mulai sekarang" kata Badak sebagai juri. Setelah lama mengitari hutan hingga terdapat garis finish Kancil merasa senang karena siput belum terlihat di garis finish. Sampai akhirnya mendekati garis, si Kancil melihat siput telah berusaha melewati garis finish tersebut. Akhirnya Kancil juga berusaha lari sekuat trnaga tetapi usahanya sia-sia karena siput telah mendahuluinya. "Pemenangnya adalah... Siput" kata Badak sebagai juri. <br><br>     Kemudian Siput diberi bunga sebagai penghargaan tetapi Badak bingung mau menaruhnya dimana. Lalu Kancil pun berkata "taruh saja di cangkang yang berlubang karena telah kugigit kemarin". si Badak  pun bingung karena di cangkang Siput itu tidak terdapat lubang sedikit pun. Kancil heran mengapa tidak ada lubang di cangkang Siput. Kancil curiga kepada Siput lalu Kancil berkata "pasti kau bukan Siput yang mengajak ku lomba lari, karena Siput yang mengajak ku lomba lari cangkanya berlubang karena tidak sengaja tergigitku"  "emm... sebenarnya" Siput menjaeab dengan ragu. Akhirnya Siput menceritakan bahwa dirinya telah belerja sama dengan saudara-saudaranya untuk membantu Siput yang telah memgajak si Kancil bertanding. Akhirnya kerja sama itu berhasil meluluhkan kesombongan si Kancil. Dan Siput telah meminta maaf kepada Kancil bahwa mereka telah membohongi si Kancil. Akhirnya si Kancil memaafkan perbuatan siput dan memintanya untuk tidak mengulanginya lagi. Akhirnya mereka pun hidup damai.<br><br>Pesan moral: jika dirimu direndahkan oleh orang lain,balas lah orang itu dengan perbuatan baikmu dan jangan merendahkan nya dengan kelicikan mu.<br><br>   <br><br>    <br><br>    </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:27:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462603838</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gagak meniru elang </title>
         <author>annisaramadhani2017</author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462604417</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama:Annisa Ramadhani harianto <br>Kelas:7i<br>No:06<br><br>Pada suatu hari seekor burung Elang, dengan kekuatan sayapnya menyambar seekor anak domba dengan kukunya dan membawanya pergi jauh ke angkasa,seekor burung gagak melihat kejadian itu, dan terbayang dibenaknya sebuah gagasan bahwa dia mempunyai kekuatan untuk melakukan hal yang sama dengan burung elang tersebut<br><br>Dan dengan membuka sayapnya lebar kemudian terbang di udara dengan galaknya, dia meluncur kebawah dan dengan cepat mengahantam bagian punggung seekor domba. <br><br>Tetapi ketika dia mencoba untuk melepaskan diri, jeratan itu terlalu sulit untuk dilepaskan sehingga dia merasa putus asa dan tetap tinggal di atas punggung domba tersebut <br><br>Seorang pengembala yang melihat lantas bergerak mendekatinya. Burung gagak itu mengibas-ngibaskan sayapnya berusaha melepaskan diri, pengembala itu menyadari apa yang telah terjadi. <br><br>Pengembala itu berlari dan segera menangkap burung itu lalu mengikat dan mengurung burung gagak tersebut, setelah menjelang sore dia memberikan burung gagak itu kepada anak-anaknya di rumah untuk bermain. <br><br>"Betapa lucunya burung ini!" mereka sambil tertawa,  " 'ini disebut burung apa ayah?" <br><br>"Itu burung gagak, anakku. Tetapi jika kamu bertanya kepadanya, dia akan menjawab dia adalah seekor burung elang." <br><br><br>Pesan moral: setiap mahluk memiliki kemampuan yang berbeda, maka janganlah iri dengan kemampuan mahluk lain. <br>. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:30:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462604417</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TATA SI TIKUS YANG SUKA MEM-BULY</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462604475</link>
         <description><![CDATA[<div> oleh : 7i/29/ Mutiara Pandu Egalita<br>  Pada suatu hari, di sebuah rumah terdapat keluarga tikus yang sangat bahagia. Keluarga tersebut terdiri dari, Mr. Cooky ( ayah Tata) , Mrs. Tutu ( ibu Tata ) , Tata , dan Titi. Di pagi hari yang cerah, Mrs. Tutu membangunkan Tata dan Titi untuk pergi ke sekolah. " Ayo, anak-anak ku bangun, ini sudah pagi nanti kalian terlambat untuk pergi ke sekolah." Kata Mrs. Tutu yang sedang berusaha untuk membangunkan anak-anaknya tersebut, " akhh, kenapa ibu membangunkan ku di pagi yang buta ini !!!" Bentak Tata yang tidak suka di bangunkan oleh ibunya. Oh tidak, Titi yang sedang tidur itupun terbangun karena Tata dengansuara yang sangat keras, "hoamm.. emm.. kakak kenapa kau teriak di pagi yang cerah ini? Eoh, ibu ada disini? Kenapa?" Tanya Titi yang terbangun karena suara Tata. " Ibu hanya membangunkan kalian, nak." Ucap Mrs. Tutu dengan lembut. Mereka pun bangun dan bersiap-siap untuk mandi, tetapi Tata tidak mau mengalah kepada Titi. "Adikkk, aku duluuu yang mandi karena aku yang paling besar!!" Bentak Tata yang tidak mau mengalah kepada adiknya Titi, Titi hanya bisa diam seribu kata, karena Titi takut kepada Tata pada saat membentak. Selesai Tata mandi, Tata langsung menuju ke dapur untuk sarapan. "Apa-apaan ini, makanan kok dari tahun lalu selalu sama saja, keju, keju,keju, dan kejuu. Aku tidak suka kejuu!!!!!!!!" Bentak Tata yang melihat makanan yang ingin di makannya itu keju, "Tata, hargailah ibumu yang sudah memasak di pagi yang cerah ini, ibumu juga mencari bahan-bahan nya itu susah sekali." Kata Mr. Cooky yang sedang berusaha menasehati Tata. Mrs. Tutu hanya bisa diam dan melamun. Setelah sarapan, Mr. Cooky , Tata, dan Titi berangkat untuk kerja dan sekolah, "aku dan anak-anak berangkat dulu ya." Kata Mr. Cooky dengan lembut kepada istrinya Mrs. Tutu. "Iyha, hati-hati ya di jalan." Sahut Mrs. Tutu dan melambaikan tangannya. Sampainya di sekolah, Tata dan Titi berpisah karena mereka beda kelas, "ayah, aku pergi dulu ya." Pamit Titi kepada Mr. Cooky. "Iyha nak, belajar yang rajin ya biar mendapatkan nilai yang sangat bagus." Sahut Mr. Cooky, "iyha, pasti aku akan bela.." Titi belum selesai pamit dengan Mr. Cooky, Tata memotong pembicaraan dan berkata "hey anak kecil cepat lahhh, lama sekali kmu!!!" Bentak Tata kepada Titi yang sedang pamit kepada Mr. Cooky. "Aku berangkat" pamit Tata kepada Mr. Cooky dengan singkat, "sudahlah, jangan bertengkar ayo sekarang masuklah kedalam kela.." Mr. Cooky belum sempat selesai bicara, Tata langsung menyahut "YAKK, LAMA SEKALIIII SIHHH, AKU AKAN TELAT KALAU BEGINI TERUSS!!!" bentak Tata dengan nada yang tinggi, sampai semua orang melihat Tata. Setelah berpamitan, Tata dan Titi menuju ke kelas masing-masing. Sesampainya di kelas, Tata bertemu ketiga sohibnya yang bernama Glensky , Raffael , dan Vi. Mereka ber-tos ria, sampai-sampai Tata si ketua gengnya itu mendapatkan ide, "eh, gimana kalau kita membuly adik-adik kelas" kata Tata yang baru saja mendapatkan ide, "boleh-boleh, kita pakai jebakan saja" kata Glensky menambah ide Tata, "ayoo, jebakannya pakai tepung dan baskom aja, nanti kita tarus di atas pintu kelas. Kalau dia akan membuat kelas, maka tepung itu akan jatuh ke anak yang kita buly itu, gimana?" Tanya Vi yang sangat pintar untuk memikirkan jebakan, "aku si ikut aja" sahut Raffael yang sangat santuy. "Baiklah ayo kita mulai pem-buly an ini" kata Tata si ketua geng. Mereka berencana untuk mem-buly Alena si tikus perempuan yang sangat anggun dan polos, Alena adalah putri dari kepala sekolah. Ke-empat sohib tersebut sudah menuh baskom yang di isi dengan tepung di atas pintu, mereka berharap bahwa Alena yang masuk tetapi, dugaan mereka salah yang masuk ternyata Mr. Koya guru matematika di sekolah Tata. Ketika Mr. Koya memasuki kelas, tiba-tiba baskom yang berisi tepung itu jatuh dan mengenai Mr. Koya. "Aduhh, siapa yang menaruh baskom yang berisi tepung di sini!!!" Teriak Mr. Koya yang kelihatannya sangat marah sekali. Ke-empat sohib tersebut tidak mengetahui siapa yang terkena tepung, mereka ber-empat tertawa terbahak-bahak, "hahahaha, kena kau Alena hahaha" tawa ke-empat sohib tersebut. "Kalian ber-empat masuk ruangan saya, dan saya akan memberikan kalian pelajaran!" Bentak Mr. koya. Mereka berempat pun pergi ke ruangan Mr. Koya yang sangat remang-remang, gelap, dan banyak berkas-berkas disana. "Kalian kenapa melakukan hal seperti itu? Kalian tau itu akan berbahaya bagi orang yang terkena buly an kalian? Kalian mempunyai otak apa tidak untuk membuat seperti ituuu??!!" Bentak Mr. Koya kepada mereka berempat. "Mulai sekarang kalian saya beri pelajaran, yaitu minta maaf kepada semua anak yang sudah kalian buly, gimana sanggup tidak??!" Tanya Mr. Koya. "Tidak sanggup Mr, saya tidak sanggup karena saya tidak mau di jelek-jelek kan sama adik kelas Mr" jawab Tata yang tidak mau. "Tata, kmu mau minta maaf atau di kucilin satu sekolah ini?" Mr. Koya memberi pilihan kepada Tata, "tetapi teman-teman mu ini akan saya maaf kan tetapi, kmu Tata tidak akan saya maafkan. Kalian ber-tiga boleh kembali ke kelas." Kata Mr. Koya. "Kalau kmu Tata, tidak mau meminta maaf kamu saya keluarkan dari sekolah ini!" Bentak Mr. Koya kepada Tata. Tata pun menjawab "saya akan meminta maaf Mr, kepada semua orang yang sudah saya buly." . Setelah Tata meminta maaf kepada semua orang yang sudah Tata buly, Tata di nasehatin oleh Alena "Tata, kamu jangan suka mem-buly anak. Nanti kamu akan dapat balasannya." Pinta Alena. Akhirnya Tata pun meminta maaf kepada Alena karena sudah mem-buly nya.<br><br>Koda : jangan suka mem-buly orang dan jangan membantah orang tua, nanti akan ada balasannya.</div>]]></description>
         <pubDate>2020-03-17 05:30:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462604475</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SERIGALA YANG TERLAHIR TANPA AYAH</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462605083</link>
         <description><![CDATA[<div>7i/25/MOCH.NUR RAMADHAN N P<br>Disuatu hutan yg lebat ada seekor ibu serigala yg sedang mekahirkan anak serigala yg diberi nama "GAROU".<br><br>            malangnya,Garou terlahir tanpa melihat ayahnya.setelah 7 tahun setelah kelahirannya ibu Garou menceritakan dimana ayahnya "nak setelah lama ibu menunggu waktu yg tepat untuk berceita yg sebenarnya terjadi pada ayahmu," kata ibu Garou dengan wajah sedih."apa yang sebenarnya terjadi bu," dirsaut Garou.Ibu Garou pun menjawab "ayah mu telah meninggal karena ulahnya sendiri,nak...".Garou pun kaget dengan perkataan ibunya "jadi selama ini ibu telah berbohong bahwa ayah sedang bekerja,". "iya nak,maafkan ibu" saut ibu Garou.Garou pun sedikit marah karena ibunya berbohong selama ini.Tak dapat dipungkiri Garou pun bertanya "oh iya bu ulah apa yang menyebabkan ayah meninggal" ibu Garou pun menjawab "jadi dulunya ayahmu adalah buronan polisi,karena telah membunuh banyak orang sebagi pembunuh bayaran". "apaaa...". Garou pun kaget mendengarnya."setelah pembunuhan ke 210 yang dilakukan ayah mu,dia pun tertangkap dan dikenai hukuman gantung diri".Waktu itu ibu hendak melahirkanmu namun ayah mu telah tiada sebelum dirimu dilahirkan". Garou pun menangis mendengar cerita ibunya.<br><br>Amanat: segala perbuatan yg telah kita perbuat maka akan berbalik pada diri kita sendiri<br><br>                  -TAMAT-</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:32:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462605083</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Serigala yang malang</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462605259</link>
         <description><![CDATA[<div>oleh : 7i/03/Ahmad Khoirul Anwar<br>         di sebuah hutan, ada seekor serigala yang bernama Roger. Roger tinggal sendiri di sebuah gubuk jauh dari desa. Roger sangat lapar, ia belum makan selama 3 hari, karena itu ia memutuskan untuk pergi mencari makanan<br><br>        suatu hari, Roger sedang berjalan menyusuri hutan untuk mencari makan. Roger melihat sebuah danau yang besar, dan jernih. Saat itu ada seekor harimau yang kebetulan lewat di sebelah Roger. "Di danau itu ada banyak sekali emas, cepat ambil" kata sang harimau. Mendengar hal tersebut,  Roger berlari menuju danau tersebut. "wah indah sekali danau ini" kata Roger. "aku harus mencari emas itu!" lanjutnya. Tanpa pikir panjang Roger langsung melompat ke arah danau dan "Byurr......". Roger menyelam untuk mencari harta. Roger terkejut melihat seekor ular anaconda besar sedang meliriknya. ternyata, danau itu di huni Ular anaconda yang sangat besar.<br><br>     Roger Berusaha naik ke permukaan agar tidak di makan oleh anaconda.Tapi, sayangnya ular anaconda berenang lebih cepat dari Roger <br>dan "Hap...". Roger tewas di makan oleh anaconda<br><br>Amanat : Jangan mudah percaya dengan orang lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:33:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462605259</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ayam Jantan Yang Pintar dan Serigala Yang Bodoh</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462605519</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh : 7I/36/RR. Celsy Thalia Asokawati<br>SMPN 39 SURABAYA<br><br>Orientasi<br>Suatu hari, serigala yang lapar mengincar ayam jantan. Dia mendekati ayam jantan pelan-pelan dan segera menerkamnya. Hampir saja ayam jantan meloloskan diri, tetapi salah satu kakinya terpegang oleh serigala.<br><br>Komplikasi<br>"Kena kau!" Kata serigala yang segera membawa ayam jantan itu ke rumahnya.<br>Air liur serigala keluar membayangkan daging ayam jantan yang ditangkapnya begitu lezat. Dia sudah sangat lapar sehingga tidak sabar untuk melahap mangsanya itu.<br>Namun, saat serigala hendak melahapnya, ayam jantan berkata, "Hei, aku mohon berdoalah dulu sebelum kau makan."<br>Serigala menunda keinginannya untuk melahap ayam jantan. "Bagaimana cara berdoa? Katakan kepadaku," kata serigala kebingungan.<br>"Manusia melipat tangannya di dada saat berdoa," kata ayam jantan. Serigala pun melipat tangan di dadanya.<br>"Manusia menutup matanya saat berdoa," kata ayam jantan lagi. Lalu, serigala pun menutup matanya.<br><br>Resolusi<br>Saat serigala menutup mata, dengan cepat ayam jantan terbang melarikan diri.<br>"Hahahaha, selamat tinggal serigala!" Kata ayam jantan yang senang karena bisa lolos dari serigala.<br><br>Koda<br>Maka, selamatlah ayam jantan dari cengkeraman serigala. Sementara itu, serigala duduk terbengong-bengong melihat ayam jantan yang sudah tidak ada dihadapannya.<br><br>Terimakasih, xixi;)</div>]]></description>
         <enclosure url="http://1.bp.blogspot.com/-n3v59m1MJTg/TpL8M2zqFuI/AAAAAAAAAEI/Xy_M7cdE1qI/s1600/ayam+kartun.jpg" />
         <pubDate>2020-03-17 05:34:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462605519</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BADAK YANG BAIK HATI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462605650</link>
         <description><![CDATA[<div>7i/16/Galih Aryasatya<br><br>(Orientasi) <br>Pada pagi yang cerah hiduplah seekor badak. Dia sedang berendam di telaga yang jernih dan indah. <br>(Komplikasi) <br>Setelah berendam badak berjalan untuk mencari makanan. Di tengah perjalanan seekor kuda lari dengan sangat cepat, kuda itu sedang mengantar surat. Saking cepatnya kuda itu tersandung oleh bebatuan yang besar. Kuda tersebut berteriak untuk mencari pertolongan "Toloooooong!!" jerit kuda. Seketika itu badak mendengar suara jeritan tersebut dan menghampirinya. Ternyata itu adalah kuda,lalu badak tertawa"Hahahahaha, mengapa kamu berbaring di tanah?" tanya badak."Aku ini sedang terjatuh tau!" jawab kuda. <br>(Resolusi) <br>Lalu badak menolong kuda yang terjatuh itu dan dibawa ke rumahnya untuk di beri obat.Kuda sangat senang karena sudah tidak sakit lagi. <br>(Koda) <br>Badak memberi nasihat kepada kuda agar selalu berhati-hati saat berjalan dan tidak boleh lari.Kuda tersebut tidak mengulangi perbuatannya.Kita harus berhati-hati dan lihat sekitar agar kita tidak terkena masalah. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:34:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462605650</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462606085</link>
         <description><![CDATA[<div>Rusa dan Kura-Kura<br>Nama : Ali Rafshanjani<br>Kelas : 7J<br>Absen : 03<br> Pada zaman dahulu hiduplah seekor rusa.Ia sangat sombong dan juga pemarah.Ia sering meremehkan kemampuan hewan lain.<br><br>Pada suatu hari,si rusa berjalan-jalan di pinggir danau. Ia bertemu dengan kura-kura yang terlihat hanya mondar-mandir saja. “Kura-kura, apa yang sedang engkau lakukan di sini?” Tanya rusa.<br><br>“Aku sedang mencari sumber penghidupan,” jawab si kura-kura.<br><br>Si rusa tiba-tiba marah mendengar jawaban si kura-kura. “Jangan berlagak engkau, hei kura- kura! Engkau hanya mondar-mandir saja namun berlagak tengah mencari sumber penghidupan!”<br><br>Si kura-kura berusaha menjelaskan, namun si rusa tetap marah. Bahkan, si rusa mengancam akan menginjak tubuh si kura-kura. Si kura-kura akhirnya jengkel dan menantang untuk mengadu kekuatan betis kaki.<br><br>Si rusa sangat marah mendengar tantangan si kura-kura untuk mengadu betis. Ia pun meminta agar si kura-kura menendang betisnya terlebih dahulu. “Tendanglah sekeras-kerasnya, semampu yang engkau bisa lakukan!” Kata rusa.<br><br>Si kura-kura tidak bersedia melakukannya. Katanya, “Jika aku menendang betismu, engkau akan jatuh dan tidak bisa membalas menendangku.”<br><br>Si rusa kian marah mendengar ucapan si kura- kura. Ia pun bersiap-siap untuk menendang. Ia berancang-ancang. Ketika dirasanya tepat, ia pun menendang dengan kaki depannya sekuat-kuatnya.<br><br>Ketika si rusa mengayunkan kakinya, si kura-kura segera memasukkan kaki-kakinya ke dalam tempurungnya. Tendangan rusa hanya mengenai tempat kosong. Si rusa sangat marah mendapati tendangannya tidak mengena. Ia lantas menginjak tempurung si kura-kura dengan kuat. Akibatnya tubuh si kura-kura terbenam ke dalam tanah. Si Rusa menyangka si kura-kura telah mati. Ia pun meninggalkan si kura-kura.<br><br>Si kura-kura berusaha keras keluar dari tanah. Setelah seminggu berusaha, si kura-kura akhirnya berhasil keluar dari tanah. Ia lalu mencari si rusa. Ditemukannya si rusa setelah beberapa hari mencari.Ia menyesal dan meminta maaf kepada si rusa atas perbuatannya yang salah dan membuatnya menjadi sangat marah.<br><br>Si rusa pun akhirnya juga meminta maaf kepada kura-kura karena telah tidak mempercayainya dan mudah marah,sehingga kura-kura pun juga menjadi marah.<br><br>Sejak saat itu mereka akhirnya mulai hidup tentram dan damai serta saling membantu tanpa ada perselisihan diantara mereka.<br><br>Pesan Moral : Jangan pernah sombong dan meremehkan kemampuan orang lain.Lebih baik kita saling menghargai dan melengkapi serta tanpa ada pertengkaran yang hanya membawa kebencian dan dendam.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:36:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462606085</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelinci yang Sombong</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462607190</link>
         <description><![CDATA[<div><br>7i/08/auLia kiswahna<br><br>Orientasi : <br>   Pada suatu hari, hiduplah seekor kelinci yang lucu, berbulu halus dan putih, tetapi bersifat angkuh dan sombong. Dan seekor landak yang hitam, memiliki bulu seperti paku, tetapi sifatnya rendah hati dan baik. <br><br>Komplikasi : <br>    Suatu ketika saat kelinci bermain, landak menghampirinya dan ingin bermain dengan kelinci tersebut. "kelinci, aku mau dong bermain denganmu" kata landak. "gak! Aku gak mau bermain dengan kamu! Kamu itu jelek dan hitam! Bulu kamu juga gak sebagus dan sehalus bulu aku!!" jawab kelinci. Akhirnya kelinci pergi meninggalkan landak. Beberapa menit kemudian, landak mendengar suara teriakan kelinci seperti meminta tolong. Akhirnya landak pun segera mencari sumber suara kelinci tersebut, dan ternyata kelinci terjebak di lubang yang dalam sampai tidak bisa keluar. <br><br>Resolusi : <br>    Akhirnya landak menolong kelinci dengan cara menggigit ranting kayu panjang dan menjulurkannya ke kelinci. Kelinci pun selamat tanpa terluka sedikit pun. Ia sadar bahwa kesombongannya itu tidak baik dan ia meminta maaf kepada landak.<br><br>Koda : <br>     Sebaik apapun kamu, jika sombong maka tidak akan berarti apa-apa. Dan hargailah sesama karena kita tidak akan bisa hidup sendiri tanpa orang lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:40:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462607190</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NURI SANG PENOLONG</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462610702</link>
         <description><![CDATA[<div>7J/24/Muhammad Refi Setyawan<br>        Pasa suatu hari,di sebuah hutan hiduplah sekumpulan burung nuri yang berbulu indah.Namun, diantara mereka ada salah satu burung nuri yang berwarna hitam dan sangat jelek. Sehingga temannya selalu mengejeknya<br><br>       Hingga, di suatu pagi datanglah sang pemburu. Pemburu itu ingin menangkap sekumpulan nuri tersebut.Sehingga menyebabkan banyak burung nuri yang lari berterbangan dan banyak yang terluka . Nuri jelek langsung terbang<br> mendatangi penghuni hutan lain untuk meminta bantuan.<br><br>      Nuri dan penghuni hutan bersama-sama menyerang pemburu tersebut hingga pemburu itu lari keluar dari hutan tanpa membawa seekor pun burung nuri<br><br>    Nuri jelek segera menolong dan mengobati seluruh burung nuri yang terluka, akhirnya teman-teman nuri meminta maaf atas kesalahannya<br>                                   ******<br>Jangan lah kamu mengejek teman yang memiliki kekurangan , karena dibalik kekurangan pasti punya kelebihan<br><br>                               </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 05:53:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462610702</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kambing Tolol dan Kambing Hitam yang Korupsi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462613579</link>
         <description><![CDATA[<div>7J/15/Farsya Aghni Sabila<br><br>Di suatu hutan terdapat raja kambing yang memiliki tanduk hitam legam yang memimpin kawanan kambing.Semuanya berjalan dengan baik ketika sebelum musim kemarau tiba,raja kambing mengutus dua anggota kawanannya yaitu kambing tolol dan kambing hitam untuk mencari makan dan minum.Karena di daerah tempat kawanan kambing tersebut tidak terdapat rumput dan air.Beberapa kambing pun ada juga yfang sudah mati karena kelaparan.Lalu berangkatlah dua kambing itu untuk menyusuri hutan,hingga sampailah mereka di tengah-tengah hutan mendapat kan kolam air dan padang rumput.Mereka ber dua pun langsung membawa rumput dan air kepada kawanan mereka.<br><br>Sewaktu di pertengahan kambing hitam meminta kambing tolol agar membahasiakan tempat itu kepada kawanannya.Kambing tolol pun tidak mau,ia ingin kawanan nya pindah di dekat kolam air tersebut.Kambing hitam pun marah kepada kambing tolol,ia berusaha mencari tempat itu tapi dengan seenaknya kambing tolol ingin mengatakan pada kawanan nya.Ia ingin kawanan mereka membeli kepada kambing hitam dengan harga mahal,kambing hitam bermaksud untuk korupsi kepada kawanan nya.Sebelumnya kambing hitam mampir kembali kerumah dulu untuk menaruh sebagian rumput tadi lalu dijual kembali dengan harga yang mahal.Kambing tolol pun berusaha melarangnya dan menasehati kambing hitam,karena mereka di utus oleh ketua kambing untuk mencari makan merekapun telah di beri upah yang cukup.Jadi kambing hitam tidak usah mencari keuntungan lagi  dengan banyak.Kambing hitam pun marah dengan mengatai kambing tolol,bodoh,tidak bisa diajak berkerja sama.<br><br>Sesampainya di tempat kawanan kambing tersebut,kambing tolol pun membagikan rumput yang dia cari kepada kawanan nya dengan sama rata.Ketua kambing heran karena tidak ada kambing hitam yang bersama kambing tolol,ketua kambing berfikir jika kambing hitam itu mati dimakan oleh harimau saat perjalanan mereka.Ketua kambing merendahkan untuk memberi gelar kepada kambing hitam yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik,tapi kambing tolol dengan cepat memberitahu kepada ketua kambing jika kambing hitam telah melakukan korupsi saat mencari makan.Kambing hitam pun marah mendengar jika kambing tolol memberi tahu ketua kambing jika dia korupsi,kambing hitam mengejar kambing tolol dengan amarahnya berusaha untuk menanduk kambing tolol.Tapi kambing tolol dengan lihainya dapat menghindari serangan tersebut,sehingga tewaslah kambing hitam tersebut akibat menanduk batu besar tempat sembunyinya kambing tolol.Itulah akhirnya jika kita melakukan sikap korupsi yang hanya bisa membawa keburukan bagi kita sendiri.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 06:03:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462613579</guid>
      </item>
      <item>
         <title>GAGAK DAN ELANG</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462614444</link>
         <description><![CDATA[<div>7I/37/Safrizal Maulana<br><br>Pada suatu hari di hutan lereng gunung, ada seekor burung gagak yang sedang mencari makan. Burung gagak itu memiliki anak namanya Raga, seekor anak burung gagak yang sangat periang dan pantang menyerah. Kemanapun orang tuanya pergi, Raga selalu ikut dan membantu mencari makanan.<br><br></div><div>Ke esokan hari, Ibu Raga keluar ingin mencari makanan, Raga waktu itu yang masih tertidur tiba-tiba terbangun.<br>“Ibu mau kemana?” tanya Raga.<br>“Ibu mau mencari makanan untuk keluarga kita” jawab Ibu gagak.<br>“Raga ikut, bu. Raga ingin mencari cacing kesukaan Raga” pinta Raga.<br>“Iya nak, tapi kamu harus tetap waspada, jangan jauh-jauh dari ibu” ucap ibu gagak.<br>“baik bu” jawab Raga.<br><br></div><div>Padi itu mereka terbang ke arah timur, mereka turun dari sawah-kesawah untuk mencari tikus sawah. Raga dengan cerdiknya mendapatkan banyak cacing sawah. Namun tiba-tiba dari atas ada seekor elang yang juga mencari makan, elang itu memang terkenal sering merebut makanan gagak. Ketika gagak ingin menerkam seekor tikus, tiba-tiba elang menyahutnya dari atas.<br><br></div><div>“Hai elang, mengapa kamu suka merebut makananku?” bentak gagak.<br>“Kamu sangat lamban gagak, siapa cepat dia dapat” ejek elang.<br>“mengapa kamu tidak mencari makanan sendiri, dasar pengganggu” ucap gagak.<br>Sementara itu, Raga yang melihat ibunya sedang kesal sama elang, tiba-tiba terbang ke atas kemudian turun menyahut kembali seeokor tikus dari tangan di elang.<br>“Hey, anak gagak. Apa yang kamu lakukan?, kembalikan makananku” teriak elang.<br>“Aku hanya merebut kembali makanan ini dari ibuku, aku tidak mencuri dari kamu” ucap Raga.<br>“Dasar gagak kecil, cepat kembalikan” ucap elang tampak marah.<br>“Tidak, ini adalah milik kami, kamu yang mencarinya dan kamu telah mencurinya dari kamu” jawab Raga.<br>Ibu gagak hanya terdiam, ia sangat bangga sekali memiliki anak yang pemberani dan cerdik. Elang yang mulai tampak kesal, tampak sudang bersiap-siap menyerang gagak.<br>“Aku tidak takut sama kamu, selama kami benar” ucap Raga.<br>“Baiklah kalau itu mau mu, sekarang rasakan pembalasanku” teriak Raga.<br>Tiba-tiba ibu gagak menyela, tak ingin anaknya dalam masalah, ibu gagak langsung menghadang.<br>“Apa kamu tidak malu elang?, beraninya sama anak kecil” ejek ibu gagak.<br>“Kalau kamu pemberani, hadapi aku” tambah ibu gagak.<br>“Kalian berdua maju semuanya, aku tidak takut” ucap elang.<br>Disaat elang bersiap-siap menyerang Raga dan ibunya, tiba-tiba rombongan burung gagak terbang melewati mereka dan berhenti.<br>“Elang, kamu buat masalah lagi?” tanya salah satu gagak.<br>Elang hanya terdiam dan kabur karena ketakutan, Raga dan ibunya lega karna elang itu sudah pergi.<br>“Terima kasih atas bantuan kalian” ucap ibu gagak.<br>“Sama-sama, anakmu cukup berani melawan si elang. Aku salut padanya” jawab salah satu gagak.<br>“Terima kasih paman, Raga berani jika benar. Itu yang ibu ajarkan” ucap Raga.<br>Akhirnya rombongan gagak itu pamit ingin melanjutkan perjalanannya. Raga dan ibunya terbang pulang ke rumah mereka. Ibu bangga sekali Raga kini tumbuh menjadi anak yang berani dalam kebenaran dan cerdik.<br><br>Pesan moral: kebenaran harus diperjuangkan dengan sungguh sungguh. Kalau tidak maka kebenaran pasti dikalahkan oleh kejahatan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 06:06:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462614444</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MUSANG YANG CERDIK</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462615001</link>
         <description><![CDATA[<div>Katrin Sekar Arum/18/7j<br><br>Pada suatu hari di sebuah rimba yang rindang,<br>hiduplah seekor musang yang cerdik,namun si musang sangat malas. Ia senantiasa menggunakan<br>kecerdikannya untuk menipu hewan-hewan dihutan<br>agar mau mencarikan makanan untuknya.<br><br>Sampai pada suatu hari,si musang bertemu <br>dengan seekor ayam yang membawa sebuah<br>jagung. Si musang pun menyapa ayam tersebut,<br>"Hai ayam,rupa-rupanya kau membawa jagung yang manis,dapat darimana jagung itu?". Ayam lalu menjawab si musang,"Aku mendapatkannya di kebun sebelah,buah jagung disana bulirnya<br>besar dan manis". Si musang lalu berfikir bagaimana<br>Sang ayam mau mengambilkan beberapa buah jagung untuknya. Karena mengingat kebun yang jauh<br>juga si musang pernah ditangkap oleh pemilik kebun karena ketahuan mencuri jagung. "Hmm ayam,aku sangat lelah hari ini karena aku telah membersihkan tempat tinggalku,maukah kau mengambilkan beberapa buah jagung untukku?". Ayam yang terlalu baik hati itu tanpa ragu menuruti perkataan si musang,"Baiklah,kau tunggu disini,dan jaga baik-baik buah jagungku ini. Aku akan mengambilkan beberapa buah untukmu". Si musang kegirangan karena telah berhasil memperdaya sang ayam. Tanpa basa basi si musang langsung melahap buah jagung yang dititipkan sang ayam,hingga tak sadar buah jagjng titipan sang ayam telah habis. Dan si musang pun tertidur lelap.<br><br>Tanpa sadar hari mulai petang<br>"Hai musang,bangunlah aku sudah membawakan beberapa buah jagung untukmu". <br>"Oh,ayam,a-ayam,k-kau s-sudah membawakan b-buagnya?". Musang menjawab perkataan ayam dgn terbata-bata. Karena telah lama terlelap,musang kembali lapar,"Baiklah ayam,mana jagungnya?". <br>"Mana buah jagung yang tadi kutitipkan padamu,anak-anakku pasti sudah lapar". Musang mulai bingung harus bagaimana,ia harus berfikir agar sang ayam pergi. "Oh itu,tadi jagungmu menggelinding ke jurang waktu si gajah lewat,dan aku tidak bisa menghentikannya". Sang ayam curiga karena didaerah tempat tinggal musang tidak ada seekor pun gajah yang tinggal disana. "Tapi musang,didaerahmu ini bahkan tidak ada seekorpun gajah yang tinggal atau lewat". Sang ayam pun sadar karena ada kulit jagung yang diletakkan musang dibawah semak-semak. "Hah!musang kau berbohong ya! Itu ada kulit jagung di bawah semak-semak tempat kau tisur tadi!". Musang semakin bingung didesak keadaan,sampai akhirnya ia mengaku,"Ah,iya iya,maaf kan aku ayam,aku sungguh minta maaf,aku telah memakan jagungmu...padahal aku hanya menjaga. Aku juga malas pergi ke kebun karena jauh. Aku sungguh minta maaf". Sang ayam pun menjawab,"Baiklah! Tapi aku tidak akan memberikan jagjng-jagung ini". <br>"Tapi aku kelaparan,ayam..."<br>"Bukanya kau sudah memakan jagung tadi? Yasudah." Ayam pun pergi meninggalkan musang yang kelaparan.<br>Sejak saat itu si musang kapok dan tidak lagi memperdaya binatang lain untuk mencarikannya makanan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 06:08:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462615001</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELELAWAR DAN MUSANG</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462616000</link>
         <description><![CDATA[<div>7j/ 26/ Nabigh Fulvian El -Humaid<br><br>      Di sebuah hutan rimba di dekat gunung,hiduplah seekor kelelawar yang bijaksana.ia akan terbang berkeliling di malam hari.suatu hari saat ia sedang beristirahat ,ia terlepas dari pegangan dan terjatuh.<br> <br>        Seekor musang menyaksikan kelelawar jatuh.musang itu lalu mencekramnya.kelelawar memohon untuk dilepaskan.ia berkata,"tolong bebaskan saya."dengan tertawa musang berkata,"saya selalu menjadi musuh burung.tentu saja saya akan memakanmu.<br><br>         Kelelawar berpikir dengan cepat dan berkata,"tetapi saya bukan burung.perhatikan wajahku.saya seekor tikus!".musang yang kebingungan itu berpikir sejenak dan kemudian melepaskan kelelawar.<br>___________________________________________________</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 06:11:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462616000</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SEMUT DAN KEPOMPONG</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462624417</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Syahla Vita Salsabila <br>Kelas : 7I/39<br><br>    Disebuah hutan tinggallah bermacam-macam hewan, mulai dari semut, gajah, harimau, badak, burung dan sebagainya.<br>Pada suatu hari tiba-tiba datanglah badai yang sangat dahsyat. Badai itu membuat panik seluruh hewan penghuni hutan itu. Mereka semua berlari menghindari badai tersebut.<br>Keesokan harinya, matahari muncul dengan sangat hangatnya dan kicauan burung terdengar dengan merdunya, namun apa yang telah terjadi? ternyata banyak pohon di hutan tersebut tumbang berserakan sehingga membuat hutan tersebut menjadi hutan yang berantakan.<br><br>   Seekor Kepompong sedang menangis dan bersedih akan apa yang telah terjadi pada sebuah pohon yang sudah tumbang. “Hu…. huu…. betapa sedihnya kita, diterjang badai tapi tak ada tempat satu pun yang aman untuk berlindung,” Sang Kepompong sedih meratapi keadaannya.<br>Tiba-tiba dari balik tanah, muncullah seekor semut yang dengan sombongnya berkata, “Hai kepompong, lihatlah aku, aku terlindungi dari badai kemarin, tidak seperti kau yang ada di atas tanah, lihat tubuhmu, kau hanya menempel di pohon yang tumbang dan tidak bisa berlindung dari badai,” kata sang Semut dengan kesombongnya.<br>Si Semut semakin sombong dan terus berkata demikian kepada semua hewan yang ada di hutan itu, sampai pada suatu hari si Semut berjalan diatas lumpur hidup. Ternyata Si Semut itu tidak mengetahui kalau ia berjalan diatas lumpur hidup yang bisa menelan dan menariknya kedalam lumpur tersebut.<br>“Tolong…tolong…. aku terjebak di lumpur hidup… tolong”, teriak si semut meminta bantuan kepada hewan lain. Lalu suara semut terdengar dari atas, “Kayaknya kamu lagi sedang kesulitan ya, semut?” Semut menengok ke atas mencari sumber suara tadi, ternyata suara tadi berasal dari seekor kupu-kupu yang sedang terbang di atas lumpur hidup tadi.<br>“Siapa kau?” tanya si Semut galau. “Aku adalah kepompong yang waktu itu kau hina,” jawab si Kupu-kupu. Semut merasa malu sekali dan meminta bantuan si Kupu-kupu untuk menolong dia dari lumpur yang menghisapnya.<br>“Tolong aku kupu-kupu, aku minta maaf waktu itu aku sangat sombong sekali bisa bertahan dari badai cuma hanya karena aku berlindung dibawah tanah”.<br><br>Akhirnya kupu-kupu pun menolong si Semut dan semut pun selamat. Ia pun berjanji pada kupu-kupu agar tidak lagi menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di hutan tersebut.<br><br>Pesan moral : Kita harus menyayangi dan menghormati semua makhluk ciptaan Tuhan. Dan tidak boleh saling menghina.<br><br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2020-03-17 06:31:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462624417</guid>
      </item>
      <item>
         <title>keras kepala monyet memang nakal</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462624613</link>
         <description><![CDATA[<div>oleh fauziyah putri r<br>7i/14<sub><br></sub><br><br>suatu hari seekor kancil dan kura-kura bekerja sama menanam buahh pisang di ladang kancil.saat kura-kura dan kancil sedang makan buah hasil panennya seekeor monyet datang,dan berpura-pura lapar agar kancil memberi buah untuknya.akhirnya kancil dan kura-kura mengizinkan monyet untuk memakan semua buah yang ada di ladangnya.<br><br>saat monyet memakan semua buah yang ada di ladang.monyet ingin memakan suatu buah "aku ingin memakan bauh yang berwarna merah itu" ucap monyet,tetapi kancil langsung menentang permintaan monyet "jangan makan buah itu monyet,kita tidak boleh memakan buah itu"ucap kancil.Tetapi monyet tetap keras kepala dan memakan buah itu dan akhinya monyet kepedasan karena memakan cabai,setelah itu kancil memberi minum kepada monyet.kemudian monyet kembali ke ladang dan melihat banyak pohon pisang yang berbuah tetapi masih belum masak "wahhhh...banyak sekali pisang disini" ucap monyet kemudian monyet langsung memanjat pohon pisang itu,kancil mencegah monyett "jangann monyett pisang-pisang itu masih belum masak"ucap kancil.tetapi monyet tetap keras kepala.monyet tetap memakan semua pisang yang ada dipohonnya dan akhirnya menemukan satu pohon pisang yang buahnya sudah masak "ini baru manis" ucap monyet kemuadian monyet memakan semua buah yang sudah masak.kancil dan kura-kura tidak suka dengan perbuatan si moyet.<br><br>kancil memiliki ide cerdik untuk menjebak monyett.kancil dan kura-kura bekerja sama membuat jebakan di bawah pohon tempat monyet bersantai.akhirnya kura-kura membujuk monyet "marilah kancil kita memakan buah semangka saja yang lebih enak dari pisang" ucap si kura-kura kepada kancil,monyet mendengar percakapan si kura-kura dan kancil .akhirnya monyet turun dari pohon dan mengenai jebakan yang di buat kancil dan kura-kura.akhirnya moyet menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada kancil dan kura-kura,dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 06:31:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462624613</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Oleh : Arinil haqqo / 7j /08</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462631704</link>
         <description><![CDATA[<div><br>" BEBEK YANG SELALU RUKUN "<br>Bebek tidak pernah terpisah satu sama lain. Mereka pergi bersama Sama sepanjang hari dengan mengikuti satu pemimpin. Mereka terkenal sebagai makhluk yang rukun. Meskipun bebek sangat berisik, mereka tidak pernah bertengkar. Hampir semua binatang mengetahui hal itu. Begitupun dengan cerpelai. Namun, Ia sangat penasaran apakah itu benar atau tidak. Karena penasaran cerpelai mendatangi tempat dimana para bebek berada. Cerpelai akhirnya melihat begitu kompaknya kaum bebek awalnya kagum,  kemudian muncul niat jahat di dalam hatinya. "aku akan mengadu domba mereka, pasti ada bebek yang bisa dijadikan sumber masalah "Kata cerpelai. Mulai hari itu, Cerpelai mendatangi Salah satu bebek yang sedang terpisah dari kawannya. Dia mulai menghasut bebek itu untuk membenci kawannya. "lihat pemimpinmu itu,dia hanya mau membodohi kalian agar mau ikut bersamanya. Pergilah dari kawanan itu atau kau akan menjadi budak pemimpinmu itu selamanya".ujar cerpelai yang menghasut. Namun rupanya sia sia. Bebek itu tidak mau mendengar perkataan cerpelai. Kemudian cerpelai mencari bebek lain dan mengatakan hal yang Sama.sudah semua bebek dihasutnya tetapi tidak ada yang mendengarkan. Cerpelai sudah sangat kelelahan Karena berjalan kesana kemari dan terlalu banyak bicara. "Hahaha... Cerpelai...cerpelai...kau tidak akan bisa membuat kami bertengakar Karena kami saling percaya satu sama lain".ucap Salah satu bebek.cerpelai malu dan akhirnya dia pergi dari pemukiman tempat tinggal bebek dan tidak akan kembali lagi. <br>Amanat = kerukunan yang kuat  Akan membuat kelompok menjadi semakin kompak. <br><br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2020-03-17 06:48:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462631704</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462632867</link>
         <description><![CDATA[<div>" BEBEK YANG SELALU RUKUN "</div><div>Bebek tidak pernah terpisah satu sama lain. Mereka pergi bersama Sama sepanjang hari dengan mengikuti satu pemimpin. Mereka terkenal sebagai makhluk yang rukun. Meskipun bebek sangat berisik, mereka tidak pernah bertengkar. Hampir semua binatang mengetahui hal itu. Begitupun dengan cerpelai. Namun, Ia sangat penasaran apakah itu benar atau tidak. Karena penasaran cerpelai mendatangi tempat dimana para bebek berada. Cerpelai akhirnya melihat begitu kompaknya kaum bebek awalnya kagum,  kemudian muncul niat jahat di dalam hatinya. "aku akan mengadu domba mereka, pasti ada bebek yang bisa dijadikan sumber masalah "Kata cerpelai. Mulai hari itu, Cerpelai mendatangi Salah satu bebek yang sedang terpisah dari kawannya. Dia mulai menghasut bebek itu untuk membenci kawannya. "lihat pemimpinmu itu,dia hanya mau membodohi kalian agar mau ikut bersamanya. Pergilah dari kawanan itu atau kau akan menjadi budak pemimpinmu itu selamanya".ujar cerpelai yang menghasut. Namun rupanya sia sia. Bebek itu tidak mau mendengar perkataan cerpelai. Kemudian cerpelai mencari bebek lain dan mengatakan hal yang Sama.sudah semua bebek dihasutnya tetapi tidak ada yang mendengarkan. Cerpelai sudah sangat kelelahan Karena berjalan kesana kemari dan terlalu banyak bicara. "Hahaha... Cerpelai...cerpelai...kau tidak akan bisa membuat kami bertengakar Karena kami saling percaya satu sama lain".ucap Salah satu bebek.cerpelai malu dan akhirnya dia pergi dari pemukiman tempat tinggal bebek dan tidak akan kembali lagi. </div><div>Amanat = kerukunan yang just Alan membuat kelompok menjadi semakin kompak. <br><br><br>Nama: ARINIL HAQQO<br>Kelas: 7J<br>No.Absen: 08</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 06:50:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462632867</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KUCING YANG JUJUR</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462635852</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Novita Rahmah P.<br>Kelas : 7J<br>Absen : 30<br><br>Pada suatu hari disebuah hutan terdapat kucing yang sedang mengelilingi hutan.<br><br>Tiba - tiba kucing tersebut melihat sebuah keranjang yang berisi buah pisang yang banyak.ternyata itu punya seekor kera,akhirnya kucing tersebut memutuskan untuk mencari kera dan mengembalikan keranjang tersebut kepada kera.<br><br>Setelah berjalan jauh kucing tersebut menemukan seekor kera yang kebingungan mencari keranjang pisang tersebut , akhirnya kucing tersebut menghampiri kera dan berkata. "Hai,apakah kau mencari keranjang pisang ini?" tanya kucing , lalu kera menjawab "iya , ini punyaku.kenapa bisa ada di kamu?" jawab dan tanya kera,lalu kucing menjawab "Pada saat aku mengelilingi hutan aku tidak sengaja melihat keranjang pisang ini , lalu <br>aku mencarimu karena aku tahu pasti ini milikmu.ini ku kembalikan" jawab kucing,lalu kera berkata "Terimakasih ya telah mengembalikan keranjang pisangku,mungkin kalau tidak ada kamu aku pasti akan dimarahi oleh teman - temanku karena aku teledor" kera berkata lagi,lalu kucing menjawab "Iya sama - sama , lain kali hati - hati ya" kata kucing dan kera berkata "Iya , lain kali aku akan berhati - hati". Lalu seekor kera kembali ke tempat tinggalnya karena cuaca mau hujan dan memakan pisang - pisang tersebut dengan teman - temanya dan kucing juga akan kembali ke tempat tinggalnya.<br><br>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~<br>Pesan Moral : Kita sebagai mahkluk hidup ciptaan ALLAH SWT, harus mudah jujur karena mahkluk hidup di dunia jarang yang mudah yang  jujur.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 06:56:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462635852</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462637051</link>
         <description><![CDATA[<div>~Kancil dan Buaya~<br><br>Oleh:7J/21/M.DHAFA SYIFA'UDDIN<br><br>   Suatu hari,ada seekor kancil sedang duduk bersantai dibawah pohon.Ia ingin menghabiskan waktu siangnya dengan pemandangan yang indah.Beberapa waktu kemudian,perut kancil keroncongan.Ia melihat sebuah apel yang diatas pohon,tetepi letak apel tersebut di seberang sungai.Tiba-tiba kancil terdengar kecipak keras dari sungai.Ternyata itu adalah buaya.<br>   Kancil yang cerdik itu pun bergegas menghampiri buaya."selamat siang para buaya,apakah kau sudah makan siang?"tanya kancil pura-pura.Namun buaya itu tetap diam,nampaknya ia tertidur pulas sehingga tidak menjawab pertanyaan kancil.Si kancil pun mendekat.Kini jaraknya sangat dekat "hai buaya,apakah kau sudah makan siang?"tanya kancil dengan suara keras.Tiba-tiba buaya bangun dari tidurnya"ada apa?kau mengganggu tidurku"jawab buaya yang agak kesal."sudahku bilang,aku punya daging segar"kata kancil.Buaya tersebut langsung gembira.Kemudian kancil menyuruh buaya baris dan menghitung ada berapa banyak buayanya."Ayo cepat baris para buaya"perintah kancil.Kancil pun mulai menghitung buaya"1,2,3,4,5,6,7,8"kata kancil."ternyata ada 8 buaya,kira-kira cukup atau tidak ya!"kata kancil.Setelah kancil menghitung buaya,tanpa tidak sadar bahwa buaya telah di bohongi oleh kancil,buaya sangat marah.Kemudian kancil pun pergi dan mengambil buah apel yang dia inginkan dan memakannya dengan gembira.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 06:59:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462637051</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jerapah Yang Gemar Membantu</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462637773</link>
         <description><![CDATA[<div> Nama : Joycelline H.G<br>No absen : 19<br>Kelas : 7i<br>Siang hari yang cerah di hutan ada seekor jerapah yang sedang berjalan-jalan menyusuri hutan tersebut sambil mencari makanan , tiba-tiba jerapah tersebut mendengar suara yang nyaring seperti ada yang sedang berteriak dari atas pohon ternyata itu adalah seekor hamster yang tersangkut di atas ranting pohon, tanya jerapah tersebut pada hamster "hamster, apa yang kau lakukan diatas situ?  bukankah kau sudah untuk memanjat pohon setinggi ini?" Jawab hamster sembari menangis "aku berlari sekuat tenaga karena kucing hutan mengejar ku tadi ,aku melompat dari batu itu dan sampai diatas sini bantu aku turun jerapah bantu aku:(" jerapah kebingungan dimintai pertolongan karena dia sendiri pun tidak sampai pada ranting pohon tersebut. Mendapatkan akal jerapah segera mendorong kayu yang menurut nya bisa membantu nya lebih tinggi sehingga bisa menurunkan hamster tersebut "sebentar hamster, kayu ini sangat berat aku harus mendorong nya agar aku bisa lebih tinggi dan membantu mu turun" melihat jerapah tengah berusaha hamster pun merasa kasihan karena jerapah terlihat bersusah payah membantunya turun "kau baik sekali jerapah terimakasih" <br>Brrruuukkkkk.. kayu itu dijatuhkan nya tepat dibawah ranting pohon tersebut "tidak masalah hamster kita kan teman" <br>Jerapah naik keatas kayu tersebut, kepalanya menjulang keatas sehingga hamster dapat naik ke kapalnya "naiklah hamster, tidak apa-apa" dengan senang hati hamster naik keatas kepala jerapah, perlahan-lahan jerapah turun dari kayu tersebut dan jerapah menurunkan kepalanya ke tanah agar hamster bisa turun "aku sangat bersyukur bisa berteman dengan kamu, kamu sangat baik terimakasih jerapah"<br>"Sama-sama hamster senang juga berteman dengan mu" <br>Selepas dari kejadian tersebut jerapah mendapatkan banyak teman karena dia suka menolong dan tidak memandang siapa itu. <br><br>Pesan moral: <br>Berbuat baiklah selalu maka kamu akan disukai banyak teman </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 07:00:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462637773</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elang dan Ular</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462637792</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Kinanthi Sekar A<br>Kelas  : 7I<br>No.     : 20<br><br>Di suatu pagi yang cerah, hiduplah seekor burung elang yang gagah, ia disegani oleh seluruh penghuni hutan tersebut.<br>Walaupun gagah, elang tersebut sangat lah angkuh, ia merasa dirinya yang paling hebat.<br><br>Suatu ketika, ular mendengar suara rintihan dari elang tersebut, "Elang? apa yang terjadi?" Elang hanya diam sambil memegangi salah satu sayap nya, Ular segera tau bahwa sayap elang tersebut terkena tembakan pemburu.<br>"Oh, terkena tembakan pemburu? mari aku bantu" ujar ular ramah. Elang merasa dirinya diejek, "Tidak. Aku tidak butuh bantuan mu, aku bisa mencari makan sendiri. Aku kan kuat, masa minta tolong pada hewan seperti kamu"<br><br>Sudah berhari hari elang tidak bisa mencari makan, sudah berhari hari juga ular selalu  membawakan makanan untuknya, bahkan hewan lainnya seperti kelinci, rusa,dan musang juga membawakannya makanan tetapi tidak pernah dimakan oleh elang. Sebenarnya elang sangat lapar, namun ia terlalu malu untuk mengungkapkannya. Karena mementingkan egonya badan elang pun menjadi sangat kurus, berbanding balik dengan elang yang dulu.<br><br>Tiba tiba ular berkata, "Sudahlah elang, aku lelah menolongmu, kamu tidak pernah menghargai usahaku, lebih baik aku pergi saja." Mendengar itu, hati elang terasa sakit , ada rasa menyesal di perasaannya.<br>"Ular.. Maaf kan aku, apa kamu tega membiarkanku mati kelaparan disini?" ucap elang memelas.<br>"Apa kamu bilang? aku tega? lalu untuk apa usaha ku selama ini, lalu.. untuk masalah kelaparan, aku dan yang lainnya sudah membantumu, namun kamu tak menghargai kami"<br><br>Hargai selagi masih ada,jangan sia siakan.<br>jangan pentingkan egomu,<br>karna penyesalan datangnya selalu terlambat</div>]]></description>
         <pubDate>2020-03-17 07:00:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462637792</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462643134</link>
         <description><![CDATA[<div>          KAMBING JANTAN YANG BERTANGGUNG JAWAB<br>7J/14/Elyza Bilqis Ramadhani <br>       Di sebuah desa hiduplah seorang petani Gajah yang mempunyai tubuh besar dan gading yang panjang. Pada hari Jumat kemarin pak tani Gajah sedang menanam ketimun. Dia memprediksi bahwa ketimun akan siap dipanen setelah 3 minggu kemudian. <br>         Pada minggu ke 2 pak tani Gajah sudah mulai merasa lelah menjaga tanaman ketimun nya setiap hari, terkadang dia sampai tidak tidur malam karena dia takut ketimun nya dicuri oleh kancil. Dia memutuskan akan menyuruh hewan yang mau menjaga timunya setiap malam dan dia berani membayarnya dengan buah buah an segar yang ada dia tanam di sawah sebelah. Beberapa waktu kemudian seekor kambing jantan yang gagah bernama Bebet lewat didepan laham milik pak tani Gajah. Sesegera mungkin pak tani Gajah memanggil si Bebet "Bebet!". Bebet dengan senyum lebar dia jalan ke arah pak tani Gajah berada dan menimpali sapaan pak tani Gajah "Iya ada apa pak tani Gajah? Ada yang bisa dibantu?."<br>"Bet,kamu mau menjaga sawah ku ini setiap malam? Jika kau mau akan aku bayar menggunakan buah buah an segar yang ada di lahan sebelah." Pak tani Gajah langsung menawarkan pekerjaan tersebut.<br>"Dengan senag hati pak tani Gajah,aku akan menjaga sawah ini setiap malam." Bebet menjawabnya dengan mantap<br>"Baik jika kau mau, mulai nanti malam kau harus bekerja." Pak tani Gajah menjawab dengan hati yang gembira <br>"Ok, pak tani Gajah, mulai nanti malam aku akan bekerja, tunggu aku jam 7 malam pak tani, selamat jalan!." Bebet menjawab sambil melambaikan tangan,<br>Malam sudah tiba tepat jam 7 Bebet datang menemui pak tani Gajah. "Selamat malam,pak tani Gajah." <br>"Malam Bet, apakah kamu sudah siap bekerja?" <br>"Saya sudah sangat siap pak tani." Jawab Bebet dengan semangat.<br>"Ok Bet, aku sidah menyiapkan tongkat untukmu, jika kau menemui kancil yang ingin mencuri ketimun ini pukul kepalanya menggunakan tongkat ini." Jawab pak tani Gajah dengan tegas <br>"Jika ada 1 ketimun yang yang hilang penggantinya adalah kau Bet!, aku akan memasak kau menjadi gulai kambing." <br>"Baik pak tani, saya akan bekerja sebaik mungkin." Jawab Bebet <br>Pak tani Gajah langsung langsung pulang dengan hati yang tenang. Waktu berlalu cepat, pukul 1 malam rasa ngantuk mulai menyerang Bebet. Bebet ingin tidur tetapi ia khawatir ada yang mencuri ketimun pak tani, dengan sekuat tenaga dia berusaha untuk melawan rasa ngantuk nya, dengan cara berlari,bernyanyi dan mendengarkan musik di radio. Tetapi semua cara itu sia sia. Pada jam 2 malam Bebet tertidur di tanah denagan lelap. Beberapa menit kemudian datang si kancil yang secara tidak sengaja melihat Bebet tertidur pulas dengan otak cerdiknya dia langsung pergi mengambil karung dan mencuri ketimun pak tani setelah karung penuh si kancil dengan cepat meninggalkan sawah tersebut. <br>Keesokan harinya pak tani Gajah datang ke sawah ia terkejut melihat sawah nya rusak dan semua ketimun yang ada di sawah telah hilang. Sementara itu Bebet masih tertidur pulas. Melihat kejadian tersebut pak tani Gajah sangat marah. Ia langsung teriak ke telinga si Bebet <br>"Bebet!!!" <br>Dengan mata yang merah Bebet terbangun dari tidurnya <br>"Iya ada apa pak tani Gajah?."<br>"Ini semua gara gara kau Bet,,, sawah ku rusak, semua ketimun yang aku tanam telah hilang, kau malah enak enak kan tidur, aku menyuruh kau untuk menjaga sawahku bukan malah tidur." Pak tani Gajah menjawabnya dengan nada yang sangat tinggi sampai Bebet ketakutan <br>"Maaf kan saya pak tani, saya tidak tahu siapa yang melakukan semua ini, saya kemarin sangat ngantuk pak tani saya sudah berusaha untuk menghilangkan rasa ngantuk ini tapi tidak bisa pak tani." Jawab Bebet dengan gemetar <br>"Saya tidak mau tahu kau harus menggantinya dengan tubuhmu, hari ini juga aku akan membunuhmu."<br>"Ku mohon pak tani jangan bunuh saya pak tani, saya akan menanam ketimun ini kembali pak tani, saya akan membeli benih ketimun ini dengan uang saya pak tani, saya yang akan menanam sendiri di sawah pak tani, saya akan menjaga nya pak tani, saya juga menjamin kali ini tidak ada lagi yang mencurinya." <br>"Baiklah jika kau sanggup melakukan semua itu maka lakukan lah Bet,, aku tidak mau tahu 3 minggu kemudian aku harus mendapatkan banyak ketimun darimu Bet." <br>"Baik pak tani terimakasih."  <br>Keesokan harinya Bebet langsung memulai pekerjaan nya yaitu menanam benih ketimun yang sudah ia beli, menyiram tanaman nya setiap hari, menjaga nya setiap malam. Dan setelah 3 minggu kemudian Bebet panen besar ketimun yang ia tanam sudah siap dipanen, ia langsung memberikannya kepada pak tani Gajah. Pak tani Gajah merasa sangat senang. <br>        Kita harus berani bertanggung jawab dengan apa yang kita lakukan dengan perbuatan kita yang ceroboh. Maka dalam cerita ini kita diajarkan untuk selalu bertanggung jawab.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 07:10:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462643134</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462643409</link>
         <description><![CDATA[<div>si KELINCI YNG SUKA MEMBANTU<br>Nama:  Inggar Dwi Cahya<br>Kelas:7i/18<br>Pada suatu hari disebuah hutan tinggallah kelinci yng baik hati dan suka membantuh. Kelinci bersahabat baik dengan semua hewan dihutan. Kelinci tinggal digubuk kecil dekat sungai, gubuk yng dibuat kecil dan cukup untuk ia tinggalli. Kelinci mempunyai sifat suka membantu tanpa balasan karena itu semua hewan suka berkawan dengannya.<br> <br>Pada suatu hari, Kelinci sedang berjalan jalan mengelilingi  hutan .Ia bertemu dengan kancil, gajah, kerbau dan rubah mereka sedang membicarakan tentang pesta buah buahhan raja hutan kelinci pun ikut berbicara. "aku dengar pestanya diadakan besok lusa  ,semua binatang diundang dan membawah banyk makanan untuk digabungkn dengan yng lain"kata kancil. Gajah, Rubah, Kerbau maupun Kelinci sangat gembira akan kabar itu lusa nanti mereka akan makan besar besaran,setelah itu semuapun kembali ke rumah nya.<br><br>Dalam Beberapa hari menjelang  pesta tersebut semua hewan menanam buah buahan di depan rumah mereka untuk dibawah saat pesta begitupun dengan kelinci. Saat Kelinci melewati rumah Rubah dia melihat Rubah sedang bersedih sambil melihat ladangnya yang mati karena hama. Kelinci menghampiri Rubah dan menyemangatinya, "hai rubah jangan bersedih  kalau kau mau aku akan memberikan beberapa biji yang ada dirumahku untuk ku tanam, dan nanti aku akn membantumu merawatnya"kata kelinci, "terimakasi  bantuanmu kelinci kau sangat baik tapi jika kau membantu ku bagaimana dengan ladangmu yang akn panen itu"balas Rubah, "oh.., itu tidak apa sebelum pergi nanti aku akan menyiraminya dan memberi pupuk tenanglah Rubah tidak apa apa"balas Kelinci berusaha meyakinkan siRubah, Rubah akhirnya setuju. <br><br>Beberapa hari berlalu ladang Rubah dan hewan lainpun sudah panen mereka akan membawah nya nanti saat pesta. Semua berkat kelinci karena ia ladangnya sekarang sudah panen,rubah pun pergi kerumah kelinci. Dirumah kelinci terlihat, kelinci yamg lelah karena ladangnya yang sekarang sedang panen Rubah menghampiri  kelinci dan berkata " terimakasih  kelinci atas bantuanmu, nanti malam maukah kau pergi bersamaku ke pesta ak akan membawa gerobak untuk panen kita" kelinci menjawab "sama sam Rubah kan kita teman memang seharusnya  saling membantu, terimkasi juga ajakan mu aku akan menunggumu didepan rumahku nati malam".lalu Rubah berpamitan untuk pulang, pada malam harinya dengan perkataan tadi siang rubah benar benar membawah gerobak untuk membawa panennya dan kelinci dipesta mereka sangat senang dan melakukan berbagai permainan kelincipun senang karena bisa membantu rubah. <br><br>Pesan moral: bahwa ketika teman kita sedang mengalami  kesulitan sebaiknya kita membantunya balasaan dari membantu tersebut akan dibalas ketika kita mengalami kesulitan</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 07:10:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462643409</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Babi si pemalas</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462646527</link>
         <description><![CDATA[<div>7J/32/Paramita salsabila<br>Disebuah hutan belantara hiduplah seekor babi yang sangat malas. Ia sering dipanggil bubu. Bubu punya rumah yang sangat kotor dan ia tidak pernah bangun pagi. Ia tidak disukai oleh hewan-hewan lain. Tetapi ia memiliki teman yang selalu bersamanya. Momon (monyet) dan Beti (bebek) mereka berdua adalah teman baik bubu. Mereka merupakan teman terbaik dihutan ini.<br><br>Pada suatu hari "Hei,Beti apa kau tak malu punya teman yang sangat malas?" Hina sang Ruri (Rusa)<br>"Tentu tidak , memang kenapa kau bertanya seperti itu?" Jawab Beti. "Apa kau tak suka dengan bubu?" Tanya Momon. "Tentu , dia sangat pemalas dan jorok!" Jawab Ruri. "Dasar kau gila menghina teman ku seperti itu!" ucap Momon sambil marah. Bubu yang melihat hal itu sangat sedih , tadinya mereka akan berjalan" menyusuri hutan malah bertemu hinaan yang sangat menyakitkan. "Sudah lah teman-teman aku memang sangat pantas untuk dihina" Kata Bubu. Tiba" Bubu pergi meninggalkan teman"nya disana dengan hati yang sangat terpuruk. Bubu pulang dengan rasa kecewa yang sangat amat besar. "Kau ini tidak tau malu ya menghina seseorang dengan kata-katamu itu tidak bagus!" Bentak Beti. Momon dan Beti pun langsung meninggalkan Ruri. Ia tau temannya pasti sakit hati , mereka pun pulang dengan hati yang gelisah. Esok hari pun tiba , Ruri menghampiri rumah Beti untuk berbicara sesuatu "Beti mau kah kamu dan Momon menemaniku kerumah Bubu untuk minta maaf?" Kata Ruri. Beti pun bicara " Untunglah kau sadar ,sebaiknya kita langsung kerumah Momon saja". Sesampai dirumah Momon ,Beti pun menjelaskan alasan Ruri dan dia datang kerumah Momon. "Ayo kita bantu Ruri untuk minta maaf ke Bubu. Momon pun setuju dan segera lah mereka berangkat .<br><br>Ditengah perjalanan mereka melihat bubu sedang berjalan menuju sungai. Segera lah mereka bertiga menghampiri Bubu."Hai Bubu apa yang kau lakukan disini?" Tanya Beti dan Momon bersamaan. "Aku mau mandi" Jawab Bubu. "Bubu apa kau marah dengan ku ?" Tanya Ruri. "Tidak, aku hanya membuat kata"mu menjadi motivasiku" Jawab Bubu dengan tersenyum. "Aku benar-benar minta maaf Bubu:( apa kau mau memaafkanku?" Tanya Ruri."Iya tidak apa-apa" Jawab Bubu dengan wajah senang. "Lain kali kalau bicara jangan sembarangan pikir dulu kata-katamu itu menyakiti hati orang atau tidak!" Kata Momon. Ruri hanya bisa menunduk dan malu atas perbuatannya. <br><br>Bubu melihat itu langsung berkata "Sudah tidak apa-apa , ayo kerumahku aku punya kejutan untuk kalian:)". Bubu dengan semangat mengajak teman nya kerumah Bubu. Alangkah terkejutnya mereka melihat rumah Bubu yang tadinya kotor menjadi bersih dan Bubu yang biasa bangun siang sekarang Bubu bangun pagi sekali. Mereka amat sangat gembira dan merayakan atas hilangnya sikap malas dan jorok Bubu. Akhirnya mereka hidup bahagia bersama-sama.<br>Pesan Moral: •kemalasan membuat kita jauh dari kesuksesan dan kemenangan<br>•perkataan memang mudah diucapkan, tidak dengan hati yang mudah tersinggungan<br>• sikap malas memang mudah dihilangkan tetapi kita harus bisa mengalahkan<br><br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2020-03-17 07:16:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462646527</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Katak dan Ular Piton</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462655361</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Owen Ardana<br>No Absen : 31<br>Kelas : 7J<br><br>        Pada zaman dahulu di ssebuah danau hiduplah dua binatang yaitu katak dan ular air. Setiap harinya katak selalu melompat lompat di sekitar danau.<br>        Pada suatu hari katak tersebut ingin mencari kegiatan baru yaitu dgn cara berpetualang di sekitar danau. Dengan hati yang sangat gembira sang katak melompat lompat menjauhi danau. Katak pun terkejut, karena sang katak menjumpai semak semak yang goyang.<br>Tak lama kemudian dari balik semak-semak itu muncullah seekor ular piton. Katak pun sangat kaget dan berusaha menjauhi ular piton. Kemudian sang katak berusaha kembali ke danau lagi. Sebelum sang katak berlari menjauhi ular, ternyata si ular piton menyadari keberadaan sang katak . Dan ular tersebut berusaha mendekati katak dan menyantap dgn cepat.<br>Ketika sang ular telah dekat d           </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 07:30:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462655361</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462666268</link>
         <description><![CDATA[<div>Kupu-kupu berhati emas<br><br>7J/36/Winda Putri Nur Efendi<br><br><br>    Pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berkeliling di taman. Ia sangat senang karena ia bisa berkeliling melihat taman yang indah. Sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman tersebut.       <br>   Pada saat di tengah perjalanan ia melihat sebuah kepompong di atas ranting. Sang semut mengejek bentuk kepompong yang jelek dan tidak bisa pergi ke mana-mana.       <br>“Hei, kepompong alangkah jeleknya bentuk dan nasibmu. Kamu hanya bisa menggantung di ranting itu. Ayo jalan-jalan, lihat dunia yang luas ini. Bagaimana nasibmu jika ranting itu patah?”<br>Sang semut selalu membanggakan dirinya yang bisa pergi ke tempat yang ia suka. Bahkan, sang semut kuat mengangkat beban yang lebih besar daripada tubuhnya. Sang semut merasabahwa dirinya adalah binatang yang paling hebat. Si kepompong hanya diam saja mendengar ejekan tersebut.<br>    Pada suatu pagi sang semut kembali berkeliling di taman tersebut. Karena hujan, genangan lumpur ada di mana-mana. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh ke dalam lumpur. Sang semut hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.<br>“Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong....., tolong....., siapapun tolong bantu aku...!”<br>   Untunglah saat itu ada seekor kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupu-kupu menjulurkan sebuah ranting ke arah semut.<br>“Semut, pegang ranting itu erat-erat. Nanti aku akan mengangkat ranting itu.” Lalu, sang semut memegang erat ranting tersebut. Si kupu-kupu mengangkat ranting tersebut dan menurunkannya di tempat yang aman.<br>  "Terima kasih kupu-kupu" ucap sang semut berterima kasih kepada kupu-kupu karena kupu-kupu telah menyelamatkan nyawanya. "Kamu adalah hewan yang cantik dan baik hati kupu-kupu"Ia memuji kupu-kupu sebagai binatang yang hebat dan terpuji.<br>Mendengar pujian itu, kupu-kupu berkata kepada semut.        <br>“Aku adalah kepompong yang pernah kau ejek,” kata si kupu-kupu.       <br>   Ternyata, kepompong yang dulu diejek sudah menyelamatkan dirinya.       <br>   Akhirnya, sang semut meminta maaf dan  berjanji pada kupu-kupu bahwa ia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di taman tersebut.<br><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 07:45:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462666268</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462675420</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><br>Katak dan Ular Piton<br></strong><br></div><div>Nama : Owen Ardana<br>No Absen : 31<br>Kelas : 7J<br><br>        Pada zaman dahulu di ssebuah danau hiduplah dua binatang yaitu katak dan ular air. Setiap harinya katak selalu melompat lompat di sekitar danau.<br>        Pada suatu hari katak tersebut ingin mencari kegiatan baru yaitu dgn cara berpetualang di sekitar danau. Dengan hati yang sangat gembira sang katak melompat lompat menjauhi danau. Katak pun terkejut, karena sang katak menjumpai semak semak yang goyang.<br>Tak lama kemudian dari balik semak-semak itu muncullah seekor ular piton. Katak pun sangat kaget dan berusaha menjauhi ular piton. Kemudian sang katak berusaha kembali ke danau lagi. Sebelum sang katak berlari menjauhi ular, ternyata si ular piton menyadari keberadaan sang katak . Dan ular tersebut berusaha mendekati katak dan menyantap dgn cepat.Ketika sang ular telah dekat dengan katak, ular segera mengangkat kepalanya dengan tinggi dan berkata, “<em>Hai katak yang gemuk apa yang hendak kau lakukan di hutan ini?</em>”<br><br></div><div>Karena katak sudah punya firasat kalau akan dimakan ular, si katak tersebut merasa sangat takut dengan ular dan si katak selalu berusaha untuk menjauh dari sang ular. Dan pada saat itu sang ular pun berkata bahwa ia tak akan memakan si katak karena tadinya sang ular sudah memakan kelinci kecil.<br>Setelah berkata seperti itu,  sang ular berkata, “<em>Aku tidak ingin memakan mu katak, aku hanya ingin berpetualang dan mencari kegiatan baru</em>”. Akhirnya sang ular menawarkan kepada katak petualangan yang seru dan katak pun menyetujui tawaran sang ular.<br>Sang ular memberi syarat kepada si katak, apabila si katak ingin mencoba petualangan baru yang ditawarkan sang ular, maka ia harus menjelajahi hutan ini sendirian. Akan tetapi katak pun belum pernah menelusuri sekitar hutan karena ia takut di mangsa hewan-hewan buas lainnya.<br><br></div><div>Sang ular pun tau kalau si katak tidak berani menyelusuri hutan yang sebesar itu sendirian. Lalu sang ular menawarkan bantuan untuk menemani katak menjelajahi hutan. Sang ular pun berkata,”<em>Wahai katak carilah tali dan ikatkan pada ekorku.</em>” Si katak bertanya, “<em>wahai ular untuk apa tali itu?</em>”<br><br></div><div>Tali tersebut berguna untuk menjaga supaya si katak tidak tertinggal jauh ketika berada di hutan, jadi katak akan tetap aman bersama ular. Si katak yang belum berpengalaman menyusuri hutan itu tidak pikir panjang dan langsung menerima tawaran  sang ular.<br><br></div><div>Dengan polosnya si katak pun mencari tali dan mengikatkan perutnya dengan ekor sang ular. Setelah perut si katak terikat dengan ekor sang ular, lalu mereka mulai berjalan menjelajahi hutan, dan sesampai di tengah hutan, sang ular memiliki niat buruk.<br><br></div><div>Sang ular ingin berusaha membelit tubuh katak yang terikat di ekornya. Sang ular tersebut mulai berusaha membelit tubuh si katak akan tetapi tubuh katak itu disambar oleh elang dan digelantungkan di udara. Dan elang tadi menyadari bahwa ia juga menangkap piton karena ekornya terikat dengan katak.<br><br>Dari cerita fabel di atas pesan moral yang dapat diambil adalah jauhilah niat buruk terhadap orang lain karena di kemudian hari akan merugikan kita, atau keburukan itu akan menimpa kita.<br>                                    TAMAT</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 07:56:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462675420</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Monyet Yang Serakah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462693409</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama:Kunto Wijoyo Ndanu<br>Kelas:7J<br>No.    :19<br><br>          Suatu hari di tengah hutan, tinggalah seekor monyet yang kelaparan. Sudah seminggu ia tidak makan, dan sekarang ia sangat kelaparan. Jika ia tidak makan, ia akan mati kelaparan. Kemudian ia berjalan sambil mencari pesta. <br><br>          Akhirnya sangat monyet menemukan pesta yang sangat besar.monyet langsung masuk ke dalam pesta tersebut tanpa sepengetahuan pemilik pesta. Setelah masuk, ia menemukan banyak sekali makanan yang lezat. Ia mencoba merapat ke makanan tersebut.lalu, monyet telah berada di depan makanan tersebut. <br><br>          Tanpa berpikir panjang, monyet tersebut langsung memakan semua makanan yang ada di depannya. Saat itu ia menjadi pusat perhatian di pesta tersebut. Saat si monyet makan, ada hewan yang menasehati monyet agar tidak makan secara berlebihan. Monyet tidak mendengar nasehat hewan tersebut. Akibatnya monyet kekenyangan dan ia dimarahi oleh pemilik pesta,karena makanan untuk tamunya sudah habis.Karena kesal, pemilik rumah memanggil teman temannya untuk membunuh monyet. Monyet tidak bergerak,karena ia  kekenyangan. Apa daya, monyet pun mati. <br><br>Amanat yang dapat kita ambil dari cerita ini adalah kita tidak boleh serakah pada apapun dan kita tidak boleh mengambil gak orang lain. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 08:13:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462693409</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462724019</link>
         <description><![CDATA[<div>                      Beruang yang Baik Hati.          <br><br>Siang hari suasana di hutan sangat terik. Tempat tinggal si Rubah,Beruang,dan yang lainnya seakan terbakar. Rubah kehausan. Dia berjalan—jalan mencari air. <br>Di tengah perjalanan dia melihat sumur dengan air yang sangat jernih. Tanpa pikir panjang dia langsung terjun ke dalam sumur. Dia tidak berpikir bagaimana cara ia naik ke atas kembali. <br>Si Rubah hanya bisa berteriak minta tolong. Teriakan si Rubah terdengar oleh si Beruang yang sedang lewat tempat itu. "Hai,siapa yang ada di sumur itu?" . "Aku... si Rubah sahabatmu." Rubah terdiam sesaat untuk mencari akal agar Beruang mau menolongnya. "Tolong aku mengangkat ikan ini."kata si Rubah. "Yang benar kau mendapat ikan?"sahut Beruang "Benar! Aku mendapat ikan yang sangat besar."<br>Beruang berpikir sejenak. Bisa saja aku dimanfaatka untuk keperluannya sendiri. "Kau memanfaatkanku,ya Bah?" Tanya Beruang. Rubah hanya terdiam dan Beruang meninggalkan tempat itu. Hari menjelang malam dan tidak ada seekor binatang yang mendengar teriakan si Rubah. <br>Tidak lama kemudian,tiba—tiba Beruang muncul lagi. Rubah meminta tolong kembali dan Rubah juga berjanji tidak akan menipu,jahil,dan iseng lagi. Beruang akhirnya menolong si Rubah. Rubah berterima kasih atas pertolongan si Beruang. <br>Sejak itu Rubah menjadi binatang yang sangat baik. Ia tidak lagi berbuat iseng kepada Beruang dan hewan—hewan lainnya. <br><br><br>Nama.  :Fitra Maulana <br>Kelas.   :7/J<br>Absen.  :16</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 08:39:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462724019</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462749234</link>
         <description><![CDATA[<div>Monyet dan Kura-Kura<br>Nama : Luna Dea Listyana<br>Kelas : 7i <br>No.absen : 21<br><br>    Pada suatu hari yang cerah di sebuah hutan hiduplah dua ekor kura-kura yang bernama Caca dan Cici,dan seekor monyet yang bernama Fintu.Caca dan Cici memeliki kebun buah yang sangat subur,mereka rajin merawat kebunnya itu.Buah yang tumbuh dari kebunnya itu sangat besar dan segar.Mereka meletakkan hasil panennya itu ke dalam sebuah lemari yang khusus untuk meletakkan hasil panennya itu.<br>    Pada suatu saat Fintu pergi ke rumah Caca dan Cici untuk menemui mereka.Fintu mengajak mereka untuk pergi ke pesta buah yang ada di sebuah desa kemudian,Cici tertarik untuk mengikuti Fintu tetapi Caca tidak ingin ikut dengan mereka.Fintu pun pulang untuk bersiap pergi ke pesta buah tersebut.Cici juga bersiap mempersiapkan bekal untuk pergi ke pesta itu karena tempatnya jauh dan lama untuk sampai kesana.<br>    Pada pagi yang cerah Fintu dan Cici berangkat menuju desa tersebut.Sudah cukup lama merek berjalan dan akhirnya mereka beristirahat sebentar.Fintu suka sekali dengan pisang,ia memakan pisang sampai pisang itu habis.Fintu merasa belum puas,kemudian Fintu melihat banyak makanan di tas Cici.Fintu melihat terus ke arah tas Cici,akhirnya Cici memberi Fintu 1 buah pisang.Fintu memamakannya dengan lahap,tetapi Fintu sangat serakah ia malah ingin meminta lagi." Cici, apakah aku boleh memintanya lagi?" Kata Fintu.Cici tidak memberikan pisang lagi kepada Fintu,Cici berkata "tidak boleh,aku harus sisakan untuk makan malam nanti karena perjalanannya masih jauh" . Karena Cici menolak untuk memberikan pisang lagi,Fintu pun merasa kesal ia memiliki ide untuk menjaili Cici agar dapat mendapatkan tas Cici itu.Cici berjalan sangat lambat karena ia seekor kura-kura,kemudian karena Fintu memiliki niat jahat ia berlari sekencang kencangnya meninggalkan Cici.Ketika Fintu sudah agak jauh,Fintu membuat jebakan untuk Cici.Semua jebakannya itu gagal dan sia sia,karena ternyata Caca mengikutinya.Ketika itu ada seorang pemburu,monyet mengetahuinya dan langsung lari meninggalkan Cici tanpa memperdulikannya.Cici pun tertangkap oleh pemburu itu,kemudian Fintu melihat Cici yang kakinya diikat tetapi disamping Cici banyak sekali makanan karena Fintu rakus Fintu mendatangi Cici dan berkata" Cici,bagaimana kalau aku yang menggantikan posisimu?" tetapi Cici masih kesal dengannya dan pada akhirnya Cici menyetujui tawaran Fintu."Sungguh?,baiklah tetapi tidak apa-apa?" Kata Cici."Tidak apa-apa,demi makanan...ups!..demi teman aku rela berkorban".Akhirnya Fintu membantu membuka ikatan tali dari kaki Cici dan kembali mengikat tali itu ke kakinya.Kemudian Cici lari dan langsung pergi meninggalkan tempat itu.Di tengah perjalanan,tiba-tiba... "lepaskan aku...! lepaskan aku....!" Teriak Cici."Sssttt... ini aku..!" Ternyata itu Caca.<br>   Monyet itu asyik makan,kemudian anak pemburu itu keluar dati pintu rumahnya dan melihat seekor monyet berada di depan rumahnya.Anak itu berteriak memanggil ayahnya" Ayah...ayah..,lihat ada monyet!", kemudian ayahnya menjawab "mana?..mana?.." Fintu mencoba melarikan diri tetaph kakinya terikat,akhirnya ia tidak bisa kemana mana.Pada akhirnya Caca dan Cici pergi ke pesta buah itu dan pulang dengan membawa buah yang sangat besar."Bagaimana dengan kebun kita?" Kata Caca."Oh iya..,tidak apa kita sudah punya buah ini" kata Cici."Baiklah!" Kata Caca.Akhirnya mereka pun hidup bahagia.<br>    Janganlah kita  mementingkan diri kita sendiri tanpa mementingkan orang lain dan jangan rakus,karena kita adalah makhluk sosial yaitu makhluk yang tidak bisa hidup sendiri dan membutuhkan bantuan orang lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 09:01:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462749234</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keledai, Serigala Gunung, dan Macan Tutul</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462760286</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><strong>Nama:</strong><em>Bima Ramadhani               Irwansyah</em></li><li><strong>Kelas:</strong><em>7J</em></li><li><strong>No Absen:</strong><em>12</em></li></ul><div><br></div><ul><li><strong>Orientasi:  </strong>                                            Suatu hari seekor keledai perg mencari serigala gunung ke sebuah gunung yang sangat tinggi. Ia mencari serigala gunung untuk mengajaknya berburu di sebuah hutan. Tidak lama kemudian, ia menemukan seekor serigala gunung yang sedang berjalan. Ia kemudian mengajaknya untuk berburu dan si serigala gunung menerima ajakan dari si keledai. Ketika mereka akan memasuki hutan, keledai menemui seekor macan tutul yang sedang tiduran di sebuah pohon besar. Keledai mengajak macan tutul untuk ikut berburu dan macan tutul itupun menerima ajakan keledai.</li></ul><div><br></div><ul><li><strong>Komplikasi:</strong></li></ul><div>            Mereka bekerja sama dan berhasil menangkap hewan dengan mudah. Mereka berburu sejak pagi hingga sore. Mereka berhasil mengumpulkan tangkapannya dan membawanya ke tempat terbuka. Hewan hasil buruan mereka terdiri dari seekor kelinci, kambing, rusa, dan kerbau. Tiba waktunya mereka membagikan hewan tangkapan mereka.     Macan menunjuk keledai untuk membagikannya. Keledai menghitung dengan cermat dan kemudian membagikannya sama banyak. Melihat pembagian itu, macan tutul marah dan menerkam keledai hingga mati. Kemudian macan tutul berkata kepada serigala gunung."Sekarang, bagikan hewan-hewan tersebut!" Serigala gunung menumpuk kembali hewan-hewan yang telah dibagikan oleh keledai menjadi satu tumpukan besar. Kemudian serigala gunung menggigit seekor kelinci kecil untuk dirinya.<br><br></div><ul><li><strong>Resolusi:</strong></li></ul><div><strong>       </strong>Macan tutul pun reda marahnya ketika mengetahui keputusan serigala gunung yang hanya memilih seekor kelinci yang sangat kecil. "Kau sangat pandai dalam mengambil keputusan. Kau membagikannya dengan sangat adil. Apakah engkau mempelajarinya dari si keledai?" tanya macan tutul.<br><br></div><ul><li><strong>Koda:</strong></li></ul><div>       Sambil berlalu serigala gunung menjawab, "Aku hanya tidak mau mengalami nasib yang sama seperti keledai." Serigala gunung sangat kecewa dengan keserakahan macan tutul. Ia akan berhati-hati memilih teman di kemudian hari<br>.<strong><br><br></strong><br></div><div><br><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 09:11:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462760286</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kucing dan Tikus</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462880250</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>Nama</em></strong>: <em>Alxandria Cessar Veni V.<br></em><strong><em>Kelas</em></strong>: <em>7J<br></em><strong><em>Nomor Absen</em></strong>: <em>04</em><br><br><br> -  Pada suatu pagi yang indah dengan matahari yang cerah. Tampaklah seekor kucing yang sedang mengambil sisa ikan yang telah dibuang di tempat sampah.<br>   "Hai kucing, apa yang sedang kau lakukan?". Sapa kelinci ketika melihat kucing mengambil ikan. "Aku sedang mencari makan, karena aku sangat lapar!". Kata kucing membalas. "Oh baiklah, aku pergi dulu!". Seru kelinci sembari meninggalkan kucing.<br>-   Tiba-tiba  muncul lah tikus membawa beberapa tulang ikan yang bisa di bilang cukup banyak, sambil berkata "Lemah sekali kau kucing,mencari tulang ikan saja tidak bisa!" Olok tikus kepada kucing. "Hei kau!, itu makananku dan itu milikku." Kata kucing tak mau kalah.  "Tidak bisa, aku yang mendapatkannya terlebih dahulu, maka makanan ini milikku!." Seru tikus. "Jika kau tak mau menyerahkannya, maka bersiaplah untuk ku mangsa!". Seru kucing menambahkan. "Tangkap aku jika kau bisa!". Seru tikus sembari berlari meninggalkan kucing. Kucing yang tak mau kalahpun mengejar tikus dan sampai pada jalan buntu tikus pun kebingungan sehingga tertangkap oleh kucing.<br>-    Tikus yang tidak tau harus berbuat apa pun akhirnya memohon. "Kucing kucing, tolong lepaskan aku, aku akan memberikan makananku padamu!". Mohon tikus kepada kucing. "Tidak, kau sudah menghinaku dan menantangku. Maka inilah akibatnya!". Kata kucing. "Baiklah, aku minta maaf. Aku tidak akan mengulanginya, aku tidak akan mengejek atau menantangmu lagi kucing!" Kata tikus. Kucing berpikir apakah ia akan memberi kesempatan pada tikus atau tidak. Setelah lama ia berpikir akhirnya ia memutuskan "Baiklah, aku akan melepaskanmu, dengan syarat jangan mengejek orang lain lagi jika tidak ingin mendapat masalah". Terang kucing. "Terimakasih kucing, kau adalah yang terbaik dan aku berjanji tidak akan mengulanginya kembali!". Senang tikus.<br> -   Sampai sekarang tikus tidak pernah terlihat mengejek binatang lainnya, agar hal yang menimpanya tidak terjadi kembali. Mungkin sebuah kelakar atau ejekan akan menusuk pada hati seseorang. Namun, setiap orang memiliki kesempatan kedua untuk memperbaiki diri dan jangan menyia nyiakan kesempatan tersebut, karena kesempatan adalah peluang yang berharga. Janganlah mencari masalah jika tak mau mendapat masalah.<br>   <br>              <strong><em> -T A M A T-</em></strong></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 11:07:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462880250</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keledai ,serigala gunung dan macan tutul</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462971143</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama:Anale Rachman h<br>Kls:7j<br>No:6</div><div>Orientasi</div><div>         Suatu hari seekor keledai pergi mencari serigala gunung ke sebuah gunung yang sangat tinggi. Ia mencari serigala gunung untuk mengajaknya berburu di sebuah hutan. Tidak lama kemudian, ia menemukan seekor serigala gunung yang sedang berjalan. Ia kemudian mengajaknya untuk berburu dan si serigala gunung menerima ajakan dari si keledai. Ketika mereka akan memasuki hutan, keledai menemui seekor macan tutul yang sedang tiduran di sebuah pohon besar. Keledai mengajak macan tutul untuk ikut berburu dan macan tutul itupun menerima ajakan keledai.</div><div>Komplikasi</div><div>         Mereka bekerja sama dan berhasil menangkap hewan dengan mudah. Mereka berburu sejak pagi hingga sore. Mereka berhasil mengumpulkan tangkapannya dan membawanya ke tempat terbuka. Hewan hasil buruan mereka terdiri dari seekor kelinci, kambing, rusa, dan kerbau. Tiba waktunya mereka membagikan hewan tangkapan mereka.</div><div>         Macan menunjuk keledai untuk membagikannya. Keledai menghitung dengan cermat dan kemudian membagikannya sama banyak. Melihat pembagian itu, macan tutul marah dan menerkam keledai hingga mati. Kemudian macan tutul berkata kepada serigala gunung.</div><div>         "Sekarang, bagikan hewan-hewan tersebut!" Serigala gunung menumpuk kembali hewan-hewan yang telah dibagikan oleh keledai menjadi satu tumpukan besar. Kemudian serigala gunung menggigit seekor kelinci kecil untuk dirinya.</div><div>Resolusi</div><div>         Macan tutul pun reda marahnya ketika mengetahui keputusan serigala gunung yang hanya memilih seekor kelinci yang sangat kecil. "Kau sangat pandai dalam mengambil keputusan. Kau membagikannya dengan sangat adil. Apakah engkau mempelajarinya dari si keledai?" tanya macan tutul.</div><div>Koda</div><div>         Sambil berlalu serigala gunung menjawab, "Aku hanya tidak mau mengalami nasib yang sama seperti keledai." Serigala gunung sangat kecewa dengan keserakahan macan tutul. Ia akan berhati-hati memilih teman di kemudian hari.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 11:27:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462971143</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keledai ,serigala gunung dan macan tutul</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462971280</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama:Anale Rachman h<br>Kls:7j<br>No:6</div><div>Orientasi</div><div>         Suatu hari seekor keledai pergi mencari serigala gunung ke sebuah gunung yang sangat tinggi. Ia mencari serigala gunung untuk mengajaknya berburu di sebuah hutan. Tidak lama kemudian, ia menemukan seekor serigala gunung yang sedang berjalan. Ia kemudian mengajaknya untuk berburu dan si serigala gunung menerima ajakan dari si keledai. Ketika mereka akan memasuki hutan, keledai menemui seekor macan tutul yang sedang tiduran di sebuah pohon besar. Keledai mengajak macan tutul untuk ikut berburu dan macan tutul itupun menerima ajakan keledai.</div><div>Komplikasi</div><div>         Mereka bekerja sama dan berhasil menangkap hewan dengan mudah. Mereka berburu sejak pagi hingga sore. Mereka berhasil mengumpulkan tangkapannya dan membawanya ke tempat terbuka. Hewan hasil buruan mereka terdiri dari seekor kelinci, kambing, rusa, dan kerbau. Tiba waktunya mereka membagikan hewan tangkapan mereka.</div><div>         Macan menunjuk keledai untuk membagikannya. Keledai menghitung dengan cermat dan kemudian membagikannya sama banyak. Melihat pembagian itu, macan tutul marah dan menerkam keledai hingga mati. Kemudian macan tutul berkata kepada serigala gunung.</div><div>         "Sekarang, bagikan hewan-hewan tersebut!" Serigala gunung menumpuk kembali hewan-hewan yang telah dibagikan oleh keledai menjadi satu tumpukan besar. Kemudian serigala gunung menggigit seekor kelinci kecil untuk dirinya.</div><div>Resolusi</div><div>         Macan tutul pun reda marahnya ketika mengetahui keputusan serigala gunung yang hanya memilih seekor kelinci yang sangat kecil. "Kau sangat pandai dalam mengambil keputusan. Kau membagikannya dengan sangat adil. Apakah engkau mempelajarinya dari si keledai?" tanya macan tutul.</div><div>Koda</div><div>         Sambil berlalu serigala gunung menjawab, "Aku hanya tidak mau mengalami nasib yang sama seperti keledai." Serigala gunung sangat kecewa dengan keserakahan macan tutul. Ia akan berhati-hati memilih teman di kemudian hari.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 11:27:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462971280</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelinci yang cerdk</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462976263</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama=chusnia Devi Pertiwi<br>Kelas=7j<br>No absen=13<br>Orientasi <br>   Suatu hari di hutan yang lebat ada kelinci sedang berjalan jalan mengelilingi hutan. Dengan cuaca yang terik kelinci mengelilingi hutan. Saat kelinci berjalan kelinci melihat keributan di ujung sana.<br>Komplikasi<br>   "Kenapa ada ribut-ribut?"tanya kancil. "Gajah tidak mau berbagi makanan dengan ku."jawab kerbau. Gajah pun memberontak dengan menjawab "Aku sudah berbagi makanan dengan kerbau bahkan makanan ku yang separuhnya di ambil olehnya." Kancil pun berfikir bagaimana caranya salah satu dari mereka akan jujur. "Kalian pegang ranting ini dan biarkan semalaman. Besok pagi pergilah kesini dan membawa ranting itu. Mereka pun pulang kerumah masing masing.<br>Resolusi<br>   Pagi pagi mereka datang. Kerbau pun bertanya kepada kelinci"kenapa rantingku lebih besar?". "Karena kau berbohong."jawab kelinci dengan emosi. Kerbau pun memknta maaf kepada gajah dan kelinci karena sudah berbohong.<br>Koda<br>   Jujurlah kepada semua orang agar dapat dipercaya jangan berbohong karena kau ingin menang,semua kebohongan akan terungkap cepat atau lambat. Meskipun hanya tuhan yang tau kebohongan tetaplah kebohongan</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 11:28:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462976263</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelinci yang cerdk</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462976340</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama=chusnia Devi Pertiwi<br>Kelas=7j<br>No absen=13<br>Orientasi <br>   Suatu hari di hutan yang lebat ada kelinci sedang berjalan jalan mengelilingi hutan. Dengan cuaca yang terik kelinci mengelilingi hutan. Saat kelinci berjalan kelinci melihat keributan di ujung sana.<br>Komplikasi<br>   "Kenapa ada ribut-ribut?"tanya kancil. "Gajah tidak mau berbagi makanan dengan ku."jawab kerbau. Gajah pun memberontak dengan menjawab "Aku sudah berbagi makanan dengan kerbau bahkan makanan ku yang separuhnya di ambil olehnya." Kancil pun berfikir bagaimana caranya salah satu dari mereka akan jujur. "Kalian pegang ranting ini dan biarkan semalaman. Besok pagi pergilah kesini dan membawa ranting itu. Mereka pun pulang kerumah masing masing.<br>Resolusi<br>   Pagi pagi mereka datang. Kerbau pun bertanya kepada kelinci"kenapa rantingku lebih besar?". "Karena kau berbohong."jawab kelinci dengan emosi. Kerbau pun memknta maaf kepada gajah dan kelinci karena sudah berbohong.<br>Koda<br>   Jujurlah kepada semua orang agar dapat dipercaya jangan berbohong karena kau ingin menang,semua kebohongan akan terungkap cepat atau lambat. Meskipun hanya tuhan yang tau kebohongan tetaplah kebohongan</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 11:28:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/462976340</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Buaya dan ayam</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463110509</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Deni Anton Kurniawan<br>Kelas: 7i<br>No absen:11<br><br>Suatu hari di hutan yang sangat panas, membuat Ayam merasa kehausan. Namun, di rumahnya sudah tak ada air.<br><br></div><div>Ayam pun pergi ke sungai. Sesampainya di sungai, tiba-tiba Buaya muncul dari dalam sungai dan hendak menerkam Ayam.<br><br></div><div>"Beruntung kau datang, Ayam. Sudah seminggu aku tak makan, perutku sangat lapar," ucap Buaya dengan ganas.<br><br></div><div>"Jangan makan aku, saudaraku. Aku hanya ingin mengambil air.” rengek Ayam.</div><div><br></div><div>Mendengar rengekan Ayam, Buaya terdiam. Ia bingung, apakah Ayam benar-benar saudaranya. Jika Ayam benar sudaranya, tak mungkin ia bisa memakan Ayam. Ia tak boleh memakan saudaranya sendiri.<br><br></div><div>Sepanjang malam, Buaya terus berpikir. Tetap saja, menurutnya, tak ada garis keturunan antara Buaya dengan Ayam.<br><br></div><div>Esok harinya, Ayam kembali ke sungai. Karena sudah tahu kelemahan Buaya, ia tak terlalu takut mengambil air di sungai.</div><div><br></div><div>"Selamat pagi, saudaraku. Kau sungguh terlihat tangguh," sapa Ayam.<br><br></div><div>Buaya yang sudah ingin sekali memangsa Ayam pun mengurungkan niatnya.<br><br></div><div>Ayam selalu menyebutnya sebagai saudara. Setelah mengambil air, Ayam pulang ke rumah dengan tersenyum.</div><div><br></div><div>"Aku harus menemui Raja Hutan. Mungkin dia tahu silsilah keluargaku," ucap Buaya.<br><br></div><div>Buaya pun berjalan menemui Raja Hutan. Tanpa sengaja, ia bertemu dengan temannya sesama buaya.<br><br></div><div>"Wahai, saudaraku. Mau pergi ke mana kau? Tampaknya kau sedang bingung," tanya teman Buaya.<br><br></div><div>Buaya pun menceritakan kegundahan hatinya, tentang Ayam yang mengaku sebagai saudaranya. Seketika, teman Buaya tertawa terbahak-bahak.<br><br></div><div>"Hahaha! Kau telah dibohongi Ayam. Dia bukan saudara kita. Kita dan dia memang sama-sama bertelur, tapi kita dan Ayam jauh berbeda. Kita hidup di air, sedangkan Ayam hidup di darat. Kau jangan menemui Raja Hutan. Jika kau menemuinya, kau hanya akan mempermalukan dirimu sendiri," saran teman Buaya.<br><br></div><div>Mendengar penjelasan itu, Buaya pun murka. Ia berjanji akan menangkap Ayam, jika Ayam datang lagi ke sungai. Ia tak akan melepaskannya. Untunglah, Buaya bertemu dengan temannya. Jika tidak, mungkin ia akan ditertawakan oleh semua binatang di hutan.<br><br></div><div><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/479839053/552dbb8013a41ed61098c2787e09c43a/Screenshot_20200317_194210_1.jpg" />
         <pubDate>2020-03-17 12:49:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463110509</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sang Raja Hutan dan Si Tikus Kotor</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463120380</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Maiza Yuriko H<br>Kelas : 7I<br>No absen : 22<br>Orientasi<br>          Pada pagi hari, Di hutan hiduplah Sang Raja Hutan yang bernama Tuan Dola. Tuan Dola merupakan harimau yang sangat rakus. Kemudian, ada seekor tikus kotor yang gemuk berjalan didekat dedaunan lebat. Dola pun berfikir untuk menyiapkan jebakan untuk si tikus itu yang bernama Toli. “Hmmm lumayan nii untuk sarapan walaupun tubuh tikus itu kotor tetapi ia gemuk” kata Tuan Dola dalam hati . Setelah Tuan Dola selesai membuat jebakannya ia menunggu hingga tikus mendekati jebakan yang ia buat.<br>Komplikasi </div><div>          Srhhpp Toli pun tertangkap oleh jebakan Tuan Dola. Tuan Dola sangat lapar dan ingin segera memakannya. ‘’Jangan makan aku!! dagingku tidak enak, pahit, tubuhku kotor. Begini aja Tuan Dola, nanti malam ada kumpulan rusa yang sedang berpesta, Engkau bisa mempersiapkan diri dan memilih mana yang gemuk dan lezat”. Kemudian Tuan Dola terdiam dan sambil membayangkan nikmat dan lezatnya daging rusa. Seketika Toli pun berlari sekencang kencangnya sambil mencari tempat persembunyian yang aman.<br><br></div><div>          Suatu hari Tuan Dola sedang berjalan jalan di hutan dan tiba tiba Srrpph suara jebakan yang dibuat oleh pemburu yang licik. Tuan Dola terperangkap jebakan pemburu, ia tidak bisa bergerak apa apa. Toli si tikus berjalan jalan dihutan sambil memperhatikan apakah ada jebakan yang dibuat Tuan Dola. Toli melihat kearah dekat semak semak dan ternyata ada seekor harimau yang sedang terperangkap oleh jebakan pemburu,“hmmm itu seperti Tuan Dola, pasti dia terperangkap karena jebakan pemburu!” seru Toli dalam hati. Toli berjalan pelan pelan ke dekat Harimau itu.”Hahaha tertangkap kamu hariamau!” teriak pemburu yang licik itu.<br>Resolusi</div><div>          Ketika Toli melihat lebih dekat ternyata itu Tuan Dola yang terjebak dalam perankap itu. Toli pun senang tapi merasa kasihan. Kemudian Toli memutra arah bagaimana caranya agar Tuan Dola bisa bebas dari jebakan pemburu yang licik. Toli akhirnya mengganggu pemburu itu dengan berlari kesan kemari, ternyata pemburu itu takut dan jijik dengan seekor tikus maka ia berlari dan melompat lompat mencari tempat yang lebih tinggi agar terhindar dari tikus kotor.<br>Koda</div><div>          Akhirnya Toli pun membebaskan Tuan Dola dari perangkap pemburu. Dan setelah kejaidian itu Tuan Dola selalu ingin berteman dengan Toli si tikus .bersahabatlah Tuan Dola dan Toli. <br>Pesan moral :Tetaplah berbuat baik kepada sesama apapun kondisinya.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 12:58:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463120380</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kupu kupu dan Tawon</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463122650</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Mochammad Arrayyan Azzafath<br>No absen: 27<br>Kelas:7I<br>            Pada suatu hari terdapat seekor tawon yang sedang mengambil serbuk sari.Tawon tersebut dikenal ramah,sabar,dan baik.Tidak lama kemudian datanglah seekor kupu kupu yang cantik dan indah namun dia sombong dan selalu egois.<br>             Tawon yang sedang melakukan pekerjaannya terkejut dengan teriakan kupu kupu.Kupu kupu berkata"Hei,tawon! mengapa kamu mengambil serbuk sari disini? ini adalah kawasanku." Tawon pun menjawab "Bukankah ini kawasan umum,aku berhak kan mengambil serbuk sari disini." Kupu kupu pun membalas " Kamu tidak berhak berada disini,karena kamu jelek tidak seperti aku."Tawon tersinggung namun ia tetap sabar dan tidak dendam.Kupu kupu pun berkata "Bagaimana jika kita melakukan perlombaan balap dengan cara terbang?".Awalnya tawon menolak karena tidak ingin bermusuhan namun saat ia hendak pergi ,kupu kupu mengejek tawon.Tawon pun menerima ajakan si kupu kupu.Keesokan harinya mereka berkumpul di hutan terbuka .dalam balapan ini banyak sekali yang menonton dan umumnya kaum serangga.Belalang selaku juri pun meniup peluit tanda pertandingan dimulai.Tentu kupu kupu berada di paling depan karena sayapnya yang besar.kupu kupu berkata sambil mengejek tawon "Hei! mengapa kamu lambat sekali.Dengan begini sudah pasti akulah yang menang .Dasar tawon lemah."Tawon pun tak menghiraukan perkataan kupu kupu ia tetap fokus untuk membalap.Kupu kupu yang berada didepan pun dengan santainya terbang .Karena terlalu santai kupu kupu tidak melihat ada jaring laba laba di depan ia pun menabraknya.<br>                 Kupu kupu pun terkejut ia tidak bisa lepas dari jaring itu.Tiba tiba di sebelahnya terdapat laba laba yang sedanf kelaparan.laba laba pun berkata "Hahaha...! kamu akan menjadi makan siangku bersiaplah."kupu kupu pun menjerit " Tolong tolong aku aku mau dimakan oleh laba laba ini."Mendengar teriakan itu tawo lantas menolong kupu kupu.Pertarungan sengit terjadi antara tawon dan laba laba dengan gerakan yang gesit akhirnya laba laba pun lengah.Disaat itulah tawon pun menyengat laba laba hingga mati.Setelah laba laba mati tawon pun membebaskan kupu kupu dari jaribg tersebut.<br>                Mereka berdua pun berjalan menuju garis finish bersama.Sesampainya di garis finish kupu kupu pun termenung dan akhirnya dia meminta maaf kepada tawon.Tawon pun dengan ikhlas memaafkannya.Kupu kupu menyadari jika semua hewan itu derajatnya sama jadi pasti ada kelebihan dan kekurangan masing masing .Semenjak saat itu mereka selalu mencari serbuk sari bersama.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 13:00:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463122650</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kambing dan Buaya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463137052</link>
         <description><![CDATA[<div>NAMA: Muhamad Revan Andika<br>KELAS: 7J<br>NO ABSEN: 23<br><br>ORIENTASI<br>           Pada suatu hari,di sebuah hutan hiduplah segerombol kambing yang sedang memakan rumput di sekitar tempat tinggalnya.Dan disamping tempat tinggal kambing terdapat sungai yang ditempati oleh buaya-buaya yang pemalas.<br><br>KOMPLIKASI<br>            Ketika salah satu seekor kambing sedang asyik makan rumput ia pun tersedak,pemimpin dari kambing tersebut meminta dua kambing  untuk mengambil air di sungai yang ada buayanya.Kambing pun membagi tugas,satu mengambil air dan yang satunya mengawasi situasi bila ada buaya yang muncul.Satu kambing mau mengambil air sangat takut,hingga wadah yang untuk mengambil air terlepas dan saat mau mengambil wadah tersebut,buaya itu muncul tiba-tiba,dan kambing yang mengawasi menyelamatkan dan langsung mengambil air dan buaya gagal menangkap kambing tersebut.Beberapa jam kemudian kambing-kambing tersebut kehabisan makanannya.Semua kambing tampak kelaparan,salah satu kambing mau minum di sungai ia melihat padang rumput yang sangat subur dan segar diseberang sungai.Kemudian kambing itu memberitahu kepada teman-temannya,namun kambing-kambing itu kebinggungan untuk menyebrangi sungai yang ada buayanya.<br><br> RESOLUSI<br>          Pemimpin kambing tersebut mempunyai ide yang sangat cerdik,kambing-kambing tersebut berbincang-bincang  membagi tugas supaya bisa menyebrangi sungai tersebut agar sampai ke padang rumput itu.Akhirnya kambing itu melaksanakan tugasnya,yaitu satu menyebrang di sisi kiri sungai dan satunya menyebrang di sisi kanan sungai,buaya pun mengejar yang sisi kiri namun salah satu buaya melihat kambing lain menyebrang di sisi lain,buaya mengejar ke sisi kanan,berulang-ulang akhirnya semua kambing sampai di padang rumput yang subur dan segar.Buaya itu gagal lagi menangkapnya.<br><br>KODA<br>       Semua buaya tersebut merasa sudah ditipu oleh kambing-kambing tersebut.Kambing-kambing tersebut sangat senang sekali bisa makan rumput-rumput segar lagi.Buaya pun marah dan akan berjanji menangkap kambing-kambing tersebut,jika datang lagi ke sungai.Buaya tidak akan melepaskannya.<br><br>PESAN MORAL DARI CERITA TERSEBUT ADALAH kalau kita mengerjakan sama-sama pasti akan berhasil.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 13:15:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463137052</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PERSAINGAN SINGA DAN HARIMAU</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463152791</link>
         <description><![CDATA[<div>7i/07/Anugrah Rizaldy M.(aldy)<br><br><br>     Pada suatu hari di sebuah hutan hiduplah seekor harimau jantan yang gagah dan ganas.ia menguasai hutan dan diberi gelar raja hutan oleh hewan hewan yang ada dalam hutan tersebut. Semua hewan pemakan tumbuhan takut padanya. Setelah sekian lama harimau menguasai hutan, tibalah sang singa yang datang untul bertempat tinggal di hutan tersebut, dan si singa sering mencari makan di hutan itu sehingga hewan-hewan takut padanya. Harimau mendengar ini dan harimau ingin bersaing dengan si singa dan harimau berkata "aku akan menjadi raja hutan yang tiada tandingannya."<br><br>     Pada suatu hari, harimau datang<br>Menemui singa untuk mengajak bertarung untuk memperebutkan gelar juara raja hutan. Keesokan harinya sebelum bertarung harimau berpikir licik dan ia berkata "jika dia terluka, pasti dia akan mudah untuk dikalahkan". Kemudian harimau memasang beberapa jebakan dan si singa terkena sebagian jebakan tersebut dan terluka, singa pun berpikir bahwa harimau yang melakukan ini, dan singa berniat untuk membalasnya balik. Dan tibalah waktu pertempuran tersebut, singa dan harimau saling tampak membenci dan tiba-tiba datanglah sang gagah si gajah yang menghalanginya untuk bertarung dan berkata "selesaikan dengan baik-baik jangan bertengkar!", tetapi keduanya tak dapat terelakkan ,mereka pun bertarung dan dengan tanpa aturan, dan akhirnya mereka berdua terluka dan tidak ada yang menang. Kemudian untuk tahap berikutnya mereka menyepakati bahwa siapa yang dapat mangsa paling banyak ialah pemenangnya, tetapi mereka sama sama menggunakan cara curang sehingga keduanya tidak dapat mangsa sama sekali.<br><br>      Setelah beberapa lama, Singa pun sadar dan ia minta maaf kepada harimau karena telakh mencuranginya, tetapi Harimau tidak mempedulikannya, singa pun bersaing dengan Harimau dengan usaha sendiri dengam adil, dan harimau tetap mencuranginya. Tiba masanya saat menentukan raja hutan yaitu dengan pertarungan yang adil dan ada aturannya. Dalam pertarungan itu harimau menggunakan akal liciknya untuk mencurangi Singa, dan Singa pun tetap berusaha sekuat tenaga, kemudian saat pertempuran harimau berkata "aku akan mengalahkanmu singa!". Singa hanya bersabar dan berusaha. Dan saat akhir pertempuran Harimau kewalahan melawan singa dan Harimau pun tergeletak di tanah dan Sang Singa keluar sebagi pemenang. Singa pun berjanji untuk tidak memakan hewan hewan di hutan itu dan akan selalu melindungi rakyatnya. Hewan² di hutan sangat senang dan bahagia dipimpin oleh Sang Singa.<br><br>      Dalam cerita dapat disimpulkan bahwa bersainglah secara sehat agar tidak terjadi permusuhan dan setiap usaha yang jujur pasti akan mendapatkan hasilnya. Serta Harimau yang awalnya curang dan membenci singa ,sekarang Harimau menjadi hewan yang jujur dan rukun dengan singa. Dan si Singa tidak egois jika mendapatkan makanan pasti akan berbagi dengan harimau begitu juga dengan sebaliknya.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 13:28:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463152791</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463178790</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama          :Maulida Aprillia<br>Kelas           :7I<br>No. Absen  :24<br>                                   SINGA YANG ANGKUH<br>          Pada suatu hari di hutan hiduplah seekor<br>Singa yg angkuh dan pemarah. Suatu pagi sang Singa <br>Sedang asyik berjalan di pinggiran danau untuk mencari<br>sarapan.Lalu ia bertemu dengan sang Merpati yang sedang<br>minum air sungai.<br>      "Hei Merpati lemah! Apa yg sedang kamu lakukan?" tanya sang Singa. Namun sang Merpati tidak menghiraukan sang Singa, lalu Merpati bergegas pergi. Dasar Merpati yg lemah tidak tahu diri! "ucap Singa karena ia merasa kesal. Setelah beberapa lama berjalan di pinggiran sungai, ia melihat seekor Serigala melahap santapan yg lezat, Singa menghampiri Serigala itu " Hei Serigala itu jatah makan ku! <br>Berikan padaku! " Ucap Singa dgn gagahnya. "Tidak! Aku tdk<br>mau jika ingin makan, cari sendiri".Namun Singa tetap ingin mengambil makanan Serigala. Akhirnya, Serigala pergi meninggalkan Singa daripada berdebat, Singa tertawa terbahak-bahak kegirangan. Kemudian, si Monyet mendengar ucapan Singa pun menjadi kesal dan bergegas menemui Serigala. Dengan langkah yg terburu dan melewati banyak pohon, ia memanjat. Di tengah jalan, Monyet merasa kelelahan dan hingga akhirnya memutuskan untuk istirahat. Sepanjang tidurnya Monyet berpikir bagaimana bisa menyelamatkan teman-temannya."Aku tidak boleh menyerah,pasti aku dan mereka bisa menyelesaikan. Jangan sampai aku diam saja!".Serigala melihat Monyet sangat iba. Istirahatlah Monyet, kau lelah", kata Serigala."Kita skrng saling membantu dan jangan takut sama Singa, kita bisa!"."Kita kumpulkan pasukan kita. Kerbau, Zebra, dan Ular saling bergotong royong".Rasa lelah tak membuat Serigala dan Semut putus asa. Kancil mewakili teman-temannya memberanikan diri  kearah Singa. <br>         Kemudian, mereka mencari daerah yg sangat jauh dari Singa. Mereka mencari makan dgn kelebihan yg mereka miliki. Beberapa hari kemudian, mereka tumbuh dgn bahagia dan saling memotivasi.Di tempat lain, Singa terbaring lemah,bahkan sampai kedinginan. Singa malu mencari bantuan pda mereka yg diejek. Hingga suatu saat, Monyet mengetahui kalau Singa sdng sakit. Kemudian Monyet memanggil teman-temannya hendak melihat Singa. "Maafkan aku, kalian semua baik padaku".Singa menangis merasa malu dan mulai baik kepda hewan lain. <br>         Dua minggu setelah kejadian itu, Singa mulai sadar bahwa apa yg ia lakukan selama ini salah besar. Sifatnya yg angkuh dan pemarah mulai pudar. Semua ini dapat kita petik bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan jadi janganlah sombong terhadap apa yg kita miliki. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 13:49:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463178790</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Semut dan Belalang</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463180307</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Muhammad Rizal Prasetya<br>Kelas: VII J<br>No Absen: 25<br><br>Orientasi<br>Di suatu tempat, tepatnya di hutan hiduplah sekumpulan semut yang rajin bekerja sama selalu mencari makanan dan menyimpan di lumbungnya. Sekumpulan semut tersebut sangat semangat mengumpulkan makanan meskipun selalu diguyur hujan dan disengat teriknya matahari<br><br>Komplikasi<br>Suatu hari saat segerombolan semut tersebut tengah membawa makanan untuk disimpan dalam lumbung, ia bertemu dengan seekor belalang yang bermalas malasan sambil berjemur dengan duduk yang santai. Belalang tersebut bertanya, "hai para sekumpulan semut, apa yang sedang kalian lakukan?". "Aku tengah mengumpulkan makanan di lumbung untuk persiapan musim dingin nanti." Jawab semut. Mendengar itu, belalang pun menimpal, "buat apa susah payah mengumpulkan makanan, dihutan ini banyak makanan yang bisa disantap."<br>Semut pun menjawab, "iya benar Lang, namun kita menyimpan makanan sebagai persiapan musim dingin nanti." Belalang pun kembali menertawakan semut. "Musim dingin?, Kan masih lama. Untuk apa susah payah sekarang?, Lebih baik bersenang senang dulu."<br><br>Resolusi<br>Akhirnya, dengan cepat musim dingin pun tiba. Sekumpulan semut duduk dengan santai sambil menikmati hasil kerja kerasnya. Sementara belalang hanya menyimpan makanan dengan jumlah yang sedikit, itu pun tidak cukup untuk musim dingin, karena ia fikir musim dingin akan segera berakhir.<br>Tak terasa musim dingin sudah berlalu sebulan dan makanan belalang sudah habis. Belalang mencoba mencari makanan tapi sama sekali tidak berhasil. Akhirnya belalang pergi ke rumah semut dan meminta makanan pada semut. "Tolong berikanlah kepadaku sedikit makanan, aku sudah kelaparan."<br>"Enak aja kau, ketika aku dan kawan kawan sibuk dan susah payah mengumpulkan makanan, kau malah mengejek dan menertawakan kami, pergilah sana, cari makanan mu sendiri!" Jawab semut dengan geram. Belalang pun meninggalkan rumah semut guna mencari makanan namun sama sekali tidak menemukan apapun. Pada saat itu belalang hampir mati kelaparan, dan tiba tiba saja semut datang menolongnya dan mengajaknya makan di rumah nya<br><br>Koda<br>Janganlah engkau bersenang senang terlebih dahulu, karena pasti ada cobaan yang berat dibalik semua itu.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 13:50:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463180307</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Babi dan Domba</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463203306</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : AGNEZA ZENI NU D.N.R<br>Kelas  : 7J<br>Absen : 01<br><br>Pada suatu desa yang cukup jauh dari kota, ada beberapa keluarga yang tinggal di dalamnya. Tepatnya ada di suatu lembah hijau disertai dengan pepohonan yang sangat rimbun. Keluarga yang tinggal tersebut mempunyai peliharaan babi dan juga domba yang snagat terkenal. Mereka mempekerjakan beberapa pekerja yang tinggal di sekitar lembah untuk memberi makan babi dan domba.<br><br></div><div>Selain memberi makan, mereka juga harus membersihkan keduanya. Jika bulu dombanya sudah lebat, maka para pekerja harus memotongnya dan menjual bulu tersebut ke pasar. Begitu pula dengan babi, jika beratnya sudah cukup para pekerja harus menjualnya ke kota. Jumlah dari domba dan babi di sana cukup banyak sehingga itu menarik minat para pembeli.<br><br></div><div>Dan konon katanya, pada masa itu binatang bisa berbicara satu sama lain yang tidak dimengerti oleh bahasa manusia. Kebetulan babi dan domba tersebut letak kandangnya berdekatan sehingga mereka bisa berbicara satu sama lain.<br><br></div><div>Sehari-hari, kadang suara babi dan domba ribut dan itu tidak diketahui oleh manusia bahwa mereka sedang berbicara. Saat hari jualan babi tiba, biasanya babi dengan ukuran yang besar ditimbang dan diserahkan kepada para pembeli.<br><br></div><div>Suatu hari, seekor babi yang masih muda dan ukurannya cukup besar akan dijual. Namun ia sulit saat hendak ditangkap. Namun, para pekerja akhirnya berhasil menangkap dan mengikat dua pasang kaki babi tersebut.<br><br></div><div><br></div><div>Babi muda tersebut berteriak dan meronta. Melihat hal itu, kawanan domba pun berteriak.<br><br></div><div>“Dasar penakut”<br><br></div><div>Kemudian salah satu dari kawanan domba menambahkan “mengapa kamu menangis dan teriak denga gaduh. Padahal temanmu yang lain jarang melakukan sesuatu yang sama. Mereka pasrah dengan nasib sekalipun harus disembelih”<br><br></div><div>Mendengar hal tersebut, salah satu babi dewasa berkata “Hai domba sok bijak, kamu bisa berkata begitu karena tidak mengalami apa yang kami alami. Kamu hanya dicukur bulunya tanpa harus disembelih. Namun lihat kami, kami diambil dan tak lama lagi nyawa kami hilang. Hidup kami tentulah tidak senikmat hidup kalian. Begitu tegakah engkau mengejek anak babi yang sedang diujung kematian?”<br><br></div><div>Sejak saat itu, kandang domba menjadi sunyi dan senyap. Mereka merenungkan apa yang sudah disampaikan oleh salah satu babi tersebut. Dan akhirnya merekapun sadar bahwa mereka lebih beruntung dari pada babi. Lalu merekapun meminta maaf kepada babi dewasa yang tadi.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 14:08:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463203306</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463208101</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Nurul Wahyuni<br>Kls : 7I<br>No Absen : 33<br>                  KELINCI PEMBOHONG<br>Pada suatu hari, terdapat 2 ekor kelinci yang bernama Lina dan Lani yg ingin pergi ke hutan, tempat teman-temannya berada, mereka terlihat sangat gembira karena tadi mereka menemukan buah buahan yg sangat banyak.<br>     Ketika mereka sedang berjalan menuju hutan, di tengah jalan Lina dan Lani melihat jurang yg cukup dalam, lalu terlintas dibenak mereka utk menjahili teman-temannya.Lalu Lina dan Lani langsung saja menjalankan rencana mereka, dan Lani pun langsung menemui teman-teman mereka, di sana ada Ipen sang hajah, Pipit sang burung, dan Momo sang monyet.<br>  "Halo teman-teman" sapa Lani dgn wajah muram".<br>"Wah ada Lani,halo juga" kata Ipen,Pipit dan Momo.<br>"Oh iya Lan,tumben sendiri aja biasanya kamu sama si Lina" kata Momo.<br>"Nah iya bener tuh,biasanya kan kalian selalu berdua" sahut Ipen dan Pipit.<br>"Justru itu teman² aku mau minta tolong pda kalian tentang Lina, tdi saat kami berdua menuju ke sini,ada jurang yg ckup dalam dan saat Lina sedang berjalan dia kepleset dan akhirnya ia msuk kedalamNya,apakah kalian mau membantu ku? Aku tdk akan kuat mengangkat dia sendirian" jwb Lani dgn wajah yg dibuat sedih.<br>DUAARRRR!! Tiba² bunyi gledek menyambar.           "Oh tdak bagaimana nasib Lina teman²" kata Lani dgn wajah sedih yg dibuat-buat.<br>"Ah ternyata begitu,yaampun kasian banget si Lina" kata Ipen.<br>"Yasudah,kita langsung pergi ke tempat yg sudah direncanakan Lina dan Lani."<br>"Itu teman-teman lubang nya!!" teriak Lani sambil menunjuk ke arah jurang.<br>"Wah ayo cepat!!" teriak Ipen.<br>  *Dilain tempat*<br><br>Lina mendengar suara teriakan Lani dan teman temannya,dia langsung pergi ke semak² di depan jurang itu utk bersembunyi.<br>"Hehehe siap² kalian akan kubuat terkejut" kata Lina.<br>Lalu Ipen,Pipit,Momo dan Lani sudah sampai di jurang itu dan sedang berkumpul melihat kedlm jurang.<br>"Wah lubang ini sangat dlm sekali" kta Pipit.<br>"Tapi...aku tdk melihat Lina,apakah benar dia jatuh di lubang ini Lan?" Kata Momo.<br>"Benar kok dia jatuh disini" jwb Lani.<br>"Yasudah,ayo lihat lagi yg benar" kta Ipen.<br>Saat mereka sdang serius melihat kearah lubang,tiba² ada yg keluar dri arah semak-semak.<br>"BAAAAAAAA!!!!HAHAHA kalian tertipu oleh kita"teriak Lina."HAHAHA aku sudah tdk tahan berakting di depan kalian lagi" ucap Lani sambil ketawa.                             Lalu Ipen,Pipit,dan Momo yg sdah tertipu oleh mereka sangat marah saat mereka mengetahui itu,lalu mereka bertiga pergi meninggalkan Lani dan Lina."Eh teman²,kalian mau kemana? Kita cuma bercanda kok,jangan dibawa serius!!" teriak Lani pda teman-temannya.<br>"HAHAHA puas aku ketawa"kata Lina.<br>Disisi lain,Ipen dan kawan² msh kesal dgn Lani dan Lina<br>"Huh! Aku kesal dgn mereka" seru Pipit.<br>"Iya aku juga kesal,dasar mereka berdua penipu!" kata Ipen.<br>"Apa kita balas aja ya nanti perbuatan mereka?" usul Pipit.<br>"Sudah²,sabar teman² aku juga ksal dgn mereka,tpi balas dendam tak ada gunanya jdi kita maafkan saja mereka." Ucap Momo menengahi.<br>  *Disisi lain*<br><br>"Teman² tolong bantu aku!! Lina tdi tergelincir saat mau berlari dan dia malah jatuh terjebak kedalam lubang yg tdi" kata Lani panik.<br>"Huh,lupakan saja teman²,paling juga hanya tipuan busuk mereka" kata Pipit marah.<br>"Betul tuh,cuma buang² wktu saja" seru Ipen.<br>"Tapi teman-teman...kali ini aku serius,tolong bantu Lina,aku mohon" kata Lani memohon.<br>"Ipen dan Pipit,kumohon maafkan kesalahan yg telah mereka perbuat,walaupun meteka telah menipu kita,lagi pula mereka berdua kan teman kita juga"kata Momo menengahi.<br>"Huh baiklah kita maafkan" kata Ipen dan Pipit bersamaan.<br>"Nah begitu dong,ayo cepat bantu Lina" kata Momo.<br>     Dan akhirnya Lina berhasil di selamatkan dan mereka saling memaafkan dan kembali berdamai.<br>       _*Amanat dri cerita ini adalah*_ :<br>_Kita tdk boleh berbohonh,krna berbohong sekali saja sudah merusak rasa percaya org lain kpda kita_</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 14:12:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463208101</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Puti dan Bapak Tua Serigala</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463244909</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Novi damayanti<br>Kelas: 7i<br>No. Absen: 31<br>Pada suatu pagi hari yg cerah,disebuah hutan hiduplah 2 ekor kelinci, Puti dan Pika. Pada saat itu puti sedang berkeliling hutan, lalu ia bertemu dgn bpk tua serigala dgn wajah sedih. Puti pun menghampirinya. "Wahai bpk tua, mengapa engkau sedih?" kata puti. "Bapak lapar, sudah 2 hari bpk tdk makan" jawab bpk tua. Lalu puti berpesan pd bpk tua untk tdk pergi kemana mana, ia langsung pergi meninggalkan bpk tua menuju kesebuah pondok, bertemu pika. "Pikaa.." kata puti dgn napas tersengal sengal. "Ad apa?, knp kamu seperti berlarian?" jawab pika heran. "Aku melihat ad bpk tua serigala, sedang duduk kelaparan ditengah hutan" jawab puti. "Jadi, maksudmu kamu ingin memberikan dia makanan?". Pika bertanya pda puti, Puti hanya mengangguk. Selat pika berbicara lagi " Tidak! Ak tdk akan mengizinkan kamu untk memberikan makanan padanya, firasatku ad yg tidak beres dgn bpk tua itu" jwab pika dgn pikiran tak jelas. "Tapi Ka..." kata puti dgn memohon."Tidak ad tapi tapian, intinya kamu tdk boleh memberikan makanan untuknya" jawab pika dgn kesal. Tapi puti menghiraukan kata kata pika, ia langsung pergi meninggalkan pika menuju ke tempat bpk tua serigala. Saat ia sampai disana, bpk tua itu tdk ad ditempatnya, puti bingung. Tiba - tibaaaa.... "Aaahhgg.. tolong.." puti menjerit keras dan menangis. Bapak tua itu menerkam tubub puti. Puti pun menangis dan terus meminta tolong. Puti memutar otak untuk mencari cara agar ia bisa bebas dari cengkeraman bpk tua itu. Ia pun mendapat ide. "Pak tua serigala, ak punya teman disana, bagaimana kalau ak membawanya kesini, supaya bpk bsa mkn lebih banyak lagi" kata puti ketakutan. "Baiklah cepat panggil temanmu, bpk akan menunggu disini, bpk sdh tdk kuat lagi untk berjalan" jawab bpk tua. Lalu puti langsung lari sekencang kencangnya pergi meninggalkan bpk tua menuju ke pondok sambil menangis dan ia langsung memelui pika. "Pika.. Hiks.. Hikss.." puti berteriak dgn menangis."Ada apa..." kata pika dgn muka panik. "Maafkan ak, ak tdk mendengarkan omonganmu tadi". Puti pun menceritakan semuanya pd pika. Pika tdk marah dan tdk membencinya. Puti pun berjanji akan mendengarkan omongannya, dan ia untk lebih berhati hati pda hewan² yg bisa dikatakan buas. "Sudahlah puti.. Ak memaafkanmu" kata pika dgn bijak. "Terima kasih Ka.. Ak berjanji tdk akn mengulanginya lagi" jwb puti dgn tulus. Akhirnya mereka hidup damai dan bahagia, tdk ad lagi yg dipermasalahkan.<br>Ingatlah kawan!! Janganlah kamu menghiraukan nasihat / omongan orang yg sekiranya itu benar, agar kamu tdk terjerumus ke jalan yg sesat:)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 14:42:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463244909</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tikus Rajin dan Sepupunya yang Pemalas </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463369005</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Nama: Nabila Astri Dewati<br>Kelas : VII i/30<br><br><br>Orientasi<br>Di sebuah padang rumput yang luas, seekor tikus kecil sibuk mengumpulkan kacang tanah. Kacang tanah itu dikumpulkan di atas kulit ular.<br><br>Setelah terkumpul banyak, kulit ular berisi kacang itu dia seret ke dalam sarangnya. Kacang tanah tersebut sebagai persediaan makanan pada musim dingin.<br><br>Komplikasi<br>Tikus kecil mempunyai sepupu yang suka sekali bernyanyi dan menari. Namun, dia tidak mau bekerja selama musim gugur, dia tidak mau mengumpulkan makanan.<br><br>Musim dingin hampir tiba, sepupu tikus kecil tidak punya persediaan makanan sama sekali. Ia mendatangi tikus kecil dan berkata, “Sepupu, aku tidak punya kacang tanah. Musim dingin hampir tiba. Maukah engkau meminjamkan aku kulit ular untuk mengangkut kacang?”<br><br>“Mengapa engkau tidak punya kulit ular sendiri? Ke mana saja engkau saat ular berganti kulit?” tanya tikus kecil.<br><br>“Aku ada di sini,” kata sepupunya.<br><br>“Apa saja yang engkau lakukan?” tanya tikus kecil.<br><br>“Aku hanya menari dan bernyanyi,” jawab sepupunya.<br><br>Koda<br>“Sekarang ini, kau dapat ruginya akibat malas. Baiklah, kali ini akan aku pinjamkan kulit ulatku. Semoga saja engkau lebih rajin lain kali,” kata tikus kecil yang baik hati.<br>“Terima kasih sepupuku, lain kali pasti aku akan lebih rajin,” jawab sepupunya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-17 16:07:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463369005</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BADAK SANG PENOLONG</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463886276</link>
         <description><![CDATA[<div>7i/16/Galih Aryasatya<br><br>(Orientasi) <br>Pada pagi yang cerah hiduplah seekor badak, dia sedang berendam di telaga yang jernih. Di sekitaran telaga tersebut banyak pepohonan yang rindang. <br>(Komplikasi) <br>Seekor kuda berlari sangat kencang untuk mengantar surat. Saking cepatnya kuda tersebut tersandung dengan batu dan kuda itu tejatuh kesakitan. Kuda tersebut menjerit untuk meminta pertolongan"Tolooong!!"jerit kuda. Seekor badak mendengar suara jeritan itu dan menghampirinya. Ditengah perjalanan badak tersebut melihat seekor kuda yang sedang berbaring di tanah. Badak itu bertanya kepada kuda"Mengapa kamu terlentang di tanah?" tanya badak. "Aku tadi tersandung, tolong aku." Jawab kuda, lalu badak tersebut menolong kuda itu dan dibantu untuk ke rumahnya. <br>(Resolusi) <br>Kuda itu berbaring untuk diberikan obat agar lukanya menghilang. Badak memberi nasihat agar tetep berhati-hati. <br>(Koda) <br>Kuda tersebut mendengarkan nasihat dari badak dan dia berjanji agar selalu berhati-hati. Jika kita tidak Berhati-hati maka kita tdak terkena masalah  </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-18 00:49:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463886276</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Persahabatan seekor ikan dan seekor kelinci</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463970101</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama.      = Fadilah Nur Ramadhani<br>Kelas.       = VII i<br>No absen = 13<br>      Pada suatu hari, ada sepasang sahabat di hutan yang sedang asyik berbincang-bincang dan bercandagurau. Dengan posisi Ian (nama seekor kelinci) duduk di tepi sungai, dan Radja (nama seekor ikan) berada di dalam air kepalanya di keluarkan dari air yg berada di depan Ian. <br>       Di tengah perbincangan mereka berdua ibu Ian memanggil Ian dari atas pohon yang berjara 3 meter dari sungai sambil berkata " Ian!!!!! Hari sdh menjelang malam segeralah pulang," ucap ibu Ian sambil berteriak. "Baiklah ibu, Ian akan pulang" balas Ian juga tidak kalah kerasnya seperti ibunya lakukan kpdnya. Setelah itu Ianpun pamit kpd sahbatnya yaitu Radja "Radja, aku pulang dulu ya. Besok kita ketemu lagi kyk biasa, ok," kata Ian kpd Sahabatnya <br>sambil berdiri "ok, kita ketemu lagi besok. Sampai jumpa Ian" balas Radja kpd Ian "sampai jumpa lagi," jawab Ian, lalu pergi meninggalkan Radja sambil mengabaikan tangannya, sedangkan Radja melihat kepergian sahabatnya itu lalu masuk ke dalam air. Ditengah perjalanan Ian, Dia bertemu dengan tikus yang sedang duduk termenung di bawah pohon yang tidak jauh dengan rumahnya sambil menatap tenggelamnya matahari yang tampak sangat sedih. Melihat itu, Ian pun menghampirinya lalu duduk di sebelah tikus itu dan berkata " hai tikus, mengapa engkau duduk disini, hari ini sudah mau menjelang malam seharusnya kamu sudah berada di rumahmu sekarang." " Sahabatku pergi untuk selama-lamanya," kata tikus, tanpa sedikitpun menoleh ke arah Ian yang sedang duduk di sebelahnya. "Maksudmu apa??" Tanya Ian yang masih belum paham "sahabatku si belalang meninggal," jawab tikus yang hampir mengeluarkan air mata "mengapa??" Balas Ian yang sedikit terkejoet "dia keracunan makanan," jawab tikus yang sekarang tangisnya pecah " ini kedua kalinya tuhan mengambi orang-orang yang paling aku sayang,, yang pertama tuhan mengambil sosok yang paling berharga untuk anak dimanapun yaitu ibu. Tuhan mengambil ibuku dan sekarang?? Tuhan mengambil sahabatku kenapa???? Kenapa tuhan tidak ingin aku hidup bahagia...*hiks hiks hiks*," lanjut tikus panjang lebar sambil menangis "tidak, tuhan tidak mungkin ingin melihat ciptaannya menderita, Itu tidak mungkin. Yang pasti sekarang kau berada dimana fase hidup yang sebenarnya dimulai. Semua orang pasti akan mengalami semua yang kamu rasakan. Berarti tuhan sayang engkau, tuhan ingin engkau hidup mandiri. Aku akan sama sepertimu, mengalami ini semua. Tapi tuhan tidak membiarkan aku merasakan itu waktu dini. Tuhan hanya memilih orang-orang yang mampu dan orang-orang yang kuat yang bisa menghadapi ini semua. Salah satunya engkau, tuhan pasti akan memberi jalan keluar untuk kesedihan ini. Jangan bersedih," jelas Ian yang bijak dan memberi semangat pada tikus "terimah kasih kau sdh menyemangati aku. Oh iya ngomong nama kamu siapa y???" Balas tikus sambil mengusap air matanya "oh,, namaku Ian. Kalau namamu???," Tanya Ian "Panca, namaku Panca senang bertemu denganmu," kata tikus "senang juga bertemu denganmu," balas Ian "oh iya, jika kamu tidak punya teman, kamu bisa berteman denganku dan sahabatku. Kalau kamu mau, besok temui aku di sini jam 9 pagi," ujar Ian "baiklah aku akan menemuimu disini pukul 9" jawab Panca. Keesokan harinya, sesuai janji Ian. Panca dan Ian bertemu, lalu ketika bertemu Panca bertanya kpd lan "lho,, mana sahabatmu itu??" Tanya Panca "sahabatku?? Oh sahabatku, dia ada di tempat yang istimewa. Jadi.... Kita harus pergi ke tempatnya," jawab Ian "kemana???" Balas Panca "sudah ikuti aku saja," jawab Ian lalu pergi. Setelah sampai di tempat Radja, Pancapun kaget "kenapa kita di sungai???" Tanya Panca kpd Ian "karena sahabatki ada disini," jawab Ian dengan santuyynya "whaattt!!! Apa yg kau maksud??" Tanya Panca lagi "iya, mksdku sahabatku tinggal di sini," jawab Ian "hai Radja, apa kabar??" Tanya Ian kpd Radja, sedangkan Panca masih dibuat bingung "hai juga Ian,, baekk kyk dulu kalo kamu???" Tanya Radja kpd Ian "sama aja, gk ad yg berubah" jawab Ian. Lalu Ian mengenalkan Panca pada Radja, lau menceritakan semua kejadian semalam kpd Radja, dan dilanjutkan dengan bercanda seperti biasa, sampai-sampai Panca dihiaraukan, 'apa-apaan ini, inikah yang dinanakan berteman. Sungguh membosankan, aku akan merebut Ian dari Radja. Hubungan mereka berdua tidak bisa dikatakan persahabatan. Ian pantas bahagia, baiklah setelah ini aku akan melakukan rencana ini.' bantin Panca. "Apa kalian tidak bosan seperti ini?" Tanya Panca ditengah candaan Radja dan Ian "huh!?? Sebenarnya sih aku bosan juga malu, tapi ini keadaanku mau bagaimana lagi. Aku juga ingin seperti kau dan belalang." Jelas Radja dengan nada sedih "hei,, kenapa kau bertanya seperti itu huh!!?" Tanya Ian kpd Panca "ah... Tidak, aku hanya bertanya." Jwb Panca. Setelah berbincang-bincanh lamanya, akhirnya waktu pulang pun tiba. Ian dan Pancapun pamit kpd Radja untuk pulang. Saat perjalanan pulang, Panca memulai rencananya yaitu dengan cara menghasut Ian perlahan-lahan untuk tdk lagi bertemu dan berteman dengan Radja, awalnya Ian tidak mau, tapi Panca dengan akal cerdiknya akhirnya bisa memengaruhi Ian untuk tidak lagi bertemu dan berteman dengan Radja. 3 hari kemudian, Radja tidak bertemu dengan Ian. Radja bepikir bahwa Ian sedang sakit, dan pada akhirnyapun Radja mengirim surat untuk Ian lewat teman burungnya. Setelah, itu teman Radja (burung) mengabari bahwa Ian sekarang baik-baik saja, dan sehat. Tapi sekarang Ian sudah bermain-main dengan Panca si tikus, mendengar kabar itu Radja jatuh sakit. Dengan keadaan seperti itu, Radja hanya berdoa semoga sahabatnya bisa menjenguknya untuk terakhir kalinya. Di sisi lain, selama 2 hari terkhir ini Ian merasa Panca tidak pernah lagi menemuinya. Sampai akhirnya Ian pun mencari tahu keberadaan Panca, dan setelah itu Ian mendapat kabar bahwa Panca sudah memiliki sahabat. Setelah mendengar itu, Ianpun berlari menuju tempat Radja.<br>       Setelah itu Ian berteriak di depan sungai "Radja!!!! Dimana kamu, maafkan aku, aku ingin bertemu denganmu. Aku janji tidak akan menghianati kamu lagi. Tolong maafkan aku!!!" Teriak Ian sambil menangis, mendengar teriakan para ikan bermunculan dan berkata "sahabatmu sakit,,, sekarang dia mau tuhan ambil," teriak salah satu ikan "maksudmu apa???" Tanya Ian kpd ikan tadi, "sebaiknya jenguklah dia, dia ingin bertemu denganmu terakhir kalinya." Ujar salah satu ikan "baiklah aku akan menemuinya," jawab Ian, lalu menarik napas yang sangat panjang, dan menceburkan diri ke sungai. Setelah itu, Ian menuju tempat Radja sedang sakit dan berkata "hai Radja, apa kabar?? Radja aku ingin minta maaf selama ini aku udh ninggalin kamu, gara-gara Panca tuh. Tapi sekarang aku sadar. Maafinn aku ya!!" Jelas Ian pada Radja yang sedang terbaring sakit. "Aku sudah memaafkanmu, tapi kamu harus janji ya kamu gak bakal ngulangin lagi" jawab Radja yang sangat lemas. Lalu Radja menutup matanya untuku selama-lamanya dan saat itu juga Ian menangis menjadi-jadi. Saat air mata Ian jatuh ke tubuh Radja, Radjapun kembali bangun dan sehat kembali. Ternyata tuhan berkehendak lain, tuhan ingin Radja dan Ian mempelajari kesalahannya.<br>      Akhirnya Ian berubah menjadi sahabat yang baik lagi, dan tidak akan menyia-nyiakan sahabatnya itu yang dikirim tuhan untuk dia. Memang kita tidak apa-apa berteman, tapi pilihlah teman yang baik untukmu yang menurutmu mereka tidak terpecaya. Jangan sering percaya kepada orang lain, yang belum tentu asal-usulnya. Jika kita selalu waspada, insya allah kita dijauhkan dari semua kejahatan oleh tuhan yang maha esa</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-03-18 03:56:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/CeritaFabel/wish/463970101</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
