<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Masa Praaksara di Indonesia (Mesolithikum) by Gracesyla Natalie</title>
      <link>https://padlet.com/gracesylanataliekristabel/27uj3e2jrphplxv5</link>
      <description>....</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-04-01 01:54:10 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-04-01 02:55:19 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Claudia</title>
         <author>firstclair</author>
         <link>https://padlet.com/gracesylanataliekristabel/27uj3e2jrphplxv5/wish/2124697799</link>
         <description><![CDATA[<div>Zaman Mesolithikum adalah zaman batu tengah atau zaman batu madya. Kebudayaan batunya lebih halus di zaman ini. Secara garis besar dalam kebudayaan Mesolithikum di kenal adanya kebudayaan kjokkenmoddinger Dan abris sous Roche.<br><br><br>- Kjokkenmoddinger<br><br>Kjokkenmoddinger berasal Dari bahasa Denmark yang berarti dapur sampah. Manusia purba tinggal di panggung mereka biasa makan kerang sambil duduk di panggung Dan kulit kerang di buang begitu saja di pantai Timur laut sumatera yang sampai menjadi tumpukan seperti bukit. Di dalam tumpukan kerang di temukan kapak yang di kenal dengan pebble atau kapak sumatera.<br><br>- Abris sous Roche<br><br>Kebudayaan ini di temukan di gua-gua. Di dalam gua-gua di temukan jenis peralatan batu yang sudah di asah, alat-alat Dari tulang Dan tanduk. Pada gua-gua ada terdapat lukisan pada dinding misalnya di gua leang-leang Sulawesi selatan, Lukisan itu menggambarkan hidup manusia purba bergantung pada alam. Berburu menjadi pekerjaan penting terutama bagi laki-laki Dan lukisan itu berkaitan dengan upacara tertentu. Manusia purba sering berteduh atau mengumpulan makanan di gua itu.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1280275103/f3e456bc4e7fecf54671335b87bd10dc/1200px_Biface_Cintegabelle_MHNT_PRE_2009_0_201_1_V2.jpg" />
         <pubDate>2022-04-01 02:38:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/gracesylanataliekristabel/27uj3e2jrphplxv5/wish/2124697799</guid>
      </item>
      <item>
         <title>audy</title>
         <author>fixcueey</author>
         <link>https://padlet.com/gracesylanataliekristabel/27uj3e2jrphplxv5/wish/2124713884</link>
         <description><![CDATA[<div>Zaman Mesolithikum dinamakan dengan Zaman Batu Tengah atau Zaman Batu Madya. Binatang dinosaurus &amp; reptil hidup berkembang di zaman ini. Dalam kebudayaan ini, dikenal adanya kebudayaan Kjokkenmoddinger &amp; kebudayaan Abris Sous Roche.<br><br>1. Kjokkenmoddinger berasal dari Bahasa Denmark yang artinya sampah. Kjokkenmoddinger ini untuk&nbsp;menamakan tumpukan kulit kerang yang sangat banyak sampai menyerupai bukit di tepi pantai timur laut Sumatra. Dengan penemuan ini, manusia pernah tinggal sementara di pantai ini untuk membuat tempat tinggal  &amp; makan kerang sampai kulitnya dibuang begitu saja sehingga menumpuk banyak. <br><br>2. Abris Sous Rache adalah kebudayaan yang ditemukan di gua-gua, seperti di Gua Lawa dekat Sampung, Ponorongo. Di gua itu ditemukan jenis peralatan dari batu yang sudah diasah, alat-alat dari tulang &amp; tanduk. Terdapat juga lukisan yang bermakna pada dinding gua. Gua-gua ini digunakan sebagai tempat manusia tinggal &amp; tempat mengumpulkan makanan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://1.bp.blogspot.com/-ykurZeaqsFA/WgpWCh0aMpI/AAAAAAAAAQ4/GxM9dp5Er048N7wr89dBMKvtDBLxHVLgACLcBGAs/s1600/Kehidupan%2Bmasa%2BMesolithikum.jpg" />
         <pubDate>2022-04-01 02:49:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/gracesylanataliekristabel/27uj3e2jrphplxv5/wish/2124713884</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Grace</title>
         <author>gracesylanataliekristabel</author>
         <link>https://padlet.com/gracesylanataliekristabel/27uj3e2jrphplxv5/wish/2124717140</link>
         <description><![CDATA[<div>Zaman ini sering dinamakan zaman Batu Tengah atau Zaman Batu Madya. Jenis ikan dan reptil sudah berkembang termasuk jenis dinosaurus.&nbsp;<br>Dalam kebudayaan Mesolithikum dikenal adanya kebudayaan Kjokkenmoddinger dan abris sous roche.&nbsp;<br><br>1. Kjokkenmoddinger<br>Untuk menamakan tumpukan kulit kerang yg banyak menyerupai bukit di tepi pantai timur laut Sumatra. Di dalam tumpukan kerang ditemukan kapak yg dikenal pebble. diberi nama Kapak Sumatra karena di temukan di Sumatra.&nbsp;<br><br>2. Abris Sous Roche&nbsp;<br>Kebudayaan yg ditemukan di gua-gua. Ditemukan jenis peralatan dari batu yang sudah di asah, alat-alat dari tulang dan tanduk. Keberadaan gua yang sudah ditemukan alat dan lukisan-lukisan menandakan adanya manusia. Gua-gua tersebut dijadikan tempat berteduh dan mengumpulkan bahan makanan di tempat itu.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1280266709/9e391782d911bb5d01d12fa2b1cb595a/Jenis_Jenis_Peninggalan.png" />
         <pubDate>2022-04-01 02:52:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/gracesylanataliekristabel/27uj3e2jrphplxv5/wish/2124717140</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kenzo</title>
         <author>kenzofabiosusanto</author>
         <link>https://padlet.com/gracesylanataliekristabel/27uj3e2jrphplxv5/wish/2124717623</link>
         <description><![CDATA[<div>Zaman mesolithikum<br>Zaman ini sering disebut juga sebagai zaman batu tengah atau zaman batu madya. Pada zaman ini jenis ikan dan reptil semakin berkembang. Kebudayaan Mesolithikum dikenal dengan adanya kebudayaan Kjokkenmoddinger dan kebudayaan abris sous roche.<br><br>Kjokkenmoddinger<br>Kjokkenmoddinger untuk menamakan tumpukan kulit kerang yang banyak di tepi pantai timur laut Sumatra. Dengan penemuan ini diperkirakan pada zaman batu tengah manusia purba tinggal sementara di tepi pantai. Mereka membuat tempat tinggal dari pepohonan seperti panggung. Dalam tumpukan kerang ditemukan kapak yang dikenal dengan pabble.<br><br>Abris Sous Roche<br>Kebudayaan ini ditemukan di gua gua. Peralatan batu yang sudah diasah di temukan di gua. Di dalam gua terdapat lukisan pada dinding. Lukisannya memberi gambaran bahwa hidup manusia purba masih tergantung dengan alam. Gua bisa digunakan sebagai tempat berteduh bagi mereka. Mereka juga mengumpulkan makanan di tempat itu.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://1.bp.blogspot.com/-JGNvVjU915s/XJjHWzKoo5I/AAAAAAAAAGU/mvUimXnLvHYRrAszGL9Ko8SaWYsZxQPpwCEwYBhgL/w1200-h630-p-k-no-nu/zaman-batu.jpg" />
         <pubDate>2022-04-01 02:52:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/gracesylanataliekristabel/27uj3e2jrphplxv5/wish/2124717623</guid>
      </item>
      <item>
         <title>theo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/gracesylanataliekristabel/27uj3e2jrphplxv5/wish/2124719617</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp; Kjokkenmoddinger atau disebut juga sebagai midden adalah salah satu hasil kebudayaan manusia purba paling terkenal pada Zaman Mesolitikum. Kata kjokkenmoddinger berasal dari bahasa Denmark, kjokken berarti dapur dan modding yang artinya sampah &nbsp;<br><br>abris sous roche<br>Goa-goa tempat tinggal manusia purba pada Zaman Mesolitikum disebut abris sous roche. Tempat tinggal bagi para manusia purba ini penampilannya menyerupai ceruk-ceruk di dalam batu karang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-04-01 02:53:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/gracesylanataliekristabel/27uj3e2jrphplxv5/wish/2124719617</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
