<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>TUGAS KLP X 10 by kasman rejadi</title>
      <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10</link>
      <description>Konsep Dasar Geografi</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2016-11-09 03:28:33 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-11-20 19:59:39 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f3de.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Kelompok mawar </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2250893617</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>Anggota kelompok:</em></strong><br><strong><em>1. Sri wildayani<br>2. Andi putri shakila F<br>3. Della lestari<br>4. Suci Ambarwati jalidia<br>5. Muh. Rasya arsala yudha<br></em></strong><br><strong>DESA WISATA LAKKANG<br></strong><br><em>Konsep geografi yang terdapat dilakkang <br></em><br><strong>1. Konsep lokasi</strong><br>kenapa desa lakkang disebut sebagai konsep lokasi,karena bisa dikatakan dekat dengan pusat kota Makassar, desa lakkang adalah sebuah perkampungan yang terletak di antara sungai tallo dan sungai pammang atau desa yang berada ditengah kota. desa lakkang,luas daratan nya sekitar 195 hektare dan di huni oleh sekitar 300 kepala keluarga.<br><br><strong>2. Konsep jarak</strong><br>Kenapa desa lakkang disebut sebagai konsep jarak karena untuk mencapai desa tersebut anda harus menggunakan perahu,jarak tempuh menuju desa lakkang yaitu 25-30 menit dan kapasitas perahu hanya 7 orang saja.<br><br><strong>3</strong>. <strong>Konsep aglomerasi (pengelompokan)<br></strong><br>Desa lakkang adalah daratan yang kerap disebut delta, terbentuk karena berkumpulnya sedimentasi dalam kurung waktu tertentu dengan luas daratannya sekitar 195 hektare dan dihuni oleh sekitar 300 kepala keluarga. Kebanyakan mereka bekerja sebagai petambak dan nelayan, sebagai kecil juga menghidupi diri dari sawah yang tidak seberapa luas di wilayah lakkang<br><br><strong>4</strong>. <strong>Konsep interaksi</strong> <strong>atau saling ketergantungan <br></strong><br>Salah satu daya tarik dan potensi hingga dipublikasikan sebagai tempat wisata unggulan adalah terdapat daerah pertanian dan kawasan nelayan di tengah perkotaan, empang, dan pepohonan yang telah berusia ratusan tahun.<br><br>Desa wisata ini berdekatan dengan wilayah industri Makassar yang begitu diidamkan menjadi paru-paru kota. Desa ini mengembangkan 3 konsep dengan segala potensinya yakni sebagai sarana edukasi, konservasi serta tujuan rekreasi.<br><br>Tempat ini juga menyedot wisatawan mancanegara terlebih negeri Sakura Jepang. Hal ini karena keunikan buah-buahan dan bungker peninggalan Jepang. Bungker yang besarnya seukuran manusia dewasa ini pada jaman dahulu dimanfaarkan sebagai penimbunan logistik dan tempat pelarian Jepang.<br><br>Akibat tertimbun, pintu masuk yang berukuran manusia dewasa tersebut kini hanya menyerupai lubang-lubang berukuran kecil. Dahulu berdasarkan tempat ini bernama Bonto Mallangere yang berarti sebuah gunung tinggi yang mempunyai pendengaran yang begitu tajam dalam bahasa Makassar. Sedang Lakkang sendiri berarti tidak terpisahkan.<br><br></div><blockquote>"<strong><em>Terimakasih"</em></strong></blockquote><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1760025570/18c0dfddc4168f711bccbd0c3da94789/IMG_20220727_WA0083_2.jpg" />
         <pubDate>2022-07-28 01:54:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2250893617</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK MELATI </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2252554377</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Nama Anggota Kelompok:<br>1. Safira<br>2. Marsya Aurelya S.<br>3. Nai'lah zhafirah A.<br>4. Nurul zhahirah yunus<br>5. Anggung<br><br>DESA WISATA LAKKANG<br>Konsep geografi yang terdapat didesa wisata lakkang<br><br>1. Konsep lokasi<br>Desa lakkang dekat dengan pusat kota Makassar. Desa lakkang merupakan sebuah perkampungan yang terletak diantara sungai tallo dan sungai pammang atau desa yang berada ditengah kota. Luas daratan desa ini sekitar 195 hektare dan dihuni sekitar 300 kepala keluarga.<br><br>2. Konsep jarak<br>Desa lakkang hanya bisa di kunjungi menggunakan perahu dikarenakan jalurnya yang merupakan sungai satu arah. Jarak tempuh untuk ke desa lakkang yaitu 25-30 menit dan kapasitas perahu hanya sekitar 7 orang.<br><br>3. Konsep interaksi/saling ketergantungan<br>Salah satu daya tarik desa lakkang yaitu terdapat empang, daerah pertanian dan kawasan nelayan di tengah perkotaan serta pepohonan yang telah berusia ratusan tahun.<br>Desa wisata ini berdekatan dengan wilayah industri Makassar. Dan desa ini sering digunakan sebagai sarana edukasi, konservasi serta tujuan wisata/rekreasi.<br>Tempat ini banyak dikunjungi wisatawan mancanegara dikarenakan keunikan buah-buahan dan bungker peninggalan Jepang. Bungker yang besarnya seukuran manusia dewasa ini pada jaman dahulu dimanfaarkan sebagai penimbunan logistik dan tempat pelarian Jepang.<br>Akibat tertimbun, pintu masuk yang berukuran manusia dewasa tersebut kini hanya menyerupai lubang lubang berukuran kecil.&nbsp;<br><br>4. Konsep aglomerasi&nbsp;<br>Desa lakkang merupakan daratan yang sering disebut delta karena terbentuk dari perkumpulan sedimentasi dalam kurung waktu tertentu dengan luas daratannya sekitar 195 hektare dan dihuni sekitar 300 kepala keluarga. Mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan, petambak dan sebagian kecil menjadi petani dengan lahan yang tidak terlalu besar.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1762157606/25753e8ad15aadd47228a73ee6a6c451/IMG_20220801_WA0099.jpg" />
         <pubDate>2022-08-01 04:00:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2252554377</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok Powerrangers</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2252721612</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota :&nbsp;<br>• Alya Rohimah<br>• Andi Indry Putri Amrullah&nbsp;<br>• Citra Lestari<br>• Hardini Aulia<br>• Nur Insana Basri<br><br>1. Konsep lokasi</div><div>Kenapa desa lakkang disebut sebagai konsep lokasi? Alamat kelurahan dan Lakkang berada di Kecamatan Tallo, Makassar, dengan jumlah penduduk pada tahun 2007 adalah 592 jiwa per kilometernya. Warga Makassar kerap menyebutnya Pulau Lakkang. Daratan Lakkang disebut pulau karena diapit oleh Sungai Tallo dan Sungai Pampang. Terbentuk karena endapan sedimen selama ratusan tahun. Daratan ini merupakan delta Sungai Tallo.</div><div>Desa lakkang, luas dataran pulau lakkang sekitar 165 hektare dan di huni oleh 125 keluarga.</div><div><br></div><div>2. Konsep jarak</div><div>Kenapa desa lakkang disebut sebagai konsep jarak karena untuk mencapai desa tersebut anda harus menggunakan perahu, jarak tempuh menuju desa lakkang yaitu 25-30 menit dan kapasitas perahu hanya 3 orang saja, beserta motor jika anda memakai motor. Biaya yang dikenakan “Kalau penumpang Rp 3.000, tapi kalau memakai motor biayanya akan ditambah Rp 1.000,” ujar nakhoda perahu di daerah desa lakkang.</div><div><br></div><div>3. Konsep Aglomerasi (Pengelompokan)&nbsp;</div><div>Desa lakkang adalah daratan yang kerap disebut delta, terbentuk karena berkumpulnya sedimentasi dalam kurung waktu tertentu dengan luas daratannya sekitar 165 hektar dan di huni oleh sekitar 125 keluarga.</div><div>&nbsp;Potensi perairan sekitarnya masyarakat kelurahan lakkang sebagai tempat mencari nafkah, seperti dengan menjaring ikan, memancing ikan, dan&nbsp; penambak ikan, potensi sumber daya alam lainnya yaitu adanya area persawahan.&nbsp;</div><div>Walau sempit, tetapi sangat bermanfaat bagi warga-warga sekitar.</div><div><br></div><div>4. Konsep Keterkaitan Antarruang</div><div>Apa yang membuat desa lakkang disebut sebagai konsep keterkaitan antarruang? Untuk mencapai desa tersebut, warga kota Makassar ada 3 jalur dermaga yang bisa dipilih untuk menyebrangi sungai ke desa tersebut. Salah satu dermaga yang banyak dipilih oleh warga Dermaga Kera-kera yang berada di kampus tamalanrea, lebih tepatnya di lokasi Teaching Farm Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Hasanuddin. Sedangkan dermaga lain berada di lokasi tol lama, yakni di kawasan pergudangan Industri Makassar.</div><div><br></div><div>5. Konsep Diferensiasi Area</div><div>Salah satu tempat wisata yang bisa dikatakan dekat dengan pusat kota Makassar adalah Desa Lakkang. Warga Desa Lakkang kebanyakan bekerja sebagai petambak nelayan. Sedangkan sebagian kecil juga menghidupi diri dari sawah yang tidak seberapa luas di dalam wilayah Lakkang.</div><div><br></div><div>6. Konsep Pola</div><div>Desa wisata Lakkang terletak di kecamatan Tallo, kabupaten Makassar. Lokasinya yang asri menjadi sangat unik karena berada di hiruk-pikuk kota Makassar. Desa lakkang ini berbentuk sebuah delta, karena dikeliling oleh sungai-sungai. Desa lakkang merupakan hasil sedimentasi ini memiliki potensi alam berupa pohon-pohon berusia ratusan tahun, empang, daerah pertanian, dan kawan nelayan.</div><div><br></div><div>7. Konsep Nilai Guna</div><div>Desa Lakkang mempunya tiga dermaga, dan Desa Lakkang juga mempunyai daratan yang kerap disebut delta. Selain itu di Desa Lakkang juga memiliki 7 bungker tua peninggalan jepang.</div><div><br></div><div>8. Konsep Keterjangkauan</div><div>Jaraknya itu 5.1 kilo meter biayanya kalau penumpang Rp 3.000, tapi kalau memakai motor biayanya akan di tambah Rp 1.000, waktu 25-30 menit.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1762349148/99ceb6fc6fcfc80bcd5d4300fc10ce68/344AE99C_8D31_48B5_8B4A_0A7726F7F97F.jpeg" />
         <pubDate>2022-08-01 10:33:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2252721612</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2253145487</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Kelompok : Matahari<br>1.Andi Nabil Al Arsy<br>2.Andi Sefen Julius<br>3.Ahmad Fauzan Badillah&nbsp; S<br>4.Muh Febriadi Ilham<br>5.ragil<br>&nbsp;<br>1.Konsep lokasi merupakan konsep yang berkaitan dengan letak dan tempat berdasarkan fenomena geografi. letak atau posisi desa lakkang itu berada di delta sungai tallo dan pampang<br>2.Konsep marfologi merupakan konsep yang menjelaskan mengenai bentuk permukaan bumi atau geosfer sebagai hasil dari proses alam dan kaitannya dengan manusia.Desa lakkang sendiri terbentuk sebagai akibat dari sedimentasi sungai selama ratusan tahun.<br>3.konsep jarak merupakan mudah tidaknya suatu lokasi dijangkau dari lokasi lain.Desa lakkang sangat mudah untuk dijangkau dari lokasi lain mengingat bahwa perkembangan teknologi yang sudah semakin canggih di zaman sekarang ini.<br>4.konsep pola merupakan bentuk interaksi manusia dengan lingkungan atau interaksi alam dengan alam maupun sosial budaya.Di sepanjang pinggir sungai tallo terdapat pohon mipa, pohon bakau,dan keramba ikan.<br>5.konsep nilai guna adalah mengkaji tentang nilai suatu objek dipermukaan bumi dalam kaitannya dengan pemanfaatannya untuk memenuhi kebutuhan manusia.Desa lakkang berguna sebagai tempat wisata karna terdapat bunker Jepang yang juga berguna untuk mempelajari tentang sejarah.<br>6.konsep interaksi adalah bentuk hubungan timbal balik antara dua daerah atau lebih yang dapat menghasilkan kenyataan baru,penampilan,dan masalah.Warga desa lakkang akan pergi ke kota Makassar untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-02 02:28:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2253145487</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama kelompok:Bulan</title>
         <author>baimmuhammadibrahim58</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2253233777</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Muh Fharel Firmansyah<br>2.syahrul yunus<br>3.Muh.Ibrahim<br>4.Isdar Rasyid<br><br><br>1.konsep lokasi<br>Mengapa desa lakkang disebut sebagai konsep lokasi,karena bisa di katakan dekat dengan pusat kota makassar,desa lakkang adalah sebuah perkampungan yang terletak di antara sungai tallo dan sungai pampang atau desa yang berada ditengah kota.Desa lakkang,luas daratannya sekitar 195 hektare dan di huni oleh sekitar 300 kepala keluarga.<br><br>2.konsep jarak<br>Desa lakkang hanya bisa dikunjungi menggunakan perahu dikarenakan jalurnya yang merupakan sungai satu arah. Jarak tempuh untuk ke desa lakkang yaitu 25-30 menit dan kapasitas perahu hanya sekitar 7 orang.<br><br>3.konsep pola&nbsp;<br>Merupakan bentuk interaksi manusia dengan lingkungan atau interaksi alam dengan alam maupun sosial budaya. Disepanjang pinggir sungai tallo terdapat pohon mipa, pohon bakau, dan keramba ikan.<br><br>4.konsep interaksi<br>Adalah bentuk hubungan timbal balik antara dua daerah atau lebih yang dapat menghasilkan kenyataan baru, penampilan, dan masalah. Warga desa lakkang akan pergi ke kota makassar untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.<br><br>5.Konsep Diferensiasi Area&nbsp;<br>Salah satu tempat wisata yang bisa dikatakan dekat dengan pusat kota makassar adalah Desa lakkang. Warga desa lakkang kebanyakan bekerja sebagai petambak nelayan. Sedangkan sebagian kecil juga menghidupi diri dari sawah yang tidak seberapa luas di dalam wilayah lakkang.<br><br>6.konsep nilai guna&nbsp;<br>Adalah mengkaji tentang nilai suatu objek dipermukaan bumi dalam kaitannya dengan pemanfaatannya untuk memenuhi kebutuhan manusia. Desa lakkang berguna sebagai tempat wisata karna terdapat bunker jepang yang juga berguna untuk mempelajari tentang sejarah</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-02 05:16:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2253233777</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK POWERRANGERS </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2256751276</link>
         <description><![CDATA[<div>NAMA ANGGOTA<br>1. ALYA ROHIMA (3)<br>2. ANDI INDRY PUTRI AMRULLAH (4)<br>3. CITRA LESTARI (10)<br>4. HARDINI AULIA (12)<br>5. NUR INSANA BASRI (29)<br><br>Bencana alam tsunami yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 merupakan salah satu bencana terbesar yang terjadi di Indonesia.&nbsp;<br>Peristiwa tersebut menyebabkan ratusan ribu orang menjadi korban, dan merusak sebagian besar wilayah Aceh pada saat itu.<br><br>Ilmu geografi yang merupakan bidang ilmu dengan ruang lingkup utama yang menyangkut segalanya fenomena atau gejala geosfer, memiliki cara pandang sendiri dalam menganalisis fenomena bencana tsunami yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 tersebut. cara pandang inilah yang kemudian disebut sebagai pendekatan geografi, yang fungsinya membantu memberi sudut pandang dalam menganalisis fenomena&nbsp;<br><br>Pendekatan geografi dibagi menjadi 3, yaitu pendekatan ekologi, keruangan, dan kompleks wilayah. Berikut adalah analisis sederhana menggunakan ketiga pendekatan geografi yang sebelumnya telah disebutkan.<br><br>1. Pendekatan ekologi pendekatan ini menekankan hubungan antara manusia dengan lingkungan.<br>Fenomena yang dapat dikaji dengan pendekatan ini harus mengandung dua aspek, yaitu aspek fisik, dan aspek nonfisik. Dalam konteks bencana tsunami tahun 2004, pendekatan ini dapat digunakan untuk mencari jawaban tentang seberapa besar pengaruh bencana tsunami terhadap kehidupan manusia pasca terjadinya bencananya.<br><br>2. Pendekatan keruangan<br>Pendekatan keruangan dapat digunakan untuk mengkaji berbagai gejala geografis yang terjadi pada suatu ruang/tempat dipermukaan bumi.<br>Dalam pendekatan-pendekatan ini, kita dapat mengetahui perubahan gejala, persebaran gejala, perbedaan gejala, persamaan gejala, dan lain sebagainya.<br>Dalam konteks bencana tsunami 2004, kita dapat mengetahui sebaran gelombang tsunami ke wilayah mana saja serta faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran tersebut.<br><br>3. Pendekatan kompleks wilayah pendekatan<br>Kompleks wilayah adalah gabungan dari pendekatan keruangan dan pendekatan kelingkungan.<br>Pendekatan ini digunakan pada masalah yang kajiannya lebih kompleks, sehingga membutuhkan penanganan yang melibatkan beberapa pendekatan. Analisi ini dapat digunakan untuk menentukan upaya revitalisasi titik-titik yang terdampak bencana tsunami pada tahun 2004.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1759282426/62560e41b4f06113dbf5fbfc8b827e19/18844486p.jpg" />
         <pubDate>2022-08-08 15:22:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2256751276</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok:HIIDDEN</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2256781369</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota kelompok:<br>1.Richardo Sie Alamsyah<br>2.Muh.Ibrahim(ketua kelas)<br>3.Muh.Fahmi<br>4.Muh.Farel<br>5.Muh.Surya<br><br>-kasus peningkatan virus Corona seluruh dunia (4-10-2020)<br><br>1.Prinsip persebaran<br>Kasus ini termasuk prinsip persebaran karena kasus virus corona ini terjadi di seluruh dunia yang membuat warga bumi panik karena belum menemukan faksin pada saat itu<br><br>2.Prinsip interelasi<br>Virus corona umumnya ditemukan pada hewan –seperti unta, ular, hewan ternak, kucing, dan kelelawar. Manusia dapat tertular virus apabila terdapat riwayat kontak dengan hewan tersebut, misalnya pada peternak atau pedagang di pasar hewan.<br><br>Namun, adanya ledakan jumlah kasus di Wuhan, China menunjukkan bahwa corona virus dapat ditularkan dari manusia ke manusia. Virus bisa ditularkan lewat droplet, yaitu partikel air yang berukuran sangat kecil dan biasanya keluar saat batuk atau bersin. Apabila droplet tersebut terhirup atau mengenai lapisan kornea mata, seseorang berisiko untuk tertular penyakit ini.<br><br>Meski semua orang dapat terinfeksi virus corona, mereka yang lanjut usia, memiliki penyakit kronis, dan memiliki daya tahan tubuh rendah lebih rentan mengalami infeksi ini serta komplikasinya.<br><br>3.prinsip deskripsi<br>Gejala Coronavirus bervariasi, mulai dari flu biasa hingga gangguan pernapasan berat menyerupai pneumonia. Gejala Corona yang umum dialami mereka yang mengalami infeksi coronavirus adalah:<br>Demam tinggi disertai menggigilBatuk keringPilekHidung berair dan bersin-bersinNyeri tenggorokanSesak napas<br><br>4.prinsip koronologi<br>Gejala&nbsp;virus corona tersebut dapat bertambah parah secara cepat dan menyebabkan gagal napas hingga kematian.&nbsp;Centers for Disease Control and Prevention&nbsp;(CDC) gejala infeksi virus 2019-nCoV dapat muncul mulai dua hari hingga 14 hari setelah terpapar virus tersebut.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1281702710/44d12460f04a08c35236543c07ba1c1c/Screenshot_20220808_234327_Google.jpg" />
         <pubDate>2022-08-08 16:03:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2256781369</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama kelompok:Freeze</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2256984695</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota kelompok:<br>1.nabil<br>2.febri<br>3.rehan<br>4.fauzi<br>5.aden<br>Letusan gunung krakatau Tahun 1883<br><br>1.konsep lokasi&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;Lokasi gunung krakatau terletak di pulau rakata di selat sunda dan diantara pulau jawa dan sumatera<br><br>2.konsep marfologi<br>&nbsp; &nbsp; Akibat letusan gunung krakatau,adanya pertumbuhan lava yang terjadi dalam kaldera bawah laut ini kemudian membentuk 2 pulau vulkanik, yaitu pulau Danan dan Perbuatan<br><br>3.Nilai Guna<br>&nbsp; &nbsp;Bagi gunung merapi (berapi) yang masih aktif memang ada kalanya dapat meletus dan mengeluarkan lava dan hasil erupsi (pasir),hal ini tidak selamanya buruk karena hasil dari letusan gunung mempunyai dampak positif dari sisi perekonomian yaitu :<br>&nbsp;<br>1.Menambah kesuburan kawasan sekitar merapi,sehingga banyak pepohonan dan dapat dimanfaatkan untuk pertanian&nbsp; dalam beberapa tahun kedepan<br>2.Dapat dijadikan objek wisata&nbsp; &nbsp; &nbsp;bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara setelah gunung merapi meletus<br>3.Hasil erupsi (pasir) dapat dijadikan mata pencaharian seperti penambangan pasir dan karya seni dari endapan lava yang telah dingin<br>4.aktivitas gunung merapi dapat menghasilkan geothermal atau panas bumi yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari<br>5.sisa sisa aktivitas gunung merapi dapat menghasilkan bahan bahan tambang yang berguna dan bernilai tinggi.seperti beleran dan batu pualam dan lain lain<br>6.membangkitkan industri semen dan industri yang berkaitan dengan infrastruktur bisa bangkit,termasuk bisa menyerap banyak tenaga ahli untuk memulihkan infrastruktur dan sektor lainnya di kawasan terkena musibah<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-08 23:07:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2256984695</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok human </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2257067040</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota kelompok:<br>&nbsp;1. Sri wildayani<br>2. Andi putri shakila F<br>3. Della lestari<br>4. Suci Ambarwati jalidia<br>5. Muh. Rasya arsala yudha<br>6.M Ardi Arafah <br><br><strong><em>TerjadiNya Tanah Longsor di&nbsp; Banjarnegara&nbsp; 12&nbsp; Desember 2015<br></em></strong><br><em>Kejadian bencana tanah longsor semakin sering terjadi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Banjarnegara. Bencana tanah longsor kembali menimpa warga Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah pada hari Jumat, 12 Desember 2014 jam 17.30 WIB. Tipologi tanah longsor yang terjadi adalah tipe rotasi, yang kemudian ke arah bawah berkembang menjadi aliran debris akibat material longsoran yang bercampur dengan massa air yang sangat jenuh. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tanah longsor di Banjarnegara 12 Desember 2014 antara lain adalah: geomorfologi terbentuk oleh perbukitan di sedang sampai terjal, batuan penutup berupa soil berasal dari pelapukan batuan breksi vulkanik, terbentuknya rekahan batuan di bagian atas mahkota longsor, curah hujan yang sangat ekstrim, terbentuk mataair pada bagian atas dan tengah bukit, tataguna lahan yang sudah banyak berubah dan aktivitas manusia yang sudah menjarah daerah kritis. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tanah longsor, tetapi dari hasil analisis ada tiga faktor utama penyebab terjadinya tanah longsor yaitu: terjadinya hujan ekstrim (lebat) selama tiga hari berturut-turut sebelum terjadi longsor, topografi pembentuk tanah longsor sangat terjal, tanah (soil) hasil pelapukan batuan sangat tebal dan bersifat menyerap air sehingga mudah jenuh. Berkaitan dengan hal tersebut sangat dibutuhkan berbagai kegiatan pengurangan risiko bencana (PRB) untuk meminimalisasi jumlah korban baik jiwa maupun harta.<br><br></em><strong><em>•Prinsip penyebaran<br></em></strong><em><br>Morfologi Secara umum,&nbsp; geomorfologi terbentuk&nbsp; oleh perbukitan disedang sampai terjal. Di bagian bawah perbukitan ini&nbsp; terdapat geomorfologi&nbsp; perbukitan bergelombang sedang yang dipergunakan sebagai tempat pemukiman penduduk,&nbsp; pesawahan, dan perkebunan. Kemiringan&nbsp; lereng&nbsp; yang diamati&nbsp; pada daerah bukit Telagalele merupakan tebing sangat yang terjal &nbsp; bagian selatan (daerah &nbsp; awal terjadinya longsor)&nbsp; sekitar 75° dari&nbsp; puncak&nbsp; mahkota longsor. Kemiringan&nbsp; lereng&nbsp; di&nbsp; bawahnya lebih landai&nbsp; lagi yang digunakan&nbsp; untuk permukiman, persawahan dan&nbsp; perladangan.Ketinggian &nbsp; mahkota longsor&nbsp; adalah&nbsp; 990–1.010 meter di atas&nbsp; permukaan laut (dpal).&nbsp; Jarak antara mahkota&nbsp; longsor dengan titik akhir&nbsp; terpanjang ke arah barat&nbsp; laut sekitar 600 meter.&nbsp; Arah dari posisi tengah&nbsp; mahkota longsor adalah N 190°<br><br></em><strong><em>• Prinsip interelasi</em></strong><em><br><br>Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tanah longsor,&nbsp; tetapi dari hasil analisis&nbsp; faktor-faktor utama yang&nbsp; berpengaruh terhadap&nbsp; bencana tanah longsor di Banjarnegara ada tiga adalah:<br><br>•Hujan deras/ekstrim selama 3 hari berturut-turut pada hari Rabu sampai Jumat dengan curah hujan harian &gt;100 mm.<br>•Morfologi&nbsp; pada&nbsp; sumber&nbsp; terbentuknya tanah longsor mempunyai kelerengan curam (75o).<br>• Batuan breksi vulkanik yang mudah lapuk yang membentuk soil hasil&nbsp; pelapukan sangat tebal&nbsp; (lebih dari 5 meter), mempunyai sifat menyerap air sangat&nbsp; tinggi sehingga mudah&nbsp; jenuh dan membuat ketidakstabilan lereng.<br><br></em><strong><em>•prinsip deskripsi <br></em></strong><em><br>Bencana Menurut informasi warga, hujan deras telah terjadi sejak Rabu (10/12/2015) sampai Jumat (12/12/2015) sebelum kejadian longsor. Pada saat kejadian tanah longsor,&nbsp; justru&nbsp; cuaca&nbsp; pada&nbsp; saat&nbsp; itu&nbsp; cukup&nbsp; cerah. Tidak diduga sama sekali oleh warga yang tinggal di sekitar&nbsp; areal&nbsp; tersebut&nbsp; sebelumnya,&nbsp; ternyata&nbsp; secara&nbsp; mendadak pada pukul 17.30 WIB material dari tebing tersebut&nbsp; runtuh,&nbsp; dan&nbsp; meluluhlantahkan&nbsp; permukiman&nbsp; yang&nbsp; berada&nbsp; di&nbsp; bawahnya.&nbsp; Tidak&nbsp; sampai&nbsp; lima&nbsp; menit&nbsp; longsoran&nbsp; tanah&nbsp; berbelok&nbsp; arah&nbsp; ke&nbsp; arah&nbsp; pemukiman&nbsp; dan menghancurkan seluruh rumah warga di Dusun Jemblung. Beberapa korban yang telah teridentifikasi ada juga&nbsp; yang&nbsp; berasal&nbsp; dari&nbsp; daerah&nbsp; lain&nbsp; yang&nbsp; sedang&nbsp; beraktivitas di dusun Jemblung. Dusun Jemblung ini juga dilewati oleh jalan lintas yang menghubungkan Banjarnegara &nbsp; dengan daerah lainnya sehingga &nbsp; cukup ramai kendaraan yang melintas di desa ini. Berdasarkan pendataan&nbsp; yang dilakukan Badan&nbsp; Penanggulangan Bencana Daerah&nbsp; (BPBD)&nbsp; Kabupaten&nbsp; Banjarnegara,&nbsp; jumlah&nbsp; pengungsi pada awal&nbsp; pasca&nbsp; bencana&nbsp; longsor Dusun Jemblung&nbsp; mencapai 1.146 jiwa yang tersebar di 10 lokasi dan terjadi penurunan jumlah pengungsi pada hari-hari setelah kejadian. Luas&nbsp; area&nbsp; terdampak&nbsp; bencana&nbsp; longsor ini ±12 ha. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD &nbsp; Kabupaten Banjarnegara &nbsp; melaporkan sampai&nbsp; tanggal&nbsp; hari&nbsp; Minggu,&nbsp; 21&nbsp; Desember&nbsp; 2014&nbsp; tim&nbsp; SAR&nbsp; gabungan&nbsp; sudah&nbsp; menemukan&nbsp; sebanyak&nbsp; 95&nbsp; orang&nbsp; korban&nbsp; tewas&nbsp; dan&nbsp; diperkirakan&nbsp; 24&nbsp; lainnya&nbsp; masih &nbsp; terkubur &nbsp; belum &nbsp; diketemukan. &nbsp; Dari &nbsp; jumlah &nbsp; korban&nbsp; tewas&nbsp; tersebut&nbsp; sebanyak&nbsp; 64&nbsp; warga&nbsp; asli&nbsp; Dusun&nbsp; Jemblung,&nbsp; sementara&nbsp; 31&nbsp; korban&nbsp; meninggal&nbsp; berasal&nbsp; dari luar Dusun Jemblung. Pencarian korban dihentikan berdasarkan&nbsp; kesepakatan&nbsp; antara&nbsp; keluarga&nbsp; ahli&nbsp; waris,&nbsp; Pemda, &nbsp; TNI-POLRI &nbsp; dan &nbsp; para &nbsp; relawan, &nbsp; mengingat &nbsp; kondisi&nbsp; korban&nbsp; yang&nbsp; tertimbun&nbsp; longsor&nbsp; sudah&nbsp; 7&nbsp; hari&nbsp; sehingga cukup berbahaya secara medis bagi relawan<br><br></em><strong><em>•Prinsip klorogi</em></strong><em><br>-Curah Hujan<br>Kondisi curah hujan yan sangat ekstrim menjadi salah satu pemicu bencana tanah longsor di Banjarnegara. Curah hujan harian yang terjadi sebelum terjadi longsor&nbsp; sudah mencapai di atas&nbsp; 100 mm. Menurut informasi warga&nbsp; setempat, hujan lebat&nbsp; tersebut telah terjadi&nbsp; mulai dari hari Rabu&nbsp; sampai Jumat&nbsp; (10–12&nbsp; Desember 2015) secara&nbsp; berturut-turut. Menurut data dari BMKG, curah hujan tertinggi di Banjarnegara tercatat di Sigaluh pada hari Jumat, yaitu 153 mm. Curah hujan harian yang terpantau di dua daerah sekitar Banjarnegara, yaitu Wonosobo dan&nbsp; Wonogiri. DiWonosobo&nbsp; curah hujan tertinggi&nbsp; terpantau berada di&nbsp; Bedakah pada hari Kamis sebesar 150 mm. Di Wonogiri, curah hujan tertinggi berada di Jati Purno pada hari Jumat, yaitu sebesar 139 mm. Stasiun geofisika kelas&nbsp; III Banjarnegara yang dioperasikan&nbsp; oleh &nbsp; BMKG (Badan&nbsp; Meteorologi Klimatologi&nbsp; danGeofisika) mencatat&nbsp; curah hujan sepanjang&nbsp; Kamis 11 Desember&nbsp; 2015 mencapai 112,7&nbsp; milimeter, sehari kemudian curah hujannya masih sebesar 101,8 milimeter. Dalam dua hari saja intensitas&nbsp; hujan yang mengguyur&nbsp; seluruh wilayah&nbsp; Banjarnegara telah&nbsp; sebesar 214,5 milimeter.&nbsp; Di waktu-waktu sebelumnya, pada umumnya curah hujan&nbsp; sebanyak&nbsp; itu membutuhkan waktu&nbsp; sebulan penuh. Curah&nbsp; hujan sepanjang 11–12&nbsp; Desember 2015 di&nbsp; Banjarnegara berkualifikasi hujan&nbsp; sangat deras atau hujan ekstrim.<br><br>- Rekahan Batuan<br><br>Sebelum&nbsp; kejadian longsor biasanya&nbsp; didahului dengan terbentuknya rekahan/retakan batuan yang terjadi&nbsp; di&nbsp; bagian&nbsp; atas&nbsp; mahkota longsor.&nbsp; Dijumpai adanya &nbsp; rekahan di stas bukit &nbsp; yang longsor sebagai pertanda terjadinya ketidakstabilan lereng. Rekahan ini menyebabkan air hujan&nbsp; yang jatuh dapat lebih mudah untuk meresap ke dalam tanah dan mempermudah terjadinya kejenuhan tanah.<br><br>- Aktivitas Manusia<br><br>Faktor manusia seringkali menjadi faktor kunci terjadinya &nbsp; bencana, &nbsp; termasuk &nbsp; untuk &nbsp; bencana &nbsp; tanah&nbsp; longsor.&nbsp; Ketidakseimbangan&nbsp; tanah&nbsp; akibat&nbsp; salah pengelolaan budidaya manusia yang secara kumulatif&nbsp; dapat&nbsp; memicu&nbsp; terjadi&nbsp; longsor.&nbsp; Kepala&nbsp; keluarga yang tertimbun longsor mempunyai mata pencaharian bertani. Mulai dari padi sawah, jagung, sengon,&nbsp; rumput&nbsp; gajah,&nbsp; kopi,&nbsp; bambu,&nbsp; dan&nbsp; lain-lain.&nbsp; Mereka&nbsp; bertani&nbsp; di&nbsp; sekitar&nbsp; rumahnya&nbsp; dan&nbsp; rata-rata&nbsp; bukan petani penggarap melainkan mereka bertani di lahan milik mereka sendiri. Aktivitas &nbsp; bertani &nbsp; mereka &nbsp; juga &nbsp; bukan &nbsp; tanpa &nbsp; ilmu &nbsp; yang &nbsp; tidak &nbsp; mempertimbangkan &nbsp; konservasi &nbsp; air dan tanah. Terlihat dari pembuatan sengkedan/terasering &nbsp; pada &nbsp; lahan &nbsp; miring, &nbsp; adanya &nbsp; irigasi, &nbsp; dan &nbsp; pembuatan &nbsp; DAM. &nbsp; Semangat &nbsp; bertani &nbsp; yang &nbsp; menyesuaikan &nbsp; dengan &nbsp; keadaan &nbsp; alam &nbsp; sangat &nbsp; nampak&nbsp; pada&nbsp; keseharian&nbsp; mereka.&nbsp; Namun&nbsp; faktor&nbsp; litologi yang membuat cara melakukan konservasi air &nbsp; dan &nbsp; tanah &nbsp; yang &nbsp; mereka &nbsp; lakukan &nbsp; kurang &nbsp; sempurna.<br><br>-Pola Budidaya Pertanaman/Vegetasi&nbsp;<br><br>Meskipun merupakan&nbsp; &nbsp; perbukitan dengan&nbsp; &nbsp; kelerengan yang tergolong curam hingga&nbsp; sangat curam,&nbsp; perbukitan disekitar&nbsp; lokasi kejadian bencana&nbsp; &nbsp; longsor telah&nbsp; dimanfaatkan untuk&nbsp; &nbsp; budidaya tanaman.Dari&nbsp; segi aspek konservasi&nbsp; tanah, lahan dengan&nbsp; kelerengan &gt; 45%&nbsp; (sangat&nbsp; curam) tidak&nbsp; cocok untuk budidaya&nbsp; tanaman dan harus &nbsp; merupakan kawasan &nbsp; konservasi/lindung.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Namun apabila dilihat dari areal terdampak longsor morfologi lahan&nbsp; pada kaki bukit relatif&nbsp; mempunyai kemiringan lereng kurang dari 45%.&nbsp; Pada lahan ini dimanfaatkan untuk persawahan padi sawah pada kaki bukit hingga&nbsp; pertengahan dan pada&nbsp; kawasan yang lebih atas (upland), lahan dimanfaatkan untuk pertanian tegalan dan pola pertanian agroforestry. Pola pertanaman tegalan yaitu dengan tanaman jagung, kacang panjang,&nbsp; singkong, rumput gajah&nbsp; dan tanaman kobis.&nbsp; Pada pola pertanian&nbsp; tegalan beberapa&nbsp; &nbsp; petakan lahan&nbsp; &nbsp; &nbsp;disisipkan/diselingi&nbsp; &nbsp; &nbsp;juga pertanaman kayu/ &nbsp; pohon seperti secara &nbsp; kebanyakan tanaman &nbsp; sengon. Beberapa jenis &nbsp; pertanaman kayu juga&nbsp; terdapa tanaman Jabon&nbsp; seperti yang terdapat di&nbsp; sebelah timur kawasan&nbsp; terdampak.Pola agroforestry juga telah diterapkan pada lahan kawasan pertengahan bukit dan bagian puncak/upland. Nampak pertanaman agroforestry adalah tanaman kopi&nbsp; dan sengon atau tanaman salak dan&nbsp; sengon. Pola campuran&nbsp; seperti tegalan dan kebun campuran juga&nbsp; nampak pada bagian&nbsp; upland seperti pola pertanaman aren/sagu, sengon, nangka, pisang&nbsp; dan jagung. Sistem&nbsp; pengelolaan lahan dari &nbsp; bagian bawah hingga &nbsp; upland&nbsp; telah&nbsp; menerapkan sistem terasering dengan tujuan untuk konservasi tanah (Soewandita, 2015).</em></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1760025570/63a59ba7128ef9ecf038fd17e6cdd889/images.jpeg" />
         <pubDate>2022-08-09 01:37:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2257067040</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PETUNJUK TUGAS 2</title>
         <author>kasmangeo</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2257070033</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Baca dan pahami dengan baik Prinsip dan Aspek Geografi<br>2. Cari satu kasus/fenimena di muka bumi ( dari artikel, berita, cetak maupun elektronik)&nbsp;<br>3.&nbsp;Jelaskan dan uraikan Prinsip Geografi dan Aspek geografi yang terdapat pada fenomena tersebut</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-09 01:42:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2257070033</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama Kelompok Akatsuki</title>
         <author>baimmuhammadibrahim58</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2257173846</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Muh Fharel Firmasyah<br>2.Muh. Ibrahim<br>3.Syahrul Yunus<br>4.Isdar Rasyid<br><br>Prinsip penyebaran&nbsp;<br>karena terjadi kerusakan hutan akibat perilaku manusia yang selanjutnya berdampak pada tidak dapat menyerapnya air saat curah hujan yang tinggi serta air hujan tidak dapat ditampung oleh sungai karena adanya penumpukan sampah dan sedimentasi sehingga menyebabkan banjir.<br><br>Prinsip intelerasi<br>Prinsip interelasi adalah hubungan yang saling terkait antara gejala yang satu dengan gejala geografi yang lain di dalam suatu ruang. Hubungan yang saling terkait ini bisa terjadi antara fenomena fisik dan fenomena sosial.<br><br>Intinya, prinsip ini dapat dipakai untuk mengurai hubungan antara gejala-gejala dalam suatu ruang yang saling mempengaruhi.<br>fenomena banjir yang terjadi akibat penebangan hutan pada wilayah hulu, dan tsunami di suatu wilayah setelah ada gempa laut.<br><br>Prinsip Deskripsi<br>Perilaku manusia yang berdampak pada tidak menyerapnya air saat curah hujan yang tinggi serta air hujan tidak dapat ditampung oleh sungai karena adanya penumpukan sampah<br>&nbsp;<br>Prinsip krologi<br>Banjir merupakan salah satu bencana alam yang relatif sering melanda wilayah indonesia.Fenomena banjir tersebut merupakan sebuah fenomena yang sering terjadi di indonesia akibat ulah manusia itu sendiri.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1762586671/e25ba39d0919dbd75ce582f83f31188c/IMG_20220809_WA0012.jpg" />
         <pubDate>2022-08-09 04:50:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2257173846</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK POWERRANGERS</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2268299394</link>
         <description><![CDATA[<div>NAMA ANGGOTA<br>1. ALYA ROHIMA ( 3)<br>2. ANDI INDRY PUTRI AMRULLAH (4)<br>3. CITRA LESTARI (10)<br>4. HARDINI AULIA (12)<br>5. NUR INSANA BASRI (29)<br><br>•Prinsip persebaran<br>Menyatakan suatu gejala dan fenomena yang tersebar secara merata dan tidak sama di permukaan bumi. Dari gambar tersebut, kita bisa menyimpulkan persebaran pepohonan lewat persebaran tinggi suhu masing-masing yang tidak merata.<br><br>•Prinsip Interelasi<br>Prinsip Interelasi adalah hubungan yang saling terkait antara gejala yang satu dengan gejala geografi yang lain di dalam suatu ruang.<br>Pada gambar di atas dapat diketahui suhu panas yang bervariasi yang mempengaruhi penguapan sehingga terjadi hujan di wilayah tertentu dan juga suhu serta ciri geografis wilayah dari curah hujannya<br><br>•Prinsip Deskripsi&nbsp;<br>Prinsip ini digunakan untuk menjelaskan lebih jauh tentang gejala-gejala dimuka bumi yang dapat diamati. Pada gambar ini, bisa dilihat persebaran curah hujan di Indonesia, yang juga terpengaruh oleh keadaan geografis wilayah tersebut<br><br>•Prinsip Korologi<br>Prinsip ini merupakan yang paling komprehensif karena merupakan perpaduan ketiga prinsip sebelumnya.<br>Tiap gejala atau fenomena geografi dikaji dengan memadukan prinsip persebaran, Interelasi, dan deskripsi. Prinsip Korologi dapat menunjukkan perbedaan gejala, fenomena, dan fakta antar wilayah. Pada gambar ini bisa dilihat bagaimana keadaan geografis suatu wilayah mempengaruhi curah hujan, persebarannya dan tipenya. Misalnya banyak pepohonan dan tinggi wilayah bisa mempengaruhi curah hujan yang ada di wilayah tersebut, yang menyebabkan banyaknya perbedaan curah hujan.<br><br>Menurut kami kesimpulannya ini termasuk bagian dari aspek fisik. Kenapa? karena aspek fisik itu adalah semua fenomena alam di bumi yang dapat langsung diamati seperti curah hujan tersebut dsb.<br><br><br>Kurang dan lebihnya mohon dimaafkan.. Terima Kasih!</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1762387524/56bef8bc0350524bae83f5e1630116f5/IMG_20220823_WA0016.jpg" />
         <pubDate>2022-08-23 04:14:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2268299394</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS 3 PENDEKATAN GEOGRAFI</title>
         <author>kasmangeo</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2275616902</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Cari satu kasusus/peristiwa yang pernah terjadi dari media cetak, media online dalam bentuk berita, artikel, video dll<br>2. Uraikan peristiwa tersebut berdasarkan rumus 5W+1H<br>3. Buat analisis salah satu pendekatan geografi yang sesuai<br>4. upload di padlet tugasnya berkelompok</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-30 02:57:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2275616902</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aurelea Batara</title>
         <author>aurelbatara</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2275829391</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Aurelea Batara<br><br>Desa wisata lakkang<br><br>Konsep geografi yang terdapat di desa wisata lakkang :<br>• Konsep lokasi : Desa Wisata Lakkang&nbsp;terletak di Kecamatan Tallo, Kabupaten Makassar. Desa wisata lakkang berada di hiruk-pikuk kota Makassar. Desa ini diapit oleh berbagai sungai yakni sungai Pampang dan Sungai Tallo.<br><br>• Konsep jarak : Untuk menuju Desa Wisata Lakkang harus menggunakan perahu. Dari dermaga penyeberangan Kera-kera menuju ke desa wisata lakkang memiliki jarak yang tak terlalu jauh, hanya berkisar beberapa kilometer saja. Jarak tempuh memakan waktu sekitar 25-30 menit.<br><br>• Konsep keterjangkauan : Biaya yang dikenakan kalau penumpang Rp 3.000, tapi kalau memakai motor biayanya akan ditambah Rp 1.000.<br><br>• Konsep pola : Desa lakkang terletak di antara sungai tallo dan sungai pampang. Desa Lakkang kerap disebut delta, terbentuk karena berkumpulnya sedimentasi dalam kurun waktu tertentu.<br><br>• Konsep diferensi area : Masyarakat yang tinggal di kota makassar kebanyakan berkeja sebagai PNS atau pekerja swasta. Berbeda dengan masyarakat di desa wisata lakkang, kebanyakan mereka bekerja sebagai petambak dan nelayan. Sebagian kecil juga menghidupi diri dari sawah yang tidak seberapa luas di dalam wilayah Lakkang.<br><br>• Konsep aglomerasi : Desa Lakkang adalah daratan yang kerap disebut delta, terbentuk karena berkumpulnya sedimentasi dalam kurun waktu tertentu dengan luas daratannya sekitar 195 hektare dan dihuni oleh sekira 300 kepala keluarga.<br><br>• Konsep nilai kegunaan : Salah satu daya tarik dan potensi hingga dipublikasikan sebagai tempat wisata unggulan adalah terdapat daerah pertanian dan kawasan nelayan di tengah perkotaan, empang, dan pepohonan yang telah berusia ratusan tahun.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-30 06:30:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2275829391</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama kelompok:freeze</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2282450453</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota kelompok:<br>1.Nabil<br>2.rehan<br>3.fauzi<br>4.febri<br>5.Aden<br><br>Letusan gunung krakatau tahun 1883<br><br>1.prinsip persebaran<br><br>&nbsp; &nbsp;Akibat letusan gunung krakatau,Langit diseluruh dunia menjadi gelap selama bertahun tahun&nbsp; akibat abu yang bertebaran&nbsp;<br>&nbsp;<br>2.prinsip interelasi&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;Adanya pertumbuhan lava yang terjadi dalam kaldera bawah laut ini kemudian membentuk 2 pulau vulkanik,yaitu pulau Danan dan Perbuatan.<br><br>3.prinsip krologi<br>&nbsp;&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;Setelah letusan gunung krakatau,suhu rata rata musim panas bumi di&nbsp; belahan utara turun hingga 1,2° C. Cuaca pun kacau hingga bertahun-tahun.sementara itu suhu tak kembali normal hingga tahun 1888.Curah hujan di california selatan dan los angeles pun meningkat.&nbsp;<br><br>4.prinsip deskripsi<br><br>&nbsp; Pada&nbsp; tahun 27 agustus 1883,hujan abu panas turun di daerah ketimbang yang sekarang bernama katibung di Provinsi Lampung.Ada ribuan orang meninggal di sumatra dan hampir tak ada korban selamat di Pulau Sebesi.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1785502407/e16601ebb0ab62dcb8bea5aa696935fc/720405_720.jpg" />
         <pubDate>2022-09-05 02:53:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2282450453</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok Melati</title>
         <author>aurelbatara</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2284087697</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok melati<br>1. Aurelea Batara (9)<br>2. Marsya Aurelya S. (16)<br>3. Safira (33)<br>4. Nai'lah Zhafirah Arman (27)<br>5. Nurul Zhahirah Yunus (30)<br>6. Anggung (8)<br><br>Artikel peristiwa : https://regional.kompas.com/read/2022/06/13/141908578/gunung-ile-lewotolok-erupsi-pemkab-waspada-longsor-material-dari-puncak<br><br>Gunung Ile Lewotolok di meletus pada Minggu (12/6/2022). Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), pun mengimbau masyarakat untuk mewaspadai terjadinya longsor dari puncak Gunung Ile Lewotolok.<br><br>Prinsip geografi yang terdapat pada fenomena tersebut adalah :<br>• Prinsip persebaran : Gunung Ile Lewotolok yang berada di NTT meletus. Kejadian ini bisa mengakibatkan terjadinya longsor dari puncak Gunung Ile Lewotolok. Pihak Petugas Pos PGA Ile Lewotolok meminta warga agar tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 kilometer (km) dari puncak, radius 3.5 km untuk sektor tenggara, dan radius 4 km untuk sektor timur dan timur laut. Diminta juga kepada masyarakat tiga desa, yakni Lamawolo, Lamatokan, dan Jontona agar selalu mewaspadai potensi ancaman guguran lava pijar dan awan panas dari bagian timur puncak.<br><br>• Prinsip Interelasi : Gunung berapi meletus adalah fenomena yang terjadi akibat&nbsp;endapan magma di dalam perut Bumi, yang didorong keluar oleh gas bertekanan tinggi. Longsor dimungkinkan terjadi akibat semakin banyaknya material yang menumpuk di mulut&nbsp; kawah gunung itu.<br><br>• Prinsip Deskripsi : Berdasar pantauan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok pada pukul 12.00 Wita - 06.00 Wita, asap kawah bertekanan lemah hingga sedang berwarna putih dan kelabu.<br>Untuk intensitasnya tercatat level sedang hingga tebal dengan ketinggian 500-1000 meter yang teramati di atas puncak kawah.<br>"Selama enam jam gunung api Ile Lewotolok mengalami satu kali gempa letusan, 74 kali gempa embusan, dan 24 kali tremor non-harmonik," ujar Petugas Pos PGA Ile Lewotolok, Yeremias Kristianto Pugel dalam keterangan tertulis, Minggu malam.<br><br>• Prinsip korologi : Terjadinya endapan magma di dalam perut bumi mengakibatkan gunung ile lewotolok erupsi. Gunung api Ile Lewotolok mengalami satu kali gempa letusan, 74 kali gempa embusan, dan 24 kali tremor non-harmonik. Kejadian ini bisa mengakibatkan terjadinya longsor yang diakibatkan banyaknya material yang menumpuk di mulut kawah gunung tersebut.&nbsp;<br><br>Aspek geografi yang terdapat pada fenomena tersebut adalah : aspek fisik karena menyangkut keadaan lingkungan alam yaitu fenomena gunung meletus.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-06 06:10:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2284087697</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama kelompok:Freeze</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2284185607</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama anggota kelompok:<br>1.Nabil<br>2.Rehan<br>3.Febri<br>4.Fauzi<br>5.Aden<br><br>Peristiwa:Tragedi trisakti 1998<br><br>1.Pendekatan spasial (keruangan)<br>&nbsp; &nbsp;Mereka melakukan aksi damai dari kampus trisakti menuju gedung nusantara pada pukul 12.30.Namun aksi mereka dihambat oleh blokade dari Polri dan militer datang kemudian.<br><br>2.pendekatan ekologi(kelingkungan)<br>&nbsp; Aparat keamanan pun mulai menembakkan peluru ke arah mahasiswa.para mahasiswa panik bercerai berai,sebagian besar berlindung di universitas trisakti.<br><br>3.pendekatan regional(kewilayahan)<br><br>&nbsp;Satuan pengamanan yang berada di lokasi pada saat itu adalah Brimob, Batalyon Kavaleri 9, Batalyon Infanteri 203, Artileri Pertahanan Udara Kostrad, Batalyon Infanteri 202, Pasukan Anti Huru Hara Kodam serta Pasukan Bermotor. Mereka dilengkapi dengan tameng, gas air mata, Steyr, dan SS-1.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1785502407/c50c488f9c377ca6d5cb7770ce892f32/4243655356.jpg" />
         <pubDate>2022-09-06 07:13:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2284185607</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok Melati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2284486717</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota:<br>1. Aurelea Batara<br>2. Marsya Aurelya S.<br>3. Safira<br>4. Nai'lah Zhafirah A.<br>5. Nurul Zhahira Yunus<br>6. Anggung<br><br>1. Bandung lautan api<br>Penjelasan singkat: Peristiwa Bandung Lautan Api adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di Bandung, provinsi Jawa Barat, Indonesia pada 23 Maret 1946. Sekitar 200.000 penduduk Bandung membakar kediaman mereka sendiri dalam peristiwa tersebut, kemudian meninggalkan kota menuju pegunungan di daerah selatan Bandung.<br><br>2.•(What) Apa : Peristiwa Bandung Lautan Api adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di Bandung<br>•(Where) Dimana : Peristiwa ini terjadi di Bandung, provinsi Jawa Barat, Indonesia.<br>•(When) Kapan : Peristiwa tersebut terjadi pada 23 Maret 1946.<br>•(Who)Siapa : Sekitar 200.000 penduduk Bandung membakar kediaman mereka sendiri dalam peristiwa tersebut.&nbsp;<br>•(Why) Kenapa : Hal tersebut dilakukan untuk mencegah tentara Sekutu dan tentara NICA Belanda untuk dapat menggunakan kota Bandung sebagai markas strategis militer dalam Perang kemerdekaan Indonesia<br>•(How) Bagaimana : Setelah membakar kediaman mereka sendiri, mereka kemudian meninggalkan kota menuju pegunungan di daerah selatan Bandung.&nbsp;<br><br>3. Pendekatan Kelingkungan (Ekologi)<br>Pendekatan kelingkungan adalah instrumen daripada pendekatan geografi untuk mengetahui adanya hubungan dari unsur-unsur yang ada di suatu lingkungan.<br>Contoh pendekatan kelingkungan : Salah satu titik penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia ini ditandai dengan pengosongan dan pembakaran Bandung oleh rakyat dan tentara agar tidak dijadikan markas pasukan sekutu dan NICA (Belanda). Aksi membumihanguskan di Bandung dipandang sebagai taktik yang dirasa paling ideal dalam situasi saat itu karena kekuatan pasukan Republik Indonesia tidak sebanding dengan kekuatan sekutu dan NICA.<br><br>Bandung Lautan Api menjadi salah satu peristiwa paling heroik dalam sejarah mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan diabadikan dalam berbagai bentuk karya seni, seperti lagu atau film.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1793305024/9ef21100f2d738876a796c65e09205e9/IMG_20220906_WA0000.jpg" />
         <pubDate>2022-09-06 11:49:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2284486717</guid>
      </item>
      <item>
         <title> KELOMPOK HUMAN </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2284504667</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota kelompok:<br>&nbsp;1. Sri wildayani<br>2. Andi putri shakila F<br>3. Della lestari<br>4. Suci Ambarwati jalidia<br>5. Muh. Rasya arsala yudha<br><br><strong><em>kerusakan hutan di kabupaten tabalong<br><br></em></strong><em>Persoalan kerusakan hutan akibat<br>pembalakan liar di Indonesia dinilai telah sampai pada fase yang paling buruk di dunia yang ditandai dengan sejumlah kerugian dalam skala besar secara ekologis, sosial-ekonomis dan bahkan politis. Kerusakan hutan di Indonesia telah mencapai lebih dari 2 juta hektar per tahun dengan nilai kerugian secara sosial-ekonomi dan ekologis berupa perubahan iklim, longsor, banjir dan rusaknya habitat<br>hutan/alam mencapai Rp. 530 triliun<br>(Kartodihardjo, 2006).Pembalakan liar (illegal logging) adalah kegiatan penebangan, pengangkutan dan penjualan kayu yang tidak sah atau<br>tidak memiliki izin dari otoritas setempat. Walaupun angka penebangan liar yang pasti sulit didapatkan karena aktivitasnya yang<br>tidak sah, beberapa sumber terpercaya mengindikasikan bahwa lebih dari setengah semua kegiatan penebangan liar di dunia terjadi di wilayah-wilayah daerah aliran<br>sungai, seperti di Amazon, Afrika Tengah, Asia Tenggara, Rusia dan beberapa negara-negara Balkan.<br><br></em><strong><em>- Pendekatan keruangan (spasial)</em></strong><em><br><br> Sebuah studi kerjasama antara Britania Raya dengan Indonesia pada<br>1998 mengindikasikan bahwa sekitar 40% dari seluruh kegiatan penebangan adalah liar, dengan nilai mencapai 365 juta dolar AS (Wikipedia, 2012). Kabupaten Tabalong dengan luas wilayah 3.946 km2, terdapat kawasan hutan seluas 2.412 km2; yang memiliki potensi kayu yang sangat besar. Di wilayah Kabupaten Tabalong, aktivitas penebangan liar marak terjadi baik didalam kawasan hutan seperti di dalam areal Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) pada hutan alam maupun pada hutan<br>tanaman, kawasan hutan lindung serta kawasan hutan produksi. Maraknya industri pengolahan kayu yang tersebar di wilayah Kabupaten Tabalong mengindikasikan maraknya aktivitas pembalakan liar (Dinas<br>Kehutanan Kabupaten Tabalong,2011). Selama ini berbagai bentuk upaya yang mengarah pada kegiatan perlindungan dan pengamanan hutan akibat praktek pembalakan liar khususnya di wilayah Kabupaten Tabalong telah diterapkan, mulai dari formulasi peraturan perundang-undangan dan kebijakan pemerintah, hingga upaya kegiatan perlindungan dan pengamanan hutan baik yang bersifat preventif maupun represif; namun upaya tersebut seakan-akan belum banyak membuahkan hasil yang terlihat dari masih maraknya praktek pembalakan liar ditingkat lapangan. Hal ini mungkin disebabkan bahwa berbagai bentuk upaya yang telah dilakukan kurang menyentuh kepada permasalahan utama terjadinya praktek pembalakan liar. Kerangka Pemikiran Praktek pembalakan liar secara umum didorong oleh beberapa faktor, yaitu adanya permintaan kayu yang semakin meningkat, kebijakan dan tata kelola kehutanan yang belum berjalan dengan baik, kegagalan hukum terutama yang berkaitan dengan penegakan hukum terhadap tindak pidana pembalakan liar, dan ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan yang tergolong miskin. Ketimpangan antara pasokan dan<br>permintaan mendorong terjadinya praktek pembalakan liar. Berdasarkan pemikiran tersebut maka perlu digali faktor utama penyebab terjadinya praktek pembalakan liar melalui<br> analisis faktor penyebab praktek<br>pembalakan liar di Kabupaten Tabalong guna ditemukenali faktor yang menjadi akar permasalahannya, sehingga dapat disusun strategi pencegahan pembalakan liar di<br>Kabupaten Tabalong.<br><br></em><strong><em>-Pendekatan kelingkungan (ekologi)</em></strong><em><br><br>Faktor-Faktor Penyebab Praktek<br>Pembalakan Liar Di Kabupaten Tabalong Penebangan Pohon Secara Liar Penebangan pohon secara liar oleh masyarakat di wilayah Desa Solan dan Lano dilakukan untuk memenuhi tingginya permintaan pasokan bahan baku kayu oleh<br>industri pengolahan kayu yang banyak terdapat di wilayah Kecamatan Jaro dan Muara Uya. Masyarakat menilai usaha di<br>bidang perkayuan secara instan mampu memenuhi kebutuhan ekonomi mereka, yang dapat memberikan penghasilan secara<br> langsung lebih besar dalam waktu singkat<br> dibandingkan pekerjaan lainnya. Masyarakat telah terbiasa menerima pinjaman uang dari para pemodal (cukong) yang pelunasannya akan diperhitungan dengan kayu yang mereka hasilkan. Keberadaan kawasan hutan dengan potensi<br>kayu didalamnya ditambah dengan<br>lemahnya aspek penegakan hukum<br>memberikan peluang kepada masyarakat untuk melakukan ekstraksi terhadap potensi<br>kayu yang ada.<br><br></em><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1760025570/4a15bee49c9ad949fb8b989d2af75274/Pengertian_Penyebab_dan_Cara_Mencegah_Pembalakan_Liar.jpg" />
         <pubDate>2022-09-06 12:05:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2284504667</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK HIDDEN</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2290993836</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota</div><div>-Richardo Sie Alamsyah</div><div>-Muh.ibrahim(ketua kelas)</div><div>-Muh.Surya</div><div>-Muh.Fahmi</div><div><br></div><div>Kasus: perang Rusia-ukraina</div><div><br></div><div>What:</div><div>Perang Rusia-Ukraina adalah perang berkelanjutan antara Rusia dan Ukraina. Konflik ini dimulai pada Februari 2014 setelah Revolusi Martabat Ukraina, dan awalnya berfokus pada status Krimea dan bagian dari Donbas, yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Ukraina.&nbsp;</div><div><br></div><div>Where:</div><div>Perang terjadi di rusia dan ukraina</div><div><br></div><div>When</div><div>20,Feb,2014-sekarang</div><div><br></div><div>Who</div><div>1 Amerika Serikat.</div><div>2.Kanada.</div><div>3.Jerman.</div><div>4.Perancis.</div><div>5.Inggris.</div><div>6. Belgia.</div><div>7. Belanda.</div><div>8. Republik Ceko.</div><div>9.italia</div><div>10.Portugal</div><div>11.Yunnani</div><div>12.Romania</div><div>13.Spanyol</div><div>14.israel</div><div><br></div><div>Why:</div><div>penyebab Rusia serang Ukraina atau penyebab perang Rusia dan Ukraina adalah tidak lepas dari ketegangan antara Rusia dan Barat dalam hal ini NATO. Sejak Ukraina yang dekat dengan NATO bahkan digadang gadang akan masuk NATO menjadi gerah Rusia karena negara tersebut bertetangga.</div><div><br></div><div>How:</div><div>Perang masih berlangsung sampai sekarang yang menyebabkan banyak manipulasi harga dan korban.</div><div><br></div><div>-pendekatan ekologi (kelingkungan)</div><div>AS memperkirakan bahwa korban dari pihak Rusia dalam perang di Ukraina mencapai sekitar 15.000 korban tewas dan sekitar 45.000 korban luka. Perkiraan tersebut disampaikan Direktur CIA William Burns dalam Forum Keamanan Aspen di Colorado pada Rabu (20/7/2022)</div><div><br></div><div>-pendekatan regional (kewilayahan)</div><div>Dampak perang Rusia-Ukraina di negara-negara belahan Barat akan berpengaruh ke inflasi. Kemudian di Timur Tengah dan Afrika Utara, di samping kenaikan harga komoditas juga terpengaruh karena kawasan tersebut adalah tujuan wisata turis Rusia dan Ukraina</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-11 07:13:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2290993836</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok HIDDEN</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2334512427</link>
         <description><![CDATA[<div>NAMA KELOMPOK<br>-Richardo Sie Alamsyah<br>-MUH.FAHMI<br>-MUH SURYA<br>-MUH IBRAHIM (KETUA KELAS)<br><br>Konsep geografi yang terdapat di lakkang</div><div><br></div><div>1. Konsep lokasi</div><div><br></div><div>kenapa desa lakkang disebut sebagai konsep lokasi karena terletak dekat dengan pusat kota Makassar, desa lakkang adalah sebuah perkampungan yang terletak di antara sungai tallo dan sungai pammang atau desa yang berada ditengah kota. desa lakkang luas daratan nya sekitar 195 hektare dun di huni oleh sekitar 300 kepala keluarga.</div><div><br></div><div>2. Konsep jarak</div><div>Kenapa desa lakkang disebut sebagai konsep jarak karena untuk menuju desa lakkang anda harus menggunakan perahu jarak tempuh menuju desa lakkang yaitu 25-30 min dan kapasitas hanya 7 orang saja.</div><div><br></div><div>3. Konsep aglomerasi (pengelompokan)</div><div><br></div><div>Desa lakkang adalah daratan yang kerap disebut delta, terbentuk karena berkumpulnya sedimentasi dalam kurung waktu tertentu dengan luas daratannya sekitar 195 hektare dan dihuni oleh sekitar 300 kepala keluarga. Kebanyakan mereka bekerja sebagai petambak dan nelayan, sebagai kecil juga menghidupi diri dari sawah yang tidak seberapa luas di wilayah lakkang</div><div><br></div><div>4. Konsep interaksi atau saling ketergantungan</div><div><br></div><div>Salah satu daya tarik dan potensi hingga dipublikasikan sebagai tempat wisata unggulan adalah terdapat daerah pertanian dan kawasan nelayan di tengah perkotaan, empang, dan pepohonan yang telah berusia ratusan tahun.</div><div><br></div><div>Desa wisata ini berdekatan dengan wilayah industri Makassar yang begitu diidamkan menjadi paru-paru kota. Desa ini mengembangkan 3 konsep dengan segala potensinya yakni sebagai sarana edukasi, konservasi serta tujuan rekreasi,</div><div><br></div><div>Tempat ini juga menyedot wisatawan mancanegara terlebih negeri Sakura Jepang. Hal ini karena keunikan buah-buahan dan bunker penting.</div><div><br></div><div>manusia dewasa ini pada jaman dahulu dimanfaatkan sebagai penimbunan logistik dan tempat pelarian Jepang.</div><div><br></div><div>Akibat tertimbun, pintu masuk yang berukuran manusia dewasa tersebut kini hanya menyerupai lubang-lubang berukuran kecil. Dahulu berdasarkan tempat ini bernama Bonto Mallangere yang berarti sebuah gunung tinggi yang mempunyai pendengaran yang begitu tajam dalam bahasa Makassar. Sedang Lakkang sendiri berarti tidak terpisahkan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-11 02:58:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2334512427</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2334762128</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama kelompok:Freeze<br>Nama anggota kelompok:<br>1.Hendrawan s.y<br>2.Muh Fharel firmansya<br>3.isdar rasyid<br>4.syahrul yunus<br><br>Peristiwa:Tragedi trisakti 1998<br><br>1.Pendekatan spasial (keruangan)<br>&nbsp; &nbsp;Mereka melakukan aksi damai dari kampus trisakti menuju gedung nusantara pada pukul 12.30.Namun aksi mereka dihambat oleh blokade dari Polri dan militer datang kemudian.<br><br>2.pendekatan ekologi(kelingkungan)<br>&nbsp; Aparat keamanan pun mulai menembakkan peluru ke arah mahasiswa.para mahasiswa panik bercerai berai,sebagian besar berlindung di universitas trisakti.<br><br>3.pendekatan regional(kewilayahan)<br><br>&nbsp;Satuan pengamanan yang berada di lokasi pada saat itu adalah Brimob, Batalyon Kavaleri 9, Batalyon Infanteri 203, Artileri Pertahanan Udara Kostrad, Batalyon Infanteri 202, Pasukan Anti Huru Hara Kodam serta Pasukan Bermotor. Mereka dilengkapi dengan tameng, gas air mata, Steyr, dan SS-1.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-11 06:57:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/X10/wish/2334762128</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
