<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>1. NIKMATNYA MENCARI ILMU DAN INDAHNYA BERBAGI PENGETAHUAN by Zulhamdi</title>
      <link>https://padlet.com/zulham1904/1s7nrxlumdowv460</link>
      <description>Ahmad Zulhamdi S.Pd</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-05-03 00:05:15 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2021-05-04 01:57:50 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>kewajiban menuntut ilmu</title>
         <author>zulham1904</author>
         <link>https://padlet.com/zulham1904/1s7nrxlumdowv460/wish/1483327862</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Menuntut ilmu atau belajar adalah kewajiban setiap orang Islam. Banyak sekali ayat <em>al-Qur’ān </em>atau hadis Rasulullah saw. yang menjelaskan tentang kewajiban belajar, baik kewajiban tersebut ditujukan kepada laki- laki maupun perempuan. Bahkan wahyu pertama yang diterima Nabi saw. adalah perintah untuk membaca atau belajar. <em>“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia&nbsp; telah&nbsp; menciptakan&nbsp; manusia&nbsp; dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia. Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Q.S. al-‘Alaq/96:1-5)</em></div><div><br>Kewajiban menuntut ilmu bagi laki-laki dan perempuan menandakan bahwa agama Islam tidak membeda-bedakan hak dan kewajiban manusia karena jenis kelaminnya. Walau memang ada beberapa kewajiban yang diperintahkan Allah Swt. dan Rasul-Nya yang membedakan lak-laki dengan perempuan. Akan tetapi, dalam menuntut ilmu semua memiliki kewajiban dan hak yang sama antara laki-laki dan perempuan.<br><br>Menuntut ilmu juga tidak dibatasi oleh jarak dan waktu. Mengenai jarak, ada ungkapan yang menyatakan bahwa tuntutlah ilmu walau hingga ke negeri Cina. Demikian pula dalam hal waktu, Islam mengajarkan bahwa menuntut ilmu itu dimulai sejak lahir hingga liang lahat&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-05-03 00:10:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zulham1904/1s7nrxlumdowv460/wish/1483327862</guid>
      </item>
      <item>
         <title>hukum menuntut ilmu</title>
         <author>zulham1904</author>
         <link>https://padlet.com/zulham1904/1s7nrxlumdowv460/wish/1483332323</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Istilah ilmu mencakup seluruh pengetahuan yang tidak diketahui manusia, baik yang bermanfaat maupun yang tidak bermanfaat. Untuk ilmu yang tidak bermanfaat, haram, dan berdosa bagi orang yang mempelajarinya, baik sukses maupun gagal. Adapun ilmu yang bermanfaat, maka wajib dituntut dan dipelajari. Hukum menuntut ilmu-ilmu wajib itu terbagi atas dua bagian, yaitu <em>fardu kifayah </em>dan <em>fardu ‘ain</em>.</div><div><em><br>a.</em>&nbsp; &nbsp; <em>Fardu Kifayah</em></div><div><br>Hukum menuntut ilmu <em>fardu kifayah </em>berlaku untuk&nbsp; ilmu-ilmu&nbsp; yang harus ada di kalangan umat Islam sebagaimana juga dimiliki dan dikuasai golongan kafir. Seperti ilmu kedokteran, perindustrian, ilmu <em>falaq</em>, ilmu eksakta, serta ilmu-ilmu lainnya.</div><div><em><br>b.</em>&nbsp; &nbsp; <em>Fardu ‘Ain</em></div><div><br>Hukum mencari ilmu menjadi <em>fardu ‘ain </em>jika ilmu itu tidak boleh ditinggalkan oleh setiap muslim dan <em>muslimah </em>dalam segala situasi dan kondisi, seperti ilmu mengenal Allah Swt. dengan segala sifat-Nya, ilmu tentang tatacara beribadah, dan sebagainya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-05-03 00:12:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zulham1904/1s7nrxlumdowv460/wish/1483332323</guid>
      </item>
      <item>
         <title>keutamaan orang yang menuntut ilmu</title>
         <author>zulham1904</author>
         <link>https://padlet.com/zulham1904/1s7nrxlumdowv460/wish/1483335887</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Orang-orang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya diberikan keutamaan oleh Allah Swt. dan Rasul-Nya dengan derajat yang tinggi di sisi Allah Swt. Di antara keutamaan-keutamaan orang yang menuntut ilmu dan yang mengajarkannya adalah sebagai berikut.</div><div><br>a.&nbsp; &nbsp; Diberikan derajat yang tinggi di sisi Allah Swt.</div><div><em><br>“Dan Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang berilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. al- Mujadillah/58:11)</em></div><div><br>b.&nbsp; &nbsp; Diberikan pahala yang besar di hari kiamat nanti</div><div><em><br>Dari Anas bin Malik ra. Rasulullah saw. bersabda, “Penuntut ilmu adalah penuntut rahmat, dan penuntut ilmu adalah pilar Islam dan akan diberikan pahalanya bersama para nabi.” </em>(H.R. ad-Dailami)</div><div><br>c.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Merupakan sedekah yang paling utama</div><div><em>Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sedekah&nbsp; yang paling utama adalah jika seorang&nbsp; muslim&nbsp; mempelajari&nbsp; ilmu dan mengajarkannya kepada saudaranya sesama muslim.” </em>(H.R. Ibnu Majah)&nbsp;<br><br><br>d.&nbsp; &nbsp; Lebih utama daripada seorang ahli ibadah</div><div><em><br>Dari Ali bin Abi Talib ra. Rasulullah saw. bersabda, “Seorang alim yang dapat mengambil manfaat dari ilmunya, lebih baik dari seribu orang ahli ibadah.” </em>(H.R. ad-Dailami)</div><div><em><br>e.</em>&nbsp; &nbsp; Lebih utama dari <em>śalat </em>seribu <em>raka’at</em></div><div><em><br>Dari&nbsp; Abu&nbsp; Żarr,&nbsp; Rasulullah&nbsp; saw.&nbsp; bersabda,&nbsp; “Wahai&nbsp; Aba&nbsp; ªarr,&nbsp; kamu pergi mengajarkan ayat dari Kitabullah telah baik bagimu daripada śalat (sunnah) seratus rakaat, dan pergi mengajarkan satu bab ilmu pengetahuan baik dilaksanakan atau tidak, itu lebih baik daripada śalat seribu rakaat.” </em>(H.R. Ibnu Majah)</div><div><br>f.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Diberikan pahala seperti pahala orang yang sedang ber<em>jihad </em>di jalan Allah</div><div><em><br>Dari Ibnu Abbas ra. Rasulullah saw. bersabda, “Bepergian ketika pagi dan sore guna menuntut ilmu adalah lebih utama daripada berjihad fi sabilillah.” </em>(H.R. ad-Dailami)</div><div><br>g.&nbsp; &nbsp; Dinaungi oleh malaikat pembawa rahmat dan dimudahkan menuju surga</div><div><em><br>Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah sekumpulan orang yang berkumpul di suatu rumah dari rumah-rumah (masjid) Allah ‘Azza wa Jalla, mereka mempelajari kitab Allah dan mengkaji di antara mereka, melainkan malaikat mengelilingi dan menyelubungi mereka dengan rahmat, dan Allah menyebut mereka di antara orang-orang yang ada di sisi-Nya. Dan tidaklah seorang meniti suatu jalan untuk menuntut ilmu melainkan Allah memudahkan jalan baginya menuju surga.” </em>(H.R. Muslim dan Ahmad)</div>]]></description>
         <enclosure url="https://umroh.com/blog/wp-content/uploads/2020/01/keutamaan-menuntut-ilmu-source-pixabay.jpeg" />
         <pubDate>2021-05-03 00:14:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/zulham1904/1s7nrxlumdowv460/wish/1483335887</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
