<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kelas Menulis HMI &amp; LDK IAIN Gorontalo by Tarmizi Abbas</title>
      <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq</link>
      <description>To be feeling blessed by the ultimate love</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2019-01-26 02:54:20 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2019-01-27 00:43:31 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>CINTA TUHAN</title>
         <author>abbastarmizi</author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324547567</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 05:43:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324547567</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hab</title>
         <author>lahayfriyatman</author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324547598</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 05:44:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324547598</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RINDU YANG ITU</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324547624</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Gussidqi </div><div><br>Adalah rindu; ruang intim tuk menabur rasa, cinta dan bahagia. Hari yang tak mesti kau ada dengannya, tersapa takut akan kematianmu. Raut yang tak tergambarkan, selalu datangkan rindu dan menyapa disetiap sujud malammu.<br><br>Takut, memang. Saat kematianmu menyapa, dan raga tak bisa berbuat apa kecuali diam tersipuh tara. Cinta yang menjadi pedang untuk menebas kesunyian, tidak menjamin tuk meleburkan kerinduan. Disaat itu hari terhias sunyi, air mata mengalir di pipi dan rindumu tak juga pergi.<br><br>Kematian menjadi hal yang dibenci. Ketakutan dengannya membuat rasa, rindu, cinta, dan bahagia pergi tuk berpisah. Tidak ada bunyi yang ditinggalkan, kecuali sunyi yang merabah rindu.<br><br>Tapi sudahlah... harimu tak mesti kau takuti. Walau memang cintamu mati dan memilih pergi. Yakinlah bahwa ada ruang tunggu untuk menghapus sunyi, sedih, dan air mata yang membasahi pipi.<br><br>Itulah cinta; kadang takut menjadi penghalang dan kematian menjadi pemisah.Tapi dia tetap melangkah, dan datang sampaikan kisah.<br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 05:44:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324547624</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324547689</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: MT Katili<br><br>Apa itu "cinta"? Semua bisa saja</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 05:46:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324547689</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324547701</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Sri Vona Kasim<br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 05:46:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324547701</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pengorbanan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324547846</link>
         <description><![CDATA[<div><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 05:50:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324547846</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KERINDUAN ANAK DESA KEPADA  RABINYA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549050</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh : Aditya Tungkagi<br><br>Ya Robbi, aku mencintaimu. Pantaskah aku mencintaimu ? Aku tau batin ini masi melumuran dosa ya rob. Aku takut dosa yang aku perbuat ini, akan membuat kamu tidak bisa menerima cinta ku.<br>Ketakutan yang aku rasakan, membuat nafas ini, ingin terlebas dari jiwa ku. Ya Robbi, ampunilah aku yag melemuran dosa ini. Berikan kesempata untuk hidup beberapa menit lagi, agar aku membersihkan dosa ini dan mempersembahkan seluruh jiwa ini untuk mu ya Robbi. <br>Ya Robbi, biarkan tetesan air ini, menjadi iii kecintaan ku kepada. Walaupun aliran nafas ini hanya menyisakan sepenggal dari jiwa ku</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 06:31:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549050</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kontroversi cinta</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549301</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Oleh: Rein Suleman<br><br>Cinta adalah sebuah kata yang sering menimbulkan kontroversi dalam kalangan anak muda. Bahkan banyak yang rela mengalami kematian 'berulang kali' hanyak karena cinta. Ketakutan-ketakutan api jahannampun seakan tak lagi menjadi sebuah penghalang bagi mereka untuk menyatukan cinta.<br><br>Ketakutan akan kematian yang tergambarkan saat bencana alampun, akan terkalahkan dengan seseorang yang telah menyatu dengan cinta. Ia, anak muda, akan mengiyakan kematiannya, hanya untuk bersama cintanya.<br>Kerelaan menerima sebuah ketakutan akan kematianpun tak lagi menjadi masalah bagi diri mereka, anak muda.<br><br>Kematian dalam bercintapun, seakan menjadi sebuah anugerah untuk dirinya, anak muda itu, tanpa adanya ketakutan-ketakutan yang menghantui, asalkan dalam mihrab cinta. Apa penyebab?, bukankah ini merupakan sebuah kesalahan dalam memaknai cinta?, ataukah kita yang terlalu sempit memaknai arti dari sebuah cinta.<br><br>Pemaknaan cinta yang sempit mengakibatkan pembatasan makna-makna yang terkandung di dalamnya. Yang membuat seseorang mematikan dimensi nalarnya, diakibatkan oleh katakutan-ketakutan dalam membebaskan cakrawala berpikirnya mengenai makna dari sebuah kata cinta.<br><br>Yang pasti, cinta merupakan sebuah dimensi yang menghantarkan penikmatnya menuju kebahagiaan yang hakiki, pundamental, maupun absolut. Bahkan cintapun akan menyatukan Sang Khalid dengan seorang hamda dalam satu tempat, yang di dalamnya tidak mengenal ketakutan dan kematikan. Abadi, sampai akhir tak berhujung.<br><br> </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 06:38:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549301</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cinta Yang Hakiki</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549327</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Nurmin Taha<br><br>Suatu keindahan yang dapat menghantarkan manusia pada proses itu. Bicara tentang cinta tidak akan menemukan titik jenuhnya. Yang tua, yang muda, pasti membicarakan tentang cinta, tak ada ketakutan sedikitpun pada diri mereka. Jika telah bergelut dalam dunia cinta maka semuanya akan terasa indah. <br><br>Ketakutan yang sering menghantui dirinya akan hilang ketika dihampiri oleh cinta. Akupun tak tahu, entah kenapa pesona cinta sangat berpengaruh bagi kehidupan. Apakah kita yang terlalu berkecimpuh dalam dunia itu? Atau apakah kita yang hakikatnya benar-benar sangat membutuhkan dunia cinta. <br><br>Akan tetapi hampir semua orang mengartikan cinta itu sebuah keindahan semata. Mereka lupa dengan adanya sebuah kematian. Kematian yang kapan saja akan datang pada kita. Kematian yang membuat orang-orang takut menghadapinya. Dan kematian yang sering membuat manusia lalai untuk mempersiapkan bekal menuju sang Ilahi rabbi. <br><br>Mereka yang terlalu terbuai dengan dunia cinta. Lupa bahwa cinta yang haikiki itu hanya kepada Allah semata. Allah yang penuh dengan cinta dan kasih sayangnya mencurahkan seluruhnya kepada hamba-hambanya. Allah yang menghadirkan rasa itu kepada semua makhluknya.<br><br>Cinta dan kematian merupakan sesuatu yang akan dialami oleh semua insan. Cinta membuat manusia terbuai dalam dunianya. Dan kematian yang membuat manusia takut untuk menghadapinya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 06:39:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549327</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mengapa Cinta Selalu Berpotensi luka?</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549438</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Alin Pangalima<br><br>"Cinta" Sesuatu yang tak di inginkan namun kedatanganyapun tak bisa di tolak. Membuat bingung sang penikmat, membuat sesak bila tak terucap dan membuat sakit bila tak terbalas. Ada ketakutan yang mulai muncul, disaat cinta mulai menunjukkan eksistensinya. Cinta akan berpotensi kematian, jika pegiatnya gagal mengendalikan.<br><br>"Menyapa dan hilang,terbit lalu tenggelam bak pelangi yang indah namun hanya sesaat"<br>Itulah cinta jika ku definisikan, menurut versiku. Ada ketakutan yang mulai datang membayang, seakan tak ingin kehilangan ---dan memang tak ingin kehilangan---  sesuatu yang tidak bisa dipastikan dikemudian. Namun mengapa cinta selalu berpotensi luka? Yah... karena menempatkannya pada orang yang salah. Maka jangan heran jika kita, menginginkan cinta tapi yang di dapat selalu luka!<br><br>Walaupun begitu aku tak ingin membunuh harapan tentang cinta,walaupun yang ku dapat selalu luka ---Ambisi memang, tapi itulah kenyataan---. Karena jika kita melihat dan mengkaji lebih dalam, yang abadi hanyalah cinta.<br>Namun, darimana datangnya cinta? Yah... tentunya dari hati! Ada yang lerlu digarisbawahi dalam hal ini, ingatlah bahwa cinta berasal dari hati, sedangkan hati berasal dan berada pada genggaman Allah SWT, maka mudah saja bagi Allah untuk membolak-balikkanya.<br>Yang awalnya cinta bisa berakhir berakhir benci, dan begitupun sebaliknya. Tergantung siapa yang sabar menghadapinya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 06:42:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549438</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cinta-ketakutan-kematian</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549497</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 06:43:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549497</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jalan menuju keabadian cinta</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549549</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh:Anak nakal<br> <br> Hari ini angin bertiup kencang. Seolah ingin memberitakan soal hujan. Hujan yang identik dengan rasa rindu dari air yang ingin segera membasahi bumi.<br> Tak asing lagi bahwa hujan sangat mencintai bumi. Ia terus saja berkali-kali datang ke bumi, hanya untuk menolong makhluk bumi.<br> <br> Namun,disini kita tak akan membahas hujan. Melainkan cinta. Kata yang bisa membuat semuanya terbalik. Mengapa terbalik? Yahh... Karna menurut saya dengan cinta semua bisa terbalik. Contoh cintanya romeo dan juliet yang terbalik karena seharusnya mereka hidup bersama dalam balutan cinta yang hangat. Akan tetapi menjadi terbalik karena adanya kematian.<br> <br> Kematian adalah kata yang identik dengan ketakutan. Makhluk bumi yang bernama manusia. Memang memiliki ketakutan yang mendalam akan kematian. Mengapa? Karena kematian bisa merenggut segala-galanya dari manusia. Salah satunya adalah cinta. Cinta yang memiliki lebih dari sejuta makna.bisa direnggut karena kematian. Kecuali jika manusia mempercayai yang namanya cinta abadi.<br> <br> Namun percayakah anda pada satu sosok, yang memberikan segalanya pada manusia. Dan sosok inilah juga yang menciptakan perasaan yang dinamakan cinta. Terkadang, manusia melupakan arti dari hakikat cinta yang sebenarnya. Bahwa dalam kata cinta kematianlah yang menjadi sebuah jembatan untuk menuju pada cinta abadi. Atau keabadian dalam cinta.<br> <br> Keabadian dalam cinta disini bukanlah seperti cerita romeo&amp;juliet melainkan, pertemuan dengan sosok yang menciptakan rasa cinta itu sendiri.<br> Jadi kematian tidak bisa hanya dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan.<br> Justru kematian adalah jalan yang harus dilalui para pecinta. Hanya beberapa manusia yang senang akan kematian. Bukan karena mereka membenci kehidupan,namun karena mereka telah menemukan arti kehidupan yang sesungguhnya dan arti dari cinta itu sendiri.<br> </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 06:44:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549549</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549671</link>
         <description><![CDATA[<div>Dinginnya malam ini hadir di selah-selah tebalnya Pakain nenek tua itu, </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 06:47:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549671</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cinta?</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549986</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: MT Katili</div><div><br></div><div>Apa itu "cinta"? Setiap kita tentu punya pandangan tersendiri ketika mendefinisikannya. Semuanya memiliki titik tekan yang berbeda-beda. Dan memang, para ahli mengatakan bahwa cinta sulit untuk digambarkan dengan kata-kata.</div><div><br></div><div>Sulit memang kita menjelaskan cinta yang ada dalam diri. Ia hanya bisa ditampakkan lewat karya-karya yang bernilai monumental. Megahnya Candi Borobudur, indahnya Taj Mahal, dan cantiknya menara Eiffel. Kesemuanya adalah bentuk refleksi kecintaan.</div><div><br></div><div>Terlepas dari perdebatan apa itu cinta, cinta akan melahirkan rasa ketakutan di dalam diri seseorang. Ketakutan yang membawanya pada kekhawatiran sehingga ia rela melakukan apa saja demi yang dia cintai itu.</div><div><br></div><div>Cinta memang gila. Logikanya pun berbeda dengan logika akal. Cinta mampu menyatukan dua hal yang saling bertolak-belakang. Misal orang berkata "Benci tapi rindu". Bagaimana dua hal ini menyatu dalam satu rasa?</div><div><br></div><div>Cinta tidak lekang di bibir, tidak lekang di hati. Ia akan terus terkenang di dalam sanubari walau mati telah menjemput.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 06:53:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324549986</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cinta yang sebenarnya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324551301</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Yusdianto pobela<br> <br>Cinta adalah rasa yang dimiliki setiap individu yang dipadukan dari hati dan berbuah kasih sayang kepada seseorang. Cinta tumbuh karena ada rasa yang datang secara tiba-tiba. Kalau dalam bahasa jawa "witing trisno jalaran saka kulina "cinta datang karena kebiasaan. Jadi cinta bisa datang karena terbiasa..<br> <br>Cinta begitu indah. Ia diciptakan Allah  agar saling cinta. Akan tetapi jika cinta lari dari bingkai Allah maka cinta itu itu bisa berubah menjadi nafsu. <br> <br>Dalam hal bercinta ada sesuatu yang membelengu perasaan dan kerap menghantui yaitu ketakutan. Ketakutan datang apa bila cinta suda tiada, pergi ataupun berpindah.<br> <br>Cinta membuat orang menari-nari dalam lubuk hati yang bahagia. Mengukir tinta dan melodi keindahan tentang cinta bersama seseorang. Entah siapa yang jelas dia ada. <br> <br>Kematian adalah tahap akhir dari segalanya. Akan tetapi cinta sejati tidak pernah pudar dan berpindah kelain hati meskipun maut memisahkan. Cinta abadi ialah sepasang kekasih __manusia yang saling cinta__yang suda di takdirkan bersama dan akan di pertemukan dalam alam yang sama, yang indah "surga".</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 07:24:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324551301</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hanya Perlu Menua dan IstirahatOleh: Sri Vona Kasim Aku, rapuh, dibuat bingung oleh cinta, yang entah, timbul dari logika ataukah rasa. Jika ia adalah permainan logika, maka cinta adalah keegoisan. Dan jika ia adalah permainan rasa, maka cinta adalah kesakitan. Ataukah aku harus mengartikan cinta, adalah ketakutan yang mendatangkan kematian. Tidak... Cinta tak selempem itu.Aku harus bangkit pada ketakutan yang membuat  hati lebam lebam. Meski aku pernah dibius sekali, pada cinta yang hampir saja mati, kehilangan nadi untuk berdenyut kembali, pada hati yang tak pernah menangis, namun selalu berdarah.Seharusnya yang dijemput Israfil adalah cinta bukan jiwa.Agar ia, tak menjadi benalu pada hati yang sensitif melulu.Pada cinta yang semestinya tiada. Jangan kau bawa aku pada kepulangan yang tak bisa pulang. Biarlah aku bersama rindu, dari pada temu, yang tak dapat menyatu. Sebab kepulanganku tak lebih romantis dari pada rinduku.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324551786</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 07:36:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324551786</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hanya Perlu Menua dan Istirahat</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324551816</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Vkasim<br><br> Aku, rapuh, dibuat bingung oleh cinta, yang entah, timbul dari logika ataukah rasa. Jika ia adalah permainan logika, maka cinta adalah keegoisan. Dan jika ia adalah permainan rasa, maka cinta adalah kesakitan. Ataukah aku harus mengartikan cinta, adalah ketakutan yang mendatangkan kematian. Tidak... Cinta tak selempem itu.<br><br>Aku harus bangkit pada ketakutan yang membuat  hati berlebam. Meski aku pernah dibius sekali, pada cinta yang hampir saja mati, kehilangan nadi untuk berdenyut kembali, pada hati yang tak pernah menangis, namun selalu berdarah.<br><br>Seharusnya yang dijemput Israfil adalah cinta bukan jiwa.<br>Agar ia, tak menjadi benalu pada hati yang sensitif melulu.<br><br>Pada cinta yang semestinya tiada. Jangan kau bawa aku pada kepulangan yang tak bisa pulang. Biarlah aku bersama rindu, dari pada temu, yang tak dapat menyatu. Sebab kepulanganku tak lebih romantis dari pada rinduku.<br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br> </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-01-26 07:37:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/abbastarmizi/125mrke5zecq/wish/324551816</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
