<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Sediaan kosmetika by Nur Chamimmah</title>
      <link>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-09-11 03:53:55 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-09-11 04:56:28 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>deskripsikan karakteristik sediaan kosmetik, bahan yang digunakan serta jenis evaluasi sediaannya</title>
         <author>chamimmah81_1</author>
         <link>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579428787</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-11 03:57:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579428787</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>chamimmah81_1</author>
         <link>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579434025</link>
         <description><![CDATA[<p>kuliah teknologi sediaan steril</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4350384181/6cbea28c07d14c01ba003df22922fa98/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-11 04:01:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579434025</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Febriana sara Safitri</title>
         <author>febrianasarasafitri</author>
         <link>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579435458</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>kateristik Sediaan Foaming Gel</strong></p><ul><li><p>Berbentuk <strong>gel transparan atau semi-transparan</strong> yang menghasilkan busa saat digunakan dengan air.</p></li><li><p>Teksturnya <strong>ringan, tidak lengket</strong>, mudah diaplikasikan, dan memberikan sensasi segar.</p></li><li><p>Memiliki <strong>kemampuan pembersihan</strong> dengan tetap menjaga kelembapan kulit.</p></li><li><p>Biasanya diformulasikan dengan <strong>pH mendekati kulit (4,5–6,5)</strong> agar tidak mengiritasi.</p></li><li><p>Dapat ditambahkan bahan aktif (misalnya antibakteri, antioksidan, atau pelembap) sesuai tujuan formulasi (misalnya facial wash, body wash, hand wash).</p></li></ul><p><strong>2. Bahan yang Biasanya Digunakan dalam Sediaan Foaming Gel</strong></p><ul><li><p><strong>Surfaktan utama (sering digunakan):</strong></p><ul><li><p><strong>Sodium Lauryl Sulfate (SLS)</strong> – sering digunakan, tapi bisa menimbulkan iritasi.</p></li><li><p><strong>Sodium Lauryl Ether Sulfate (SLES)</strong> – lebih lembut dibanding SLS.</p></li><li><p><strong>Cocamidopropyl Betaine</strong> – <strong>sering digunakan</strong> sebagai surfaktan sekunder &amp; penghasil busa lembut.</p></li></ul></li><li><p><strong>Gelling agent (sering digunakan):</strong></p><ul><li><p><strong>Carbomer</strong>, HPMC (Hydroxypropyl Methylcellulose), atau xanthan gum.</p></li></ul></li><li><p><strong>Humektan (sering digunakan):</strong></p><ul><li><p><strong>Glycerin</strong>, Propylene glycol, Sorbitol.</p></li></ul></li><li><p><strong>Pengawet:</strong></p><ul><li><p>Paraben, Phenoxyethanol, Methylisothiazolinone.</p></li></ul></li><li><p><strong>Bahan tambahan:</strong></p><ul><li><p>Fragrance, pewarna, bahan aktif (ekstrak herbal, anti jerawat, vitamin).</p></li></ul></li><li><p><strong>Penyesuai pH (sering digunakan):</strong></p><ul><li><p><strong>NaOH</strong> atau <strong>Triethanolamine (TEA)</strong> untuk menetralkan gelling agent.</p></li></ul></li></ul><p><strong>3. Metode Pengujian untuk Evaluasi Sediaan Foaming Gel</strong></p><p>Beberapa parameter uji yang umum digunakan:</p><ol><li><p><strong>Daya sebar</strong> → untuk mengetahui seberapa mudah gel menyebar di kulit.</p></li><li><p><strong>Daya lekat</strong> → mengukur ketahanan gel menempel pada permukaan kulit.</p></li><li><p><strong>Viskositas</strong> → menggunakan viskometer untuk memastikan konsistensi gel.</p></li><li><p><strong>pH</strong> → harus sesuai dengan pH kulit (4,5–6,5).</p></li><li><p><strong>Daya busa / Ketinggian busa</strong> → metode tabung silinder / Ross-Miles untuk melihat stabilitas busa.</p></li><li><p><strong>Uji stabilitas fisik</strong> → uji sentrifugasi, cycling test (suhu dingin–panas), freeze-thaw.</p></li><li><p><strong>Irritancy test (jika perlu)</strong> → uji iritasi kulit (in vivo atau in vitro).</p></li><li><p><strong>Kandungan bahan aktif (jika ditambahkan)</strong> → dengan metode spektrofotometri, HPLC, </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://m.media-amazon.com/images/I/61iKMXMOYgL._UF1000,1000_QL80_.jpg" />
         <pubDate>2025-09-11 04:02:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579435458</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Balm</title>
         <author>vionarosalinaa</author>
         <link>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579442873</link>
         <description><![CDATA[<p>• karakteristik: balm merupakan sediaan dengan komponen utama seperti lilin, lemak dan minyak dari ekstrak alami atau yang disintesis dengan tujuan untuk mencegah terjadinya kekeringan.</p><p>• Bahan yang digunakan: cera alba dan vaseline album</p><p>• Uji evaluasi: </p><p>1. uji ph</p><p>2. uji homogenitas</p><p>3. uji lebur sediaan</p><p>4. uji daya lekat</p><p>5. uji stabilitas sediaan</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4350435525/9bf27232770f5210e0c4a26963e2a232/IMG_8205.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-11 04:07:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579442873</guid>
      </item>
      <item>
         <title>gel</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579446261</link>
         <description><![CDATA[<p>gel pada umumnya dapat dilihat dari sifat fisik, kimia, maupun aplikasinya. Gel adalah sistem semipadat yang terdiri dari dispersi koloid, di mana zat gelling agent membentuk jaringan tiga dimensi yang mampu menjebak fase cair di dalamnya </p><p>1. <strong>Sifat Fisik</strong></p><ul><li><p><strong>Konsistensi semipadat</strong> → lebih kental daripada larutan, tetapi masih lebih lunak daripada padatan.</p></li><li><p><strong>Transparan atau buram</strong> → tergantung bahan dasar (misalnya karbopol menghasilkan gel bening).</p></li><li><p><strong>Elastis dan plastis</strong> → dapat berubah bentuk ketika diberi tekanan, namun kembali ke bentuk semula.</p></li><li><p><strong>Kemampuan menahan air</strong> → adanya jaringan polimer membuat cairan terperangkap.</p></li><li><p><strong>Daya sebar baik</strong> → mudah diaplikasikan ke permukaan kulit atau mukosa.</p></li></ul><ol start="2"><li><p>bahan </p><p>Zat aktif + gelling agent + pelarut + humektan + penstabil pH + pengawet (+ bahan tambahan</p></li><li><p>uji fisik,uji kimia,uji mikrobiologi, uji stabilitas,uji keamanan dan klinis</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4350436991/c42e4f30595649995b385bd0ce75cee6/image.png" />
         <pubDate>2025-09-11 04:10:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579446261</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SERUM</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579447058</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Karakteristik Umum Sediaan Serum</strong></p><p>Serum kosmetik (facial / skin serum) biasanya memiliki karakteristik sebagai berikut:</p><p><br></p><p>Karakteristik Penjelasan</p><p>- Viskositas rendah hingga sedang	Serum harus cukup ringan agar cepat meresap ke lapisan kulit, tidak terasa berat atau lengket.</p><p>Penetrasi dalam	Karena mengandung bahan aktif terkonsentrasi, harus mampu menembus lebih dalam daripada lotion biasa.</p><p>- Non-komedogenik / non-lemak berlebih	Agar tidak menyumbat pori dan terasa ringan.</p><p>- Formulasi yang stabil	Tidak mudah memisah, perubahan warna, bau, atau konsistensi, terutama karena penggunaan bahan aktif yang sensitif terhadap oksidasi, cahaya, suhu.</p><p>pH sesuai kulit	Biasanya pH agak asam–netral (sekitar pH 5-7) agar tidak mengganggu keseimbangan kulit.</p><p>- Penampilan (organoleptik) menarik	Warna, bau, tekstur, kejernihan / homogenitas harus baik untuk diterima konsumen.</p><p><br></p><p><strong>Bahan-Umum dalam Sediaan Serum</strong></p><p>Bahan dalam serum tergantung jenisnya (gel, oil, emulsi, dll.), tapi dari literature, yang sering muncul antara lain:</p><ul><li><p>antioksidan dan ekstrak tanaman; juga hyaluronic acid untuk hidrasi; retinoid / peptida untuk anti-aging.</p></li><li><p>Humektan / pelembap	Glycerin, propylene glycol, aloe vera, hyaluronic acid.	Sering digunakan glycerin, hyaluronic acid.</p></li><li><p>Pelarut / basis	Air (air murni / deionisir), bahan dasar gel (misal Natrosol, Carbopol), alkohol/etanol (tergantung formula), emulsifier (jika emulsi).	Sering digunakan air, gel polimer seperti Carbopol / Natrosol.</p><p><br></p></li></ul><p><strong>Pengujian / Evaluasi yang Umum Digunakan</strong></p><ul><li><p>uji pH</p></li><li><p>uji Viskositas </p></li><li><p>uji homogenitas</p></li><li><p>uji organoleptis</p></li><li><p>uji stabilitas </p></li><li><p>uji kadar air</p></li><li><p>uji iritasi</p></li></ul><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://beautyinsider.sg/wp-content/uploads/2022/03/94-1.png" />
         <pubDate>2025-09-11 04:10:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579447058</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cream (Maya Kuryati )</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579462246</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Karakteristik Sediaan Krim</p><p>-Bentuk: krim setengah padat, lembut, warna putih.</p><p>-Tekstur: ringan, mudah diratakan, cepat menyerap, tidak terlalu lengket.</p><p>-Jenis emulsi: O/W (oil in water), karena mudah dicuci dengan air dan terasa ringan.</p><p>-Fungsi utama: pelembap wajah siang hari, mencerahkan, melindungi kulit dari sinar UV.</p><p><br></p><p>2. Komposisi </p><p> -Bahan penting (harus ada):</p><p>Aqua (air): fase air utama.</p><p>Fase minyak: Stearic acid, Cetyl alcohol, Isopropyl myristate → pembentuk tekstur krim.</p><p>Emulgator: Glyceryl stearate, Steareth-21 → menjaga kestabilan emulsi.</p><p>Humektan: Glycerin, Propylene glycol → melembapkan kulit.</p><p>Pengawet: Methylparaben, Propylparaben → mencegah pertumbuhan mikroba.</p><p><br></p><p>-Zat aktif utama:</p><p>Niacinamide (Vitamin B3): mencerahkan.</p><p>Allantoin: menenangkan kulit.</p><p>UV Filter: Octyl methoxycinnamate, Titanium dioxide → melindungi dari sinar matahari.</p><p><br></p><p>-Bahan tambahan (opsional):</p><p>Fragrance (aroma lembut).</p><p>Warna (untuk menambah daya tarik).</p><p><br></p><p>3. Evaluasi Sediaan Krim (yang bisa dilakukan di lab farmasi)</p><p><br></p><p>Organoleptik: warna putih, bau lembut khas kosmetik, tekstur homogen.</p><p>pH: sekitar 5,5–6, sesuai pH kulit wajah.</p><p>Homogenitas: tidak ada gumpalan, tekstur rata.</p><p>Daya sebar: baik (mudah diratakan di kulit, area sebar ±5–7 cm).</p><p>Daya lekat: cukup menempel beberapa menit di kulit tanpa cepat hilang.</p><p>Viskositas: krim kental tapi tetap ringan.</p><p>Stabilitas: stabil pada suhu ruang, tidak ada pemisahan fase.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4350442132/4a8de4e7490bdef85c7bc63207a58863/81b48c808e2c58814c6bf421126987dd.jpg" />
         <pubDate>2025-09-11 04:21:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579462246</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Renita putri nindia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579467530</link>
         <description><![CDATA[<p>Powder </p><p>Karakteristik Sediaan Powder Kosmetik:</p><p><br></p><p>1. Bentuk fisik dan tampilan</p><p>Berupa partikel halus, kering, lembut, dan mudah menempel di kulit.</p><p>Warna biasanya disesuaikan dengan fungsi kosmetik (misalnya bedak wajah berwarna kulit, eye shadow berwarna dekoratif).</p><p>2. Ukuran partikel</p><p>Sangat halus (umumnya &lt;100 µm) agar memberikan sensasi lembut, tidak terasa kasar, dan tidak menyumbat pori-pori.</p><p>3. Homogenitas</p><p>Campuran pigmen, filler, dan bahan tambahan harus merata sehingga warna dan efeknya konsisten saat diaplikasikan.</p><p>4. Daya sebar &amp; daya lekat</p><p>Mudah diaplikasikan pada kulit dengan kuas, spons, atau puff.</p><p>Harus memiliki daya lekat cukup agar tidak mudah hilang, tetapi tetap mudah dibersihkan.</p><p>5. Stabilitas</p><p>Stabil secara fisik, kimia, dan mikrobiologi.</p><p>Tidak mudah berubah warna, bau, atau tekstur selama penyimpanan.</p><p>6. Sifat alir (flowability)</p><p>Serbuk tidak mudah menggumpal, dapat mengalir dengan baik sehingga memudahkan pemakaian.</p><p>7. Sensasi kulit (skin feel)</p><p>Memberikan rasa halus, lembut, dan nyaman di kulit.</p><p>Tidak menyebabkan iritasi atau alergi.</p><p>8. Fungsi estetika</p><p>Memberikan efek dekoratif (warna, kilau, matte, shimmering) sesuai kebutuhan kosmetik.</p><p>Bisa juga memiliki fungsi tambahan seperti menyerap minyak, mengurangi kilap, atau melindungi kulit (misalnya bedak tabur dengan SPF).</p><p>9. Keamanan</p><p>Bebas dari kontaminasi mikroba, logam berat, atau bahan</p><p> </p><p>Bahan yang digunakan </p><p>1. Bahan Pengisi (Filler / Base)</p><p><br></p><p>Berfungsi sebagai dasar serbuk agar volumenya cukup dan mudah diaplikasikan.</p><p><br></p><p>Talc – sangat halus, lembut, mudah menyebar.</p><p><br></p><p>Kaolin – menyerap minyak dan kelembapan.</p><p><br></p><p>Starch (pati jagung, pati beras, pati gandum) – menyerap keringat/minyak.</p><p><br></p><p>Zinc oxide – memberi efek menenangkan kulit, juga proteksi ringan terhadap UV.</p><p><br></p><p>Calcium carbonate – sebagai pengisi dan penyerap minyak.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>---</p><p><br></p><p>2. Bahan Pewarna (Pigmen / Dyes)</p><p><br></p><p>Memberikan warna dekoratif atau sesuai fungsi kosmetik.</p><p><br></p><p>Iron oxides (merah, kuning, coklat, hitam) – umum untuk bedak wajah, eyeshadow, blush on.</p><p><br></p><p>Titanium dioxide – memberi warna putih, opasitas, dan efek tabir surya.</p><p><br></p><p>Mica – memberi kilau / shimmering.</p><p><br></p><p>Ultramarine, chromium oxide green – warna khusus.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>---</p><p><br></p><p>3. Bahan Pengikat (Binder)</p><p><br></p><p>Supaya serbuk lebih mudah menempel pada kulit atau pada sediaan pressed powder.</p><p><br></p><p>Magnesium stearate</p><p><br></p><p>Zinc stearate</p><p><br></p><p>Dimethicone (silicone oil)</p><p><br></p><p>Lanolin derivatives</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>---</p><p><br></p><p>4. Bahan Penyerap &amp; Pengontrol Minyak</p><p><br></p><p>Kaolin</p><p><br></p><p>Silica</p><p><br></p><p>Magnesium carbonate</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>---</p><p><br></p><p>5. Bahan Pengawet (jika diperlukan)</p><p><br></p><p>Untuk mencegah kontaminasi mikroba (meskipun serbuk relatif stabil).</p><p><br></p><p>Parabens (methylparaben, propylparaben)</p><p><br></p><p>Phenoxyethanol</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>---</p><p><br></p><p>6. Bahan Pewangi (Fragrance)</p><p><br></p><p>Memberikan aroma harum, terutama pada body powder atau baby powder.</p><p><br></p><p><br></p><p>---</p><p><br></p><p>7. Bahan Tambahan Khusus</p><p><br></p><p>Moisturizer: misalnya allantoin, aloe vera powder.</p><p><br></p><p>UV filter: titanium dioxide, zinc oxide.</p><p><br></p><p>Glitter atau pearl powder: untuk efek dekoratif.</p><p>Metode Pengujian Evaluasi Powder</p><p><br></p><p>1. Uji Organoleptik</p><p><br></p><p>Tujuan: Menilai tampilan, warna, aroma, rasa (untuk farmasi), dan tekstur.</p><p><br></p><p>Metode: Dilihat secara visual, dicium aromanya, dan diraba kelembutan serbuknya.</p><p><br></p><p>2. Uji Homogenitas</p><p><br></p><p>Tujuan: Memastikan serbuk tercampur rata, terutama pigmen dan zat aktif.</p><p><br></p><p>Metode: Ambil sampel di beberapa titik → periksa warna &amp; distribusi partikel.</p><p><br></p><p>3. Uji Ukuran Partikel</p><p><br></p><p>Tujuan: Menentukan tingkat kehalusan (coarse, fine, very fine).</p><p><br></p><p>Metode:</p><p><br></p><p>Ayakan (sieving method) → serbuk digetarkan melalui saringan standar (mesh).</p><p><br></p><p>Mikroskopi → untuk partikel sangat halus (misalnya pada powder kosmetik).</p><p><br></p><p>4. Uji Sifat Alir (Flowability)</p><p><br></p><p>Tujuan: Menilai kemampuan serbuk untuk mengalir, penting untuk proses pengisian wadah dan pemakaian.</p><p><br></p><p>Metode:</p><p><br></p><p>Angle of repose → serbuk dituangkan hingga membentuk kerucut, lalu dihitung sudutnya.</p><p><br></p><p>Tapped density &amp; bulk density → untuk menilai kompresibilitas.</p><p><br></p><p>5. Uji Daya Sebar (Spreadability)</p><p><br></p><p>Tujuan: Mengetahui seberapa baik powder menyebar di kulit.</p><p><br></p><p>Metode: Taburkan pada permukaan kulit atau kaca, lalu amati penyebarannya.</p><p>6. Uji Daya Lekat (Adhesivitas)</p><p><br></p><p>Tujuan: Mengukur kemampuan serbuk menempel pada kulit.</p><p><br></p><p>Metode: Aplikasikan powder pada kulit, kemudian ditiup/digesek ringan untuk melihat ketahanan.</p><p>7. Uji Stabilitas</p><p><br></p><p>Tujuan: Mengetahui ketahanan powder terhadap penyimpanan.</p><p><br></p><p>Metode:</p><p><br></p><p>Penyimpanan pada suhu/kelembapan berbeda.</p><p><br></p><p>Amati perubahan warna, bau, atau penggumpalan.</p><p><br></p><p>8. Uji pH (jika powder untuk kulit)</p><p><br></p><p>Tujuan: Menilai kesesuaian pH dengan kulit (umumnya 4,5–6,5).</p><p><br></p><p>Metode: Powder dilarutkan dalam air, lalu diukur pH-nya.</p><p>9. Uji Keamanan (Iritasi / Sensitivitas Kulit)</p><p><br></p><p>Tujuan: Menjamin produk tidak menimbulkan iritasi/alergi.</p><p><br></p><p>Metode: Patch test pada kulit sukarelawan.</p><p><br></p><p>10. Uji Mikrobiologi</p><p><br></p><p>Tujuan: Memastikan powder bebas dari mikroorganisme berbahaya.</p><p><br></p><p>Metode: Dilakukan dengan kultur media (misalnya untuk menghitung TPC = Total Plate Count).</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4350482476/aed8b398de156c49c158df8ad08327b5/jual_wardah_lightening_loose_powder_j.jpg" />
         <pubDate>2025-09-11 04:24:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579467530</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579496948</link>
         <description><![CDATA[<p>- Karakteristik Sediaan</p><p>* <strong>Bentuk</strong>: Cairan (toner)</p><p>* <strong>Penggunaan</strong>: Topikal (oles pada kulit wajah dengan kapas atau langsung ditepuk)</p><p>* <strong>Tujuan</strong>: Membantu mengatasi jerawat, menenangkan kulit, dan menyegarkan wajah</p><p>* <strong>Sifat</strong>: Tidak berminyak, cepat meresap, memberikan rasa segar</p><p>- Bahan yang Biasanya Digunakan dalam Toner (Umum)</p><p>1. <strong>Air (Aqua) – <em>sering digunakan</em></strong> → berfungsi sebagai pelarut utama</p><p>2. <strong>Centella Asiatica Extract – <em>sering digunakan</em></strong> → menenangkan kulit, antiinflamasi, mempercepat penyembuhan luka</p><p>3. <strong>Niacinamide – <em>sering digunakan</em></strong> → mencerahkan, antiinflamasi, memperbaiki skin barrier</p><p>4. <strong>Glycerin – <em>sering digunakan</em></strong> → humektan, melembapkan kulit</p><p>5. <strong>Allantoin</strong> → menenangkan dan melembutkan kulit</p><p>6. <strong>Salicylic Acid / BHA – <em>sering digunakan pada toner anti jerawat</em></strong> → membantu eksfoliasi dan membuka pori</p><p>7. <strong>Phenoxyethanol / Ethylhexylglycerin</strong> → sebagai pengawet</p><p>8. <strong>Fragrance / Essential Oil</strong> → kadang ditambahkan untuk aroma, tapi tidak selalu</p><p>- Metode Pengujian untuk Evaluasi Sediaan Toner</p><p>1. uji pH</p><p>2. uji stablitilas</p><p>   3. Uji freeze-thaw</p><p>4. Uji Daya Sebar</p><p>5. Uji Daya Busa</p><p>6. uji mikroba</p><p>7.Uji Iritasi</p><p>8. ⁠uji organoleptik</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4350585152/dded22856e79406647bd5c99ac929f5e/IMG_6678.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-11 04:41:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/chamimmah81_1/11t0ib989l4ln493/wish/3579496948</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
